<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347</id><updated>2011-12-26T18:50:28.638+07:00</updated><category term='a. Makalah Ilmu Dakwah'/><category term='Islamic Study'/><category term='Business and Finance'/><category term='Internet'/><category term='Komputer'/><category term='a. Makalah Ilmu Sejarah'/><category term='a. Makalah Ilmu Komunikasi'/><category term='a. Makalah Ilmu Tafsir'/><category term='Profile Story'/><category term='a. Makalah Ilmu Ekonomi'/><category term='a. Makalah Ilmu Linguistik'/><category term='a. Makalah Ilmu Pendidikan'/><category term='a. Makalah Ilmu Fiqih'/><category term='Umum'/><category term='a. Makalah Ilmu Jurnalistik'/><category term='a. Makalah Ilmu Fisika'/><category term='a. Makalah Ilmu Biologi'/><category term='a. Makalah Ilmu Sosiologi'/><category term='Computer'/><category term='a. Makalah Ilmu Psikologi'/><category term='a. Makalah Islamic Study'/><category term='a. Makalah Ilmu Manajemen'/><category term='Book Reviews'/><category term='a. Makalah Ilmu Antropologi'/><category term='a. Makalah Ilmu Filsafat'/><category term='a. Makalah Ilmu Komputer'/><category term='a. Makalah Ilmu Kimia'/><category term='a. Makalah Ilmu Politik'/><category term='a. Makalah Akta 4 (1)'/><category term='a. Makalah Islamic Hadits'/><category term='Tutorial Blog Blogger'/><category term='a. Makalah Ilmu Tasawuf'/><category term='Resensi Buku'/><category term='Tutorial Blog'/><category term='a. Makalah Ilmu Syariah'/><category term='Make Money'/><category term='Profil Tokoh'/><category term='Science and Technology'/><category term='Otomotof'/><category term='a. Makalah Ilmu Kesehatan'/><category term='bisnis online'/><category term='Education'/><category term='a. Makalah Ilmu Perbankan Syariah'/><category term='jasa pembuatan website'/><title type='text'>Akademik Center</title><subtitle type='html'>&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Koleksi Makalah&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>154</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-5978173954435854243</id><published>2010-08-20T08:41:00.003+07:00</published><updated>2010-08-20T08:57:03.655+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis online'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jasa pembuatan website'/><title type='text'>Bisnis Di Internet dan Perusahaan Pembuat Website</title><content type='html'>Banyak alasan kenapa belakangan ini banyak orang yang memiliki terjun dunia bisnis atau kewirausahaan. Namun alasan yang agak logis, mungkin karena banyak yang kesulitan mencari kerja. Jadi, mau gak mau harus berbisnis karena kebutuhan finansial akan terus mendesak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak cara yang ditempuh saat menjalani sebuah bisnis. Ada yang masih konvensional, ada juga yang sudah melibatkan teknologi dalam berbagai aktifitasnya. Soal bisnis konvensional, misalnya bisnis yang datar-datar saja, seperti membuaka warung di pasar dengan aktifitas jualbeli biasa saja. Tapi untuk yang lainnya, ada yang sudah lebih maju dengan memanfaatkan internet untuk media bisnisnya, mulai dari proses publikasi atau marketing hingga ke proses transaksi dan jual beli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk bisnis yang bersifat konvensional, tentunya tidak terlalu sulit untuk memulainya. Yang penting ada modal uang dan bisa langsung dimulai sendiri prosesnya. Tapi untuk bisnis &lt;a href="http://spesialweb.com/tentang-kami.html"&gt;yang melibatkan teknologi&lt;/a&gt;, tentunya agak sulit karena prosesnya rumit. Kita harus membuat media atau sarana yang bisa dijadikan tempat bisnis di internet. Harus bikin website, blog atau yang lainnya. Tentu saja tidak semua orang bisa membuatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisnis melalui internet ini sangat prospektif, karena tidak mengenal tapal batas dan pengguna internetpun makin bertambah banyak. Artinya, bisnis dengan cara ini bisa lebioh epektif dalam proses publikasi dan efisien dalam proses transaksi dan jual-beli. Alasannya, karena proses transaksi pembayaran bisa dilakukan secara online dan pengiriman barangnnya bisa melalui kurir atau perusahaan jasa pengantaran barang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dunia maya ada banyak perusahaan yang menawarkan jasa pembuatan website, seperti website untuk profil perusahaan dan bahkan website toko online (eCommerce). Anda bisa mencarinya. Salah satu perusahaan pembuat website adalah &lt;a href="http://sopesialweb.com"&gt;SpesialWeb&lt;/a&gt;. Ini adalah perusahaan yang menawarkan jasa tersebut. Bila Anda ingin memiliki sebuah usaha yang berbasis web, bisa menggunakan jasa perusahaan tersebut..    &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-5978173954435854243?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/5978173954435854243/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2010/08/bisnis-di-internet-dan-perusahaan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/5978173954435854243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/5978173954435854243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2010/08/bisnis-di-internet-dan-perusahaan.html' title='Bisnis Di Internet dan Perusahaan Pembuat Website'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-512038149314145886</id><published>2010-02-22T21:18:00.001+07:00</published><updated>2010-02-22T21:18:36.012+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Umum'/><title type='text'>Simply UKM Online</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Panduan Membuat Toko Online Dalam 6 Jam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; CD Tutorial Simply UKM Online merupakan CD tutorial interaktif yang meliputi sejumlah materi pembuatan dan pengelolaan web toko online. CD tutorial ini cocok dijadikan referensi bagi para pelaku UKM yang ingin menjajaki bisnis di dunia maya. Simply Interactive, selaku produsen CD tutorial ini, menawarkan kemudahan bagi mereka yang tertarik dengan dunia E-Commerce atau kegiatan bisnis yang dijalankan secara elektronik melalui internet dan komputer, atau bisa juga disebut kegiatan jual beli barang/jasa melalui jalur komunikasi digital yang telah menjadi trendbisnis dewasa ini.&lt;br /&gt; Produk Simply Interactive edisi E-Commerce berisi berbagai cara: instalasi Joomla, konfigurasi Joomla, konfigurasi Virtuemart, konfigurasi store, mengelola produk, seting tampilan website, mengatur menu, mengatur module, hingga mengelola order. Semua materi disajikan khas Simply Interactive, dengan bahasa yang sederhana, tampilan menu yang menarik dan interaktif sehingga mudah dipelajari serta dipahami.  &lt;br /&gt;Lebih dari itu, memberikan panduan proses instalasi, konfigurasi cara pembayaran, konfigurasi metode pengiriman, upload image banner, membuat daftar banner, mengelola produk, mengatur modul hingga mengelola tampilan website. Dari catatan perusahaan itu, dengan bermodalkan CD tutorial ini, Anda bisa membangun toko online cukup dengan 6 jam. Dengan menggunakan  Joomla! 1.5 dan Virtuemart 1.2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-512038149314145886?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/512038149314145886/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2010/02/simply-ukm-online.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/512038149314145886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/512038149314145886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2010/02/simply-ukm-online.html' title='Simply UKM Online'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-4166155132780439319</id><published>2010-02-22T21:16:00.001+07:00</published><updated>2010-02-22T21:17:57.533+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Komputer'/><title type='text'>Axioo Zetta MLM Model</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Notebook-nya Kalangan Profesional dan Bussinessman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Axioo kembali menghadirkan inovasi terbarunya melalui seri Axioo Zetta MLM Model. Notebook Axioo seri ini hadir dengan performa teknologi tinggi sebagai pilihan tepat untuk fungsi office maupun bisnis. Sangat cocok bagi kalangan Eksekutif yang super sibuk atau bussinessman yang memiliki mobilitas tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan Personal Unique Design Axioo, desain pada Zetta MLM ini dirancang dengan sentuhan elegan dan minimalis, body design-nya full silver glossy, strukturnya ramping dan kemampuan baterainya tahan lama, sehingga mampu mengokohkan fungsi dari Zetta MLM ini, sebagai notebook-nya kalangan profesional dan businessman. Tak ayal bila notebook Axioo seri ini, bisa diandalakan sebagai alat pendukung berbagai aktifitas penggunanya, saat di meja kantor maupun di saat kondisi mobile.&lt;br /&gt;Kapabilitas Axioo MLM Model dilengkapi dengan fitur-fitur yang sempurna, berplatform Intel Centrino 2 Technology dengan Processor Intel Core 2 Duo Processor sebagai tumpuan utama membuat pergerakan dan kemampuan yang luar biasa hebat. Disamping itu Zetta MLM mempunyai Memory 2x 200 Pin SO-DIMM Socket up to 8 GB support DDR2 533/ 667/800MHz. Dengan memory sebesar ini menambah daya kerja PC, sehingga tidak menghalagi para pengguna dalam beraktifitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fitur: &lt;/span&gt;Screen Display sebesar 14.1” Wide WXGA (1280x800), High Definition Audio serta 3D Stereo Enhanced Sound System (built-in), 2.0 MegaPixel Video Kamera Webcam, DVD Writer Dual Drive SATA, Bluetooth, Modem 56K, Wireless LAN, USB 2.0 (kompatibel dengan USB 1.1), Eksternal CRT, RJ-45 Jack (konektifitas LAN), RJ-11 (Modem),  I/O Headphone, Microphone dan HDMI, dll. Berat: 1.8 kg, Dimensi: 299mm (w) x 219mm (d) x 26.5 - 35.7mm (h), Operating System: Windows XP ataupun Windows Vista.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-4166155132780439319?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/4166155132780439319/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2010/02/axioo-zetta-mlm-model.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/4166155132780439319'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/4166155132780439319'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2010/02/axioo-zetta-mlm-model.html' title='Axioo Zetta MLM Model'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-4168968467943207161</id><published>2010-02-22T21:10:00.001+07:00</published><updated>2010-02-22T21:15:20.590+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Umum'/><title type='text'>Siemens Gigaset C470 IP</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bertelepon VoiP Yang Makin Simpel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya menggunakan telepon berbasis protokol Internet (VoiP) sangat ribet. Kita tentu harus punya PC atau laptop yang terhubung ke Internet. Setelah itu memasangkan perangkat komunikasi di kepala yang umumnya menggunakan headset yang dipakai ala bando dan mik yang dipasang di depan mulut, kita jadi mirip pilot pesawat terbang yang sedang bertugas. Dengan Siemens Gigaset C470 IP semua itu tak berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gigaset C470 IP tak ubahnya telepon seluler biasa, padahal handset ini merupakan perangkat untuk fixed-line, telepon rumah. Cuma selain berfungsi sebagai telepon rumah dengan sistem wireless Gigaset ini memiliki fungsi sebagai perangkat telepon VoiP (multiline). Menariknya, sebagai perangkat berkomunisi lewat VoiP, Gigaset C470 tak memerlukan PC atau Laptop untuk menyambungkanya ke Internet namun cukup dengan base-station yang besarnya seukuran buku kecil. Dan sebagai perngkat wireless, Gigaset C470 bisa berfungsi dengan jarang 50 meter di ruang tertutup dan 300 meter di ruang terbuka dari basestation-nya. Jadi cukup leluasa penggunaannya. Apalagi bisa diparalelkan dengan enam pesawat sejenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mereka yang biasa bekomunikasi jarak jauh (SLJJ atau SLI) menggunakan telepon berbasis Internet akan mengurangi biaya yang sangat besar. Biaya komunikasi hanya untuk langganan Internet. Itulah kenapa VoiP begitu populer di kalangan mereka yang suka berkomunikasi antarnegara. Kemudahan itu makin bertambah karena kepraktisan Gigaset C470 IP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SPESIFIKASI:&lt;/span&gt; Interfaces a/b (analogue). IP/Ethernet DECT/GAP. Waktu standby, sampai 300 jam. Waktu bicara, sampai 12 jam. Batere, 2 x NiMH AAA. Jarak komuniksi dari basestation, 50 meter indoor, 300 m outdoor. Dimensi, handset (28 x 48 x 146), basestation (157 x 107 x 46), Charger (67x77x29).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-4168968467943207161?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/4168968467943207161/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2010/02/siemens-gigaset-c470-ip.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/4168968467943207161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/4168968467943207161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2010/02/siemens-gigaset-c470-ip.html' title='Siemens Gigaset C470 IP'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-5193311519033822890</id><published>2010-02-15T17:11:00.001+07:00</published><updated>2010-02-15T17:14:34.696+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tutorial Blog Blogger'/><title type='text'>Search Engine Optimization Toronto For Improving Business Growth</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nowadays, Search engine optimization is considered to be one of the most important tools for Business growth. Making an attractive website is not all. The ranking of your website on the search engine decides your possibility of reaching the target audience. Your website should be accessible to the search engines. When people are looking for information via specific keywords, they should be redirected to your website. It is the volume of traffic that decides the revenue and profit of your business. The website should be accessible to multiple search engines.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Search engine optimization is important to generate traffic to your website. You need to understand how search engines find new content on the website. The search engines send an electronic spider in search of any new content that appears on the web. These spiders crawl from one website to another through links and keywords and update it on the search engine database.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For search engine optimization (SEO), the first step is to submit your website to the search engines. Once they index your website, your website will appear on the search engine list provided the keywords match with the contents of your site.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Search Engine Optimization Toronto ranking depends on various factors such as how your code your website, how you use Meta tag, to list a few. SEO Toronto Companies have professionals who are expert in keyword analysis and also do website assessment of the site. For the website, the content should be developed from the SEO perspective. You can submit your website on a few free search engines or your can also get the raking from press release. You need to make smart strategies for effective optimization.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-5193311519033822890?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/5193311519033822890/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2010/02/search-engine-optimization-toronto-for.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/5193311519033822890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/5193311519033822890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2010/02/search-engine-optimization-toronto-for.html' title='Search Engine Optimization Toronto For Improving Business Growth'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-7038973451739179541</id><published>2008-10-25T03:22:00.019+07:00</published><updated>2008-10-25T05:12:40.037+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tutorial Blog Blogger'/><title type='text'>Membuat Blog di Blogger/Blogspot</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Beberapa Persiapan Sebelum Membuat Akun di Blogger&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_czrgUagMu1M/SQI4U-TZO-I/AAAAAAAAABc/BlokEs7dbQE/s1600-h/tahap+1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260829247695043554" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 131px; CURSOR: hand; HEIGHT: 127px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_czrgUagMu1M/SQI4U-TZO-I/AAAAAAAAABc/BlokEs7dbQE/s200/tahap+1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;1).&lt;/strong&gt; Siapkan nama blog yang akan anda buat. Pastikan bahwa anda telah memilih nama blog yang relefan dengan isi dan tujuan Blog yang anda buat. Contoh apabila Blog untuk bisnis, maka cari nama yang seuai dengan kata ter sebut, seperti Mencari Dollar / Bisnis Online dll. Dan cari nama yang kemungkinan masih belum atau jarang digunakan oranglain.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2).&lt;/strong&gt; Siapkan kata untuk Alamat blog (URL) Ketentuannya sama seperti poin no 1. Hal ini sangat penting karena kedepannya akan mempengaruhi Mesin Pencari (Search Engine/SEO) seperti: Google/Yahoo/MSN dll, dalam proses pengindexan posting (tulisan2) di blog yang anda buat. Maka apabila bermasalah di dengan Mesin Pencari, maka blog anda akan sulit ditemukan dan dikenal oleh orang dan akan sangat "merugikan". Tetapi apabila anda tidak bermasalah di dalam hal ini, maka blog anda akan sangat di untungkan selain akan mudah di temukan inipun akan mempengaruhi ke hal-hal yang lain yang akan anda pahami setelah selesai mengikuti tutorial ini secara keseluruhan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kita langsung saja ke proses pembuatan blog Blogger. Ikuti Langkah-langkah berikut ini. Masuk ke &lt;a href="http://blogger.com/"&gt;http://blogger.com/&lt;/a&gt; atau langsung klik &lt;a href="https://www.google.com/accounts/NewAccount?service=blogger&amp;amp;continue=https%3A%2F%2Fwww.blogger.com%2Floginz%3Fd%3D%252Fcreate-blog.g%26a%3DADD_SERVICE_FLAG&amp;amp;hl=in&amp;amp;sendvemail=true&amp;amp;followup=https%3A%2F%2Fwww.blogger.com%2Floginz%3Fd%3D%252Fhome%26a%3DSERVICE_ONLY&amp;amp;naui=8"&gt;DISINI&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Nanti akan ada tampilan awal yaitu: &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260822493689608498" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 271px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_czrgUagMu1M/SQIyL1rA-TI/AAAAAAAAABU/Dw5yImAJTSM/s400/tahap+awal.bmp" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Tahap Awal&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;=&gt;&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;Tentukan Bahasa&lt;/strong&gt; yang mudah anda pahami di pojok kanan atas. Untuk yang ingin menggunakan petunjuk bahasa Indonesia. "&lt;strong&gt;Pilih Bahasa Indonesia&lt;/strong&gt;"&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;=&gt;&lt;/strong&gt; Klik "&lt;strong&gt;Ciptakan Blog Anda&lt;/strong&gt;" &gt;&gt;Untuk masuk ketahapan berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Tahap 1 "Ciptakan Sebuah Account Google"&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260819156922786450" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 371px; CURSOR: hand; HEIGHT: 400px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_czrgUagMu1M/SQIvJnPz4pI/AAAAAAAAABE/gfQq1uYf4nw/s400/Tahap+1.bmp" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;=&gt; &lt;/strong&gt;Isi seluruh kolom di atas dengan mempertimbangkan sebagaimana pada bahasan di atas.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;=&gt; Isi Alamat Email&lt;/strong&gt; dengan yang telah anda buat atau telah anda miliki&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;=&gt;&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;Ketik ulang alamat email&lt;/strong&gt; kolom bawahnya untuk memastikan bahwa anda telah mengetiknya dengan benar&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;=&gt; Isi Sandi/Password&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;=&gt;&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;Ketik ulang sandi/Password&lt;/strong&gt; di kolom bawahnya&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;=&gt; Khusus Untuk Kolom "Nama Tampilan"&lt;/strong&gt; Isi sesuai dengan nama yang telah anda pertimbangkan. Karena nama ini yang akan tampil di setiap posting yang anda buat dengan tampilan "posted by: &lt;nama&gt;jadi apabila anda mengisinya dengan Akademik Center, maka ketika anda memposting/memasukan sebuah artikel kedalam blog anda, akan ada keterangan sebagai berikut: "Posted by: Akademik Center"&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;=&gt; Isi Kolom Verifikasi kata&lt;/strong&gt; dengan kata yang ada di atasnya. Ketik persis seperti yang ada di sana. Perhatikan hurup besar atau kecilnya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;=&gt;&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;Cek lis/Beri tanda centang &lt;/strong&gt;di kotak tanda persetujuan dengan ketentuan-ketentuan dari Blogger yang bisa anda baca dengan mengklik kalimat: &lt;a onclick="window.open(this.href,'',                           'width=770,height=500,top=80,left=20,toolbar=no,                           scrollbars=yes,menubar=no,location=no,status=yes,                           resizable=yes');return false;" href="https://www.blogger.com/terms.g" target="new"&gt;Persyaratan dan Layanan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;=&gt; Catat alamat email&lt;/strong&gt; yang anda masukan berikut dengan password yang anda buat. Agar tidak lupa&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;=&gt; Klik "Lanjutkan"&lt;/strong&gt; untuk masuk ke tahap berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Tahap 2 "Menamai Blog Anda"&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260829815876413346" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 316px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_czrgUagMu1M/SQI42C8Y56I/AAAAAAAAABk/I_WdljSjddc/s400/tahap+2.bmp" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; &lt;strong&gt;Isi Judul Blog&lt;/strong&gt;. Isi sesuai petunjuk di atas.&lt;br /&gt;=&gt; &lt;strong&gt;Isi Alamat Blog (URL).&lt;/strong&gt; Apabila ada dua kata beri tanda strip (-) untuk pemisahnya.&lt;br /&gt;Ketika anda telah memilih kata untuk alamat blog anda, maka alamat tersebut akan menjadi alamat dari blog anda. Dengan susunan: &lt;strong&gt;http://nama-blog.blogspot.com&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;=&gt; &lt;strong&gt;Klik "Lanjutkan"&lt;/strong&gt; untuk masuk tahapan berikutnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;strong&gt;Tahap 2 "Pilih Sebuah Template"&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260833577948276514" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 356px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_czrgUagMu1M/SQI8RBwN5yI/AAAAAAAAABs/L3k9ZNONmW8/s400/tahap+3.bmp" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah tahapan terakhir. Yaitu memilih bentuk Template yang anda inginkan.&lt;br /&gt;=&gt; &lt;strong&gt;Beri tanda "titik"&lt;/strong&gt; di bawah contoh-contoh template yang tersedia untuk memilih bentuk template yang anda inginkan.&lt;br /&gt;=&gt; Klik &lt;strong&gt;"Lanjutkan"&lt;/strong&gt; untuk masuk ke Blog yang telah anda buat &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;strong&gt;Tahap Akhir&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260834763789002354" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 201px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_czrgUagMu1M/SQI9WDWrZnI/AAAAAAAAAB0/e1VeFDsLZM4/s400/akhir.bmp" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;Untuk memulai Blogging =&gt; Klik &lt;strong&gt;"Mulai Blogging"&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu anda akan masuk &lt;strong&gt;ADMINISTRATOR&lt;/strong&gt; dari Blog anda yang fungsinya akan di bahas lebih jelas di judul tutorial berikutnya.&lt;br /&gt;Untuk melihat tampilan blog yang telah anda buat =&gt; &lt;strong&gt;"Klik Lihat Blog" &lt;/strong&gt;Seperti gambar dibawah. &lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260840933271030962" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 258px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_czrgUagMu1M/SQJC9Kd0TLI/AAAAAAAAAB8/dhpbm262j3U/s400/admin.bmp" border="0" /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Selamat Mencoba !!!&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-7038973451739179541?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/7038973451739179541/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/membuat-blog-di-bloggerblogspot.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/7038973451739179541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/7038973451739179541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/membuat-blog-di-bloggerblogspot.html' title='Membuat Blog di Blogger/Blogspot'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_czrgUagMu1M/SQI4U-TZO-I/AAAAAAAAABc/BlokEs7dbQE/s72-c/tahap+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-6433890150674590354</id><published>2008-10-25T02:37:00.010+07:00</published><updated>2008-10-25T05:47:33.171+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tutorial Blog Blogger'/><title type='text'>Pengantar Membuat Blog di Blogger atau Blogspot</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Selamat Batang di Tutorial Blog Blogger Akademik Center.&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260809451858963346" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 129px; CURSOR: hand; HEIGHT: 77px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_czrgUagMu1M/SQImUtESK5I/AAAAAAAAAA0/Sghvwl7dhXA/s200/blogger.jpg" border="0" /&gt; &lt;p align="justify"&gt;Pada proyek tutorial blog ini, saya ingin berbagi pengetahuan tentang Blog yang telah saya dapatkan dari berbagai sumber dan pengalaman. Di dalam tutorial ini saya tidak akan mambahasnya terlalu teoritis karena akan sangat mambosankan bagi yang membacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog pada dasarnya adalah pasilitas yang bisa kita manfaatkan untuk banyak tujuan dan kepentingan. Karena pasilitas di dalam Blog bisa memuat pesan baik dalam bentuk teks, seperti artikel, Makalah, esai dll. Bahkan juga bisa memuat gambar yang bisa kita kelola secara menarik dengan fitur-fitur yang ada di dalamnya, yaitu untuk tujuan publikasi, bisnis, iklan, kampanye politik dll. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita langsung saja ke praktek dengan melalui tahapan-tahapan yang saya buat sesuai dengan uturan-urutan judul tutorial dibawah ini. Saya sarankan agar anda melakukannya secara terutrut sesuai dengan urutan judul dibawah ini. Karena telah saya urutkan agar prosesnya bisa lebih mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa Persiapan Sebelum Membuat Akun di Blogger/Blogspot&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1). Buat e-mail di Gmail.com&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat e-mail dengan alamat email yang mudah anda ingat. Dan saya sarankan, buatlah email baru yang khusus untuk blog yang akan segera anda buat. Langkah ini akan memudahkan anda, karena kedepannya anda akan membutuhkan banyak aplikasi pendukung dari luar yang digunakan di blog anda. Di mana ketika anda ingin mendapatkannya, anda harus malakukan registrasi untuk membuat akaun di web-web penyedia layanannya, yang mayoritas menggunakan alamat email sebagai User Name-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan khusus untuk yang berminat menggunakan Blog dari layanan blogger. Penggunaan e-mail dari Gmail akan sangat memiliki nilai plus. Karena Gmail masih milik perusahaan Google yang juga merupakan penyedia layanan blog Blogger. Dengan katalain masih satu perusahaan, yaitu Google. Dan langkah ini pun akan memudahkan anda nanti ketika ingin menggunakan layanan iklan dari Google yang akan menghasilkan Dollar $ yang akan saya bahas secara khusus di judul Google Adsense.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2). Samakan User Name dan Password di setiap akau yang anda buat.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ketika anda membuat Akun, usahakan sama agar anda mudah mengingatnya. Karena ketika membuat Blog anda akan banyak membuat akun untuk keperluan blog anda. Maka buatlah dengan Username dan password yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh: Ketika anda Sign Up di setiap pembuatan akun&lt;br /&gt;Apabila diminta memasukan email gunakan selalu : akademik.center@gmail.com (contoh)&lt;br /&gt;Apabila diminta memasukan Username gunakan selalu : akademikcenter (contoh)&lt;br /&gt;Apabila diminta memasukan Password gunakan selalu : 1223456 (contoh)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat email di Gmail klik: &lt;strong&gt;&lt;a href="https://www.google.com/accounts/NewAccount?service=mail&amp;amp;continue=http%3A%2F%2Fmail.google.com%2Fmail%2Fe-11-10ffa37d83f28d9823dfe329da1a7b03-977ef2ab3c769f88b93a31b792001bda5477282f&amp;amp;type=2" target="”new”"&gt;{ DISINI }&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;=&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;=&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;APABILA ANDA MENGERTI ATAU MASIH ADA YANG INGIN DIPERTANYAKAN, ISI KOLOM KOMENTAR... TERIMAKASIH DAN SELAMAT MENCOBA!! &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-6433890150674590354?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/6433890150674590354/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/pengantar-blog-blogger-atau-blogspot.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/6433890150674590354'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/6433890150674590354'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/pengantar-blog-blogger-atau-blogspot.html' title='Pengantar Membuat Blog di Blogger atau Blogspot'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_czrgUagMu1M/SQImUtESK5I/AAAAAAAAAA0/Sghvwl7dhXA/s72-c/blogger.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-1170446638390890614</id><published>2008-10-24T22:04:00.008+07:00</published><updated>2008-10-25T05:53:43.862+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Linguistik'/><title type='text'>MENULIS SINOPSIS, IKHTISAR, DAN RINGKASAN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Tujuan membuat sinopsis, ikhtisiar, dan ringkasan adalah sebagai suatu usaha bagaimana cara meningkatkan minat pembaca dalam membaca buku, karena dengan begitu dapat meningkatkan pengetahuan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sinopsis&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menurut Moeliono (1988) sinopsis adalah karangan ilmiah yang biasanya diterbitkan bersama-sama dengan karangan asli. Yang menjadi dasar sinopsis itu adalah ringkasan dan abstrak.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat sinopsis adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;a) Membaca naskah asli terlebih dahulu untuk mengetahui kesan umum penulis.&lt;br /&gt;b) Mencatat gagasan utama dengan menggarisbawahi gagasan yang penting.&lt;br /&gt;c) Mmenulis ringkasan cerdasarkan gagasan-gagasan utama sebagaimana dicatat pada langkah kedua. Gunakanlah kalimat yang padat, efektif, dan menarik untuk merangkai jalan cerita menjadi sebuah karangan singkat yang menggambarkan karangan asli.&lt;br /&gt;d) dialog dan monolog tokoh cukup ditulis isi atau garis besarnya saja.&lt;br /&gt;e) synopsis tidak boleh menyimpang dari jalan cerita dan isi dari keseluruhan karya yang asli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ikhtisiar&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menurut Juhara (2003). Ikhtisiar adalah penulisan pokok-pokok masalah penulisannya tidak harus berurutan, boleh secara acak atau disajikan dalam bahasa pembuat ikhtisar tanpa mengubah tema sebuah wacana. Ikhtisiar berfungsi sebagai garis-garis besar masalah dalam sebuah wacana yang berukuran pendek atau sedang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhtisiar yaitu penyajian singkat dari suatu karangan asli yang tidak perlu memberikan isi dari seluruh karangan itu secara proporsional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat ikhtisiar adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;a) Membaca naskah asli beberapa kali (setidak-tidaknya dua kali).&lt;br /&gt;b) Membuat kerangka bacaan dengan menuliskan pikiran utama atau pikiran pokokj yang terdapat dalam naskah.&lt;br /&gt;c) Menulis ihtisiar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ringkasan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ringkasan merupakan penyajian singkat dari suatu karangan asli, sedangkan perbandingan bagian atau bab dari karangan asli secara proporsional tetap di pertahankan dalam bentuknya yang singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ringkasan (precis) adalah suatu cara yang efektif untuk menyajikan suatu karangan yang panjang dalam bentuk yang singkat. Kata précis berarti memotong atau memangkas.&lt;br /&gt;a) Membaca naskah asli&lt;br /&gt;b) Kalau perlu diulang beberapa kali untuk mengetahui kesan umum tantang karangan itu secara menyeluruh. Penulis perlu juga mengetahui maksud pengarang dan sudut pandang pengarang.&lt;br /&gt;c) Mencatat gagasan utama&lt;br /&gt;d) Pencatatan itu dilakukan dengan tujuan. Pertama, untuk tujuan pengamanan agar memudahkan penulis pada waktu meneliti kembali apakah pokok-pokok yang dicatat itu penting atau tidak; kedua, catatan ini juga akan menjadi dasar bagi pengolahan selanjutnya. Tujuan terpenting dari pencatatan ini adalah agar tanpa ikatan teks asli, penulis mulai menulis kembali untuk menyusun kembali untuk menyusun sebuah ringkasan dengan mempergunakan pokok-pokok yang telah dicatat.&lt;br /&gt;e) Mengadakan reproduksi&lt;br /&gt;f) hal yang harus diperhatikan bahwa dengan catatan tadi, ia harus menyusun suatu wacana yang jelas dan dapat diterima akal sehat, dan sekaligus menggambarkan kembali isi dari karangan aslinya.&lt;br /&gt;g) Ketentuan tambahan&lt;br /&gt;h) Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar ringkasan itu diterima sebagai suatu tulisan yang baik. =&gt; A). Sebaiknya dalam menyusun ringkasan dipergunakan kalimat tunggal dari pada kalimat majemuk. Kalimat majemuk menunjukan bahwa ada dua gagasan atau lebih yang bersifat paralel. Bila kalimat majemuk telitilah kembali apakah tidak mungkin dijadikan kalimat tunggal. =&gt; B). Bila mungkin ringkaslah kalimat menjadi frasa, frasa menjadi kata. Begitu pula rangkaian gagasan yang panjang hendaknya diganti dengan suatu gagasan sentral saja. =&gt; C). Jumlah alinea tergantung dari besarnya ringkasan dan jumlah topik utama yang akan dimasukkan dalam ringkasan. Alinea yang mengandung ilustrasi, contoh, deskripsi, dan sebagainya dapat dihilangkan, kecuali yang dianggap penting. =&gt; D). Bila mungkin semua keterangan atau kata sifat dibuang. Kadang-kadang sebuah kata sifat atau keterangan masih dipertahankan untuk menjelaskan gagasan umum yang tersirat dalam rangkaian keterangan, atau rangkaian kata sifat yang terdapat dalam naskah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skema langkah-langkah dalam membuat sebuah ringkasan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5260737896715277074" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 325px; CURSOR: hand; HEIGHT: 409px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_czrgUagMu1M/SQHlPpYmUxI/AAAAAAAAAAs/5qheSC7DQh0/s320/bahasa+blog.JPG" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Persamaan ringkasa, ikhtisiar, dan synopsis yaitu:&lt;br /&gt;Pada prinsipnya synopsis, ringkasan dan ikhtisiar, sama-sama meringkas suatu cerita atau bacaan yang kita baca dengan mengambil intisari atau ide pokok dari suatu karangan yang kita baca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama-sama mempunyai langkah-langkah atau metodologi yang sama yaitu:&lt;br /&gt;Bacalah naskah dua kali&lt;br /&gt;a) Catatlah semua judul, semua topik.&lt;br /&gt;b) Cocokan catatan anda dengan naskah asli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susunlah draft sementara dengan mempergunakan catatan di atas (jangan pakai naskah asli).&lt;br /&gt;a) Periksa gaya, tata bahasa dan tanda baca!&lt;br /&gt;b) Tulis kembali dengan rapi, mulai dari judul sampai dengan topik!&lt;br /&gt;c) Periksa kembali apakah ada kesalahan!&lt;br /&gt;d) Cocokanlah jumlah kata dan selesaikanlah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan ringkasan, ikhtisiar, dan synopsis yaitu:&lt;br /&gt;Sinopsis adalah ringkasan pendek dari suatu cerita (cerita pendek, novel, roman, dan karya-karya sastra yang lainnya) atau karangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhtisiar ialah bagian yang sangat penting setelah membuat kesimpulan dan rekomendasi. Ikhtisiar mengandung topik persoalan dan tujuan yang akan dicapai melalui topik tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian ikhtisiar (summary) merupakan suatu bagian dari tulisan yang menyampaikan suatu informasi yang penting dari sebuah tulisan dalam bentuk yang sangat singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ringkasan sebagai suatu keterampilan memproduksi suatu buku teks atau karangan tertentu. Untuk menjadi seorang yang membuat reproduksi yang baik harus benar-benar mengetahui dan memahami ini sebuah buku atau karangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh ringkasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a) Sekitar 30.000 hingga 50.000 orang yang berkumpul di kota Hiroshima, Jepang, mengheningkan cipta selama 60 detik. Hal itu mereka lakukan untuk mengenang peristiwa mengerikan ketika Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di kota itu tanggal 6 Agustus 1945.&lt;br /&gt;b) Orang-orang yang hadir di Peace Memorial Park Hiroshima itu mengenakan ikat kepala untuk mengenang tewasnya sekitar 14.000 orang akibat bom.&lt;br /&gt;c) Menurut Tadatohsi Akiba, Walikota Hiroshima, akhir perang dunia II tidak secara otomatis mengantarkan kita ke abad perdamaian dan kemanusiaan. Masih banyak bentuk kekerasan lain.&lt;br /&gt;d) pelepasan ratusan burung dara putih dan paduan suara anak yang menyanyikan lagu perdamaian turut menyemarakan upacara peringatan itu.&lt;br /&gt;e) Jepang menyerah pada Perang Dunia II, tanggal 15 Agustus 1945.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh Ikhtisiar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 30.000 hingga 50.000 orang berkumpul di kota Hiroshima, Jepang untuk mengenang peristiwa jatuhnya bom atom di kota itu pada tanggal 6 Agustus 1945 yang menewaskan sekitar 14.000 jiwa. Mereka bersama-sama mengheningkan cipta selama 60 detik dan melepaskan ratusan burung dara pada upacara peringatan ini. Upacara tersebut akan dilanjutkan pada hari Kamis 9 Agustus 2001 di kota Nagasaki yang 56 tahun yang lalu juga dibom oleh AS sehingga menewaskan sekitar 70.000 orang pada peringatan itu Perdana Menteri Jepang Junichiro Koizumi meminta kepada seluruh dunia untuk menghapus senjata nuklir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh Sinopsis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Synopsis Cerpen “Bulan Mati”.&lt;br /&gt;Seorang laki-laki bernama Enos dan wanita bernama Ina saling jatuh cinta. Kedua keluarga, baik dari pihak Enos maupun Ina tidak menyetujuinya dan menentang keras hubungan mereka. Masalah kehormatan dan adat istiadat membuat jarak panjang yang tak terselesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua ayahnya mengancam akan membunuh jika mereka masih saling mencintai. Ancaman ini bukan hanya kepada Enos dan Ina tetapi juga kepada ayah mereka masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Enos sedang berduaan dengan Ina muncullah Amalodo, ayah Ina dengan amarahnya. Ia langsung menembak Enos hingga meninggal kemudian Amalodo meladeni berduel ketengah lautan Matekato, ayah Enos. Mereka memancing bersama. Mungkin inilah bentuk berduel ala mereka. Pemenangnya yang mendapatkan ikan paling banyak, paling besar, atau yang pertama memperoleh ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sayang sekali saat itu bulan mati, sehingga tidak ada ikan. Yang terkena kail malah mayat Ina. Ina telah mati menceburkan diri kelaut mengikuti Enos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Daftar Pustaka&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Keraf, Gorys. Komposisi. Jakarta: Nusa Indah , 1993.&lt;br /&gt;Sahara, Siti, dkk. Keterampilan Berbahasa Indonesia. Jakarta: FITK UIN Jakarta, 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-1170446638390890614?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/1170446638390890614/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/menulis-sinopsis-ikhtisar-dan-ringkasan.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/1170446638390890614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/1170446638390890614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/menulis-sinopsis-ikhtisar-dan-ringkasan.html' title='MENULIS SINOPSIS, IKHTISAR, DAN RINGKASAN'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_czrgUagMu1M/SQHlPpYmUxI/AAAAAAAAAAs/5qheSC7DQh0/s72-c/bahasa+blog.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-1238826022336559306</id><published>2008-10-24T21:38:00.005+07:00</published><updated>2008-10-24T21:45:35.233+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Tasawuf'/><title type='text'>Pengertian dan Asal Usul Tasawuf, Maqamat dan Ahwal, Takhalli, Tahali, dan Tajalli</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Bab I. Tasawuf&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Asal Usul dan Pengertian Taswauf&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Secara etimologi, ada tiga kata yang menjadi kemungkinan timbulnya istilah tasawuf ( تصوف ), yaitu: shaff ( صف), shûff (), dan shuffah (صوف).&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn1" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftn1" name="_ftnref1"&gt;[1]&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;1. Shaff (صف). Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan (shaffan) yang teratur seakan-akan mereka seperti bangunan yang tersusun kokoh.&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn2" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftn2" name="_ftnref2"&gt;[2]&lt;/a&gt; Shaffan sesungguhnya berarti secara berbaris-baris. Jadi, mengacu pada ayat di atas, tasawuf adalah menyusun barisan di jalan Allah SWT (fî sabîlillâh) –pen. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;2. Shûf (صوف) adalah bulu domba. Pada masa pra-Islam, bulu domba sering digunakan sebagai pakaian oleh para ruhban () atau rabbi (pemimpin Yahudi yang asketis) sebagai simbol kesederhanaan. Shûf juga sering dijadikan pakaian oleh para petapa Nasrani.&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn3" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftn3" name="_ftnref3"&gt;[3]&lt;/a&gt; Jadi, tasawuf adalah hal yang identik dengan kesederhanaan –pen. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;3. Shuffah (صفة) adalah tempat duduk kecil yang terbuat dari kayu atau batu. Para sahabat Nabi saw sering duduk di atas shuffah sehingga mereka disebut Ahlush-shuffah (أهل الصفة).&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn4" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftn4" name="_ftnref4"&gt;[4]&lt;/a&gt; Oleh sebab itu, tasawuf diidentikkan dengan Ahlush-shuffah dan diyakini bahwa tasawuf berasal dari kebiasaan para sahabat Nabi saw –pen. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya, secara etimologi, tasawuf adalah barisan-barisan yang senantiasa berada di jalan Allah SWT dan hidup sederhana dengan mencontoh teladan para sahabat Nabi saw yang saleh –pen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Tasawuf Menurut Beberapa Ulama&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa ulama yang telah mendefinisikan istilah tasawuf. Di antaranya ialah Abu Muhammad Jariri (w. 923), Kattani (w. 934), Ruwaim (w. 915), Dzun-Nun Mishri (w. 858), dan Junaid (w. 913). &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Abu Muhammad al-Jariri berkata, “Tasawuf adalah memasuki akhlak yang baik dan keluar dari akhlak yang buruk” &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kattani berkata, “Tasawuf adalah akhlak. Barangsiapa bertambah baik akhlak, bertambah baik (pula) tasawufnya.” &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ruwaim berkata, “Tasawuf adalah membiarkan diri bersama Allah menurut apa yang dikehendaki Allah.” &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dzun-Nun Mishri berkata, “Sufi (penganut tasawuf –pen.) adalah orang yang tidak berpayah-payah meminta dan tidak terkejut oleh penolakan.” (Maksudnya adalah tidak meminta sesuatu dan tidak kecewa apabila tidak mendapatkan apa yang diharapkan –pen). &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Jadi, tasawuf bisa didefinisikan sebagai pendidikan tentang bagaimana seorang hamba harus berakhlak mulia dan senantiasa menyerahkan urusannya kepada Allah SWT (bertawakal) –pen.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bab II. Maqamat dan Ahwal&lt;/strong&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn5" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftn5" name="_ftnref5"&gt;[5]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Pengertian Maqamat dan Ahwal&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Maqamat, bentuk jamak dari maqam berarti tahapan, tingkatan, atau kedudukan. Jadi, maqamat adalah tahapan rohani yang ditempuh oleh para pengamal tasawuf untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sedangkan ahwal, bentuk jamak dari hal, adalah keadaan mental yang dirasakan oleh para pengamal tasawuf sebagai anugerah yang datang dari Allah SWT. Maqam merupakan usaha, sedangkan hal merupakan anugerah. Keadaan hati dinamakan hal karena berubah-ubah dan dinamakan maqam karena telah tetap. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pendapat yang sangat populer mengenai maqamat dan ahwal dikemukakan oleh Abu Nasr Sarraj yang berkata, “Maqam adalah kedudukan manusia di sisi Allah yang masuk ke dalam hati, sesuatu yang dirasakan karena ketulusan mengingat (dzikr) Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Istilah-istilah dalam Maqamat dan Ahwal&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn6" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftn6" name="_ftnref6"&gt;[6]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa istilah dalam maqamat dan ahwal, yaitu: tobat, wara’, zuhud faqir, sabar, tawakal, rida, mahabbah, dan ma’rifah. Orang yang menempuh jalan sufi terlebih dahulu harus bertobat dari dosa, yang dilakukan oleh anggota badan, maupun yang tersembunyi di dalam hati. Setelah melewati maqam tobat, maqam selanjutnya adalah wara’, yaitu meninggalkan segala sesuatu yang syubhat, yaitu segala sesuatu yang mengandung kesamaran atau yang diragukan hukumnya, tidak jelas halal-haramnya, dan meninggalkan segala sesuatu yang tidak berguna. Selanjutnya adalah maqam zuhud, yaitu mengosongkan hati dari cinta terhadap dunia dan menjalani hidup untuk beribadah kepada Allah SWT, serta mengosongkan hati dari selain Allah SWT dan memusatkan hati kepada cinta-Nya. Selanjutnya adalah maqam faqir, yaitu menjalani hidup dengan kesadaran bahwa ia hanya membutuhkan Allah SWT. Selanjunya maqam sabar, yaitu sabar dalam menjalani perintah, sabar dalam meninggalkan larangan, sabar dalam menghadapi kesulitan, dan sabar atas ni’mah yang dilimpahkan oleh Allah SWT kepadanya. Selanjutnya adalah maqam tawakal, yaitu menyerahkan segala sesutunya kepada Allah SWT, tidak bergantung kepada selain-Nya, dan tidak pula kepada amal perbuatannya (nafsunya –pen). Selanjutnya adalah maqam rida, yaitu menerima dengan senang hati segala sesuatu yang ditakdirkan oleh Allah SWT dan menyadari bahwa ketentuan-Nya lebih baik daripada keinginannya. Setelah melewati maqam&amp;shy;&amp;shy;-maqam&amp;shy; tersebut barulah seorang sufi bisa mencintai (mahabbah) dan mengenal Allah (ma’rifah) atau juga disebut dengan tajalli.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bab III. Takhalli, Tahali, dan Tajalli&lt;/strong&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn7" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftn7" name="_ftnref7"&gt;[7]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Pengertian Takhalli, Tahalli, dan Tajalli&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Takhalli artinya mengosongkan jiwa dari sifat-sifat buruk,seperti: sombong, dengki, iri hati, cinta kepada dunia, cinta kedudukan, riya’, dan sebagainya. Tahalli berarti menghiasi jiwa dengan sifat-sifat yang mulia, seperti: kejujuran, kasih sayang, tolong menolong, kedermawanan, sabar, keikhlasan, tawakal, kerelaan, cinta kepada Allah SWT, dan sebagainya, termasuk di dalahnya adalah banyak beribadah, berzikir, dan muraqabah kepada Allah SWT. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Setelah menempuh takhalli dan tahalli, sampailah para salik pada sesuatu yang dinamakan tajalli. Secara etimologi, tajalli berarti pernyataan atau penampakan. Tajalli adalah terbukanya tabir yang menghalangi hamba dengan-Nya sehingga hamba menyaksikan tanda-tanda kekuasaan dan keagungan-Nya. Istilah lain yang memiliki kedekatan arti dengan tajalli adalah ma’rifah, mukasyafah, dan musyahadah. Semua itu menunjuk pada keadaan di mana terbuka tabir (kasful-hijab) yang menghalangi hamba dengan Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Tajalli menurut Sufi&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ahli tasawuf berkata bahwa tasawuf tidak lain adalah menjalani takhalli, tahalli, dan tajalli. Jalan yang ditempuh oleh para Sufi adalah jalan takhalli, tahalli, dan tajalli. Mengosongkan jiwa dari sifat buruk, menghiasi jiwa dengan sifat yang baik dengan tujuan untuk menyaksikan dengan penglihatan hati bahwa sesungguhnya tuhan itu tidak ada, hanya Allah SWT yang Ada, “Tidak ada tuhan (lâ ilâha) selain (illâ) Allah SWT dan Muhammad bin Abdullah adalah hamba, utusan, dan kekasih-Nya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Manfaat Melakukan Takhalli dan Tahalli dalam Kehidupan Sosial&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menghindari sifat buruk dan menghiasi diri dengan sifat mulia dapat mempererat silaturahim dan persaudaraan antar-penganut agama Islam bahkan dengan non-Islam. Justru mungkin itulah –menurut penulis— tujuan dari takhalli dan tahalli. Itulah –masih menurut penulis— yang menjadi inti dari pengamalan tasawut, yaitu menghindari segala larangan Allah SWT dan hal-hal yang tidak beroleh cinta-Nya serta menghiasi diri dengan akhlak mulia. Prof. Dr. Jalaluddin Rachmat (Kang Jalal) berkata, “Dahulukan akhlak di atas fiqh”. Akhlak mulia itulah yang akan menjaga persaudaraan antar-umat manusia. Insya Allah.[]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn1" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftnref1" name="_ftn1"&gt;[1]&lt;/a&gt; Kuliah Akhlak Tasawuf oleh Dr. Asep Usman Ismail, MA. pada 5 Desember 2007.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn2" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftnref2" name="_ftn2"&gt;[2]&lt;/a&gt; إِنَّ اللهَ يُحِبُّ الَّذِيْنَ يُقَاتِلُوْنَ فِي سَيِيْلِ اللهِ صَفًّا كَأّنَّهُمْ بُنْيَانٌ مَرْصُوْصٌ (سورة الصف:4)&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn3" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftnref3" name="_ftn3"&gt;[3]&lt;/a&gt; Kuliah Akhlak Tasawuf oleh Dr. Asep Usman Ismail, MA. pada 5 Desember 2007.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn4" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftnref4" name="_ftn4"&gt;[4]&lt;/a&gt; Ibid.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn5" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftnref5" name="_ftn5"&gt;[5]&lt;/a&gt; Dikutip dari tulisan tentang tasawuf oleh Dr. Wahib.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn6" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftnref6" name="_ftn6"&gt;[6]&lt;/a&gt; Ibid.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn7" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftnref7" name="_ftn7"&gt;[7]&lt;/a&gt; Ibid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-1238826022336559306?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/1238826022336559306/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/pengertian-dan-asal-usul-tasawuf.html#comment-form' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/1238826022336559306'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/1238826022336559306'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/pengertian-dan-asal-usul-tasawuf.html' title='Pengertian dan Asal Usul Tasawuf, Maqamat dan Ahwal, Takhalli, Tahali, dan Tajalli'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-6750711961633738617</id><published>2008-10-24T05:51:00.002+07:00</published><updated>2008-10-24T05:55:43.950+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Sosiologi'/><title type='text'>REVOLUSI INDUSTRI, HIJAU, DAN BIRU</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;A. Revolusi Industri&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Revolusi industri bukan merupakan suatu proses yang terjadi secara mendadak, melainkan proses sejarah yang terjadi sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pengertian Revolusi Industri merujuk dua hal :&lt;br /&gt;1. Proses perubahan yang cepat di bidang ekonomi, yaitu dari kegiatan ekonomi agraris ke ekonomi industri yang menggunakan mesin dalam mengolah bahan mentah menjadi bahan siap pakai. Atau dapat dikatakan jugadengan merubah cara kerja yang ada. Dari menggunakan tenaga kerja manusia menjadi menggunakan mesin.&lt;br /&gt;2. Revolusi Industri ditandai dengan akibat-akibatnya yang Revolusioner dalam kehidupan ekonomi, politik, dan social. &lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sebelum adanya alat-alat mekanis dan otomatis, masyarakat Erofa bekerja dengan menggunakan alat-alat manual dan masih menggunakan kecepatan kedua tangan dan kaki. Contohnya seperti : cagkul, parang, sekop, gergaji, pisau, pengukur, palu, penenun, pemintal, jala, dan lain sebagainya. Oleh karenanya, jika kedua tangan dan kaki tidak bekerja dengan optimal, maka kinerja alat-alat tersebut pun tidak maksimal. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pada masa Revolusi Industri, peralatan-peralatan tersebut sudah jarang digunakan. Karena sudah ditemukannya alat-alat yang menggunakan mesin. Yang secara otomatis digerakan oleh Mesin Uap yang berbahan bakar batu bara. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sebelum adanya Revolusi Industri, dalam berdagang masyarakat Erofa masih menggunakan sistem Barter. Dan kegiatan produksinya pun masih dilakukan dirumah-rumah. Di Prancis kegiatan ini dikenal dengan istilah Gilda, yaitu bengkel kerja dan pusat usaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Latar Belakang Revolusi Industri.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Revolusi Industri berawal di Negara Inggris, faktor-faktor yang mendorong perkembangan Revolusi Industri di Inggris terbagi menjadi dua, yaitu Faktor External dan Faktor Internal. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hal yang termasuk Faktor external adalah terjadinya Revolusi Ilmu Pengetahuan pada abad ke 16. Para ilmuan seperti Francis Bacon, Rene Decartes, Galileo Galilei, Copernicus, Kepler, dan Issac Newton banyak bermunculan. Mereka menemukan alat-alat yang sangat berguna bagi kemajuan tingkat kehidupan manusia. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Adapun Faktor-faktor yang termasuk faktor internal adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Keamanan dan politik dalam Negara Inggris yang mantap&lt;br /&gt;2. Berkembangnya kegiatan wiraswasta di Inggris&lt;br /&gt;3. Munculnya minat yang luar biasa dari masyarakat Inggris terhadap industri manufaktur&lt;br /&gt;4. Inggris memiliki jajahan yang sangat luas sehingga mudah dalam memperoleh bahan mentah dan daerah pemasaran&lt;br /&gt;5. Inggris kaya akan sumber alam, berupa batu bara dan biji besi&lt;br /&gt;6. Paham ekonomi liberal mulai muncul&lt;br /&gt;7. Munculnya Revolusi Agraria dan,&lt;br /&gt;8. Kegiatan perekonomian berkembang dengan pesat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;B. Revolusi Hijau&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Revolusi Hijau adalah suatu revolusi produksi biji-bijian dari hasil penemuan-penemuan ilmiah berupa benih unggul baru dari berbagai varietas. Revolusi Hijau didasari oleh berbagai masalah yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat. Salah satunya adalah akibat pertambahan jumlah penduduk yang pesat dan bagaimana mengupayakan peningkatan hasil produksi pertanian. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Gagasan mengenai Revolusi Hijau bermula dari hasil penelitian dan tulisan Thomas Robert Maltinus (1766 - 1834) yang mengemukakan bahwa masalah kemiskinan dan kemelaratan adalah masalah yang tidak bisa dihindari oleh manusia. Kemiskinan dan kemelaratan terjadi karena pertumbuhan penduduk dan peningkatan produksi pangan yang tidak seimbang. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;tulisan Thomas Robert Maltinus menimbulkan pengaruh di Erofa dan Amerika Serikat, dengan munculnya gerakan pengendalian pertumbuhan penduduk dengan cara pengontrolan jumlah kelahiran dan gerakan usaha pencarian dan penelitian bibit-bibit unggul dalam bidang pertanian. Revolusi Hijau menjadi usaha besar untuk meningkatkan produksi pangan di daerah-daerah atau Negara miskin di dunia. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Perkembangan Revolusi Hijau&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan tekhnologi alat-alat pertanian mempengaruhi perkembangan Revolusi Hijau. Seperti penggunaan alalt-alat pertanian modern. Seperti, mesin bajak, alat penyemprot hama, dan mesin penggiling padi, yang merupakan salah satu faktor dalam peningkatan produksi pertanian. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan Revolusi Hijau selanjutnya terjadi pada pasca perang Dunia 11. Tidak bisa dipungkiri bahwa perang Dunia 11 membawa akibat terhadap langkanya atau hancurnya daerah-daerah pertanian terutama di Erofa. Hancurnya daerah pertanian menyebabkan menurunnya produksi pertanian. Oleh sebab itu, sebagai upaya meningkatkan produksi pertanian terus digalakan melalu :&lt;br /&gt;• Pembukaan lahan-lahan pertanian baru&lt;br /&gt;• Mekanisasi pertanian&lt;br /&gt;• Penggunaan pupuk-pupuk baru&lt;br /&gt;• Mencari metode yang tepat untuk memberantas hama tanaman. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, usaha untuk menemukan varietas-varietas unggul yang sesuai dengan daerah tempat produksi hasil pertanian, penelitian juga diikuti dengan upaya pemulihan tanah, yaitu mulai dari pengolahan tanah, pemupukan pestisida, herbisida, dan fungisida.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;C. Revolusi Biru&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Belajar dari keberhasilan dan kegagalan Revolusi Hijau dan faktor lingkungan strategis saat ini, gerakan nasional Revolusi Biru harus dirumuskan dalam blue print pemerataan dan kelestarian lingkungan untuk pertumbuhan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Visi dari gerakan Revolusi Biru adalah strategi pengembangan aquabisnis berbasis masyarakat dan berwa-wasan lingkungan, guna mempercepat pembangunan sektor kelautan dan perikanan. Blue print tersebut menempatkan keadilan sosial ekonomi dan kelestarian lingkungan sebagai prinsip-prinsip gerakan, karena di dalamnya termuat gagasan pemberdayaan, kemitraan, dan pembangunan berkelanjutan. Artinya, melalui prinsip-prinsip keadilan terserbut nelayan dan pembudidaya ikan menjadi target pemberdayaan, mengingat mereka adalah kelompok masyarakat miskin yang hampir tidak tersentuhkan oleh pembangunan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kemitraan adalah strategi untuk mengikat partisipasi nelayan tradisional dengan usaha swasta. Aspek lain dari kemitraan adalah bahwa Revolusi Biru tidak hanya berkutat dalam persoalan meningkatkan produksi. Aspek pengolahan dan penanganan pasca panen serta pemasaran produk harus pula diperhitungkan. Pengelolaannya dilaksanakan secara terintegrasi dan menyeluruh. Para nelayan dan pembudidaya ikan akan menitik beratkan pada kegiatan produksi, sedangkan swasta berfokus pada aspek penanganan pasca panen dan pemasaran. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dalam gerakan Revolusi Biru, justru orientasinya adalah bagaimana menembus pasar internasional, sehingga fluktuasi harga di pasar internasional yang dijadikan orientasi bagi pengembangan produk-produknya. Menyadari hal tersebut pemberdayaan dan kemitraan harus mampu membentuk kesadaran dan melibatkan partisipasi aktif stekoholder tentang pentingnya pelestarian lingkungan pada proses ini, aspek otonomi daerah menjadi signifikan, yakni pengelolaan dan pelestarian lingkungan dan sumber daya manusianya harus melibatkan masyarakat pesisir, Baik dalam perencanaan dan pelaksanaan pelestarian itu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dan tantangan Revolusi Biru banyak ditentukan sejauh mana pemerintah dalam mendukung secara terencana dan menyeluruh Revolusi Biru tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;1. Ade Rachmawati, J. B. Soesetiyo, Imam Hendarto, dan Genuk Christiastuti. “Pemicu Enam Revolusi Biru”&lt;br /&gt;2. Badrika, I Wayan. “Sejarah Nasional Indonesia Dan Umum” Erlangga Jakarta 1991&lt;br /&gt;3. M Fadli Hasan dan Muh Ramli Ayubar. “Dari Revolusi Hijau ke Revolusi Biru”&lt;br /&gt;4. Supriatna, Nana. Drs, M.Ed. “Sejarah Nasional Indonesia dan Umum” Grafindo Media Pratama Jakarta 2002&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-6750711961633738617?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/6750711961633738617/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/revolusi-industri-hijau-dan-biru.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/6750711961633738617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/6750711961633738617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/revolusi-industri-hijau-dan-biru.html' title='REVOLUSI INDUSTRI, HIJAU, DAN BIRU'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-2794879561814829851</id><published>2008-10-23T04:16:00.004+07:00</published><updated>2008-10-23T04:22:34.252+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Tafsir'/><title type='text'>Aplikasi Metode Pemahaman Hermeneutik Pada Penafsiran Ayat Al-Qur’an</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Untuk meminimalisir subjektivitas pembaca di dalam memahami sebuah teks, peran penulis –di dalam melahirkan sebuah teks– tentunya harus pula diperhatikan dengan baik. Ini dikarenakan proses memahami pada dasarnya merupakan tindakan referensial; pembaca memahami sesuatu di dalam sebuah teks karena ia mengkomparasikannya dengan sesuatu yang telah diketahui sebelumnya. Kemudian, sesuatu yang telah diketahui dan dipahami oleh pembaca tersebut akan membentuk sebuah sistem yang saling berhubungan dan mengikat satu sama lain. Pada akhirnya, system yang telah saling berhubungan itu dengan sendirinya akan membentuk suatu makna yang muncul dibenak pembaca. Inilah yang dimaksud Schleirmacher dengan lingkaran hermeneutika.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn1" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftn1" name="_ftnref1"&gt;[1]&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sebab, menurut Emilio Betti, sesuatu obyek dapat berbicara dan ia dapat didengarkan secara benar atau salah. Ini dikarenakan, menurut Betti, didalam objek tersebut terdapat makna yang variable obyektif. Jika obyek bukan yang lain ketimbang peneliti itu sendiri dan jika ia bukan dari dirinya, mengapa pembicaraan yang dilontarkan teks tersebut didengarkan? Betti mengakui, bahwa objektifitas yang tidak melibatkan subjektifitas penafsir adalah sesuatu yang absurd. Namun, subjektifitas sang penafsir haruslah dapat menembus keterasingan obyek. Ini merupakan hal yang fundmental, bagi Betti, dan menjadi norma dasar bagi semua interpretasi untuk menjelaskan otonomi mendasar dari obyek.&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn2" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftn2" name="_ftnref2"&gt;[2]&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Norma kedua, menurut Betti, adalah “koherensi makna”, yaitu totalitas hubungan secara keseluruhan dari makna-makna individu. Ini dikarenakan, menurutnya, makna secara keseluruhan harus didasari oleh unsur-unsur individualnya, dan unsur-unsur itu hrus dipahani oleh penafsir dengan mengacu pada semua bagian yang luas dan tajam.&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn3" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftn3" name="_ftnref3"&gt;[3]&lt;/a&gt; Selanjutnya, norma ketiga adalah “pengaktualisasian pemahaman”, yaitu penafsir menyelidiki kembali proses kreatifitas dan merekonstruksi di dalam dirinya suatu bagian dari masa lalu sebagai “peristiwa” yang turut kedalam pengaktualisasian hidupnya sendiri. Terakhir, norma keempat adalah “persesuaian makna” hermeneutic, atau “keharmonisan”, yaitu penafsir membawa peng aktualisasianya ke dalam kesesuaian yang lebih dekat dengan rangsangan yang diterima dari obyek dengan sedemikian rupa sehingga satu sama lain dapat berhubungan dalam acara yang harmonis.&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn4" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftn4" name="_ftnref4"&gt;[4]&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Untuk dapat merekonstruksi pemahaman yang terkandung di dalam sebuah teks, pembaca kiranya perlu mengetahui dan memahami beberapa hal yang berkaitan dengan hermeneutika rekonstruksi ini dengan baik, di antaranya adalah : &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kosa kata gramatikal bahasa yang tertuang di dalam sebuah teks&lt;br /&gt;1. Latar belakang geografis, sosial, budaya, politik, sejarah hidup dan pendidik penulis&lt;br /&gt;2. Kontek pembicaraan atau penulisan&lt;br /&gt;3. Tujuan pembicaraan atau penulisan&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn5" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftn5" name="_ftnref5"&gt;[5]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kemudian pemahaman ayat dalam pembahasan ini terdapat pada surat al-fatihah : 4, surat al-Baqarah : 48 dan surat an-Naba’ : 17-18.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Å7Î=»tB ÏQöqtƒ ÉúïÏe$!$# ÇÍÈ&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Yang menguasai&lt;/em&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn6" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftn6" name="_ftnref6"&gt;&lt;em&gt;[6]&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt; di hari Pembalasan&lt;/em&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn7" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftn7" name="_ftnref7"&gt;&lt;em&gt;[7]&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;.”&lt;/em&gt; (QS. Al-Fatihah : 4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(#qà)¨?$#ur $YBöqtƒ žw “Ì“øgrB ë§øÿtR `tã &lt;§øÿ¯R $\«ø‹x© Ÿwur ã@t6ø)ãƒ $pk÷]ÏB ×pyè»xÿx© Ÿwur ä‹s{÷sãƒ $pk÷]ÏB ×Aô‰tã Ÿwur öNèd tbrãÁZãƒ ÇÍÑÈ &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;“Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafa'at&lt;/em&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn8" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftn8" name="_ftnref8"&gt;&lt;em&gt;[8]&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt; dan tebusan dari padanya, dan tidaklah mereka akan ditolong.”&lt;/em&gt; (QS. Al-Baqarah : 48)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;¨bÎ) tPöqtƒ È@óÁxÿø9$# tb%x. $\F»s)‹ÏB ÇÊÐÈ tPöqtƒ ã‡xÿZãƒ †Îû Í‘qÁ9$# tbqè?ù'tFsù %[`#uqøùr&amp;amp; ÇÊÑÈ &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Sesungguhnya hari Keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan,”&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;“Yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangsakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok,”&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;(QS. An-Naba’ : 17-18) &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dalam surat al-Fatihah maksud hari disitu adalah hari Pembalasan. Kemudian haari juga memiliki makna hari yang pada hari itu orang tidak bisa membela orang lain sedikitpun dalam surat al-Baqarah ayat 48. hari juga disini memiliki arti keputusan dan masa ditiupnya sangsakala sebagai mana dalam suratan-Naba’ ayat 17-18. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Makna dalam suatu bahasa bersifat meaning dan event. Meaning bersifat non-statis yang kedua event bersifat dinamis. Koherensi makna dari ayat ini adalah hari keputusan+hari pembalasan +hari dimana ditiupnya sangsakala+ hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun. Dari ketiga makna tentang konsep yaum-hari, kita akan berangkat kepada pemberian makna oleh symbol serta penggalian yang cermat atas makna. Setelah itu menggunakan symbol sebagai tolak ukur sebagai langkah yang benar-benar filosofis. Dengan demikian, hari kiamat adalah hari ditiupnya sangsakala, hari ayng tidak seorang pun dapat membela orang lain. Hari itu adalah hari keputusan dan hari pembalasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;Al-Qur’an al-karim&lt;br /&gt;Palmer, Richard E., Hermaneutika; Teori Baru Mengenai Interpretasi&lt;br /&gt;Moosa, Ebrahim, Kata Pengantar, dalam, Gelombang Perubahan dalam Islam; Studi tentang Fundamentalisme Islam Fazlur Rahman, Penerjemah Aam Fahmia, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2001, cet. Ke-2&lt;br /&gt;Pari, Fariz, “Hermeneutik Paul Riccour untuk Penelitian Keagamaan”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;----------------&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn1" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftnref1" name="_ftn1"&gt;[1]&lt;/a&gt; Richard E. Palmer, Hermaneutika; Teori Baru Mengenai Interpretasi, h. 98.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn2" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftnref2" name="_ftn2"&gt;[2]&lt;/a&gt; Ibid., h. 63.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn3" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftnref3" name="_ftn3"&gt;[3]&lt;/a&gt; Ebrahim Moosa, Kata Pengantar, dalam, Gelombang Perubahan dalam Islam; Studi tentang Fundamentalisme Islam Fazlur Rahman, Penerjemah Aam Fahmia, cet. Ke-2 (Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2001), h. 26.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn4" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftnref4" name="_ftn4"&gt;[4]&lt;/a&gt; Ibid., h. 26.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn5" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftnref5" name="_ftn5"&gt;[5]&lt;/a&gt; Fariz Pari, “Hermeneutik Paul Riccour untuk Penelitian Keagamaan”, h. 106.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn6" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftnref6" name="_ftn6"&gt;[6]&lt;/a&gt; Mâlik (yang menguasai) dengan memanjangkan mim,ia berarti: pemilik. dapat pula dibaca dengan Malik (dengan memendekkan mim), artinya: Raja.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn7" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftnref7" name="_ftn7"&gt;[7]&lt;/a&gt; Yaumiddin (hari Pembalasan): hari yang diwaktu itu masing-masing manusia menerima pembalasan amalannya yang baik maupun yang buruk. Yaumiddin disebut juga yaumulqiyaamah, yaumulhisaab, yaumuljazaa' dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn8" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=2453364732120724347#_ftnref8" name="_ftn8"&gt;[8]&lt;/a&gt; Syafa'at: usaha perantaraan dalam memberikan sesuatu manfaat bagi orang lain atau mengelakkan sesuatu mudharat bagi orang lain. Syafa'at yang tidak diterima di sisi Allah adalah syafa'at bagi orang-orang kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-2794879561814829851?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/2794879561814829851/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/aplikasi-metode-pemahaman-hermeneutik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/2794879561814829851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/2794879561814829851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/aplikasi-metode-pemahaman-hermeneutik.html' title='Aplikasi Metode Pemahaman Hermeneutik Pada Penafsiran Ayat Al-Qur’an'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-2230869988545088749</id><published>2008-10-23T04:09:00.000+07:00</published><updated>2008-10-23T04:12:40.757+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Dakwah'/><title type='text'>UKHUWWAH ISLAMIYYAH</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Pendahuluan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;“Antum ashabiy, ikhwanuna al-ladzina ya’tuna ba’diy” (Kalian adalah sahabat-sahabatku, saudara-saudara kita adalah yang datang sesudah [wafat Ku]).&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Dalam Dunia Moderen ini, kebutuhan akan saudara sebagai pembantu atau wasillah untuk menenangkan jiwa atau hanya sekedar untuk teman curhat menjadi komoditas yang sangat fundamental. Saudara yang mengertiin dan menghargai saudara yang lainnya adalah salah satu bagian dari petuah Nabi dan Tuhan-Nya yang diwanti-wanti dari sejak awal risalah Islam di turunkan di muka Bumi ini. Di Dunia Moderen ini, dimana kebutuhan seseorang telah dilayani dan digantikan oleh mesin sebagai wakil akan tenaga dan jiwa manusia, menjadikan manusia semakin terasing (alienasi) dan termarjinalkan dari keharmonisan akan kehidupan sosial. Karena mesin hanya bisa mengasihi apa yang diminta, tidak sampai ketahap “mengertiin”. Dengan sebab itu manusia menjadi bosan dan malas karena itu-itu saja biasanya, tidak bisa ketahap yang lebih “manusiawi”. Dengan kebosanan itu manusia butuh teman yang lebih ngertiin akan keadaan jiwanya. Teman walaupun sebagai pelarian dari kebosanannya, teman sebagai lawan curhatnya untuk menghilangkan kegundahannya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Persaudaraan merupakan suatu keniscayaan yang tidak bisa diganti dengan apa pun. Persaudaraan merupakan fitrah yang diberikan atas kebaikan Tuhan bagi manusia. Manusia adalah mahluk sosial, mahluk yang tidak bisa hidup sendirian-tanpa yang lainnya. Manusia tidak akan bisa hidup sendirian di dunia ini, karena itu memang bukan sifatnya. Insting manusia itu mengandaikan hidup bersama dengan sesama dan yang lainnya dengan tenang, damai dan harmonis. Itu semua tidak akan terwujud tanpa adanya sifat inklusifisme, yakni sifat menghargai dan tau diri bahwa kita hidup di dunia ini tidak sendiri dan tidak sama, melainkan berbeda satu dengan yang lainnya, oleh karena berbeda kita harus menghargai dan menghormati yang lain dari kita (The other). Tanpa ada yang mengganggu atau mengusiknya, yang semua mahluk membenci itu. Kami pikir itulah yang diidamkan oleh semua mahluk Tuhan, baik itu binatang yang hidup di Darat maupun di Laut, tumbuh-tumbuhan bahkan sampai pada mahluk goib pun sama menginginkan kehidupan di dunia ini dengan kehidupan yang damai tentram sejahtera. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dalam penulisan ini, penulis tidak ingin membahas apa yang diinginkan oleh mahluk selain manusia. Melainkan hanya manusia saja dalam kesempatan ini. Kehususnya kedamean yang diperoleh lewat persaudaraan. Yang mana ini merupakan sifat dasariyah manusia yang membutuhkan akan berdampingan dengan yang lainnya. Manusia benci kedirian itu dan sebaliknya suka akan kebersamaan. Kebersamaan yang saling mengertiin dan tertanamnya sifat toleran di jiwa yang tenang dalam diri masing-masing. Dalam kesempatan ini penulis akan mencoba menguraikan kedamean yang diperoleh lewat persaudaraan seiman saja. Tidak dalam konteks yang lainnya yang lebih universal. Insya Allah dalam kesempatan lain, penulis akan menulis yang lebih serius dalam pembahasan kedamean yang diperoleh lewat persaudaraan ini. Dalam hal ini penulis akan membahas masalah persaudaraan seiman saja, yang berkaitan dengan masalah; apa dan bagaimana gambarannya (abstraksi) dari persaudaraan seiman itu? Apa dan bagaimana cara untuk menjaganya supaya terjaga? &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Apa itu Ukhuwwah?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ukhuwwah secara literal dapat diartikan dengan “Persamaan dan Keserasian dalam banyak hal”. Oleh sebab itu persamaan karena keturunan juga bisa dinamakan dengan persaudaraan. Persamaan asal daerah atau asal negara juga bisa dinamakan dengan persaudaraan. Bahkan persamaan dalam sifat pun bisa dinamakan dengan persaudaraan. Ukhuwwah dilihat dari arti di atas, yakni persamaan atau keserasian, secara teoritis berarti meniadakan (nafi) atau mengosongkan “diri” dari identitas-identitas yang melekat dalam dirinya. Dalam artian universal ini tidak mengenal atau tidak pandang bulu; apa itu kepercayaannya, apa itu aliran idiologinya, apa itu keturunan darahnya, lo anak anak apa, lo anak siapa, berapa lo punya rumah, berapa punya mobil. Itu semua dinafikan. Yang terpenting itu ada kesamaan dan keserasian itu saudara kita. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Quraish Shihab dalam bukunya, Membumikan al-Qur’an menuliskan bahwa kata akh dalam bentuk mufrod juga bisa diartikan dengan teman atau sahabat. Dimana dalam Qur’an kata akh di sebut sebanyak 52 kali. Di sini kita tahu betapa Tuhan pun begitu mengapresiasi tentang persaudaraan ini. Terbukti dengan penyebutan kata akh yang lebih dari persyaratan banyak dalam ilmu Nahwu. Walaupun persaudaraan karena beragam sebab. Ada persaudaraan sebab keturunan dan ada juga sebab asal Negeri yang sama. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sedang kata akh dalam bentuk jama’, pak Quraish membagi menjadi dua. Pertama, menjadi kata Ikhwan, yang bisa diartikan atau diperuntukkan sebagai persaudaraan yang bukan karena anak kandung. Dan dalam al-Qur’an kata ini disebut sebanyak 22 kali. Di sini kita lihat betapa pentingnya persaudaraan itu, persaudaraan tanpa hubungan darah. Persaudaraan yang murni karena kesamaan sebagai manusia. Persaudaraan yang bukan karena apa dan siapa dirimu. Melainkan persaudaraan yang dilihat dari sebagai. Yakni sebagai manusia yang mempunyai penglihatan ke-manusiawiya-an. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Menjadi kata Ikhwah, yang diperuntukkan guna menyebut persaudaraan karena sebab keturunan. Kecuali dalam surat al-Hujarat: 10. Dimana kata Ikhwah ini dalam al-Qur’an disebut sebanyak 7 kali. Kita lihat di sini kata Ikhwan yang dikonotasikan dengan persaudaraan dengan sebab bukan keturunan lebih banyak disebut (22 kali) dari pada kata Ikhwah yang dikonotasikan dengan persaudaraan dengan sebab keturunan yang hanya disebut 7 kali. Ini mengandaikan bahwa persaudaraan dengan sebab bukan keturunan itu lebih banyak terjadi dan lebih urgen juga lebih rentan dengan keselekan. Juga karena kata Ikhwan berkonotasikan dengan persaudaraan karena kemanusiaan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Makna Ukhuwwah Islamiyyah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Di sini kiranya sudah jelas, bahwa siapa pun orang itu, dari mana pun asal negaranya selagi ia memeluk agama Islam, itulah saudara kita. Yang patut kita hormati, hargai dan kita tolong apabila memerlukannya. Tentu saja dalam keumuman ini tidak mengabaikan kepercayaan yang lainnya (the other faith). Tapi dalam pembahasan kali ini hanya ingin menguraikan persaudaraan yang dikarenakan sebab seiman saja. Hanya saja karena lebih berkesan dan bermakna. Selain karena ada persamaan seiman juga ini merupakan anjuran sekaligus perintah syara’. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Meskipun kedengarannya biasa-biasa atau enak-enak saja, dalam arti tidak ada permasalahan dalam istilah kata Ukhuwwah Islamiyyah, namun kalau dicermati lebih dalam dan lebih serius lagi, maka tentu saja bermasalah terutama ketika dialih bahasakan ke dalam bahasa Indonesia. Menyangkut sebagai apakah kedudukan kata Islamiyyah di situ ? Apakah sebagai kata Mudof Ilaih ? Atau sebagai kata ajektif ? itulah menjadi masalah, walaupun itu hanya sepele, itu dikarenakan belum ada kesepakatan “absolut”. Kalau misalnya kata Islamiyyah itu kedudukannya menjadi Mudof Ilaih, maka dapat diterjemahkan dengan kata “Persaudaraan antar sesama muslim”. Ini mirip dengan sebuah nama gerakan Islam yang muncul di Mesir yang dipimpin oleh Hasan al-Banna. Yaitu gerakan Ikhwan al-Muslimin. Di mana kalau kata Ukhuwwah Islamiyyah itu diterjemahkan “Persaudaraan antar sesama Muslim”, ini berarti menahikan umat yang lainnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dalam arti hanya melulu orang muslim saja. Tetapi kelebihannya di sini tidak melihat atau tidak membedakan muslimnya itu muslim yang beraliran apa. Semuanya masuk kedalam Persaudaraan Islam. Yang lebih terpenting adalah orang itu sudah melafalkan dua kalimat syahadat. Maka dengan sendirinya orang itu sudah masuk dalam lingkaran Persaudaraan Islam.&lt;br /&gt;Selanjutnya apabila kata Islamiyyah itu dijadikan ajektif, maka kata Ukhuwwah Islamiyyabisa diartikan dengan “Persaudaraan yang bersifat Islam” atau “Persaudaraan secara Islam”. Nah ini mengidentifikasikan lebih luas maknanya ketimbang yang pertama. Yang terakhir ini maknanya bisa merambah ke persaudaraan di luar seiman. Ini di tetapkan dan di tegaskan dengan kata “berifat” atau “secara” yang merupakan makna ajektif. Dan juga menunjukan bahwa persaudaraan selain seiman pun tidak menjadi masalah. Yang penting “bersifat Islami” atau “secara Islami”. Yakni “mengumbar” kedamean dan ketenangan. Inilah salah satu kelebihan agama Islam dibandingkan dengan agama yang lainnya. Inilah yang di gebar-gemborkan sang guru bangsa kita, Nurcholish Madjid. Meskipun dalam sejarahnya kita tahu bahwa Umat Islam selalu bertikai, peperangan dan pertumpahan darah sesama muslim. Ini jangan dikira karena ajaran islam yang “menyuruhnya”, ini terjadi melainkan karena ke-egoisan individu-individu masing-masing dalam rangka merebut kedudukan jabatan kekuasaan. Dan sampai sekarang pun di zaman kontemporer ini masih saja terjadi perbuatan yang tidak disuruh oleh Islam itu. Tentu saja itu perbuatan yang tidak Islami. Entah ini sepertinya orang-orang yang mewarisi perlakuan atau tingkah-laku orang dulu yang “bengis” itu. Perbuatan yang tidak Isalami (berontak, penumpahan darah dan merasa benar sendiri) yang terjadi zaman dulu itu kini diwarisi oleh orang-orang yang mengaku dirinya sebagai pembela Islam, orang yang merasa “saya lah yang paling benar”-yang lainnya salah”, orang-orang yang beraliran garis keras-fundamentalisme, yang berjubah-yang sok-sok Islami, padahal hati dan tingkah-lakunaya sunggug-sungguh jauh di balik ajaran atau syare’at Islam. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pak Quraish Shihab, dalam pengertian apakah Ukhuwwah Islamiyyah itu di terjemahkan kedalam bahasa Indonesia seperti apa, apaka “Persaudaraan antarsesama Umat Islam” atau “Persaudaraan yang bersifat Islam” atai “Persaudaraan secara Islam”. Beliau lebih memilih penerjemahan yang terakhir itu. Yakni “Persaudaraan secara Islam”. Karena lebih ramah sifatnya, dan kemudian dijadikan bahasa dalam pembangunan, “Kerukunan intern umat Islam”. Dimana ini merupakan bagian dari ajaran Ukhuwwah Islamiyyah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ukhuwwah sesuai dengan arti dasarnya “Persamaan” dalam Qur’an dan Hadits tercermin dalam 4 (empat) macam, pak Quraish membaginya. Yaitu: Pertama, Ukhuwwah fi al-‘ubudiyyah, yakni persaudaraan yang terjadi atau terjalin antara seluruh mahluk yang ada di dunia ini. Semuanya bersaudara, dalam artian ada persamaan meskipun dalam sifat. Semakin banyak persamaannya antara yang satu dengan yang lainnya, maka semakin kokoh pula persaudaraan itu. Persaudaraan yang didasari oleh rasa dan cinta merupakan faktor yang paling dominan dalam hal persaudaraan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Ukhuwwah fi al-Insaniyyah, yakni persaudaraan yang melibatkan manusia di seluruh dunia ini. Persaudaraan karena disebabkan keturunan, yakni dari keturunan Bapak dan Ibu yang satu. Ini merupakan suatu keniscayaan yang tidak bisa diutak-atik lagi keberadaannya. Ketiga, Ukhuwwah fi al-Wathaniyyah wa al-Nasab, yakni persaudaraan yang dikarenakan satu negara atau satu keturunan kandung (senasab). Ini merupakan hal yang biasa dan mesti terjadi selama masih waras. Keempat, Ukhuwwah fi din al-Islam, yakni persaudaraan yang terjadi hanya sesama muslim saja. Yang mana ini merupakan ajaran kahusus Tuhan dan Nabinya yang dilimpahkan kepada semua mahluknya di Dunia ini. Di mana hidup di Dunia ini berdampingan dengan yang lainnya, oleh karena itu kita dituntut untuk menghormati dan mengasihi kenyamanan terhadap yang lainnya. Juga dituntut saling ngerti dan ngertiin, saling kasih mengasihi-mengutamakan yang lainnya apabila mereka memerlukannya, walaupun diri kita kekurangan (QS; 59:9). &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana sikap kita agar persaudaraan itu tetap terjaga?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana pun dan apa pun itu harus ada kewaspadaaan dan trak-trik agar sesuatu itu bisa terjaga dan tetap langgeng. Persaudaraan merupakan satu “pusaka” yang sangat rentan sekali akan “virus” atau “kabar angin”. Kalau kita tidak bisa menjaganya kita akan terbunuh olehnya. oleh karena itu langkah-langkah untuk menjaga persaudaraan ini sangat penting. Bahkan nabi pun sangat ditekan oleh Tuhan untuk bisa mengertiin apa yang di rasakan oleh orang lain. Ini apa maksudnya kalau bukan karena semata-mata persaudaraan itu tetap langgeng dan kokoh. Dan cara memelihara persaudaraan itu secara tidak langsung telah diajarkan oleh Tuhan dalam semua ayatnya yang ada dan tersebar di Dunia ini. Baik yang tertulis atau pun yang tidak tertulis. Sedang yang tertulis dalam al-Qur’an sedikitnya disebutkan dalam surat ke 49: 9-13. tatacara bagaimana kita seharusnya memelihara persaudaraan itu biar tetap kokoh. Dan inilah yang sering di sitir oleh Cak Nur dalam berbagai da’wahnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Butir-butir penjaga itu berbunyi:&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;(1). Mendamaikan antara dua kelompok yang bertikai.&lt;br /&gt;(2). Harus adanya sikap saling menghormati, dengan tidak adanya sikap merendahkan golongan yang lainnya.&lt;br /&gt;(3). Harus mempunyai sikap rendah hati, dan mengakui bahwa dirinya salah dan orang lain ada benarnya.&lt;br /&gt;(4). Dilarang menghina sesama kaum beriman.&lt;br /&gt;(5). Dilarang memberi nama ejekan kepada orang lain, apalagi yang tidak di senangi.&lt;br /&gt;(6). Menjauhkan dari sifat perasangka buruk terhadap orang lain.&lt;br /&gt;(7). Dilarang mencari kesalahan orang lain.&lt;br /&gt;(8). Dilarang berbuat umpat, yakni membicarakan orang lain ketika orang yang dibicarakan itu tidak ada di tempat itu.&lt;br /&gt;(9). Kita diseru untuk selalu bertaqwa kepada Tuhan. Merasa bahwa kita selalu diawasi.&lt;br /&gt;(10). Kita dilarang membagi-bagi tingkatan manusia karena askriptif atau kenisbatan.&lt;br /&gt;(11). Menghindarkan diri saling menghina atau memperolok-olok yang lainnya (Qs,49:11). &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Itulah sedikitnya trik-trik untuk menjaga persaudaraan kita biar tetap langgeng. Yang terpenting dari semua itu ialah untuk tidak memastikan bahwa diri kita lah yang paling benar dan orang lain salah. Kita di tuntut untuk mempunyai sikap cadangan untuk mengakui bahwa mungkin orang lain itu benar. Menghilangkan sikap “Saya pasti benar dan orang lain pasti salah”. Itulah yang terpenting meski yang lainnya tidak kalah penting. Kita harus mempunyai sikap seperti apa yang di ungkapkan oleh Imam Hanafi, bahwa “Saya benar, tapi bisa salah; dan orang lain salah tapi bisa benar”. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Nabi bersabda yang telah diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari sahabat Ibn Umar, yang berbunyi: “Seorang Muslim bersaudara dengan Muslim yang lainnya. Ia tidak menganiyayanya, tidak pula menyerahkannya pada musuh. Barangsiapa yang memenuhi kebutuhan saudaranya, maka Allah akan memenuhi pula kebutuhannya. Siapa yang melapangkan satu kesulitan orang Muslim, Allah akan melapangkan pula satu kesulitan dar kesulitan-kesulitan yang dihadapi di hari kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-2230869988545088749?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/2230869988545088749/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/ukhuwwah-islamiyyah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/2230869988545088749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/2230869988545088749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/ukhuwwah-islamiyyah.html' title='UKHUWWAH ISLAMIYYAH'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-5991537400664092458</id><published>2008-10-23T04:07:00.001+07:00</published><updated>2008-10-23T04:08:27.412+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Tafsir'/><title type='text'>Tafsir bil Ma’tsur Jalaluddin Rahmat (Literatur Tafsir Indonesia)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;A. Pendahuluan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tafsir bil Ma’tsur Jalaluddin Rahmat (Literatur Tafsir Indonesia) &gt;&gt;&lt;/strong&gt; Tentunya kita semua akan bertanya-tanya apa yang mendorong Jalaluddin Rahmat menulis tafsir bil Ma’tsur ini. Menurut penjelasan beliau adalah bahwa sebuah gambar Kartopus, yang sangat mengesankan. Seorang gadis belia, berusia sekitar sepuluh tahun, berjilbab dan tersenyum manis. Ia memeluk al-Quran berukuran besar. Inilah generasi al-Quran bersamaan dangan kebangkitan islam, kita lihat minat generasi abad ini untuk mempelajari al-Quran. Tentunya banyak hal-hal yang menarik dari tafsir ini, konon Gladstone adalah seorang arsitek imprealism Inggris, pernah membawa al-Quran ke gedung parlemen. Sambil mengacung kan kitab suci itu, ia berkata : “selama orang-orang Mesir itu memegang buku ini detangan mereka, kita tidak akan menikmati kedamaian di negeri itu”. Hari ini yang memegang al-Quran bukan hanya orang-orang islam di Mesir, di Iran, presiden Rafsanjani mencium Endang, anak Indonesia, karena ia menegakkan rakyat Iran dengan qira’atnya yang indah.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Generasi abad ini adalah generasi al-Quran, tingakat kecintaan kepada al-Quran sudah sangat ekstrim, sehingga sebagian orang menganggap al-Quran saja sudah cukup, karena itu mereka menolak adanya sunnah yang dipandangnya selain tidak otentik juga membingungkan, sebagian lagi menafsirkan al-Quran tanpa bantuan ilmu-ilmu al-Quran. Tak jarang mereka manghasilakan penafisran yang aneh-aneh, dan akhirnya menafikan tafsir-tafsir yang lain. Sebagian lagi mngusulkan penafsiran kontekstual. Kita harus memahami ayat denga latar belakang historisnya. Kita harus melihat bahwa bagaimana Rasulullah dan para sahabatnya memahami ayat-ayat itu. Hampir semua orang setuju dengan cara ini, tetapi mereka kekurangan sumber rujukan. Tatkala umat islam sedang bersemangat kembali kepada al-Quran, Tafsir bil Ma’tsur merupakan penafsiran al-Quran dengan al-Quran lagi, atau dengan mengutip sabda Rasulullah, ucapan Sahabat dan Tabi’in (al-Dzahabi, al-Tafsir wal Mufasirun: 1 : 152).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan tafsir bil ma’tsur ini terdiri dari pendahuluan, daftar isi, kemudian penutup. Penulis tafsir ini dilakukan dalam beberapa cara yang nantinya akan dijelaskan pada pembahasan berikutnya kemudian di sisni akan dijalaskan sistematika tafsir panafsiran dari bil Ma’tsur tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;B. Biografi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalaluddin Rahmat adalah nama yang tak asing disebut dalam dunia ilmu pengetahuan di Indonesia. Pria kelahiran 29 Agustus 1949 ini lebih dikenal sebagai pakar komunikasi. Meski demikian, berbagai karya yang berkaitan dengan dunia keislaman, termasuk karya dengan tafsir al-Quran. Ayahnya dalah seorang aktifis islam di desanya. Ayahnya adalah seorang kiyai yang juga lurah desa. Akibat kemelut politik islam pada saat itu, ayahnya meninggalkannya dalam usia dua tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia meninggalkan desanya sejak masuk SMP di kota Bandung. Karena merasa rendah diri, kang Jalal menghabiskan masa remajanya di perpustakaan negeri peninggalan Belanda. Disinilah ia berkenalan dengan gagasan-gagasan besar para filosof, terutama Spinoza dan Nietzche. Sejumlah buku berbahasa arab ditinggalkan ayahnya dan kemudian di baca oleh kang Jalal. Dari sini ia berkenalan dengan Ihya’ Ulumuddin karya Imam Ghozali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelar kesarjanaannya di raih di jurusan penerangan Fakultas Publistik Universitas Padjajaran Bandung (1976). Dalam posisinya sebagai dosen, ia memperoleh beasiswa Fulbright dan masuk Lowa State University. Ia mengambil kuliyah komunikasi dan psikologi. Ia lulus dengan predikat magna cum laude. Karena mendapat perfact 4.0 grade point average. Sepulangnya dari Amerika, ia aktif mambina mahasiswa dan banyak memberikan kuliyah etika dan agama islam di ITB dan IAIN, serta berobsesi untuk mengkaji hubungan sains dan agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah karya telah di torehkan, beberapa diantaranya : Khutbah-khutbah di Amerika, Catatan Kang Jalal, Visi Media, Politik dan Pendidikan, Islam Aktual, Rafleksi Sosial seorang Cendekiawan Muslim, Islam Alternatif, Reformsi Sufistik, Psikologi Komunikasi, sampai pada tahun 1999 buku ini telah di cetak ulang sebanyak 14 kali, Tafsir bil Ma’tsur; Pesan Moral al-Quran, Meraih Cinta Ilahi;Pencerahan Sufistik, Rekayasa Sosial; Reformsi atau Revolusi?, Psikologi Agama; Sebuah Pengantar, dan masih banyak karya-karya yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang aktifis, ia menjadi ketua Dewan Syura IJABI (Ikatan Jamaa Ahli Bait Indonesia). Sosok yang sangat komunikatif dalam bertutur ini dikaruniai lima orang anak dan dua orang cucu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;C. Sistematika Tafsir&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tafsir bil Ma’tsur karangan Jalaluddin Rahnmat ini dala susunanhya pertama-tama dimulai dengan pendahuluan. Secara garis besasr dijelaskan tentang latar belakang tafsir tersebut ditulis, sehingga pada akhir kata mengajak kita semua untuk menetahui latar belakang dinalik ayat-ayat al-Quran, kemudian daftar isi yang tediri dari tema-tema tersebut tidak saling berkaitan antara satu sama yang lain, jadi tiap tema memliki pembahasan yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pendahuluan daftar isi kemudian lampiran. Dalam lampiran tersebut terdapat beberapa hadist yang berkaitan dengan ayat-ayat al-Quran yagn ditafsir oleh Jalaluddin Rahmwat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D. Sistematika Penafsiran&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistematika penafsiran Jalaluddin Rahmat ini tediri dari beberapa jilid, sistematikanya tidak berdasarkan urutan ayat al-Quran, tetapi lebih banyak berdasarkan pada pesan moral yang disampaikannya. Penulis berharap agar para pembaca dapat berpindah dari satu jilid ke jilid yang lain dengan mudah karena setip jilid adalah buku tersendiri. Dalam penulisan teks, tafsir ini ditulis dengan awali ayat-ayat al-Quran, terkemah, kemudian teks yang menjelaskan kandungan ayat ersebut. Berdasarkan tafsir yang saya ambil dari karangan Jalaluddin Rahmat ini, tafsir ini bentuknya sperti buku. Sistematika penafsiran dalam penulisan teks tidak berurutan namun dala buku tafsir (pesan moral al-Quran) ini diawali dengan Ta’udz beserta penafsiranya kemudian basmallah juga beserta penafsiran setelah itu ayat-ayat yang secara tidak berurutan. Tafisr bil Ma’tsur ini di tulis dengan menggunakan beberapa cara, diantaranya: menjelaskan ayat-ayat dengan Ababun Nuzul, mengutip peristiwa-peristiwa diluar zaman Nabi, yang digunakan para Mufasir untuk menerangkan kandungan makna al-Quran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tafir ini, juga terdapat beberapa hadis. Dalam lampitran-lampiran hadist tersebut ditulis berdasarkan tiga hal : 1. Otentisitas, kesahihan hadist. 2. Relevansi, kaitannya dengaaan pesan moral yang di kandung ayat al-Quran. 3. Aktualitas; kaitan pesan moral itu dengan keadaan umat islam sekarang .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits-hadis tersebut dikutip berdasarkan peristiwa-peristiwa pada zaman rasulullah, tentu saja pemilihan hadis itu dilakukan secara selektif bukan untuk membela mazhab tertentu seperti dituduhkan sebagian orang yang jahil. Tafsir ini lebih banyak mengandung pesan moral yang disampaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;E. Keistimewaan Tafsir&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari tafsir tersebut ada beberapa keistimewaan yang dapat kita temukan seperti :&lt;br /&gt;a). tafsir bil ma’tsur (pesan moral) ini mudah dipahami,dibaca karena tafsir ini menyerupai buku-buku bacaan.&lt;br /&gt;b). Dalam pemilihan ayat, tidak begitu panjang dan penafsirannyapun mudah untuk dicerna&lt;br /&gt;c). Sistematika penafsiran ini ditulis dengan asbabun-nuzul sehinggga dengan mudah kita akan mengetahui kandungan dari ayat-ayat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;F. Penutup&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melihat tafsir bil ma’tsur karangan Jalaludin Rahmat ini, bahwa dalam tafsir ini banyak mengandung pesan-pesan moral yang disampaikan. Selain itu jugadalam tafsirnya bisa dilihat bahwa tafsir ini mudah dibaca dan dipahami karena bentuknya seperti buku bacaan biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tafsirnya yang juga terdapat beberapa hadits dalam lampiran yang tidak dicantumkan dalam alur tulisan agar membacanya secara sinambung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tafsir karangan Jalaludin Rahmat ini, kita juga dapat mengetahuio beberapa metode yang ditulis daklam penafsirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku tafsir ini ditulis oleh Jalaludin Rahmat untuk mereka yang ingin mengetahui latar belajang dibalik ayat-ayat al-qur’an, kepada mereka yang ingin memahami ayat al-qur’an dalam bingkai kemanusiaan, yang ingin menghakimi dunia dengan pesan moral abadi dari firman Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-5991537400664092458?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/5991537400664092458/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/tafsir-bil-matsur-jalaluddin-rahmat.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/5991537400664092458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/5991537400664092458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/tafsir-bil-matsur-jalaluddin-rahmat.html' title='Tafsir bil Ma’tsur Jalaluddin Rahmat (Literatur Tafsir Indonesia)'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-7081215873669491155</id><published>2008-10-23T03:56:00.004+07:00</published><updated>2008-10-23T04:02:03.587+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Tasawuf'/><title type='text'>Pengertian dan Asal-usul Tasawuf</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;1. Pengertian dan Asal-usul Tasawuf&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menurut bahasa, istilah tasawuf berasal dari kata shaf, shuf, dan shuffah. Allah berfirman, “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan (shaffan) yang teratur seakan-akan mereka seperti bangunan yang tersusun kokoh.”&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jika dilihat dari asal kata shaf, maka tasawuf berarti menyusun barisan di jalan Allah. Shuf adalah bulu domba yang sering digunakan oleh pemimpin Yahudi dan Kristen sebagai simbol kesederhanaan. Jika ditinjau dari asal kata shuf, maka tasawuf berarti hal yang identik dengan kesederhanaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shuffah adalah tempat duduk kecil yang terbuat dari kayu atau batu yang digunakan oleh para sahabat Nabi saw sehingga mereka disebut Ahlus-shuffah. Tasawuf diyakini berasal dari kebiasaan para sahabat Nabi saw tersebut. Kesimpulannya, tasawuf adalah barisan-barisan yang senantiasa berada di jalan Allah dan hidup sederhana dengan mencontoh teladan para sahabat Nabi saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa ulama yang telah mendefinisikan istilah tasawuf, antara lain: Abu Muhammad al-Jariri, al-Kattani, al-Ruwaim, Dzun-Nun al-Mishri, dan al-Junaid. Abu Muhammad al-Jariri berkata, “Tasawuf adalah memasuki akhlak yang baik dan keluar dari akhlak yang buruk.” Al-Kattani berkata, ”Tasawuf adalah akhlak. Barangsiapa bertambah baik akhlaknya, bertambah baik pula tasawufnya.” &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Al-Ruwaim berkata, “Tasawuf adalah membiarkan diri bersama Allah menurut apa yang dikehendaki-Nya.” Sedangkan Dzun-Nun al-Mishri berkata, “Sufi adalah orang yang tidak berpayah-payah meminta dan tidak kecewa oleh penolakan.” Jadi, tasawuf bisa didefinisikan sebagai pendidikan tentang bagaimana seorang hamba harus berakhlak mulia serta menyerahkan urusannya kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Maqamat dan Ahwal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menurut bahasa, maqamat berarti tahapan. Sedangkan menurut istilah, maqamat adalah tahapan rohani yang ditempuh oleh para salik untuk mendekatkan diri kepada Allah. Sedangkan ahwal adalah keadaan mental yang dirasakan oleh para salik sebagai anugerah dari Allah. Maqam merupakan usaha, sedangkan hal merupakan anugerah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Abu Nasr al-Sarraj berkata, “Maqam adalah kedudukan menusi di sisi Allah yang masuk ke hati, sesuatu yang dirasakan karena ketulusan mengingat Allah.” &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa istilah dalam maqamat dan ahwal, yaitu: tobat, wara’, zuhud, faqir, sabar, tawakal, rida, mahabbah, dan makrifat. Tobat. Orang yang menempuh jalan sufi terlebih dahulu harus bertobat dari dosa yang dilakukan oleh anggota badan ataupun tersembunyi dalam hati. Wara’. Meninggalkan segala sesuatu yang syubhat. Zuhud. Mengosongkan hati dari cinta terhadap dunia. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Faqir. Kesadaran bahwa ia hanya membutuhkan Allah. Sabar. Bersabar dalam menjalankan perintah, meninggalkan larangan, dan atas nikmat yang diberikan oleh-Nya. Tawakal. Menyerahkan segala sesuatunya kepada Allah. Rida. Menerima dengan senang hati segala apa yang ditakdirkan Allah. Mahabbah. Mencintai Allah. Makrifat. Mengenal Allah ‘seutuhnya’, disebut juga tajalli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Takhalli, Tahalli, dan Tajalli&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Takhalli berarti mengosongkan jiwa dari sifat-sifat buruk, seperti: sombong, dengki, iri, cinta dunia, riya’, dan sebagainya. Tahalli berarti menghiasi jiwa dengan sifat-sifat mulia, seperti: kejujuran, kasih sayang, tolong menolong sabar, ikhlas, dan sebagainya. Setelah menempuh takhalli dan tahalli, sampailah para pengamal tasawuf kepada maqam tajalli. Menurut bahasa, tajalli berarti pernyataan atau penampakkan. Sedangkan menurut istilah, tajalli adalah terbukanya tabir yang menghalangi hamba dengan Tuhan sehingga hamba menyaksikan tanda-tanda kekuasaan-Nya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ahli tasawuf berkata bahwa tasawuf dalah menjalani takhalli, tahalli, dan tajalli. Jalan yang ditempuh oleh para sufi adalah jalan takhalli, tahalli, dan tajalli. Mengosongkan jiwa dari sifat buruk, menghiasi jiwa dengan akhlak yang baik dan bertujuan untuk menyaksikan dengan penglihatan hati bahwa Tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasul-Nya. Manfaat dari takhalli dan tahalli adalah mempererat tali silaturahim antar-umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Hasil Observasi Tarekat Qadiriyyah Naqsyabandiyyah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;4.1 Pendahuluan&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah hasil observasi dan wawancara mengenai pengajian Tarekat Qadiriyyah Naqsyabandiyyah yang dipimpin oleh Beben Muhammad Abbas atau Ust. Beben yang kami wawancarai mengenai Tarekat Qadiriyyah Naqsyabandiyyah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Acara dilaksanakan di kediaman H. Mulyono yang dimulai setelah salat magrib hingga tengah malam dengan diiringi zikir. Acara manaqiban dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran beserta terjemahnya, pembacaan tanbih atau wasiat dari mursyid, pembacaan doa tawassul, dan ceramah yang dibawakan oleh Ust. Beben. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;4.2 Struktur Anggota Tarekat Qadiriyyah Naqsyabandiyyah&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Berikut ini adalah struktur anggota Tarekat Qadiriyyah Naqsyabandiyya di kediaman Bapak H. Mulyono.&lt;br /&gt;Ketua yayasan : H.A Dradjat&lt;br /&gt;Wakil ketua yayasan : H. Mulyono dan Zulkifli, SE.&lt;br /&gt;Sekretaris : Nadi Mape&lt;br /&gt;Bidang ilmu dan dakwah : Ust. Sudjana&lt;br /&gt;Shahibul-Bait : H. Mulyono dan Hj. Nilaningrum&lt;br /&gt;Alamat : Pinang Griya Permai C 97 RT 9 RW 5 Ciledug, Tangerang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;4.3 Tasawuf dan Tarekat&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tasawuf dan tarekat merupakan dua hal yang sangat berkaitan. Tasawuf adalah ilmu tentang tarekat yang bersifat teoritis, sementara tarekat adalah jalan yang harus ditempuh dalam pengamalan tasawuf yang bersifat praktis dan pengamalan. Jadi, seseorang tidak dapat bertasawuf tanpa tarekat dan tidak dapat bertarekat tanpa tasawuf. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tasawuf dan tarekat merupakan jalan untuk mencapai jiwa yang pada akhirnya akan mendapat rida Allah. Orang yang tidak mengikuti tarekat jelas berdosa karena ia tidak jelas ke mana tujuan hidupnya. Agar tetap istiqâmah dalam menjalankan perintah Allah, sebagian umat Islam mengikuti pengamalan tarekat seperti yang dipimpin oleh Beben Muhammad Abbas. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Istilah ‘tasawuf’ dan ‘tarekat’ memang tidak ada pada zaman Nabi saw. Namun, esensi ajaran tasawuf merupakan ajaran Islam itu sendiri, mengajarkan manusia untuk tidak bergantung pada hal-hal yang bersifat keduniaan. Jadi, tasawuf dan tarekat bukan termasuk bid’ah karena hanya istilahnya saja yang tidak ada di zaman Nabi saw. Dengan demikian, menurut pandangan kaum Sufi, Nabi saw ialah Pemuka para Sufi. Salah satu kelompok pengamalan tarekat ini adalah Tarekat Qadiriyyah Naqsyabandiyyah. Dinamakan demikian karena pendirinya adalah Syekh Abdul Qadîr Jaylâni dan muridnya, Syekh Naqsyabandî..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;4.4 Mursyîd&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah kelompok tarekat, ada seseorang yang disebut mursyîd, yaitu guru besar yang menjadi panutan dalam suatu jamaah tarekat. Mursyîd dalam Tarekat Qadiriyyah Naqsyabandiyyah ialah Shahîbul-Wafâ’ Tajul-‘Arifîn atau Abah Anom, pimpinan Pondok Pesantren Suryalaya, Tasikmalaya yang diyakini oleh para jamaah Tarekat Qadiriyyah Naqsyabandiyyah sebagai kekasih Allah karena semasa hidupnya beliau tidak pernah melakukan dosa, terutama mendurhakai orangtua. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada syarat tertentu berkenaan dengan pengangkatan seorang mursyîd, kecuali Islam, berakal, balîgh, dan sudah di-talqîn. Mursyîd, yang hanya ada satu orang dalam sebuah jamaah tarekat, dipilih secara spontan oleh para ikhwân. Pengangkatan seorang mursyîd bergantung pada penilaian dan pandangan para ikhwân. Jika ada seseorang mengaku atau menajukan diri sebagai mursyîd, maka ucapannya tertolak karena hal itu merupakan suatu kesombongan yang jelas-jelas bertentangan dengan Alquran dan Sunah Nabi saw.. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana sikap seorang murid kepada gurunya, para ikhwân pun sangat menghormati mursyîd karena beliau adalah yang dianggap paling berilmu di antara para jamaah dan tidak ada unsur pengkultusan di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;4.5 Manâqib&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Manâqib adalah mengisahkan kembali kehidupan para kekasih Allah untuk diambil hikmah dan dijadikan teladan. Dalam Tarekat Qadiriyyah Naqsyabandiyyah, dikisahkan Manâqib Syekh ‘Abdul Qâdir Jaylâni karena beliau telah dianggap sebagai kekasih Allah dan pelanjut Nabi saw.&lt;br /&gt;Manâqib diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Alquran, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan nasihat-nasihat (tanbih) yang dinisbatkan kepada Sang Mursyîd. Setelah itu, dilanjutkan dengan doa kepada Allah dengan ber-tawassul kepada Syekh ‘Abdul Qâdir Jaylâni, Syekh Naqsyabandî, dan Sang Mursyîd dan diakhiri dengan pembacaan otobiografi Syekh ‘Abdul Qâdir Jaylâni. Tujuannya adalah untuk membangun akhlak yang lebih baik. Salah seorang penyusun kisah-kisah manâqib Syekh ‘Abdul Qâdir Jaylâni ialah Ja’far Barzanjî. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dalam manâqib, terdapat kisah-kisah yang tidak logis. Misalnya, kisah seekor unta yang berbicara kepada Syekh ‘Abdul Qâdir Jaylâni. Namun, menurut Ust. Beben, hal tersebut merupakan suatu karâmah yang Allah berikan kepada kekasih-Nya. Wajib bagi para ihkwân meyakini kisah-kisah tersebut meskipun tetap diperbolehkan untuk mempertanyakan kebenarannya. Manâqib diadakan di rumah karena jika diadakan di mesjid, tidak semua orang sepaham dengan mereka, justru hal itu akan menimbulkan perpecahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;4.6 Menjadi Ikhwân Tarekat&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi ikhwân, seseorang diwajibkan terlebih dahulu di-talqîn di hadapan para jamaah. Talqîn merupakan janji setia kepada sorang syekh, sama halnya dengan baiat. Semua orang Islam yang berakal dan baligh boleh di-talqîn. Setelah di-talqîn, terjadilah apa yang disebut dengan rabîthah, yakni keterikatan terhadap amanat Sang Mursyîd. Dalam sejarah, Nabi Muhammad saw. Sebagaimana para sahabat tidak sedikit yang mengingkari baiat, para ikhwân pun demikian. Akibatnya, orang tersebut tidak memiliki pegangan yang kuat. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Talqîn tidak menyebabkan pengkultusan karena semata-mata janji setia untuk bersama-sama menegakkan Kalimah Tauhid. Setelah dipastikan seorang mursyîd adalah kekasih Allah, maka mursyîd dapat memberikan syafâat pada Hari Kiamat kepada para muridnya dengan seizin Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;4.7 Wirid&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengamalannya, ada pembacaan wirid atau zikir-zikir yang dilakukan secara jahr dan menggoyang-goyangkan kepala ke atas (sambil mengucapkan “lâ”), kanan (sambil mengucapkan “ilâha”), kiri (sambil mengucapkan “illâ”), dan ke bawah (sambil mengucapkan “Allâh”). Maknanya adalah pengakuan bahwa tidak ada yang layak untuk disembah kecuali Allah. Inilah yang menjadi dasar Tarekat Qadiriyyah Naqsyabandiyyah. Setelah melakukan ritual tersebut, timbullah ketenangan dalam hati. Para ikhwân pun bertasbih dengan mengetukkan tangan ke lantai. Maknanya adalah supaya lisan dan hati senantiasa mengingat Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4.8 Kesimpulan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Selama Tarekat Qadiriyyah Naqsyabandiyyah, atau aliran apapun, masih berdiri dalam keyakinan akan ke-Esaan Allah dan kepamungkasan kerasulan Muhammad saw, maka hal itu sah-sah saja. Tidak ada alasan untuk menghentikan ritual-ritual mereka. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Para pendahulu Tarekat Qadiriyyah Naqsyabandiyyah pun sangat berjasa dalam mengusir penjajahan dari negara Indonesia dan sepatutnyalah kita berterima kasih atas jasa mereka dan bersyukur kepada Allah SWT karena Dia telah menjadikan mereka sebagai salah satu penyelamat bangsa. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-7081215873669491155?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/7081215873669491155/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/pengertian-ilmu-tasawuf.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/7081215873669491155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/7081215873669491155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/pengertian-ilmu-tasawuf.html' title='Pengertian dan Asal-usul Tasawuf'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-2563004090352026703</id><published>2008-10-23T03:49:00.002+07:00</published><updated>2008-10-23T03:51:19.458+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Ekonomi'/><title type='text'>Neraca Perekonomian</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;A. Pokok permasalahan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kondisi perekonomian dalam negeri dewasa ini berada dalam ketidakseimbangan dan ketidakadilan dalam penguasaan aset-aset ekonomi dan kekayaan.&lt;br /&gt;Dengan demikian, maka muncul permasalahan bagaimana cara untuk mengatasi masalah – tersebut!&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;B. Pembahasan Masalah &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;1. Minyak Bumi&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Meningkatnya kebutuhan BBM di dalam negeri mengakibatkan menurunnya ekspor dan melonjaknya impor minyak bumi. Kondisi ini tidak terlepas dari relatif stagnannya produksi minyak bumi di tanah air. Demikian juga karena produksi minyak bumi di tanah air sebagian besar dilakukan oleh kontraktor asing, maka pengeluaran jasa-jasa minyak bumi pun ikut meningkat. Selama periode sebelum krisis, transaksi minyak bumi dan hasilnya selalu surplus. Namun selama periode setelah krisis transaksi minyak bumi dan hasilnya menjadi defisit. Perubahan ini menunjukkan indikasi bahwa Indonesia akan menjadi net importing oil country. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengurangi kebutuhan BBM di dalam negeri dibutuhkan upaya-upaya untuk mengurangi konsumsi BBM (konservasi) dan memanfaatkan sumber energi alternatif (diversifikasi). Upaya konservasi dan diversifikasi berkaitan dengan kebijakan harga BBM dan kemajuan teknologi. Selama harga BBM ditetapkan terlalu murah maka konsumen tidak akan terdorong untuk menggunakan peralatan yang hemat energi dan memanfaatkan sumber energi alternatif (seperti batu bara atau panas bumi). Selain itu berkaitan dengan devisa; upaya-upaya diversifikasi dapat dilakukan juga dengan memanfaatkan sumber-sumber energi yang tidak diekspor untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;2. Non Migas&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Perdagangan komoditi non migas dapat didasarkan pada SITC (Standard International Trade Classification) ataupun pada ISIC (International Standard Industrial Classification). Dari data transaksi perdagangan dunia, dapat disimpulkan bahwa untuk negara-negara berpendapatan rendah, nilai impor barang-barang industri manufaktur mengalami penurunan, sebaliknya untuk negara-negara berpendapatan menengah, nilai impor produk industri manufaktur meningkat. Secara teoritis dikatakan bahwa semakin tinggi pendapatan per kapita, keunggulan komparatif bergeser dari kegiatan primer (pertanian &amp;amp; pertambangan) ke kegiatan sekunder (industri manufaktur) dan tersier (jasa-jasa). Namun demikian meskipun ekspor produk industri dapat meningkat, tetapi disertai juga dengan kenaikan impor. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hal yang menarik untuk dicermati adalah untuk Amerika Serikat, dimana mengalami defisit pada transaksi produk industri manufakturnya. Pada tahun 2001, nilai ekspor negara ini mencapai US$ 599,3 milyar, sementara nilai impornya sebesar US$ 908,7 milyar. Kondisi ini mengisyaratkan bahwa negara maju seperti AS pun belum tentu memiliki keunggulan komparatif dalam industri manufakturnya. AS tampaknya lebih menggenjot sektor pertaniannya melalui pemberian subsidi, sehingga transaksi perdagangan sektor pertanian AS malah mengalami surplus. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Secara umum neraca perdagangan bahan makanan Indonesia (ISIC 31) masih mengalami surplus. Namun demikian apabila diteliti lebih dalam terlihat untuk perdagangan tanaman bahan pangan (beras, jagung, kacang kedelai, gandum), hasil peternakan (susu, daging) dan gula selalu mengalami defisit. Neraca perdagangan bahan makanan mengalami surplus karena komoditi ekspor berupa ikan, minyak nabati (CPO), kopi, kakao dan teh (lihat dalam sub topik Pertanian di atas). &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sebelum krisis ekspor kulit, tekstil, pakaian jadi, sepatu dan sandal (ISIC 32) memegang peranan penting sebagai sumber devisa negara. Perkembangan ini tidak terlepas dari industri padat karya buruh tidak trampil (unskilled labor intensive) yang menjadi faktor keunggulan komparatif bagi negara-negara sedang berkembang seperti Indonesia. Namun demikian sejak krisis ekspor ISIC 32 cenderung mengalami penurunan. Penurunan kinerja ekspor ISIC 32 tersebut tidak terlepas dari masalah yang menyangkut perburuhan; kenaikan upah (UMP) dan hubungan industrial yang kurang harmonis serta maraknya penyelundupan pakaian bekas dari berbagai negara. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ekspor kayu dan furnitur kayu (ISIC 33) inipun merupakan salah satu andalan sumber devisa bagi Indonesia. Kondisi ini tidak terlepas juga dari keunggulan komparatif yang dimiliki Indonesia di luar tenaga kerja yaitu berupa sumber daya alam (natural resources intensive). Namun demikian sejak krisis, kinerja ekspor ISIC 33 cenderung mengalami penurunan. Kondisi ini tidak terlepas dari masalah kelangkaan bahan baku. Untuk itu perlu dipikirkan untuk menggunakan bahan baku alternatif selain kayu yang berasal dari hutan, misalkan kelapa dan karet yang sudah tua. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Nilai ekspor pulp dan kertas ISIC 34 mengalami kenaikan yang cukup pesat. Namun demikian kinerja ekspor ke depan dapat menghadapi berbagai kendala seperti kredit macet (seperti yang dialami oleh Asia Pulp &amp;amp; Paper) dan pencemaran lingkungan hidup. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Neraca perdagangan bahan kimia, karet sintetis dan serat buatan (ISIC 351-352) selalu mengalami defisit. Apalagi dihadapkan pada berbagai permasalah industri kimia di dalam negeri seperti kasus PT. Chandra Asri dan PT. Texmaco semakin memperberat upaya-upaya untuk mendorong ekspor komoditi ini. Namun demikian potensi pengembangan masih ada, terutama jika melihat ketertarikan PMA pada industri ini. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Setelah krisis ekspor barang galian bukan logam dan bukan migas seperti kaca, gelas dan semen (ISIC 36) mengalami peningkatan; kondisi ini tidak terlepas dari adanya kelebihan pasokan semen di dalam negeri sehingga didorong untuk diekspor. Namun demikian perlu disadari bahwa semen ini tidak dapat dijadikan komoditi ekspor unggulan Indonesia karena volume ekspor besar tetapi harga murah (bulky). Semen lebih banyak ditujukan untuk mengisi pasar domestik. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Komoditi elektronika, mesin dan alat pengangkutan (ISIC 38) sejak krisis mengalami perkembangan yang pesat sebagai sumber devisa negara. Selama periode 1998-2002, ekspor ISIC 38 sudah mampu mengungguli ekspor ISIC 32. Ke depan industri dalam kelompok ISIC 38 terutama elektronika perlu dikembangkan lebih lanjut. Berbicara mengenai industri ISIC 38 sebenarnya tidak bicara mengenai produk, melainkan berbicara masalah proses produksi dan komponen. Di Asia, negara-negara yang sudah benar-benar surplus dalam perdagangan ISIC 38 adalah Jepang, Korea dan Taiwan. Negara lain meskipun ekspornya besar, namun disertai juga impor (komponen) yang tinggi; sehingga lebih mengarah pada industri perakitan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Saat ini tidak ada negara di dunia yang menghasilkan produk ISIC 38 dengan menggunakan semua komponen yang berasal dari dalam negeri. Sebagian besar komponen yang digunakan berasal dari negara lain (outsourcing). Oleh karena itu Indonesia mempunyai kesempatan untuk mengembangkan industri komponen tertentu sesuai dengan keunggulan komparatif yang dimiliki. Pengembangan industri komponen di dalam negeri tidak terlepas dari peranan Transnational Corporation (TNC) dalam membuka akses pasar baik di negara asal (home country) TNC, pasar regional maupun pasar global serta mampu menciptakan network di dunia.&lt;br /&gt;Kinerja ekspor mainan anak-anak, perhiasan dan peralatan musik (ISIC 39) cukup baik dan bahkan lebih tinggi dari ISIC 36. Namun demikian nampaknya industri ISIC 39 ini kurang mendapatkan perhatian meskipun Indonesia memiliki potensi, sehingga tidak mampu berkembang. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kutipan: Kodrat Wibowo, SE Phd&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kesimpulan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negeri ini memiliki potensi yang sangat besar dan dalam pengembangan sumber daya alam ini akan mampu bersaing dengan negara – negara maju, jika didukung oleh sumberdaya yang berkwalitas.&lt;br /&gt;Dalam hal ini pemerintah harus lebih memperhatikan sektor – sektor perekonomian yang memiliki potensi dan menjadikan perekomonian tersebut lebih fleksibel agar menjadi perekonomian yang mempunyai daya saing tinggi.&lt;br /&gt;Dengan demikian akan mengantarkan negeri ini menjadi negara yang maju&lt;br /&gt;Dan mencapai kemakmuran dengan tingkat stabilitas sosial yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-2563004090352026703?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/2563004090352026703/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/neraca-perekonomian.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/2563004090352026703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/2563004090352026703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/neraca-perekonomian.html' title='Neraca Perekonomian'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-5883199481361193413</id><published>2008-10-23T03:45:00.000+07:00</published><updated>2008-10-23T03:46:11.104+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Jurnalistik'/><title type='text'>KEBEBASAN PERS</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Transformasi Indonesia kedalam suatu system bernegara yang lebih demokratis, telah banyak membuahkan perubahan-perubahan yang signifikan dalam kehidupan rakyat Indonesia. Adapun perubahan-perubahan itu bukan berarti tanpa pergesekan antara nilai-nilai lama dan nilai-nilai baru, yang kadang tereskalasi menjadi suatu masalah sosial dan hukum. akan tetapi bagaimanpun juga halangan dan masalah yang terjadi dalam proses perubahan biarlah tetap menjadi bagian dalam suatu proses alamiah perjalanan suatu system bernegara menuju kearah yang lebih baik. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kebebasan pers tidak terelakan lagi menjadi suatu unsur penting dalam pembentukan system bernegara yang demokratis, terbuka dan transparan. Pers sebagai media informasi merupakan pilar keempat demokrasi yang berjalan seiring dengan penegakan hukum, untuk terciptanya keseimbangan dalam suatu negara. Oleh karena itu sudah seharusnya jika pers sebagai media informasi dan juga seiring menjadi media koreksi di jamin kebebasan ya dalam menjalankan profesi kewartawananya.hal ini penting untuk menjaga obyektifitas dan transparansi dunia pers, sehingga pemberitaan dapat di tuangkan sebenar-benarnya tanpa ada rasa takut atau di bawah ancaman. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, perlu di sadari bahwa insan pers tetaplah warga negara biasa yang tunduk terhadap hukum yang berlaku di Indonesia. Dalam hal ini asas persamaan dalam hukum yang berlaku di Indonesia equality before the law tetap berlaku terhadap semua semua warga negara Indonesia termasuk para wartawan, yang notabene adalah insan pers. Dengan demikian para insan pers di Indonesia tidak dapat di kecualikan atau memiliki kekebalan sebagai subyek dari hukum pidana dan harus tetap tunduk terhadap kitab undang-undang hukum pidana yang berlaku di Indonesia. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi hal tersebut bukan berarti kebebasan pers telah di kekang oleh undang-undang. Justru, konsep berfikir yang harus di kembangkan adalah perangkat undang-undang tersebut di buat dan di berlakukan untuk tujuan pers yang seimbang, transparan dan profesional. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-5883199481361193413?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/5883199481361193413/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/kebebasan-pers.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/5883199481361193413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/5883199481361193413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/kebebasan-pers.html' title='KEBEBASAN PERS'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-2031828315839040559</id><published>2008-10-23T03:30:00.002+07:00</published><updated>2008-10-23T03:34:06.562+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Dakwah'/><title type='text'>Filsafat Dakwah</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Pendahuluan &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ketika berbicara tentang filsafat dakwah maka akan muncul beberapa pertanyaan antara lain, apakah dakwah itu? Apakah tujuan dakwah itu? Apakah dakwah diperlukan bagi manusia? Apa akibatnya kalau dakwah itu tidak ada? Apakah hakikat tujuan dakwah, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan-pertanyaan itu semua berpangkal pada problem ontologism, yaitu apa yang hendak diketahui atau esensi yang hendak dikaji. Dakwah juga merupakan sebuah realitas. Sebagai realitas, dakwah dapat dikaji dari sudut pandang psikologis, historis, sosiologis, politis, antropologis dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Filsafat Dakwah &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Sebelum membicarakan filsafat dakwah kiranya perlu di ulang kembali apa yang dimaksud dengan filsafat. Filsafat berasal dari bahasa Arab falsafah. Kata falsafah ini diserap dari bahasa Yunani phylo yang berarti cinta atau suka dan Sophia yang berarti hikmat, dengan demikian phylosophia berarti “suka akan hikmat” atau kebijaksanaan. Dalam perkembangannya filsafat berarti ilmu pengetahuan yang berusaha mempelajari segala sesuatu secara kritis yang mendalam. Filsafat mempelajari sesuatu objek kajian yang sedalam-dalamnya sampai keakar-akarnya, bahkan sampai menemukan hakikat sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filsafat dakwah adalah filsafat yang berhubungan dengan hal-hal yang berkaitan dengan dakwah sebagai relasi dan aktualisasi imani manusia dengan agama Islam, Allah dan alam. Filsafat dakwah juga berarti ilmu pengetahuan yang mempelajari secara kritis dan mendalam tentang dakwah dan respon terhadap dakwah yang dilakukan oleh para dai atau mubaligh, sehingga orang yang didakwahi dapat menjadi manusia-manusia yang baik dalam arti beriman, berakhlak mulia seperti yang diajarkan oleh islam dan pada gilirannya dapat melakukan kerja pembangunan (islah), membangun kehidupan yang damai, harmonis dan sejahtera dalam rangka mewujudkan kerahmatan Allah di dunia. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian filsafat dakwah akan mempelajari secara kritis dan mendalam mengapa ajaran dan nilai-nilai Islam perlu dikomunikasikan, disosialisasikan, dididikan dan diamalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kerja filsafat dakwah adalah mengumpulkan pengetahuan tentang dakwah sebanyak-banyaknya, kemudian dianalisis, dibandingkan, dikritisi untuk menemukan hakekat dakwah tersebut. Dengan kata lain dengan mengumpulkan pengetahuan tentang dakwah itu, diharapkan dapat memberikan jawaban secara tepat tentang apa, mengapa, dan bagaimana dakwah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filsafat dakwah juga akan mempelajari mengapa jiwa manusia perlu dibersihkan dari pengaruh hawa nafsu yang buruk, mengapa pikiran manusia perlu dibebaskan dari hal-hal yang irrasional, mengapa kemanusiaan perlu ditumbuh-kembangkan? &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Obyek formal filsafat dakwah adalah mempelajari bagaimana hakikat dakwah. Apa hubungannya antara dakwah dengan makna rahmatan lil ‘alamin, dengan fungsi kekhalifahan, dengan kemanusiaan, dengan larangan syirik, menumpuk harta kekayaan, riba dan melakukan amal kebajikan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun pada mulanya dakwah berarti mengajak, tapi secara praktis (sosiologis dan historis), dakwah pada zaman Nabi saw ternyata dakwah bukan hanya sekedar menyeru dan mengajak. Lebih dari itu, dakwah juga melakukan upaya-upaya secara Islami, manusiawi namun efektif dalam rangka membentuk akhlak manusia. Sehingga di jazirah Arab dapat diciptakan kehidupan yang manusiawi, damai-harmonis, serasi dalam lingkungan yang kondusif dan melegakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obyek material filsafat dakwah adalah manusia yang menjadi subyek (da’i) dan obyek (mad’u) dalam proses dakwah, Islam sebagai pesan dakwah dan lingkungan di mana manusia akan mengamalkan dan menerapkan ajaran dan nilai-nilai Islam serta Allah yang menurunkan Islam dam memberikan takdirnya, yang menyebabkan terjadinya perubahan keyakinan, sikap dan tindakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena dakwah merupakan proses interaktif antara manusia, agama Islam, Allah dan lingkungan, maka ruang lingkup kajian filsafat dakwah sangat luas, yaitu seluas pemahaman dan wilayah aktifitas keimanan, keislaman dan keihsanan manusia dalam lingkungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan dakwah adalah mempertemukan fitrah manusia dengan agama atau menyadarkan manusia supaya mengakui kebenaran Islam dan mau mengamalkan ajaran Islam sehingga menjadi orang baik. Menjadikan orang baik berarti menyelamatkan orang itu dari kesesatan, dari kebodohan, dari kemiskinan dan dari keterbelakangan. Oleh karena itu sebenarnya dakwah bukan berarti kegiatan mencari atau menambah pengikut, tapi kegiatan yang mempertemukan fitrah manusia dengan isalam atau menyadarkan orang yang didakwahi tentang perlunya bertauhid dan berperilaku baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penutup&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara ringkas ruang lingkup filsafat dakwah paling tidak meliputi empat hal yang selalu punya kaitan erat. Yaitu:&lt;br /&gt; Manusia sebagai pelaku (subyek) dakwah dan manusia sebagai penerima (obyek) dakwah.&lt;br /&gt; Agama Islam sebagai pesan atau materi yang harus disampaikan, diimani serta diwujudkan dalam realitas (diamalkan) di masyarakat.&lt;br /&gt; Allah yang menciptakan manusia dan alam, sebagai Rab yang memelihara alam dan menurunkan agama Islam serta menentukan terjadinya proses dakwah. Dan&lt;br /&gt; Lingkungan, yaitu alam (bumi dan sekitarnya) tempat terjadinya proses dakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Pustaka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Yuyun Suriasumantri, Ilmu Dalam Perspektif, (Jakartra: Yayasan Obor Indonesia dan Leknas LIPI, 1982), h. 5-10&lt;br /&gt;2. Muhammad Quthub, Islam Agama Pembebas, penerj. Fungky Kusnaedi Timur, (Yogyakarta, Mitra Pustaka, 2001).&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-2031828315839040559?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/2031828315839040559/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/filsafat-dakwah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/2031828315839040559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/2031828315839040559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/filsafat-dakwah.html' title='Filsafat Dakwah'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-558367013600457929</id><published>2008-10-23T03:28:00.002+07:00</published><updated>2008-10-24T04:45:35.106+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil Tokoh'/><title type='text'>Farag Fouda</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;"Saya adalah warga negara Mesir yang menyesalkan Nasib Mesir yang tanpa diantisipasi oleh siapapun sedang terseret ke arah yang tidak diperkenankan Tuhan." -Farag Fouda-&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat di tahun 1992 lalu, mata dunia terhenyak dengan tragedi kematian yang menimpa pemikir satir Mesir bernama Farag Fouda. Beberapa hari sebelum dibunuh sekelompok dari Universitas Al-Azhar mengeluarkan pernyataan bahwa Fouda, berdasarkan pikiran dan tulisannya, telah menghujat agama dan karenanya keluar dari Islam. Ini berarti, Fouda adalah musuh Islam dan halal darahnya. Di sini, labelisasi halal berarti boleh dibunuh. Sebelumnya, kelompok ulama yang sama menerbitkan nama-nama orang yang dianggap memusuhi Islam dan Fouda berada di urutan pertama. selanjutnya fatwa inilah yang dijadikan alat legitimasi para pembunuh Fouda untuk berdalih.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematiannya ini bukan saja membuat kalangan pemikir kebebasan lainya merasa kehilangan tapi juga miris, sedih, marah, goncang dan sesal tiada terkira. Farag Fouda dikenal oleh masyarakat Mesir sebagai seorang satir (pengejek) bagi mereka yang semena-mena, yang berada dipuncak kekuasaan. Terhitung sejak masa kepemimpinan Islam masa lalu hingga puncak kuasa para diktator di negara-negara muslim saat ini, pun tidak lepas dari kritikan pedasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus pembunuhan ini dilakukan oleh dua orang anggota Jama'ah Islamiyah, sayap ekstrimis Ikhwanul Muslimin. Tokoh-tokoh Islam Mesir yang dianggap moderat tidak mengungkapkan kecaman apapun atas kematian yang menimpa Fouda bahkan cenderung bersikap acuh agar tidak terkena getahnya, terlebih diantara kaum moderat tersebut justru ikut mengecam Fouda atas kritiknya yang terlalu frontal, adalah penyebab yang berujung pada kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konteks sosial politik mesir lalu menjadi hal menarik dan sekaligus unik untuk kita jadikan kaca perbandingan. Di sisi pertama sebagian masyarakat muslim Mesir menilai bahwa umat Islam saat ini memasuki sindrom jahiliyah modern. Dalam perkembangannya doktrin ini melahirkan kelompok-kelompok Islam garis keras. Diantaranya seperti Jama'ah Islamiyah, Takfir wal Hijrah dan kelompok Jihad Islam, yang kesemuanya tercatat sebagai anak kandung dari Rahim Gerakan Ikhawanul Muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan disisi lain, adalah mereka yang menganggap bahwa modernisasi yang di antarkan oleh Napoleon Bonaparte (seorang Raja Prancis) beberapa abad silam melalui proses kolonialisasi adalah pijakan awal, bagi proses beralihnya laku kejumudan berfikir ke arah pembaharuan peradaban dan pengetahuan bangsa Mesir saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana tidak, hasil silang kebudayaan timur dan barat di negara tersebut, melatarbelakangi sebuah peradaban pemikiran baru yang menampilkan wajah Islam yang rindu akan kemajuan dan keluasan ilmu pengetahuan. Hal ini sekilas tersirat dalam catatan-catatan kecil Albert Hourani seorang pemikir liberal, di beberapa karyanya. Hourani melihat negara timur yang berbeda, sangat jelas bahwa Mesir banyak menelurkan pemikir-pemikir yang memberikan semangat pembaharuan, sebut saja Afghani dan Abduh, di masa awal dan beberapa nama seperti Muhammad Said Al-Asymawi (lahir 1932), Salah Isa, Muhammad Husain Haikal, Ahmad Khalafallah Fuad Zakaria serta Farag Fouda sendiri di generasi selanjutnya. Dan yang paling penting adalah bahwa kebanyakan tulisan-tulisan mereka merupakan kritik tajam atas kelemahan-kelemahan dan cara pandang kaum Islamis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Samsu rizal Panggabean dalam kata pengantar edisi terjemah: Kebenaran Yang Hilang (Al-Haqiqah Al-Ghaibah) berpendapat bahwa pada masa tersebut marak dengan tuntutan penerapan syariat Islam. Karenannya kontroversi mengenai gagasan negara Islam atau penerapan syariat Islam memiliki efek yang lebih luas di masyarakat yang latar belakangnya berbeda-beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faouda adalah salah satu contoh dari fenomena intelektual non-Islamis yang mencoba masuk ke kancah Islamisme guna bertarung wacana. Farag Fouda kemudian bagi sebagaian komentator Islam dianggap sebagai gejala pemikir liberal lainnya yang membawa semangat "sekularisme baru" dunia Arab yang muncul di era pasca-kekalahan Arab dalam perang Enam Hari Melawan Israel (1967). Terdesak oleh wacana Islamisme yang menyederhanakan causa kekalahan karena faktor-faktor agama, mereka lalu tertarik untuk memperdebatkan tentang hubungan Islam dengan Isu-isu modern. Fouda memaparkan tafsir baru atas Islam sekaligus menawarkan jalan bagaimana seharusnya umat Islam melihat masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang secara jujur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fouda adalah pengejek ulung dalam hal mengkritik pandangan dan tafsiran kaum Islamis, ia tidak semata-mata mengungkapkan fakta sejarah yang menurutnya telah hilang dari ingatan mereka. Fouda sering menggunakan fakta tersebut untuk menunjukkan keadaan yang bertolak belakang dari yang dipahami lawan debatnya, dan melakukannya dengan selera humor yang tajam. Menariknya adalah bahwa bahan rujukan yang disertakan Fouda dalam kritikannya tersebut di ambil dari kitab-kitab klasik yang dihormati kalangan Islamis sacara umum, seperti Tarikh Thabari, Tarikh Khulafa as-Suyuthi dan Kitab Bidayah wa an-Nihayahnya Ibnu Katsir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu fakta yang ingin diungkapkan Fouda adalah kisah dibalik tewasnya Khalifah ke-3 dari empat khalifah al-Rasyidun, Usman bin Affan yang dibunuh dan jenazah beliau tidak diperlakukan dengan hormat. Jasadnya baru di makamkan di hari ketiga setelah ia wafat –hal ini sangat tidak lazim bagi umat Islam yang selalu mengantar jenazah ke pemakaman selekas mungkin. Ketika prosesi pemakaman berlangsung, sebagian muslim tidak menyembahyangkannya. Bahkan, ada yang melempari, meludahi, dan mematahkan salah satu persendian mayat Usman. Akhirnya, ia tidak diperkenankan dikuburkan di pemakaman Muslim, sehingga harus dimakamkan dikuburan Yahudi. Penggantinya Ali Bin Abi Thalib, tak kuasa menahan apalagi menghukum mereka.&lt;br /&gt;Pertanyaan kita selanjutnya, menurut Fouda adalah, kemarahan apa yang berada dibalik perilaku para sahabat Nabi ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fouda mengedepankan fakta-fakta yang dilupakan persfektif romantis terhadap Khilafah. Ada banyak Khalifah, baik dari sejarah dinasti Umayyah maupun Abbasiyah, yang brengsek, brutal, dan biadab. Pendiri Dinasti Abbasiyah ada yang mendapat julukan "Si Penjagal", terkisah ketika dia mengundang 90 anggota keluarga Umayyah makan malam dan menyiksa sebelum membunuh mereka. Tradisi para khalifah yang buruk dan hedonis – seperti gemar minum minuman keras, main perempuan dan berprilaku amoral adalah beberapa contoh kisah kelam sejarah kekhalifahan. Lalu, kata Fouda, kita berhak bertanya, tentang tuntutan kembalinya khilafah, mereka begitu membenci bar, mencela biduan dan mengkafir-kafirkan para penarinya? Justru bukankah itu kelanjutan dari masa lalu dan bukankah juga bagian darinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi penulis kalangan Islamis menemukan sebuah dilema – persis bak dilema usaha manusia rasionalnya Sidhunata, hasil pembacaannya atas Horkheimer dan Mazhab Frankfurt awal – modern. Bagi kelompok Islamis, disatu sisi mereka merasa bahwa solusi dari segala masalah kehidupan yang dihadapi manusia kini, sudah lengkap dan cukup tertera dalam kitab suci serta praktek tradisi agama masa lalu, sedangkan disisi lain mereka takut dan gamang akan ketakberdayaan nilai-nilai tradisional yang terus usang seiring alur modern sang waktu yang terus berjalan. Bagaimana mungkin kalangan islamis tersebut mempertahankan laku usang tradisi sekaligus berdialektika dengan arus baru globalisasi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya kita dapat menangkap gagasan Fouda atas dua aspek, yaitu teoritis dan aspek kebijakan-praktis, terutama dalam telaah kita atas bukunya, al-Haqiqah al-Ghaibah. Aspek teoritis mencakup kritik terhadap doktrin jahiliyah modern; hal ini disebut Fouda sebagai logika fotokopi (al-mantiq al-kurbuni) – yaitu anggapan bahwa umat Islam mungkin mengembalikan fotokopi masa khulafa ar-rasyidun kedunia modern - dan keniscayaan ijtihad; irrelevansi khalifah dan formalisasi syariah, dan ihwal negara agama dan kebebasan sipil. Sementara aspek kebijakan-praktis meliputi soal partisipasi partai agama dalam dunia politik Mesir, dampak ekstremsime beragama dan penyikapan terhadap kaum ekstrimis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam karyanya al-Haqaiqah al-Ghaibah (Kebenaran yang Hilang), Fouda memang tulus mencerca keburukan sejarah kepemimpinan Islam masa silam, kisah perjuangan Islam berjalan seiring dengan pengorbanan darah dan nyawa manusia tak berdosa, katanya. Pengungkapan sejarah kelam Islam ini sebenarnya bukan hal yang baru bagi masyarakat muslim pada umumnya. Tapi disinilah letak keberanian Farag Fouda ditengah kemunafikan umat Islam dewasa ini, usahanya menyingkap borok kepemimpinan Islam masa silam secara lantang adalah cita-cita tertinggi baginya, Walaupun kisah perjuangan Fouda harus berakhir dengan ongkos kematian.&lt;br /&gt;Syahdan, keberanian Fouda tersebut menjadi kelebihannya tersendiri. Lalu apakah para pemikir kebebasan Islam lainnya akan mengikuti jejaknya ini! Wallahu a'lam Bi Murodihi. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-558367013600457929?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/558367013600457929/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/farag-fouda_23.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/558367013600457929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/558367013600457929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/farag-fouda_23.html' title='Farag Fouda'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-4692329517731692856</id><published>2008-10-23T03:14:00.001+07:00</published><updated>2008-10-23T03:20:41.683+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Fiqih'/><title type='text'>Poligami Menurut Fiqih Sunni</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;A. Pendahuluan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sejarah tersiarnya suatu mazhab dalam Al-Fiqhul Islamy di suatu negri di dunia Islam biasanya sedikit banyak adalah bertalian erat dengan sejarah penyiaran agama Islam di negri itu sendiri. Ajatan-ajaran agama Islam yang disiarkan oleh mubalighin pertama sangat dipengaruhi oleh faham mazhab mereka. Begitupun yang terapat dalam aliran fikih. Di dalam aliran fikih yang sangat terkenal adalah fiqih sunni, di mana di dalam fikih sunni terdapat imam mazhab sunni diantaranya Imam Hanafi, Imam Maliky, Imam Syafi'I, Imam Hambali. Dalam fiqih sunni, terutama yang dianut oleh empat mazhab yang mereka miliki banyak diikuti, adapun perbedaan yang terdapat pada setiap mazhab bukan pada hal aqidah tapi lebih pada tata cara ibadah.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;B. Biografi Empat Mazhab &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Imam Hanafi&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Imam Abu Hanifah, pendiri mazhab Hanafi, adalah Abu Hanifah An-Nu'man bin Tsabit bin Zufi At-Tamimi. Beliau masih mempunyai pertalian hubungan kekeluargaan dengan Imam Ali bin Abi Thalib ra. Tak heran, jika kemudian dari keturunan Tsabit ini, muncul seorang ulama besar seperti Abu Hanifah. Dilahirkan di Kufah pada tahun 80 H/ 699 M, pada masa pemerintahan Al-Qalid bin Abdul Malik,. Sejak masih kanak-kanak , beliau telah mengkaji dan menghafal al-Qur'an. Dalam memperdalam pengetahuannya tentang al-Qur'an beliau sempat berguru kepada Imam Asin, seorang ulama terkenal masa itu. Selain memperdalam al-Qur'an, beliau juga aktif mempelajari ilmu fiqih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini kalangan shahabat Rasul, diantaranya kepada Anas bin Malik, Abdullah bin Aufa dan Abu Tufail Amir, dan lain sebagainya. Dari mereka, beliau juga mendalami ilmu hadis. Beliau juga dikenal sebagai orang yang sangat tekun dalam mempelajari ilmu. Sebagai gambaran, beliau pernah belajar fiqih kepada ulama yang paling terpandang pada masa itu, yakni Humaid bin Abu Sulaiman. Imam Abu Hanifah wafat pada tahun 150 H/ 767 M, pada usia 70 tahun. Beliau dimakamkan di pekuburan Khizra. Pada tahun 450 H/ 1066 M, didirikanlah sebuah sekolah yang diberi nama Jami' Abu Hanifah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Dasar-Dasar Mazhab Imam Hanafi&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Adapun dasar-dasar mazhab Imam Hanafi adalah, sebagai berikut: Al-Qur'an al-Karim, Sunnah Rasulullah saw dan atsar-atsar yang shahih serta telah mahsyur di antara para ulama yang ahli, fatwa-fatwa dari Shahabat, qiyas, Istihsan, adat yang telah berlaku di dalam masyarakat Islam. Pemaparan di atas merupakan dasar-dasar mazhab Imam Hanafi yang sebenarnya, sebagaimana telah diketahui oleh para ulama ahli ushul fiqh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Kitab-Kitab Karangan Imam Hanafi&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;1. Kitab al-Musuan (kitab hadis).&lt;br /&gt;2. Kitab Al-Makharij.&lt;br /&gt;3. Kitab Fiqhul Akbar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Imam Maliki&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Imam Malik bin Anas , pendiri mazhab Maliki, adalah Malik bin Anas bin Malik bin Abi Amir Al-Ashbahy dilahirkan di Madinah pada tahun 93 H. Beliau berasal dari Kablah Yamniah. Sejak kecil beliau telah rajin menghadiri majlis-majlis ilmu pengetahuan, sehingga sejak kecil itu pula beliau telah hafal al-Qur'an. Tak kurang dari itu, ibundanya sendiri yang mendorong Imam Malik untuk senantiasa giat menuntut ilmu. Pada mulanya beliau belajar dari Ribiah, seorang ulama yang sangat terkenal pada waktu itu. Selain itu, beliau juga memperdalam hadis kepada Ibn Syihab, di samping juga mempelajari ilmu fiqih dari para shahabat. Karena ketekunan dan kecerdasannya, Imam Malik tumbuh sebagai seorang ulama yang terkemuka, terutama dalam bidang ilmu hadis dan fiqih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski begitu, beliau dikenal sangat berhati-hati dalam memberi fatwa. Beliau tak lupa terlebih dahulu meneliti hadits-hadits Rasulullah saw, sebelum kemudian memberikan fatwa atas suatu masalah. Melihat pemaparan di atas kita bisa mengetahui bahwa Imam Malik seorang ulama yang sangat terkenal terutama dalam bidang fiqh dan ilmu hadits. Dalam bidang ilmu hadits beliau bahkan menulis kitab al-Muwattha yang merupakan kitab hadits yang sangat terkenal. Imam Malik meninggal pada hari minggu, 10 Rabiul awal 179 H atau 798 M, dalam usia 87 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Dasar-dasar Mazhab Imam Maliki&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Adapun dasar-dasar Imam Maliki adalah sebagai berikut: Al-Quranul Karim, Hadits Rasul, Ijma' para Ulama, Qiyas, dan istihlah atau Masalihul Mursalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt; Imam Syafi'i&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Imam Syafi'I yang dikenal sebagai pendiri mazhab Syafi'I adalah Muhammad ibn Idris al-Syafi'I al-Quraisyi, beliau dilahirkan di Ghazah 150 H, bertepatan dengan wafatnya Imam Abu Hanifah. Beliau dibesarkan dalam keadaan yatim dan dalam satu keluarga yang miskin. Sebaliknya, beliau giat mempelajari hadits dari ulama yang berada di Makkah. Pada usia yang masih muda beliau sudah menghafal al-Quran. Lalu pada usia kedua puluh, beliau meninggalkan Makkah untuk mempelajari ilmu Fiqh dari Imam Malik dan Imam abu Hanifah. Setelah wafat Imam Malik, beliau menetap dan mengajarkan ilmu di Yaman. Lalu beliau diundang oleh Harun al-Rasyid ke Baghdad. Pada tahun 198 H beliau pergi ke negeri Mesir, dan mengajar di Mesjid Amr ibn 'ash, hingga akhirnya wafat pada tahun 204 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Dasar-dasar Mazhab Imam Syafi'i&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dasar-dasar Imam Syafi'I telah tertulis dalam kitabnya al-Risalah yang kesimpulannya sebagai berikut: 1. al-Quran, 2. Hadits Nabi, 3. Ijma', 4. Qiyas, 5. Istidlal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun kitab-kitab karangan Imam Syafi'I adalah:&lt;br /&gt;1) Al-Risalah&lt;br /&gt;2) Al-um&lt;br /&gt;3) Ikhtilaf al-Hadits&lt;br /&gt;4) Kitab al-Musnad&lt;br /&gt;5) Jami'u al-Ilmi&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Imam Hambali&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Imam Ahmad Hambali adalah pendiri mazhab Hambali, dengan nama asli Abu Abdullah Ahmad ibn Muhammad ibn Hilal al-Syaibani. Beliau lahir di Baghdad pada bulan Rabiul Awal tahun 164 H atau 780 M. ahmad ibn Hambal dibesarkan dalam keadaanna yatim oleh ibunya. Sedangkan ayahnya meninggal ketika beliau masih bayi. Sejak kecil itu pula beliau telah menunjukkan minat yang besar terhadap ilmu pengetahun, yang mana pada saat itu Baghdad merupakan pusat ilmu pengetahuan. Di Baghdad beliau memulai belajarnya dengan menghafal al-Quran, lalu belajar bahasa Arab, hadits, sejarah nabi dan sejarah shahabat serta tabi'in. Dan untuk memperdalam ilmunya beliau pergi ke Bashrah dan bertemu dengan Imam Syafi'i. Selain Bashrah, Imam Hambali juga menjadikan Mesir dan Yaman sebagai tempat menimba ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru-guru Imam Hambali antara lain: Yusuf Hasan ibn Ziyad, Husyaim, Umair, Ibn Umam dan Ibn Abbas. Imam Hanbal banyak mempelajari dan meriwayatkan hadits. Beliau tidak akan mengambil hadits kecuali hadits shahih. Beliau wafat di Baghdad pada usia 77 tahun, tepatnya pada tahun 241 H atau 855 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Poligami menurut empat Mazhab&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;                              &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya:&lt;br /&gt;Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), Maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil[265], Maka (kawinilah) seorang saja[266], atau budak-budak yang kamu miliki. yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna ayat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuqsithu ( تقسطوا ) dan ta’adilu ( تعد لوا ) yang keduanya diterjemahkan “ adil”. Sedangkan pada kalimat( ما ملكت ايمانكم ) "&lt;em&gt;ma malakat aimanukum"&lt;/em&gt; diartikan dengan budak-budak yang kamu miliki. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dalam memahami ayat poligami di atas, imam Syafi’i, Hanafi, Maliki dan Hambali berpendapat bahwa seorang suami boleh memiliki istri lebih dari satu, karena dalam agama Islam seseorang laki-laki dibolehkan mengawini lebih dari satu tetapi dibatasi hanya sampai empat orang istri. Akan tetapi kebolehannya tersebut memiliki syarat yaitu berlaku adil antara perempuan-perempuan itu, baik dari nafkah atau gilirannya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Para imam di atas juga memberikan saran, apabila tidak bisa berlaku adil, hendaknya beristri satu aja itu jauh lebih baik. Para ulama ahli Sunnah juga telah sepakat, bahwa apabila seorang suami mempunyai istri lebih dari empat maka hukumnya haram. Dan perkawinan yang kelima dan seterusnya dianggap batal dan tidak sah, kecuali suami telah menceraikan salah seorang istri yang empat itu dan telah habis pula masa iddah-nya. Dalam masalah membatasi istri empat orang saja, Imam Syafi’i berpendapat bahwa hal tersebut telah ditunjukkan oleh Sunnah Rasulullah saw sebagai penjelasan dari firman Allah, bahwa selain Rasulullah tidak ada seorangpun yang dibenarkan nikah lebih dari empat perempuan. sedangkan pada ayat dzalika ‘adna an la ta ‘ulu dipahami oleh Imam Syafi’i dalam arti tidak banyak tanggungan kamu. Ia terambil dari kata ‘ala ya ‘ulu yang berarti &lt;em&gt;“menaggung dan membelanjai”&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama ahli Sunnah dalam hal membatasi istri empat orang saja, merujuk pada dalil dari sunnah Rasulullah saw adalah hadis yang diriwayatkan oleh Qois bin al-Harits ra, beliau berkata:&lt;br /&gt;حد ثنا احمد بن ابراهيم الدورقي, ثنا هشيم عن ابن ابي ليلى , عن حميضة بنت الشمرد ل, عن قيش بن الحارث قال: اسلمت وعند ى ثما نين نسوة. فا تيت النبي صلى الله عليه وسلم: فقلت ذ لك , فقال: اختر منهن اربعا. رواه ابن ماجه&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya: &lt;em&gt;“Ketika masuk Islam saya memiliki delapan istri, saya menemui Rasulullah dan menceritakan keadaan saya, lalu beliau bersabda: “Pilih empat diantara mereka”.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain penjelasan dari empat mazhab di atas, disini juga terdapat penafsiran surat An-Nisaa ayat 3 oleh para mufassir. Pada ayat di atas Ali Ash-Shabuni berpendapat, bahwa ayat tersebut menunjukkan haramnya nikah lebih dari empat, pendapat beliau ini merujuk pada pendapat para ulama dan ahli fiqih. Dan tidak setuju dengan pendapat ahli bid’ah yang membolehkan nikah dengan sembilan wanita, dengan mengingat bahwa huruf wawu و adalah untuk menambah dan bahwa yang dimaksudkan adalah seseorang itu boleh mengumpulkan dua dan tiga dan empat. Al-Qurthubi berpendapat, bahwa sebenarnya bilangan dua, tiga, atau empat, ini bukan menujukkan diperbolehkannya mempunyai sembilan istri, seperti yang dikatakan oleh orang yang tidak memahami al-Qur’an dan As-Sunnah. Karena pendapat mereka itu telah menyimpang dari pendapat para ulama. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dan mereka juga berpendapat bahwa huruf wawu (و)disitu berfaedah untuk mengumpulkan, mereka berpendapat seperti itu dengan alasan bahwa Nabi saw juga menikah dengan sembilan istri. Bahkan, sebagian dari mereka berpendapat lebih parah lagi, yaitu boleh mempunyai delapan belas istri. Pendapat mereka itu sudah jauh dari sunnah dan ijma’ ulama. Jadi pada dasarnya al-Qurthubi sepakat dengan Ali Ash-Shabuni bahwasanya haran mempunyai istri lebih dari empat. Lain halnya dengan Az-Zamakhsyari, dalam memahami kata مثنى, ثلاث, ورباع, beliau berpendapat bahwa apabila khitabnya adalah untuk semua, maka harus ada pengulangan, supaya masing-masing orang yang ingin menikah yang menghendaki poligami, mendapatkan bilangan yang diinginkannya. Karena jika tidak ada pengulangan, tentu maknanya tidak dipahami.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D. Sekilas tentang Poligami Rasulullah saw&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang yang mempelajari dengan jujur dan objektif sejarah kehidupan Nabi, khususnya tentang perkawinan beliau, pasti akan mengerti bahwa sesungguhnya motivasi yang mendasar dari setiap perkawinan Nabi saw adalah ‘islamisasi’ yang merupakan tugas utama beliau. Ekspresi dakwah itu tercermin dalam segala kreatifitas Nabi, baik berupa perkataan maupun tindakan nyata. Dari motivasi dasar yaitu dakwah, ada juga motivasi lain, seperti politik, sosial, kemanusian, dan akhlak. Namun, dari semua itu tujuan yang paling utama adalah dakwah, sebab poligami seperti, tentu saja dapat mengangkat harkat kemanusiaan, menciptakan kehidupan yang lebih baik dan meningkatkan kesempurnaan akhlak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut akan dikemukakan beberapa hikmah perkawinan dan poligami Nabi, diantaranya:&lt;br /&gt; Membantu Islam&lt;br /&gt; Menolak Fitnah Orang-Orang Musyrik&lt;br /&gt; Penyebaran Ajaran dan Hukum-Hukum Islam serta Penghargaan terhadap Abu Bakar&lt;br /&gt; Loyalitas terhadap Wanita dan Penghargaan terhadap Umar Ibn Khattab&lt;br /&gt; Merombak Warisan Budaya Jahiliyah&lt;br /&gt; Membebaskan Perbudakan&lt;br /&gt; Menolong Anak-Anak Yatim&lt;br /&gt; Mendorong Wanita untuk Berakhlak dan Berhati Mulia&lt;br /&gt; Melunakkan Hati Sebagian Pemimpin Musyrik&lt;br /&gt; Pendekatan Politis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini itu membuktikan beliau berpoligami bukan karena dorongan syahwat, tetapi untuk kepentingan pelaksanaan syari’at dan urusan politik serta kemanusiaan. Berikut ini akan dirinci beberapa Nama istri Rasulullah:&lt;br /&gt;1. Khadijah binti Khuwailid&lt;br /&gt;2. Aisyah binti Abu Bakar&lt;br /&gt;3. Saudah binti Zum’ah&lt;br /&gt;4. Zainab binti Jahasyi al-‘Asadiyah&lt;br /&gt;5. Ummu Salamah binti Abi Umayyah bin al-Mughirah&lt;br /&gt;6. Hafsah binti Umar bin Khattab&lt;br /&gt;7. Ummu Habibah Ramlah binti Abi Sufyan bin Harb&lt;br /&gt;8. Juwairiyyah binti al-Harits al-Khuzaiyyah&lt;br /&gt;9. Shafiyyah bin Hayyi bin Akhtab&lt;br /&gt;10. Maimunah binti al-Harits&lt;br /&gt;11. Zainab binti Khuzaimah ibnul harits&lt;br /&gt;12. Asma binti an-Nu’man al-Kindiyyah&lt;br /&gt;13. Umrah binti Yazid al-Kilabiyyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kesimpulan:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Setelah menjelaskan dan memaparkan tentang poligami di atas, dapat disimpulkan bahwa boleh berpoligami paling banyak hingga empat orang istri. Dan disyari’atkan dapat berbuat adil diantara istri-istrinya, barang siapa yang belum mampu berbuat adil, dia tidak boleh menikah lebih dari satu istri. Apabila sesorang laki-laki tidak dapat berlaku adil tetapi tetap melakukan poligami, dikatakan bahwa akad nikahnya sah tetapi dia telah berbuat dosa. Keadilan yang diisyari’atkan oleh ayat di atas mencakup keadilan tempat tinggal, makan, dan minum serta perlakuan lahir batin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abduttawwab Haikal, Rahasia Perkawinan Rasulullah SAW( Poligami dalam Islam dan Monogami Barat), Jakarta: CV Pedoman Ilmu Jaya, 1993.&lt;br /&gt;Abdullah Muhammad bin Yazid al-Qazwini, Sunan Ibnu Majah, Libanon: Darul Fikri, 1995.&lt;br /&gt;Abi Abdullah Muhammad al-Anshari al-Qurthubi, Al-Jami’ li Ahkamil Qur’an, Libanon: Darul Fikri, 1978.&lt;br /&gt;Az-Zamakhsyari, Al-Kasyaf an Haqaiqat Tanzil wa Uyunil Aqawil fi Wujuh At-Ta’wil.&lt;br /&gt;KH. Moenawar Khalil, Biografi Empat Serangkai Imam Mazhab, Jakarta: Bulan Bintang, 1955.&lt;br /&gt;M. Quraisy Shihab, Tafsir al-Misbah, Jakarta: Lentera Hati, 2000.&lt;br /&gt;Muhammad Ali-Ash Shabuni, Rawaa’iyul Bayan, Semarang: CV. Adhi Grafika, 1993.&lt;br /&gt;Muhammad Jawad al-Mugniyah, Fiqih Lima Mazhab, Jakarta: Penerbit Lentera, 1996.&lt;br /&gt;Musafir Husain Aj-Jahrani, Poligami dari berbagai Persepsi, Jakarta:Gema Insani Press, 1996.&lt;br /&gt;Prof. Dr. H. Mahmud Yunus, Hukum perkawinan dalam Islam menurut Mazhab Syafi’i, Hanafi, Maliki, dan Hambali, Jakarta: PT. Hidakarya Agung, 1996.&lt;br /&gt;Sayyid Sabiq, Fiqih Sunnah, Bandung: Al-Ma’arif, 1996.&lt;br /&gt;Syeikh Muhammad Ali Ash-Shabuni, Persepsi-Persepsi Dusta dan Bathil tentang Kasus Poligami Rasulullah SAW, Jakarta:PT Bulan Bintang, 1988&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-4692329517731692856?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/4692329517731692856/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/blog-post.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/4692329517731692856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/4692329517731692856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/blog-post.html' title='Poligami Menurut Fiqih Sunni'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-5616253034909081475</id><published>2008-10-22T21:28:00.002+07:00</published><updated>2008-10-22T21:32:13.139+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Tafsir'/><title type='text'>Tafsir Al-Qur'an Al-Karim Mahmud Yunus</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;A. Pendahuluan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tafsir Al-Qur'an Al-Karim Mahmud Yunus&gt;&gt;&gt;&lt;/strong&gt; Tafsir al-Quranul karim karangan Mahmud Yunus ini awalnya di terjemahkan pada tahun 1992 kemudian di terbitkan tiga juz dengan huruf arab-malayu. Pada masa itu umumnya Ulama islam mengatakan haram untuk menterjemahkan al-Quran namun, bantahan dari Ulama islam tersebut tidak beliau perdulikan dan beliaupun tetap menterjemahkan al-Quran al-Karim tersebut.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian beliau berhenti menterjemahkan al-Quran, karena beliau lebih memilih untuk melanjutkan ilmu pengetahuannya di Mesir (Th 1924) di berbgai tempat hingga akhirnya di Darul Ulum. Beliau menerima pelajaran dari Syeokh Darul Ulum, bahwa menterjemahkan al-Quran itu hukumnya mubah, bahkan di anjurkan atau hukumnya fardu kifayah, untuk menyampaikan dakwah islamiyah kepada bangsa asing yagn tidak mengetahui bahasa arab. Bagaimanakah menyampaikan kitabullah kepada mereka, kalau tidak di terjemahkan kedalam bahasanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berbagai ilimu yang telah diserap oleh akal pikirannya, pada bulan Ramadlan tahun 1354 H (Desember 1935) beliau mulai kembali menterjemahkan al-Quran serta tafsir ayat-ayatnya yang penting yang kemudian beliau beri nama : Tafsir al-Quranul Karim. Dengan susah payah di terbitkan tefisr tersebut berjuz 2 tiap 2 bulan. Sedang menterjemahkan juz 7 sampai dengan 18 dibantu oleh almarhum H.M. Bakry. Pada bulan April 1938 tamatlah 30 juz dengan pertolongan Alah awt. dan disiarkan di seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1950, dengan petunjuk menteri Agama Almarhum Wahid Hasyim, salah seorang penerbit Indonesia Tafsir al-Quranul Karim itu dengan mendapatkan fasilitas kertas dari Menteri Agama dan di cetak sebanyak 200.000 aksemplar. Lalu di tunjuk percetakan bangsa Indonesia untuk mencetaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabarnya ada bantuan dari Ulama Yogyakarta, supaya di stop mencetak Tafsir Quran Karim itu. Bantahan itu dikirim nya kepada Maeteri Agama RI tetapi saya tidak menerima bantuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh jadi karena bantahan itu karena sebab-sebab yang lain, yang empunya percetakan tidak mau meneruskan mencetak tafsir Quran karim itu, padahal telah dimulainya mencetak beberapa halaman banyaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya di ambil alih oleh M. Baharata Direktur percetakan Al-Ma’arif Bandung. Lalu ia dicetak dan di terbitkan sebanyak 200.000 aksemplar dan dijualnya dengan harga Rp. 21 per eksemplar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1953 seorang Ulama dari Jatinegara membantah pula, bantahan itu dikirinya kepada Presiden RI dan Menteri Agama. Salinannya disampaikan kepada Mahmud Yunus oleh Menteri Agama, lalu Mahmud yunus balas suratnyaitu dengan lebar panjang. Tembusannya M. Yunus kirimkan kepada Presiden RI dan Menteri Agama. Akhirnya beliau tidak berkituk lagi, hanya diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian setelah habis cetakan itu, Mahmud yunus bersama istri Darisah binti Ibrahim meneruskan menerbitkan tafsir Quran Karim itu. Lalu mereka terbitkan beberapa kali tanpa ada perubahan yagn besar. Hanya ada perubahan sedikit demi sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditegaskan bahwa tafsir in serta kesimpulan isi al-Quran, bukanlah tejemahan dari kitab bahasa arab, melainkan hasil penyelidikan pengarang sejak berumur 29 tahu sampai sekarang berumur 73 tahun. Sebab itu tafsir ini berlainan dengan tafsir-tafsir yang lain. Dalam tafisir in yang paling dipentingkan ialah menerangakan dan menjelaskan petunujuk-petunjuk yang termaktub dalam al-Quran untuk diamalkan kaum Muslimin khususnyadan seluruh umat manusia pada umumnya sebgai petunjuk universal. Karena petunujuk itulah tujuan utama kitab suci al-Quran seperti diterangkan Allah dalam firman-Nya pada permulaan surat al-Baqoroh:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Artinya:&lt;/strong&gt; &lt;em&gt;“ Kitab itu (Al-Quran) tidak ada keraguan didalamnya, jadi petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa”.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu ditrgaskan pula sebab-sebab majunya satu umat dan sebab-sebab mundurnya, sebab kuat dan lemahnya, sebab tegaknya dan jatuhnya, sebab hidu dan matinya. Demikian itu dengan mengambil ‘brah dan pengajaran dari sejarah umat dahulu kala. Karena sejarah itu tetap mengulang jejaknya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;B. Biografi Mahmud Yunus&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dilahirkan di Sungkayang Batusangkar Sumetera Barat pada hari sabtu 10 Februari 1899 (30 Ramadlan 1361). Ayahnya bernama Yunus bin Incek dan ibunya bernama Hafsoh bini M.Tahir. buyutnya dari pihak ibu adalah seorang ulama besar di Sungkayang Batu sangkar, bernama Muhammad Ali gelar angku kolo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan Mahmud Yunus belajar dari al-Quran dan bahasa Arab yang ia tempuh semenjak berusia tujuh tahun di Surau kakeknya M.Tahir. di samping itu ia juga memasuki sekolah rakyat, tetapi hanya sampai kelas tiga saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari surau kakeknya ini, Mahmud Yunus pindah ke Madrasah yang diasuh oleh Syeikh H. Muhammad Thaib di Surau Tanjung Pauh. Berkat ketekunannya dalam waktu empat tahun, Mahmud Yunus telah sanggup mengajarkan kitab-kitab Mahalli, al-Fiyah dan Jam’ul Jawami’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minatnya terhadap studi al-Quran serta bahsa arab telah menimbulakan hasarta besar dalam diri Mahmud Yunus untuk menulis tafsir al-Quran yang kemudian menjadi karya monumentalnya sendiri yagn tetap populer sampai saat ini. Penulisan tafsir ini dimulai pada November 1922 yang dilakukan secara berangsur-angsur juz demi juz sampai dengan selesai juz ke-tiga puluh. Perlu di garis bawahi disini bahwa upaya penulisan Mahmud Yunus ketika itu, disaat masih suburnya pandangan yang mengatakan bahwa haram menterjemahkan al-Quran, merupakan tindakan yang cukup berani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Profesi sebagai guru semenjak masih menjadi pelajar di Surau Tanjung Pauh sudah ia geluti. Kemampuan menjadi guru tersebut lebih menonjol manakala ia kembali dari Mesir . secara terus menerus Mahmud Yunus mengajar dan memimpin berbgai sekolah, yakni pada al-Jami’ah al-Islamiyah Batusangkar (1931-1932), Kuliyah Mu’alimin Islamiyah Noramal Islam Padang (1932-1946), Akademi Pramong Praja di Bukit Tinggi (1948-1949), Akademi Dinas Ilmu Agama (ADIA) jkarta (1957-1980), menjadi Dekan dan Guru Besar pada fakultas Tarbiyah IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta (1960-1963), Rektor IAIN Imam Bonjol Padang (1966-1071). Atas jasa-jasanya dibidang pendidikan ini, pada 15 Oktober 1977, IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta menganugerahi Mahmud Yunus Doctor Honoris Causa dalam Ilmu Tarbiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak karya tulis yang telah di hasilkan Mahmud Yunus dalam berbgai bidang Ilmu Agama Islam, terutama pendidikan Islam di samping bidang-bidang lain seperti bahasa, sejarah, tauhid akidah, hokum, dan peribadatan, tafsir, hadist, perbandingan agama, yang ia tulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Arab. Pandangan terpenting tentang metode mengajar adalah “Metode itu lebih penting daripada pengajaran”. Akhirnya pada 18 Januari 1983, dalam Usia 83 Mahmud Yunus berpulang ke Rohmatullah di kediamannya, kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran Jakarta Pusat. Sehari kemudian ia dimakamkan di pemakaman IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Adapun karya-karya Mahmud Yunus antara lain:&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;1. Tafsir al-Quran tamat 30 juz, tahun 1938.&lt;br /&gt;2. Terjemahan Tafsir al-Quran tanpa tafsir, untuk memudahkan membaca al-Quran.&lt;br /&gt;3. Marilah sembahyang, Pelajaran Sholat untuk-untuk anak0anak SD, 4 jilid.&lt;br /&gt;4. Puasa dan Zakat untuk anak-anak SD.&lt;br /&gt;5. Haji ke Mekkah, cara mengerjakan haji, untuk anak-anak SD.&lt;br /&gt;6. Keimanan dan Akhlaq, untuk anak-anak SD, 4 jilid.&lt;br /&gt;7. Beberapa kisah pendek, untuk anak-anak SD.&lt;br /&gt;8. Riwayat Rasul dua puluh lima, bersama Rasyidin/Zubir Usman.&lt;br /&gt;9. Lagu-lagu baru/Not angka-angka, bersama Kasim St. M. Syah.&lt;br /&gt;10. Beriman dan Berbudi Perkerti, untuk anak-anak SD.&lt;br /&gt;11. Pemimpin Pelajaran Agama, 3 jilid, untuk murid-murid SMP.&lt;br /&gt;12 Hukum Warisan dalam Islam. untuk tingkat Aliyah.&lt;br /&gt;13. Perbandingan Agama, untuk tingkat Aliyah.&lt;br /&gt;14. Kumpulan Do’a, untuk tingkat Aliyah.&lt;br /&gt;15. Do’a-do’a Rasulullah, untuk tingkat tsanawiyah.&lt;br /&gt;16. Marilah ke Al-Qur’an, untuk tingkat tsanawiyah/PGA bersama H. Ilyas M. Ali.&lt;br /&gt;17. Moral Pembangunan dalam Alam, untuk tingkat Aliyah.&lt;br /&gt;18. Akhlaq (bahasa Indonesia),. untuk tingkat Aliyah&lt;br /&gt;19. Pelajaran Sembahyang, untuk tingkat Aliyah, mahasiswa/umum.&lt;br /&gt;20. Hukum perkawinan dalam Islam, 4 Madzhab.&lt;br /&gt;21. Soal Jawab HUkum Islam, 4 Madzhab.&lt;br /&gt;22. Ilmu Mustalahul Hadist, bersama H. Mahmud Aziz.&lt;br /&gt;23. Sejarah Islam di Minangkabau, dlaam penyelidikan baru.&lt;br /&gt;24. Kesimpulan isi al-Quran, untuk Muballigh-Muballigh / umum.&lt;br /&gt;25. Allah dan Makhluq-Nya, Ilmu Tauhid menurut Al-Quran.&lt;br /&gt;26. Pengetahuan Umum Ilmu Mendidik, bersama St. M. Said.&lt;br /&gt;27. Pkok-pokok Pendidikan/Pengajaran, Fak. Tarbiyah / PGAA.&lt;br /&gt;28. Metodik Khusus Pendidikan Agama, Fak. Tarbiyah / PGAA&lt;br /&gt;29. Metodik Khusu bahasa Arab, Fak. Tarbiyah / PGAA&lt;br /&gt;30. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia.&lt;br /&gt;31. Sejarah PEndidikan Islam (umum).&lt;br /&gt;32. Pendidikan-Pendidikan Umum di Negara-negara Islam/Pendidikan Barat.&lt;br /&gt;33. Ilmu Jiwa kanak-kanak, kuliyah untuk kursus-kursus.&lt;br /&gt;34. Pedoman Dakwah Islamiyah, kuliyah untuk dakwah.&lt;br /&gt;35. Dasar-dasar Negara Islam.&lt;br /&gt;36. Manasik haji, untuk orang dewasa.&lt;br /&gt;37. Juz Amma dan terjemahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;C. Sistematika Tafsir&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistematika Tafsir karangan Mahmud Yunus susunannya diawali dengan pendahuluan yang di dalamnay dijabarkan tentang penulisan dan usaha yang ditempuh oleh Mahmud Yunus ketika beliau menterjemahkan dan menerbitkan al-Quran tersebut. Setelah penaduhulan kemudian langsung kepada ayat al-Quran berupa terjemahan dan dibawahnya langsung dijelaskan tafsirnya yang diawali dengan surawt al-fatihah, al-Baqoroh hingga pada akhir surawt an-Naas (30 Juz)untuk dapat membuka mengetehui isi al-Quran ini dengan mudah, kita dapat membuka dan melihat pada halaman belakang yaitu Daftar Surat dan isi Tafsir al-Quran Karim disini ditulis surat dan beberapa tema yang biasa di kaji beserta nomor urut halaman, sebelum mengerjakan pekerjaan yang beik diucapkan Bismillah….….I, apabila mendapatkan nikmat diucapkan Alhamdulillah………I, orang-orang yang dimurkai dan orang – orang yang sesat………2, kemudian yang ketiganya terdapat dalam surat al-Baqoroh, seperti orang-orang yang bertaqwadan sifat-sifatnya………..3, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian seterusnya dihalaman belakang kitab terdapat daftar isi surat-surat al-Quran beserta nomor halaman yang memudahkan pembaca dalam pencarian surat seperti surat al-A’raf……..2-8. Surat Al-A’la---898……dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah daftar isi dan surat-surat kemudian juga terdapatdaftar isi juz-juz al-Quran yang tujuannya memudahkan pembaca dalam pencarian sebuah ayat al-Quran seperti juz ke-1…..I, Juz ke-2……29, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tafsir al-Quran ini dibelakangi juga terdapat beberapa kesimpulan isi al-Quran, yang berhubungan dengan keimanan, hokum-hukum, petunjuk atau pengajaran, akhlaq, ekonomi, dan ilmu pengetahuan. Disamping itu kitab tafsir ini terdapat daftar kesimpulan isi al-Quran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D. Sistematika Penafsiran&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tafsir Mahmud Yunus ini telah dijelaskan sebelumnhy bahwa didalamnya dibelakangi kitab terdapat kesimpulan isi al-Quran, ini tidak dapat di muat diawal kitab, karena berhubung tafsir al-Quran in berubah halamanny adari cetakan yang lama ke percetakan yang beru dan karangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kitab ini terdiri dari dua jilid yaitu pertama satu jilid tamat dari juz 1 sampai dengan 30, kedua , tiga jilid, pertama dari juz 1 sampai dengan 10 n, jilid kedua dari juz 11 sampai dengan 20, jilid ketiga dari juz 21 sampai dengan 30.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tafsir al-Quran in sistematika penafsirannya sama seperti isi al-Quran dan terjamahan disamping kanan ayat (setiap ayat) kemudian terjemahannya dibawahnya terdapat penafsiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistematika penafsiran Mahmud Yunus menafsirkan seluruh ayat sesuai susunannya dalam mushaf al-Quran ayat demi ayat, surat demi surat, dimulai dengan surat al-Fatihah dan diakhiri dengan surah an-Naas. Maka secara sitematika penafsiran tafsir ini menempuh tartib Mushaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;E. Sumber-sumber Tafsir al-Quran Mahmud Yunus&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mempelajari:&lt;br /&gt;1. Tafsir at-Thabaryjuz 1 hal 42&lt;br /&gt;2. Ibnu Katsir juz 1 hal 3&lt;br /&gt;3. Al-Qasimy juz 1 hal 7&lt;br /&gt;4. Fajrul Islam juz 1 hal 199&lt;br /&gt;5. Zhurul Islam juz 2 hal 40-43 dan juz 3 hal 37&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatlah diambil kesimpulan bahwa sumber-sumber tafsir itu tujuh:&lt;br /&gt;a). tafsir al-Quran dengan al-Quran, karena ayat-ayat itu tafsir-menafsirkan dan jelas-menjelaskan antara satu dengan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b). Yafsir dengan hadist yang shahih, seperti hadist Bukahri dan Muslim. Sekali-kali tidak boleh dengan hadist yagn Maudlu’ dan Dlo’if.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c). Tafsir dengan perkataan sahabat, tapi khusus dengan menerangakan sebab-sebab turunnya sayat, bukan menurut pendapat dan pikirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d). Tafsir dengan perkataan tabi’in, bila mereka ijma’ atas semua tafsir. Hal ini menurut pendapat bahwa ijma’ itu hujjah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e). Tafsir dengan umum bahasa arab bagi Ahli Ilmu Lughah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f). Tafsir dengan Ijtihad bagi Mujtahid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g). Tafsir dengan tafsir Aqli bagi Mu’tazilah. Selain dari pada itu ada lagi tafsir Akil menurut Syi’ah dan tafsir Shufi bagi ahli Tasawwuf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;F. Metode dan Corak Tafsir&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tafsir al-Quran Karim Mahmud Yunus ini menunjuk pada metode tahlili, suatu metode tafsir yagn bermaksud menjelaskan kandungan ayat-ayat al-Quran dan seluruh aspeknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dalam tafsir Mahmud Yunus, aspek kosa kata dan penjelasan arti global tidak selalu dijelaskan. Kedua aspek tersebut dijelskan ketika dianggap perlu atau kadang pula suatu ayat, suatu lafadz dijelaskan arti kosakata-katanya, sedangakan lafadz yang lain dijelaskan arti kosa katanya, sedengkan lafadz yang lain dijelaskan arti globalnya karena mengadung suatu istilah, bahkan dijelaskan secara terperinci dengan memperlihatkan penggunaan istilah itu pada ayat-ayat yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;G. Keistimewaan Tafsir al-Quran Karim Mahmud Yunus&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Adapun keistimewaannya adalah:&lt;br /&gt;? Terjemahan al-Quran disusun baru, sesuai dengan perkembangan bahasa Indonesia, serta mudah difahami oleh pembaca. Bahkan mahasiswa-mahasiswa dapat memperluas bahasa arabnya.&lt;br /&gt;? Teks al-Quran terjemahannya disusun sejajar dan setentang. Dengan demikian mudah mengetahui nomor-nomor ayat al-Quran dalam teks bahasa arab dan terjemahanny adalam bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;? Keterangan-keterangan ayat ditaruh dan diletakkan didalam ayat yang bersangkutan, sehingga mudah mempelajarinya tanpa memeriksa ke halaman-halaman yagn lain, seperti cetakan yang lama.&lt;br /&gt;? Keterangan-keterangan ayat ditambah dan diperluas, setengahnya berupa masalah-masalah ilmiyah yang harus dipelajari oleh mahasiswa-mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;H. Kesimpulan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tafsir al-Quran Mahmud Yunus ini mudah untuk dipelajari dan dipahami kaerna di dalamnya sudah kategori-kategori membuka kitab tafsir tersebut dan didalamnya juga terdapat beberapa kesimpulan yang memudahkan kita untuk mengetahui isi kandungan tafsir tersebut secara garis besar kesimpulan isi al-Quran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah kesimpulan isi al-Quran yang berhubungan dengan keimanan, hokum-hukum, petunjuk/pelajaran, akhlaq, ekonomi dan ilmu pengetahuan, diterangkan dengan ijmal (kesimpulan) saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya kaum Muslimin memuliakan dan menjunjung tinggi al-Qran . tapi jika mereka ditanya apa isi quran itu? Mereka tidak bias menjawab apa-apa. Sekarang dengan keluarnya “kesimpulan isi al-Quran “ ini, tentu mereka dapat menjawabnya. Saudara-saudara yang tidak sanggup membaca al-Quran dari awal sampai tamat, sekurang-kurangnya hendanyalah dibacanya” kesimpulan isi al-Quran” ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila orang-oarang islam menurut sebagaimana yang termaktub didalamnya itu, niscaya mereka akan mendapat kemajuan dan keselamatan dari dunia sampai akherat. Oleh sebab itu hendaknya tiap-tiap kita bersungguh-sungguh mengikutinya sekedar tenaga, serta mengajak teman sejawat, supaya bersama-sama ke jurusan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesunggunhnya mengeluarkan hukum-hukum atau ilmu pengetahuan dan yang lain-lain dari dalam al-Quran tak ubahnya seperti mengeluarkan mutiara dari dalam lautan. Jika orang yang mengeluarkan mutiara itu hanya memekai perkakas lama dan serba kurang, tentu ia dapat mengeluarkan sedikit saja. Tetapi apabila ia mempunyai perkakas yang modern serta sempurna, tentu ia menghasilkan mutiara yang amat banyak. Tetapi meskipun begitu, mutiara yang dalam lautan itu tidak juga akan habisn-habisnya. Maka bagitulah juga dalam mengeluarkan hukum-hukum dan ilmu pengetahuan dari dalam Quran itu. Meskipun sekarang telah kita usahakan mengeluarkan apa-apa yagn tersebut dalam kitab ini., tetapi janganlah kita sangka, bahwa mutiara yang ada dalam al-Quran itu telah habis, bahkan masih banyak lagi yang tersembunyi di sana sini. Jika selalu kita membaca al-Quran dan memperhatikan isinya, niscaya akan terbuka juga bagi kita rahasia-rahasianya yang lain. Oleh sebab itu hendaklah tiap-tiap orang islam membiasakan membaca al-Quran, meskipun beberapa ayat di tiap-tiap hari, supaya bertambah kaimanan kita kepada Allah swt. dan supaya bersih hati kita kita dari pada sifat yang tidak baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh Tafsir Mahmud Yunus dalam surat An-Nisa’ ayat 9:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Artinya:&lt;/strong&gt; &lt;em&gt;“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterangan ayat 9: “ dalam ayat ini Allah menganjurkan kepada orang tua agar memikirkan akibat anak-anaknya yang masih lemah (kecil), bila ia meninggal dunia. Sebab itu hendaklah ia bertakwa dan berusaha meninggalkan harta pusaka untuk mereka. Janganlah mewasiatkan hartanya untuk fakir miskin dan amalan sosial lebih dari mestinya, supaya tidak terlantar kehidupan anak-anaknya yang masih kecil itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut islam, berwasiat itu hukumnya sunnah, sedang mendidik anak-anak hukumnya wajib. Yang wajib harus didahulukan daripada yang sunnah. Demikian hukum islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Referensi:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; Mahmud Yunus, Tafsir al-Quran Mahmud Yunus.&lt;br /&gt;=&gt; Abdul Ghofur, Faham Tauhid Nabi Ibrahim Menurut Ibnu Katsir, Studi Analisis Surah Al-‘An’am Ayat 74-79.&lt;br /&gt;=&gt; Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Ensiklopedi Islam &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-5616253034909081475?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/5616253034909081475/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/tafsir-al-quran-al-karim-mahmud-yunus.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/5616253034909081475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/5616253034909081475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/tafsir-al-quran-al-karim-mahmud-yunus.html' title='Tafsir Al-Qur&apos;an Al-Karim Mahmud Yunus'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-1591513274444732500</id><published>2008-10-22T21:19:00.002+07:00</published><updated>2008-10-22T21:22:52.546+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Tasawuf'/><title type='text'>Ilmu Tasawuf dan Ahlak Tasawuf</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pendahuluan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ilmu Tasawuf dan Ahlak Tasawuf &gt;&gt;&gt;&lt;/strong&gt; Tasawuf sebagai amalan praktis para sufi atau sebuah disiplin ilmu dalam perbaikan akhlak yang ajarannya mempunyai landasan kuat dalam Al-quran dan hadist. Tasawuf merupakan sebuah metode untuk mendekatkan diri dengan Allah S.W.T. melalui kegiatan kerohanian seperti, pembersih hati, dzikir dan ibadah-ibadah yang lainnya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan manusia sekarang ini telah banyak melenceng dari ajaran Islam yang telah dibawa oleh Rasulullah S.A.W. semua orang berharap dan mempunyai keinginan untuk mendapatkan kehidupan duniawi yang bergelimang dengan harta, kedudukan yang tinggi dan menjadi orang yang berkuasa. Tanpa mereka sadari bahwa akibat dari perbuatannya telah merugikan orang lain, lingkungan sekitar dan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;Keimanan yang lemah membuat mereka mudah tergoda dengan kehidupan dunia yang fana, nafsu yang tidak terkendali membuat orang berbuat tanpa berpikir panjang atas resiko yang akan terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan tersebut merupakan sesuatu yang patut kita sadari dan pelajari, bahwa sesungguhnya manusia merupakan makhluk tuhan yang memiliki akal pikiran, berbudi pekerti, memiliki hati dan perasaan. Yang seharusnya digunakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan ajaran agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka untuk mencapai hal tersebut harus diikuti dengan sikap qonaah, syukur, sabar, ridho, raja’, dan mahabbah agar semua yang dilakukan dapat bermanfaat bagi kehidupan yang bahagia di dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita semua selalu mendapatkan perlindungan Allah S.W.T. dan menjadi orang yang selalu berguna di dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;Amie……….n.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tasawuf dan Hidup Bahagia&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tasawuf sebagai salah satu tipe mistisme, dalam bahasa Inggris disebut sufisme. Kata tasawuf mulai dipercakapkan pada akhir abad dua hijriah yang dikaitkan dengan salah satu jenis pakaian kasar yang disebut shuff atau wool kasar. Kain sejenis itu sangat digemari oleh para zahid sehingga menjadi simbol kesederhanaan pada masa itu. Ajaran tasawuf didasarkan pada Al-quran dan hadist.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tasawuf merupakan sikap mental yang selalu memelihara kesucian diri, beribadah, hidup sederhana, rela berkorban untuk kebaikan dan selalu bersikap bijaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakikat dalam pandangan tasawuf adalah inti atau rahasia yang paling dalam dari syari’at dan akhir dari perjalanan yang ditempuh oleh seorang sufi. Oleh karena itu, sufisme sebagai “insan kamil” hanyalah sebagai pola kepribadian, tipologi manusia, bukan tipe manusia yang bertujuan konkrit dalam dunia nyata, namun hanya suatu ide abstrak dalam dunia cita insan kamil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan kehidupan sosial kemasyarakatan tetap dapat digeluti secara aktif asal jangan mengurangi perhatian terhadap tujuan akhir dari kehidupan. Manusia harus bersikap hati-hati (wara’) dalam menjalani hidup dan kehidupan duniawi dalam memanfaatkan karunia Allah. Melalui pola hidup serasi-sederhana, menurut aturan ini akan dapat ditemukan kebebasan untuk merealisir tujuan hidup yang hakiki, yakni agar selalu berada bersama dengan Allah dalam segala situasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari aspek perkembangan psikologi manusia, maka nafs muthmainnah dapat dikatakan sebagai “klimaks dari kebahagiaan”. Puncak dari kenikmatan hidup manusia di dunia dan merupakan wilayah tertinggi dari perkembangan rohani manusia dan kemanusiaan. Dalam suasana dan kondisi yang demikianlah manusia menemukan rasa kebebasan rohaninya, merdeka dari segal godaan, bahagia sentosa dalam suasana aman dan damai tanpa kekhawatiran dan duka cita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“…barang siapa menyerahkan jiwa raganya kepada Allah seraya ia berbuat kebaikan baginya pahala dari sisi tuhannya. Mereka tidak ada rasa kekhawatiran dan tiada pula duka cita”. (Q.S.2:122).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup dalam suasana kejiwaan yang harmonis, berdampak pada kebebasan diri dari ketergantungan struktural dan kultural, yang pada gilirannya akan mampu mengukuhkan otonomi pribadi di tengah kegalauan kehidupan sekitarnya. Oleh karena itu tasawuf sebagai “gerakan revolusi spiritual” mampu membangun pribadi dan masyarakat yang berdaya kritis, kreatif dan bebas dari semangat pragmatisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup bahagia merupakan kehidupan yang cukup dan mensyukuri apa yang diperoleh, bersabar dan senang dengan keadaan hidupnya meski kurang beruntung, optimistis dan mencintai kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua sikap hidup itu diajarkan dalam tasawuf. Misalnya merasa cukup disebut qona’ah, mensyukuri nikmat yang diperoleh disebut syukur, bersabar dengan keadaan hidup disebut sabar, senang dengan kondisi dirinya disebut ridho, optimis disebut raja’, dan rasa cinta disebut mahabbah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap sufistik itu mutlak diperlukan kalau orang ingin hidup bahagia. Misalnya orang tidak akan bahagia kalau tidak pernah merasa cukup. Walaupun hartanya sudah melimpah kalau tidak merasa cukup, maka dia tidak akan bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu diharapkan orang untuk selalu bersikap optimistis dan mencintai kehidupan ini walau bagaimanapun keadaannya, termasuk dalam keadaan susah. Optimisme dan rasa cinta akan menimbulkan bagi yang bersangkutan. Sebaliknya pesimisme dan rasa muak terhadap kehidupan ini akan membuat kehidupan ini terasa hampa dan tidak bermakna, sehingga menghilangkan kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu berarti bahwa tasawuf memiliki ajaran untuk hidup bahagia, yaitu sikap-sikap sufistik, seperti qona’ah, syukur, sabar, rhido, raja’, dan mahabbah.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;=&gt; ( Qonaah )&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; Berarti merasa cukup, maksudnya rizki yang diperoleh dirasa cukup. Walaupun penghasilannya kecil diterima dengan sabar dan ikhlas, sehingga tidak terdorong mencari tambahan pendapatan dengan cara yang haram, seperti korupsi.&lt;br /&gt;Tujuannya supaya orang tidak berkeluh kesah kalau rizkinya sedikit dan tidak terdorong berbuat tindakan yang haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;=&gt; ( Syukur )&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; Berarti berterima kasih, maksudnya berterima kasih kepada Allah atas nikmat yang telah dilimpahkan kepada manusia. Syukur dapat dilakukan dengan hati, lisan dan badan.&lt;br /&gt;a) Syukur dengan hati ialah selalu ingat Allah (dzikir).&lt;br /&gt;b) Syukur dengan lisan ialah mengucapkan tahmid (pujian) kepada Allah.&lt;br /&gt;c) Syukur dengan badan ialah mentaati ajaran Allah, yaitu menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;=&gt; ( Sabar )&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; Berarti menahan, maksudnya menahan diri dari keluh kesah ketika menjalankan ajaran tuhan dan sewaktu menghadapi musibah. Jadi, sabar meliputi urusan duniawi dan ukhrawi.&lt;br /&gt;Sabar dapat digolongkan kedalam tiga bagian:&lt;br /&gt;a) Sabar dalam menjalankan ketaatan kepada Allah, memeliharanya terus-menerus, menjaganya dengan ikhlas dan memperbaikinya dengan pengetahuan.&lt;br /&gt;b) Sabar untuk menjauhi larangan Allah, seperti berzina, mabuk, berjudi, mencuri dan korupsi.&lt;br /&gt;c) Sabar ketika mengalami musibah, seperti kematian, kecelakaan, usaha bangkrut, dipecat dari pekerjaan, difitnah dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;=&gt; ( Ridho )&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; Berarti senang, maksudnya senang menjadikan Allah sebagai tuhan, senang kepada ajaran dan takdirnya. Orang yang ridho kepada Allah maka akan senang dengan segala hal yang diterimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;=&gt; ( Raja )&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; Raja berarti harapan atau optomisme, yaitu mengharapkan rahmat Allah. Optimisme ada dua tingkat:&lt;br /&gt;a) harapan para sufi untuk mendekat dan bertemu dengan Allah&lt;br /&gt;b) harapan orang awam yang mengharapkan kesejahteraan di dunia dan keselamatan di akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;=&gt; ( Mahabbah )&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; Berarti cinta, yaitu mencintai Allah untuk mendekatkan diri kepadanya. Selain itu ada cinta kepada diri sendiri, ada cinta kepada ibu bapak yang di dalamnya orang mengetahui kesadarannya tentang sejauh mana keharusan untuk berbuat baik kepada mereka berdua, sehingga tuhan ridho kepadanya. Semua cinta kepada selain Allah harus ditempatkan di bawah cinta kepada Allah, dan mencintai selain Allah dimaksudkan untuk mewujudkan cinta kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut hamka dalam tasawufnya bahwa, “Kebahagiaan sejati menghimpun seluruh aspek kehidupan, harta, fisik, ilmu, syariat, hakikat yang satu dengan yang lainnya tidak dapat dipisahkan. Seluruh aspek mempunyai andil dalam meraih kebahagiaan, yang pada puncaknya kebahagiaan adalah kenal dengan Allah, ma’rifah Allah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ajaran para ahli tasawuf yang telah dikemukakan diatas bahwa, tasawuf memiliki ajaran tentang hidup bahagia. Dan orang yang mengamalkan tasawuf dengan benar akan hidup bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kesimpulan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tasawuf merupakan cara untuk mendekatkan diri kepada Allah dan juga merupakan sebagai disiplin ilmu dalam perbaikan Akhlak untuk melakukan perbuatan baik yang sifatnya duniawi ataupun ukhrawi yang didasari oleh Al-quran dan Hadist.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ajarannya, tasawuf mengajarkan sikap sufistik seperti, qonaah, syukur, sabar, rodho, raja’, dan mahabbah yang pada akhirnya dapat membawa orang dalam kebahagiaan bagi orang yang mampu mengamalkannya dikehidupan modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Daftar pustaka&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Tebba, Sudirman, Tasawuf positif, Bogor, 2003.&lt;br /&gt;- Nata, Abuddi, Akhlak tasawuf, Jakarta, 2006.&lt;br /&gt;- Siregar, H.A. Rivay, Tasawuf dari Sufisme Klasik ke Neo Sufisme, Jakarta, 2002.&lt;br /&gt;- Jamil, Cakrawala tasawuf, Jakarta, 2004&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-1591513274444732500?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/1591513274444732500/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/ilmu-tasawuf-dan-ahlak-tasawuf.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/1591513274444732500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/1591513274444732500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/ilmu-tasawuf-dan-ahlak-tasawuf.html' title='Ilmu Tasawuf dan Ahlak Tasawuf'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-5019735892004231810</id><published>2008-10-22T21:10:00.001+07:00</published><updated>2008-10-22T21:12:27.254+07:00</updated><title type='text'>Biorgafi, Karya dan Pemikiran Dr. Hasan Hanafi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Biorgafi, Karya dan Pemikiran Dr. Hasan Hanafi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;A. BIOGRAFI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia lahir pada 13 Februari 1935 di Kairo, di dekat Benteng Salahuddin, daerah perkampungan Al-Azhar. Kota ini merupakan tempat bertemunya para mahasiswa muslim dari seluruh dunia yang ingin belajar, terutama di Universitas Al-Azhar. Meskipun lingkungan sosialnya dapat dikatakan tidak terlalu mendukung, tradisi keilmuan berkembang di sana sejak lama. Secara historis dan kultural, kota Mesir memang telah dipengaruhi peradaban-peradaban besar sejak masa Fir’aun, Romawi, Bizantium, Arab, Mamluk dan Turki, bahkan sampai dengan Eropa moderen.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa kecil Hanafi berhadapan dengan kenyataan-kenyataan hidup di bawah penjajahan dan dominasi pengaruh bangsa asing. Kenyataan itu membangkitkan sikap patriotik dan nasionalismenya, sehingga tidak heran meskipun masih berusia 13 tahun ia telah mendaftarkan diri untuk menjadi sukarelawan perang melawan Israel pada tahun 1948. la ditolak oleh Pemuda Muslimin karena dianggap usianya masih terlalu muda. Di samping itu ia juga dianggap bukan berasal dari kelompok Pemuda Muslimin. Ia kecewa dan segera menyadari bahwa di Mesir saat itu telah terjadi problem persatuan dan perpecahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika masih duduk di bangku SMA, tepatnya pada tahun 1951, Hanafi menyaksikan sendiri bagaimana tentara Inggris membantai para syuhada di Terusan Suez. Bersama-sama dengan para mahasiswa ia mengabdikan diri untuk membantu gerakan revolusi yang telah dimulai pada akhir tahun 1940-an hingga revolusi itu meletus pada tahun 1952. Atas saran anggota-anggota Pemuda Muslimin, pada tahun ini ini pula ia tertarik untuk memasuki organisasi Ikhwanul MusliminSejak tahun 1952 sampai dengan 1956 Hanafi belajar di Universitas Cairo untuk mendalami bidang filsafat. Di dalam periode ini ia merasakan situasi yang paling buruk di Mesir. Pada tahun 1954 misalnya, terjadi pertentangan keras antara Ikhwan dengan gerakan revolusi. Hanafi berada pada pihak Muhammad Najib yang berhadapan dengan Nasser, karena baginya Najib memiliki komitmen dan visi keislaman yang jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun-tahun berikutnya, Hanafi berkesempatan untuk belajar di Universitas Sorborne; Perancis, pada tahun 1956 sampai 1966. Di Perancis inilah ia dilatih untuk ber¬pikir secara metodologis melalui kuliah-kuliah mau¬pun bacaan-bacaan atau karya-karya orientalis. Ia sempat belajar pada seorang reformis Katolik, Jean Gitton; tentang metodologi berpikir, pembaharuan, dan sejarah filsafat. Ia belajar fenomenologi dari Paul Ricouer, analisis kesadaran dari Husserl, dan bim¬bingan penulisan tentang pembaharuan Ushul Fikih dari Profesor Masnion.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di waktu-waktu luangnya, Hanafi mengajar di Universitas Kairo dan beberapa universitas di luar negeri. Ia sempat menjadi profesor tamu di Perancis (1969) dan Belgia (1970). Kemudian antara tahun 1971 sampai 1975 ia mengajar di Universitas Tem¬ple, Amerika Serikat.&lt;br /&gt;Pengalaman dengan para pemikir besar dunia dalam berbagai pertemuan internasiona, baik di kawasan Negara Negara arab, asia, eropa, dan amerika membantunya semakin paham terhadap persolan besar yang sedang dihadapi dunia dan umat islam di berbagai Negara. Hanafi berkali kali mengunjungi Negara Negara asing seperti belanda, swedia, Portugal,spanyol, prancis,jepang India Indonesia, sudan, dan saudi Arabia antara tahun 1980-1987.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;B. KARYA KARYA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya karya hanafi dapat diklasifikasiakan menjadi tiga priode, yaitu : Priode pertama berlangsung pada tahun 60-an; periode kedua pada tahun 70-an, dan periode ketiga dari tahun 80-an sampai dengan 90-an. Analisis tentang perkembangan pemikiran Hanafi akan di dasarkan perkembangan perpriode dari karya karya tersebut. Masing masing priode terdapat perkembangan pemikiran hanafi dan dinamika politik di Mesir mempunyai pengaruh besar pada pemikirannya.&lt;br /&gt;Pada awal dasawarsa 1960-an pemikiran Hanafi dipengaruhi oleh faham-faham dominan yang ber¬kembang di Mesir, yaitu nasionalistik-sosialistik po¬pulistik yang juga dirumuskan sebagai ideologi Pan Arabisme, dan oleh situasi nasional yang kurang menguntungkan setelah kekalahan Mesir dalam perang melawan Israel pada tahun 1967.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usahanya untuk melakukan rekonstruksi pemikiran Islam, ketika ia berada di Perancis ia mengadakan penelitian tentang, metode interpretasi sebagai upaya pembaharuan bidang ushul, dan tentang fenomenologi sebagai metode untuk memahami agama dalam konteks realitas kontempo¬rer. Ketiga, usaha untuk menginterprestasikan realitas umat islam dalam kerangka baru. Penelitian itu sekaligus merupakan upayanya un¬tuk meraih gelar doktor pada Universitas Sorbonne, dan ia berhasil menulis disertasi tentang Metode Penafsiran yang mendapat penghargaan sebagai karya ilmiah terbaik di Mesir pada tahun 1961.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal periode 1970-an, Hanafi juga memberikan perhatian uta¬manya untuk mencari penyebab kekalahan umat Islam dalam perang melawan Israel tahun 1967. Oleh karena itu, tulisan-tulisannya lebih bersifat populis. Di awal peri¬ode 1970-an, ia banyak menulis artikel di berbagai media massa, seperti Al Katib, Al-Adab, Al-Fikr al-Mu’ashir, dan Mimbar Al-Islam. Pada tahun 1976, tulisan-tulisan itu diterbitkan sebagai sebuah buku dengan judul Qadhaya Mu’ashirat fi Fikrina al-Mu’ashir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, pada tahun 1977, kembali ia menerbitkan Qadhaya Mu `ashirat fi al Fikr al-Gharib. Buku kedua ini mendiskusikan pemikiran para sarjana Barat untuk melihat bagaimana mereka memahami persoalan masyarakatnya dan kemudian mengadakan pembaruan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Dirasat Islamiyyah, yang ditulis sejak tahun 1978 dan terbit tahun 1981, memuat deskripsi dan analisis pembaruan terhadap ilmu-ilinu keislaman klasik, seperti ushul fikih, ilmu-ilmu ushuluddin, dan filsafat. Dimulai dengan pendekatan historis untuk melihat perkembangannya, Hanafi berbicara tentang upaya rekonstruksi atas ilmu-ilmu tersebut untuk dise¬suaikan dengari realitas kontemporer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Periode selanjutnya, yaitu dasawarsa 1980-an sampai dengan awal 1990-an, dilatarbelakangi oleh kondisi politik yang relatif lebih stabil ketimbang masa-masa sebelumnya. Dalam periode ini, Hanafi mulai menulis Al-Turats wa al-Tajdid yang terbit pertama kali tahun 1980. Buku ini merupakan landasan teoretis yang memuat dasar-dasar ide pembaharuan dan langkah-langkahnya. Kemudian, ia menulis Al- Yasar Al-lslamiy (Kiri Islam), sebuah tulisan yang lebih merupakan sebuah "manifesto politik" yang berbau ideologis, sebagaimana telah saya kemukakan secara singkat di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku Min Al-Aqidah ila Al-Tsaurah (5 jilid), yang ditulisnya selama hampir sepuluh tahun dan baru terbit pada tahun 1988. Buku ini memuat uraian terperinci tentang pokok-pokok pembaruan yang ia canangkan dan termuat dalam kedua karyanya yang terdahulu. Oleh karena itu, bukan tanpa alasan jika buku ini dikatakan sebagai karya Hanafi yang paling monumental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, pada tahun-tahun 1985-1987, Hanafi menulis banyak artikel yang ia presentasikan dalam berbagai seminar di beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Perancis, Belanda, Timor Tengah, Jepang, termasuk Indonesia. Kumpulan tulisan itu kemudian disusun menjadi sebuah.buku yang berjudul Religion, Ideology, and Development yang terbit pada tahun 1993. Beberapa artikel lainnya juga tersusun menjadi buku dan diberi judul Islam in the Modern World (2 jilid).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak tiga anak ini menulis sedikitnya 20 buku dan puluhan makalah ilmiah. Karyanya yang populer di Indonesia antara lain Al-Yasar al-Islami (Kiri Islam), Min al-`Aqidah ila al-Thawrah (Dari Teologi ke Revolusi), Turath wa Tajdid (Tradisi dan Pembaharuan), Islam in The Modern World (1995), dan lainnya. Hasan Hanafi bukan sekedar pemikir revolusioner, tapi juga reformis tradisi intelektual Islam klasik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;C. PEMIKIRANNYA&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;&gt; Logika Pembaharuan Bahasa&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bahasa ilahi diawal penyebaran peradaban untuk mengeksprsikan agama baru. Misalnya kata Allah memiliki konstansi kesadaran idealis dalam kesadaran arab lama, tetapi ketika peradaban mulai berkembang maka bahasa ilahi mulai mundur dan digantikan oleh bahasa akliah murni, sebagaimana nampak jelas dalam usuluddin belakangan dan tanpak lebih jelas lagi dalam ilmu ilmu hikmah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahasa lama adalah bahasa yang di dominasikan oleh kata kata yang menunjuk kepada objek-objek keagamaan murni seperti din, rasul, mujizat dan kenabian.&lt;br /&gt;Kelemahan bahasa lama :&lt;br /&gt;a. Bahasa dalam turas klasik kita adalah bahasa sejarah yang lebih banyak mengeksprsikan fakta fakta histories ketimbnag pemikiran.&lt;br /&gt;b. Bahasa dalam turas kelasik itu bersifat teknis yang mengumpulkan dan meletakan wujud kedalam kerangka-kerangka. Misalnya ada kodifikasi istilah dalam ushul fiqih pembagian pembagian akidah dalam ushuludin dan filsafat. Bahasa dalam turas kelask itu adlah bahasa formal murni. Ada sejumlah wujud menjdi mungkin, wajib, mustahil, jauhar, aurad, dalam ilmu ushuluddin dan hikmah.&lt;br /&gt;c. Bahasa yang ditolak oleh zaman walaupun bahasa lama, tidak mungkin di gunakan kembali.&lt;br /&gt;Bahasa baru berusaha mengkoreksi cacat-cacat bahasa traisional yang menghambat ekspresi dan komunikasi, disamping berusaha mengnati kehususan kehususannya dengan kehususan kehususan yang lain yang mempermudah mengekspreikan isi dan kecermatan makna yang dituntut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehususan kehususannya itu adalah :&lt;br /&gt;a. Bahasa baru harus umum, bahkan yang paling umum sehingga dapat dipakai untuk berberbicara dengan semua tingkatan pikiran.&lt;br /&gt;b. Bahasa baru harus terbuka dapat dirubah dan diganti adakalnya dalam pemahaman pemahaman makna makna bahkan eksistensinya.&lt;br /&gt;c. Bahasa baru harus rasional sehingga dapat digunakan untuk mengkomukasikan makna.&lt;br /&gt;d. Bahasa baru haruslah memiliki kata dalam indra dan empiri, shingga dapat menetukan makna maknanya dan kembali kepada realitas sebagai penentu makna makna dan sebagai refleksi jika makna makna itu kontradiksi.&lt;br /&gt;e. Bahasa baru haruslah bahasa kemanusiaan yang tidak mengeksprsikan kecuali kategori manusiawi seperti analisi, kerja, praduga, kepastian, maksud, aksi, zaman, dan pendorong.&lt;br /&gt;Logika pembaharan bahasa mengorbankan sejumlah kehati-hatian bukan dalam masalah metode tetapi dalam masalah kesimpulan kesimpulannya, karena telah terekspose pada kekuatiran kekuatiran hakiki yang mnybabkannya hanya sebagai omong kosong dan permainan dengan kata kata yang tidak merubah apa apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terpenting dari kehawatiran kehawatiran itu adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1). berlaga tau atau pamer konsep konsep baru tanpa memahami isinya, tanpa meneliti sumber sumbernya dan tanpa mengetahui apa yang akan terjadi jika konsep konsep baru itu di gunakan untuk menganti kata kata tradisional yang cacat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2). fanatisme mazhab yang membawa pada semacam kesewenangan wenangan dalam proses proes pemabaharuan bahasa dengan cara memilih satu jenis kata kata yang tertutup untuk mengekspesikan satu makna yang ditunjuk oleh kata tradisional agar memebri cap pemikiran baru dengan cirri mazhab khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3). Niat buruk, yaitu ekstrim dalam berfanatik mazhab sampai sejauh mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;&gt; Turas Dan Tajdid Dan Penyatuan Ilmu Ilmu&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turas adalah segala sesatu yang sampai kepada kita dari masa lalu dalam peradaban yang dominant, sehingga merupakan masalah yang diwarisi sekaligus mesalah penerima yang hadir dalam berbagai tingkatan. Turas merupakan titik awal sebagai tangungjawab kebudayaan dan bangsa. Tajdid adalah penafsiran ulang atas turas sesauai dengan kebutuhan kebutuhan zaman , karena yag lama mendahului yang baru. Turas adalah peranatara sedangkan tajdid adalah tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi turas dan tajdid berusaha menegakan persoalan persoalan perubahan social scara alamiah dan dalam kerangka sejarah, yang dimulai dengan asas dan syarat sebelum yang di bangun dan di syariati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turas dan tajdid mencerminkan proses peradaban yaitu pengungkapan sejarah, sebagai kebutuhan yang sangat mendesak dan tuntunan revolusioner dalam kesadaran kentemporer kita. Turas dan tajdid mengkaji tentang jati diri dengan cara menukik ke dalam masa kinidengan menjawab pertanyaan siapa kita.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;walaupun turas telah memberi kita empat ilmu rasional yang luar biasa yaitu kalam, filsafat, tasawauf dan ushul fikih,hanya saja tujuan akhir turas dan tajdid adalah penyatuan ilmu ilmu dalam satu ilmu yang sinonim dengan peradaban itu sendiri. Sebab semua ilmu itu berusaha untuk memahami dan merubah wahyu menjadi teori seperti ada dalam kalam dan filsafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyatuan ilmu-ilmu merupakan peresolan yang mungkin, karena setiap ilmu menunjuk kepada ilmu-ilmu lain dengan komparasi dan seringkali dengan falsifikasi dan kritik. Dalam ilmu kalam misalnya terdapat kritik aras filsafat, khusunya menganai hal hal yang berkaitan dengan falak-falak, makna makna akal akal. Kadang kadang sebagian kajian fikih dan ushul fiqih tercakup dalam satu poin bersama dalam kajian kajian bahasa, qiasa dan ijtihad.&lt;br /&gt;Penyatuan ilmu-ilmu merupakan suatu yang mungkin dengan cara mengambil semua yang diberikan oleh ilmu ilmu tradisional dan apa yang memnuhi tuntutan tuntutan zaman. Misalnya pengukuhan kebebsana dalam ilmu tauhid akal, amal dan musyawarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika turas telah memberi kita ilmu ilmu rasional, yang mengeksprsikan puncfak tertinggi pencapainnya yaitu rasionalisasi nash dan analisi wahyu jika tajdidi dengan kemampuannya merubah ilmu ilmu trasisional ini menjadi ilmi ilmu kemanusiaan, maka zaman sekarang ingin mealangkah jauh lebih maju yaitu merubah ilmu ilmu kemanusiaan sebagai warisan ilmu ilmu tradisional menajdi idiologi. Itulah tujuan tertinggi turas dan tajdid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Al-Yasar al-Islami (Kiri Islam) tersebut, Hassan Hanafi mendiskusikan bebarapa isu penting berkaitan dengan kebangkitan Islam. Secara singkat dapat dikatakan, Kiri Islam bertopang pada tiga pilar dalam rangka mewujudkan kebangkitan Islam, revolusi Islam (revolusi Tauhid) dan kesatuan umat. Pilar pertama adalah revitalisasi khazanah Islam klasik. Hassan Hanafi menekankan perlunya rasionalisme untuk merevitalisasi khazanah Islam. Rasionalisme merupakan keniscayaan bagi kemajuan dan kesejahteraan Muslim, disamping untuk memecahkan situasi kekinian di dalam dunia Islam. Pilar kedua adalah perlunya menentang peradaban Barat. Ia memperingatkan pembacanya akan bahaya imperialisme kultural Barat yang cenderung membasmi kebudayaan bangsa-bangsa yang, secara kesejarahan, kaya. Ia mengusulkan "Oksidentlisme" sebagai jawaban "Orientalisme" dalam rangka mengakhiri mitos peradaban Barat. Pilar ketiga adalah analisis atas realitas dunia Islam. Untuk analisis ini, ia mengkritik metode tradisional yang bertumpu pada teks (nash), dan mengusulkan suatu metode tertentu, agar realitas dunia Islam dapat berbicara bagi dirinya sendiri. Menurut Hassan Hanafi, dunia Islam sedang menghadapi tiga ancaman, yaitu imperialisme, zionisme dan kapitalisme (dari luar) serta kemiskinan, ketertindasan dan keterbelakangan (dari dalam). Kiri Islam berfokus pada problem-problem era ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Moh. Nurhakim, Islam, Tradisi dan Reformasi Pragmatisme Agama Dalam Pemikiran Hasan Hanafi, (Jakarta : Bayumedia Publishing, 2003), hal : 8&lt;br /&gt;2. www.fatimah.org/kisah/hasanhanafi.htm+hasan+hanafi&amp;amp;hl=id&amp;amp;ct=clnk&amp;amp;cd=3&amp;amp;gl=id&lt;br /&gt;3. Moh. Nurhakim, Islam, Tradisi dan Reformasi… hal : 10&lt;br /&gt;4. Moh. Nurhakim, Islam, Tradisi dan Reformasi… hal : 11&lt;br /&gt;5. Ibid&lt;br /&gt;6. Moh. Nurhakim, Islam, Tradisi dan Reformasi… hal : 12&lt;br /&gt;7. www.fatimah.org/kisah/hasanhanafi.htm+hasan+hanafi&amp;amp;hl=id&amp;amp;ct=clnk&amp;amp;cd=3&amp;amp;gl=id&lt;br /&gt;8. Islamlib.com/id/index.php%3Fid%3D310%26page%3Darticle+hasan+hanafi&amp;amp;hl=id&amp;amp;ct=clnk&amp;amp;cd=1&amp;amp;gl=id&lt;br /&gt;9. www.geocities.com/HotSprings/6774/j24.html+pemikiran+hasan+hanafi&amp;amp;hl=id&amp;amp;ct&lt;br /&gt;10. Dr. Hasan Hanafi, Turas Dan Tajdid, (Yogyakarta : Titian Ilahi Press, 2001), Hal : 164&lt;br /&gt;11. Dr. Hasan Hanafi, Turas Dan Tajdid, (Yogyakarta : Titian Ilahi Press, 2001), Hal : 167-170&lt;br /&gt;12. Dr. Hasan Hanafi, Turas Dan Tajdid, … hal : 171-176&lt;br /&gt;13. Dr. Hasan Hanafi, Turas Dan Tajdid, … hal : 185-186&lt;br /&gt;14. Moh. Nurhakim, Islam, Tradisi dan Reformasi … Hal 9&lt;br /&gt;15. Moh. Nurhakim, Islam, Tradisi dan Reformasi… hal : 21&lt;br /&gt;16. Dr. Hasan Hanafi, Turas Dan Tajdid, … hal :254&lt;br /&gt;17. Dr. Hasan Hanafi, Turas Dan Tajdid, … hal :255&lt;br /&gt;18. www.geocities.com/HotSprings/6774/j24.html+pemikiran+hasan+hanafi&amp;amp;hl=id&amp;amp;ct=&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Pustaka&lt;br /&gt;www.fatimah.org/kisah/hasanhanafi.htm+hasan+hanafi&amp;amp;hl=id&amp;amp;ct=clnk&amp;amp;cd=3&amp;amp;gl=id&lt;br /&gt;www.geocities.com/HotSprings/6774/j24.html+pemikiran+hasan+hanafi&amp;amp;hl=id&amp;amp;ct=&lt;br /&gt;Islamlib.com/id/index.php%3Fid%3D310%26page%3Darticle+hasan+hanafi&amp;amp;hl=id&amp;amp;ct=clnk&amp;amp;cd=1&amp;amp;gl=id&lt;br /&gt;Dr. Hasan Hanafi, Turas Dan Tajdid, (Yogyakarta : Titian Ilahi Press, 2001)&lt;br /&gt;Moh. Nurhakim, Islam, Tradisi dan Reformasi Pragmatisme Agama Dalam Pemikiran Hasan Hanafi, (Jakarta : Bayumedia Publishing, 2003&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-5019735892004231810?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/5019735892004231810/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/biorgafi-karya-dan-pemikiran-dr-hasan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/5019735892004231810'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/5019735892004231810'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/biorgafi-karya-dan-pemikiran-dr-hasan.html' title='Biorgafi, Karya dan Pemikiran Dr. Hasan Hanafi'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-513904870388538262</id><published>2008-10-22T21:01:00.002+07:00</published><updated>2008-10-22T21:04:56.308+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Komunikasi'/><title type='text'>MEMBANGUN KOMUNIKASI YANG EFEKTIF (PRILAKU ORGANISASI)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;MEMBANGUN KOMUNIKASI YANG EFEKTIF&lt;br /&gt;(PRILAKU ORGANISASI)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BAB 1&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.1. Latar Belakang Masalah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai makluk sosial komunikasi merupakan hal yang sangat penting. Komunikasi dapat diartikan sebagai berbagi pikiran, informasi dan intelejen. Komunikasi adalah segala bentuk aktivitas yang dilakukan oleh seseorang dengan tujuan menyampaikan pesannya pada orang lain. Lalu jika pesan yang dimaksudkan tersebut tidak sesuai dengan penangkapan lawan bicara, maka terjadilah mis-komunikasi. Sebuah komunikasi yang efektif membutuhkan kejernihan pesan, kelengkapan pesan, ekspresi wajah, kontak mata, postur tubuh, dan penampilan fisik secara eksternal. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Studi komunikasi dewasa ini telah banyak melahirkan berbagai macam teori dan pengertian tentang komunikasi yang masing-masing memiliki kelebihan dan kelemahan tersendiri. Ada banyak teori dan pengertian tentang komunikasi. Salah satunya adalah pengertian komunikasi menurut Bernal Albaig. Dia berpendapat bahwa komunikasi adalah penyampain informasi, gagasan, emosi, keterampilan dan sebaginya dengan menggunakan bahasa, gambar, bilangan, grafik, dan lain-lain. Kegiatan atau proses penyamapian pesan itulah yang biasanya dinamakan komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pengertian diatas maka dapat disimpulkan bahwa komunikasi merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh orang (mahluk hidup) untuk mneyatakan suatu gagasan atau ide kepada orang (mahluk hidup) lain dengan menggunakan lambang-lambang berupa bahasa, gambar-gambar atau tanda-tanda yang bermakna serta dapt saling dimengerti. Komunikasi (proses penyampaian pesan/informasi) memang pada prinsipnya hanya berlangsung diantara mahluk-mahluk hidup yaitu manusia dengan hewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan komunikasi lazimnya dilakukan dengan tiga tujuan, yaitu: a) untuk mengetahui sesuatu , b) untuk memberitahu sesuatu, dan c) untuk mempengaruhi atau mengarahkan orang lain agar berbuat sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara keseluruhan atau garis besar, tujuan komunisakasi adalah untuk mencapai saling pengertian (mutual understanding), pemahaman bersama (common understanding), atau kesepakatan timbal balik (mutual agreement). Dengan demikian tingkat keberhasilan (pencapaian tujuan) komunikasi dapat dilihat atau dinilai dari sampai di mana atau sejauh mana saling pengertian dan kesepakatan dapat tercapai oleh pihak-pihak yang melakukan komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ketiga aspek tersebut tidak terpenuhi, maka tidak akan terjadi komunikasi yang efektif dan akhirnya akan menimbulkan mis-komunikasi antara komunikator dan komunikan, sehingga akan berakibat kesalahan pemahaman antara komunikator dan komunikan seperti yang terjadi pada pemerintahan kita saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam makalah ini penulis mencoba menganalisis kasus tentang rencana kebijakan pemerintah yang mengeluarkan kebijakan baru seputar konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan berlaku mulai januari 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1.2. Tujuan Pembasan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan latar belakang diatas, maka dapat disimpulkan bahwa tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengkaji secara mendalam tentang bagaimana cara membangun komunikasi yang efektif baik dengan individu maupun dengan kelompok. Penulis juga mencoba menganalisis kasus yang saat ini menjadi sebuah tanda tanya dan kontroversi yaitu kebijkan pemerintah Indonesia seputar konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) dari premium ke pertamax.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1.3. Kerangka teori&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian Komunikasi&lt;br /&gt;Komunikasi adalah suatu proses penyampaian pikiran dan perasaan melalui bahasa, baik verbal maupun non-verbal, mendengar, berbicara, gerak tubuh, dan ungkapan emosi (Ahmad Susanto,1998:25).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunikasi adalah proses penyampaian informasi-informasi, pesan-pesan, gagasan-gagasan atau pengerian-pengertian, dengan menggunakan lambang-lambang yang mengandung arti atau makna, baik secara verbal maupun non-verbal dari seseorang atau kelompok orang kepada seseorang atau kelompok lainnya dena tujuan utnuk mencapai saling pengertian dan/atau kesepakatan bersama (Teuku May Rudi,2005:1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan menurut Stephen Covey (1989), komunikasi merupakan keterampilan yang paling penting dalam kehidupan kita. Ia mengibaratkan komunikasi itu layaknya bernapas yang sudah secara otomatis kita lakukan setiap hari. Akibatnya, kita tidak memiliki kesadaran untuk melakukan komunikasi itu dangan efektif: bagaimana membaca dan menulis efektif, dan bagaimana mendengar dan berbicara dengan efektif. Kita terkadang lebih banyak berbicara daripada mendengar, padahal mulut kita hanya satu dan telinga kita ada dua yang berarti kita harus lebih banyak mendengar daripada berbicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu teori komunikasi klasik yang sangat mempengaruhi teori-teori komunikasi selanjutnya adalah teori informasi atau teori matematis. Teori ini merupakan bentuk penjabaran dari karya Claude Shannon dan Warren Weaver (1949).Teori ini melihat komunikasi sebagai fenomena mekanistis, matematis, dan informatif: komunikasi sebagai transmisi pesan dan bagaimana transmitter menggunakan saluran dan media komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Titik perhatiannya terletak pada akurasi dan efisiensi proses. Proses yang dimaksud adalah komunikasi seorang pribadi yang bagaimana ia mempengaruhi tingkah laku atau state of mind pribadi yang lain. Jika efek yang ditimbulkan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, maka keadaan tersebut dapat dikatakan sebagai kegagalan komunikasi. Ia melihat ke tahap-tahap dalam komunikasi tersebut untuk mengetahui di mana letak kegagalannya. Selain itu, teori ini juga cenderung mempergunakan ilmu-ilmu sosial, terutama psikologi dan sosiologi, dan cenderung memusatkan dirinya pada tindakan komunikas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BAB 11&lt;br /&gt;PEMBAHASAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.1. Membangun Komunikasi Yang Efektif&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hal yang mesti diperhatikan dalam membangun komunikasi yang efektif adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;a. Kontak Mata&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hal pertama yang dilakukan seorang pembicara yang baik adalah menatap lawan bicara dan mengambil jeda untuk memulai sebuah pembicaraan. Ini merupakan salah satu cara yang membantu untuk menciptakan kesan baik pada lawan bicara. Usahakan mempertahankan kontak mata sepanjang pembicaraan, agar lawan bicara tak merasa diabaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;b. Ekspresi Wajah&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;Wajah merupakan cermin kepribadian individual. Ekspresi wajah mengungkapkan pikiran yang sedang melintas pada diri seseorang. Sebagi contoh: sebuah senyum mengungkap keramah-tamahan dan kasih-sayang, Mengangkat alis mata menunjukan ekpresi heran, Mengernyitkan dahi menyampaikan ketakutan dan kegelisahan. Semua emosi dan berbagai macam tingkah manusia diekspresikan dalam emosi yang berbeda yang tergambar di wajah. Jadi saat melakukan komunikasi tunjukan ekspresi bahwa Anda tertarik dengan bahan pembicaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;c. Postur Tubuh&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Setiap gerak-gerik tubuh saat berbicara mesti dikoordinasikan dengan kekuatan meyakinkan dari. Mereka bisa jadi semacam tambahan untuk cara efektif yang dapat ditangkap secara visual daripada secara verbal. Sebagai contoh: menundukan kepala menunjukkan penyelesaian pernyataan, mengangkat kepala menunjukkan akhir pertanyaan, Terlalu sering menggerakan bagian tubuh mengungkapkan sedang bergegas atau kebingungan. Untuk itu perhatikan gerak-gerik saat melakukan komunikasi dengan lawan bicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;d. Selera Berbusana&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Busana memiliki tugas penting dalam menimbulkan kesan. Orang yang berbusana sesuai dengan struktur tubuh mereka nampak lebih menarik. Penampilan fisik seseorang dan busana yang dikenakan membuat dampak pasti pada proses komunikasi. Hal kecil ini memiliki peran untuk sebuah efektif. Jika kita memperhatikan bagaimana cara berbusana, hal itu akan memperbaiki kemampun komunikasi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thomas Leech dalam bukunya Say it like Shakepeare, mengatakan ada lima komponen atau unsur penting dalam komunikasi yang harus kita perhatikan yaitu: (1) Pengirim pesan (sender), (2) Pesan yang dikirimkan (message), (3) Bagaimana pesan tersebut dikirimkan (delivery channel atau media), (4) Penerima pesan (receiver), (5) Umpan balik (feedback). Leech menambahkan, bahwa untuk membangun komunikasi yang efektif, setidaknya kita harus menguasai empat keterampilan dasar dalam komunikasi, yaitu membaca-menulis (bahasa tulisan) dan mendengar-berbicara (bahasa lisan). Begitu pentingmya, banyak orang menghabiskan waktunya untuk melakukan,paling tidak,salah satu keempat keterampilan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesan tersebut disampaikan melalui suatu media komunikasi, sehingga dapat diterima dengan baik oleh si penerima, dan menghasilkan umpan balik yang berguna bagi si pengirim pesan. Yang dimaksud media komunikasi di sini bukan hanya berupa percakapan secara langsung dengan menggunakan suatu bahasa yang dapat dimengerti, melainkan segala hal yang dapat membuat individu saling berinteraksi dan saling mengerti mengenai pesan apa yang akan disampaikan, sehingga tidak terjadi salah penafsiran mengenai isi dari pesan tersebut. Media komunikasi tersebut bisa juga berupa isyarat melalui gerakan tubuh, morse, maupun melalui alat bantu seperti surat, gambar, serta alat bantu visual lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kita memiliki fondasi utama dalam membangun komunikasi yang efektif, maka hal berikut adalah kita perlu memperhatikan 5 Hukum Komunikasi Yang Efektif (The 5 Inevitable Laws of Efffective Communication) yang dikembangkan dan rangkum dalam satu kata yang mencerminkan esensi dari komunikasi itu sendiri yaitu REACH, yang berarti merengkuh atau meraih. Karena sesungguhnya komunikasi itu pada dasarnya adalah upaya bagaimana kita meraih perhatian, cinta kasih, minat, kepedulian, simpati, tanggapan, maupun respon positif dari orang lain. 5 hukum komunikasi yang efektif adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;=&gt; 1). Respect&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hukum pertama dalam mengembangkan komunikasi yang efektif adalah sikap menghargai setiap individu yang menjadi sasaran pesan yang disampaikan. Rasa hormat dan saling menghargai merupakan hukum yang pertama dalam berkomunikasi dengan orang lain. Ingatlah bahwa pada prinsipnya manusia ingin dihargai dan dianggap penting. Ketika kita harus mengkritik atau memarahi seseorang, lakukan dengan penuh respek terhadap harga diri dan kebanggaaan seseorang. Jika membangun komunikasi dengan rasa dan sikap saling menghargai dan menghormati, maka dapat membangun kerjasama yang menghasilkan sinergi yang akan meningkatkan efektifitas kinerja baik sebagai individu maupun secara keseluruhan sebagai sebuah tim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut mahaguru komunikasi Dale Carnegie dalam bukunya How to Win Friends and Influence People, rahasia terbesar yang merupakan salah satu prinsip dasar dalam berurusan dengan manusia adalah dengan memberikan penghargaan yang jujur dan tulus. Seorang ahli psikologi yang sangat terkenal William James juga mengatakan bahwa ”Prinsip paling dalam pada sifat dasar manusia adalah kebutuhan untuk dihargai.” Dia mengatakan ini sebagai suatu kebutuhan (bukan harapan ataupun keinginan yang bisa ditunda atau tidak harus dipenuhi), yang harus dipenuhi. Ini adalah suatu rasa lapar manusia yang tak terperikan dan tak tergoyahkan. Lebih jauh Carnegie mengatakan bahwa setiap individu yang dapat memuaskan kelaparan hati ini akan menggenggam orang dalam telapak tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Charles Schwabb, salah satu orang pertama dalam sejarah perusahaan Amerika yang mendapat gaji lebih dari satu juta dolar setahun, mengatakan bahwa aset paling besar yang dia miliki adalah kemampuannya dalam membangkitkan antusiasme pada orang lain. Dan cara untuk membangkitkan antusiasme dan mendorong orang lain melakukan hal-hal terbaik adalah dengan memberi penghargaan yang tulus. Hal ini pula yang menjadi satu dari tiga rahasia manajer satu menit dalam buku Ken Blanchard dan Spencer Johnson, The One Minute Manager.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;=&gt; 2). Empathy&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Empati adalah kemampuan untuk menempatkan diri pada situasi atau kondisi yang dihadapi oleh orang lain. Salah satu prasyarat utama dalam memiliki sikap empati adalah kemampuan untuk mendengarkan atau mengerti terlebih dulu sebelum didengarkan atau dimengerti oleh orang lain. Secara khusus Covey menaruh kemampuan untuk mendengarkan sebagai salah satu dari 7 kebiasaan manusia yang sangat efektif, yaitu kebiasaan untuk mengerti terlebih dahulu, baru dimengerti (Seek First to Understand – understand then be understood to build the skills of empathetic listening that inspires openness and trust). Inilah yang disebutnya dengan komunikasi empatik. Dengan memahami dan mendengar orang lain terlebih dahulu, kita dapat membangun keterbukaan dan kepercayaan yang diperlukan dalam membangun kerjasama atau sinergi dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa empati akan memampukan kita untuk dapat menyampaikan pesan (message) dengan cara dan sikap yang akan memudahkan penerima pesan (receiver) menerimanya. Oleh karena itu dalam ilmu pemasaran (marketing) memahami perilaku konsumen (consumer’s behavior) merupakan keharusan. Dengan memahami perilaku konsumen, maka kita dapat empati dengan apa yang menjadi kebutuhan, keinginan, minat, harapan dan kesenangan dari konsumen. Demikian halnya dengan bentuk komunikasi lainnya, misalnya komunikasi dalam membangun kerjasama tim. Kita perlu saling memahami dan mengerti keberadaan orang lain dalam tim kita. Rasa empati akan menimbulkan respek atau penghargaan, dan rasa respek akan membangun kepercayaan yang merupakan unsur utama dalam membangun teamwork.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sebelum membangun komunikasi atau mengirimkan pesan, kita perlu mengerti dan memahami dengan empati calon penerima pesan kita. Sehingga nantinya pesan kita akan dapat tersampaikan tanpa ada halangan psikologis atau penolakan dari penerima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empati bisa juga berarti kemampuan untuk mendengar dan bersikap perseptif atau siap menerima masukan ataupun umpan balik apapun dengan sikap yang positif. Banyak sekali dari kita yang tidak mau mendengarkan saran, masukan apalagi kritik dari orang lain. Padahal esensi dari komunikasi adalah aliran dua arah. Komunikasi satu arah tidak akan efektif manakala tidak ada umpan balik (feedback) yang merupakan arus balik dari penerima pesan. Oleh karena itu dalam kegiatan komunikasi pemasaran above the lines (mass media advertising) diperlukan kemampuan untuk mendengar dan menangkap umpan balik dari audiensi atau penerima pesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;=&gt; 3). Audible&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Makna dari audible antara lain: dapat didengarkan atau dimengerti dengan baik. Jika empati berarti kita harus mendengar terlebih dahulu ataupun mampu menerima umpan balik dengan baik, maka audible berarti pesan yang kita sampaikan dapat diterima oleh penerima pesan. Hukum ini mengatakan bahwa pesan harus disampaikan melalui media atau delivery channel sedemikian hingga dapat diterima dengan baik oleh penerima pesan. Hukum ini mengacu pada kemampuan kita untuk menggunakan berbagai media maupun perlengkapan atau alat bantu audio visual yang akan membantu kita agar pesan yang kita sampaikan dapat diterima dengan baik. Dalam komunikasi personal hal ini berarti bahwa pesan disampaikan dengan cara atau sikap yang dapat diterima oleh penerima pesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;=&gt; 4). Clarity&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;Selain bahwa pesan harus dapat dimengerti dengan baik, maka hukum keempat yang terkait dengan itu adalah kejelasan dari pesan itu sendiri sehingga tidak menimbulkan multi interpretasi atau berbagai penafsiran yang berlainan. Ketika saya bekerja di Sekretariat Negara, hal ini merupakan hukum yang paling utama dalam menyiapkan korespondensi tingkat tinggi. Karena kesalahan penafsiran atau pesan yang dapat menimbulkan berbagai penafsiran akan menimbulkan dampak yang tidak sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Clarity dapat pula berarti keterbukaan dan transparansi. Dalam berkomunikasi kita perlu mengembangkan sikap terbuka (tidak ada yang ditutupi atau disembunyikan), sehingga dapat menimbulkan rasa percaya (trust) dari penerima pesan atau anggota tim kita. Karena tanpa keterbukaan akan timbul sikap saling curiga dan pada gilirannya akan menurunkan semangat dan antusiasme kelompok atau tim kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;=&gt; 5). Humble&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;Hukum kelima dalam membangun komunikasi yang efektif adalah sikap rendah hati. Sikap ini merupakan unsur yang terkait dengan hukum pertama untuk membangun rasa menghargai orang lain, biasanya didasari oleh sikap rendah hati yang kita miliki. Dalam edisi Mandiri 32 Sikap Rendah Hati pernah kita bahas, yang pada intinya antara lain: sikap yang penuh melayani (dalam bahasa pemasaran Customer First Attitude), sikap menghargai, mau mendengar dan menerima kritik, tidak sombong dan memandang rendah orang lain, berani mengakui kesalahan, rela memaafkan, lemah lembut dan penuh pengendalian diri, serta mengutamakan kepentingan yang lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika komunikasi yang kita bangun didasarkan pada lima hukum pokok komunikasi yang efektif ini, maka kita dapat menjadi seorang komunikator yang handal dan pada gilirannya dapat membangun jaringan hubungan dengan orang lain yang penuh dengan penghargaan (respect), karena inilah yang dapat membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan dan saling menguatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2.2. Permasalahan dan Kasus&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dalam makalah ini, kasus yang penulis angkat adalah tentang kebijakan pemerintah yang berencana mengeluarkan kebijakan baru seputar konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan berlaku mulai januari 2008. Konversi yang dimaksud adalah dengan menarik premium dan menggantinya dengan pertamax (premium dengan oktan 90) secara bertahap di pasaran untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebijakan konversi premium ke pertamax, dikarenakan pemerintah sudah tidak mampu lagi mensubsidi premium yang nilainya terus bertambah bahkan melebihi ambang batas yakni Rp.25 trilyun seiring naiknya harga minyak dunia secara signifikan yang sempat berkisar $ 100 per barel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah berdalaih bahwa konversi konsumsi premium ke Pertamax dan premium oktan 90 adalah dalam rangka melakukan penghematan energi dan sebagai upaya mengatasi kenaikan harga minyak dunia yang hampir menembus 100 dolar AS per barel meskipun sekarang telah mengalami penurunan menjadi 60 dolar perbarel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah juga berdalih bahwa kebijakan tersebut tidak memberatkan masyarkat manengah kebawah justru dengan kebijakan tersebut subsidi yang seharusnya diberikan untuk BBM dapat dialihkan untuk kesejahtraan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pada kenyataannya kiebijakan tersebut menjadi sebuah kontorversi dan banyak disesalkan oleh masyarakat Indonesia. Masyarakat Indonesia berpendapat bahwa kebijakan tersebut hanya akan akan menambah beban bagi masyarakat menengah kebawah. Logikanya adalah kalau harga BBM dinaikkan, dampaknya adalah melonjaknya tingkat inflasi dan menurunnya daya beli masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman tahun 2005 memberi pelajaran pahit bagi kita. Gairah perbaikan ekonomi yang sedang terjadi segera sirna begitu kenaikan harga BBM ditetapkan. Hal yang lebih memukul lagi, perlambatan pertumbuhan ekonomi memperbesar jumlah masyarakat miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebijakan pemerintah yang akan melakukan konversi premium ke pertamax, menurut Kusmedi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pekerja Kimia Energi dan Pertambangan (SPKEP diperkirakan akan membuat posisi buruh atau pekerja semakin jauh dari sejahtera. Karena konversi tersebut pada hakikatnya sama atau identik dengan menaikkan harga BBM. “Bila tahun depan harga BBM naik, maka bisa dipastikan upah minimum kabupaten (UMK) tahun 2008 yang baru ditetapkan gubernur belum lama ini menjadi tidak berarti (kompas, kamis,2007,hal:12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pakar dan pemerintah sama benarnya, mereka sama-sama mencari solusi mengurangi konsumsi BBM yang berimbas pada APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). Tapi yang menjadi persoalan adalah gejolak yang nantinya akan berpengaruh kepada perekonomian secara umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, satu hal yang menjadi masalah adalah karna kurangnya sosialisasi pemerintah terhadap masyarakat sehingga masyarakat banyak yang tidak mengerti tentang tujuan pemerintah membuat kebijakan tersebut. Sehingga tidak terjadi saling pengertian (mutual understanding), pemahaman bersama (common understanding), atau kesepakatan timbal balik (mutual agreement) yang sebenarnya merupakan tujuan dari komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada empat hal penting yang menjadi kewajiban bagi komunikator agar terjadinya komunikasi yang efektif, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; a). Jelas dan yakin mengenai tujuan komunikasi:&lt;br /&gt;- Bahwa pesan yang disampaikan atau komunikasi yang dilakukan memang diangap atau dirasakan perlu&lt;br /&gt;- Bahwa ada tujuan yang ingin dicapai dari komunikasi itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; b). Menyusun pesan yang akan disampaikan&lt;br /&gt;Bahwa komunikator perlu menyusun pesan yang akan disampaikannya kepada komunikan dengan mempertimbangkan berbagai hal di atas kepada komunikan denan mempertimbangkan berbagai hal seperti gender, usia, profesi, latar belakang dan budaya, dan sebaginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; c). Memilih saluran atau media yang tepat&lt;br /&gt;Dengan mempertimbangkan siapa komunikan yang dituju da bagaimana keadaan atau kondisi dari komunikan dalam jangka waktu tertentu, komukator memilih atau menentukan penggunaan media yang sesuai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; d). Memilih waktu dan suasana yang tepat&lt;br /&gt;Bahwa komunikator sebaiknya memilih waktu yang tepat untuk menyampaikan pesan (berita atau informasi) dan suasana yang sesuai atau nyaman sehingga bisa diharapkan komunikan mudah menerima pesan yang disampaikan dan terbuka untuk berusaha memahami dan kemudian menyepakatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat hal inilah yang seharusnya dipertahatikan oleh pemerintah. Agar masyarkat sebagai komunikan dapat memahami maksud dan tujuan dari pemerintah menerapkan kebijakan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2.3. Hambatan dalam komunikasi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum hambatan-hambatan yang sering terjadi dalam komunikasi adalah:&lt;br /&gt;=&gt; a). Kurang kecakapan berkomunikasi&lt;br /&gt;Kurang kecakapan berbicara (terutama di depan umum), Kurang cakap membaca dan mendengarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; b). Sikap yang komunikator yang kurang tepat&lt;br /&gt;Sikap yang kurang tepat dapat menghalangi komunikasi, sehigga dalam hal ini diperlukan sikap simpatik, rendah hati, tetapi cukup tegas dan menunjukan kreadibilitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; c). Kurangnya pengetahuan&lt;br /&gt;Hal kurangnya pengetahuan bisa berlaku bagi keua belah pihak. Cara mengatasinya adalah apabila salah satu pihak memiliki pengetahuan lebih tinggi maka ia harus berusaha menyelaraskan cara penyampaian pesan atu sebaliknya menanggapi pesan dengan mempertimbangkan taraf pengetahuan pihak lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; d). Kurang memahami sistem sosial&lt;br /&gt;Bila komunikator krang memahasi sistem sosial atau budaya setempat maka arah pembicaraannya kurang tepat dan tidak menarik bagi komunikan setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; e). Kesalahan bahasa&lt;br /&gt;Sering terjadi salah pengertian atau kesalahan penafsiran yang disebabkan perbedaan arti dari suatu istilah atau kata-kata. Hal ini sering terjadi dalam menggunakan serta menerjemahkan bahasa asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; f). Penyajian yang verbalitas&lt;br /&gt;Komunikasi cenderung menjadi tidak atau kurang lancar jika komunikator terus-menerus hanya membacakan atau berbicara saja tanpa peragaan atau tanpa gerak tubuh yang memperagakan untuk memberikan nuansa kepada pesan yang disampaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; g). Komunikasi satu arah&lt;br /&gt;Komunikasi satu arah sering kali kurang memberikan hasil yang sesuai dengan harapan, karena komunikan tidak diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan atau saran-sarannya sehingga pesan atu berita kurang jelas diterima (kurang dimengerti) oelh komunikan, bahkan bisa menimbulkan penafsiran yang salah atau kurang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BAB III&lt;br /&gt;KESIMPULAN&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Komunikasi adalah suatu proses penyampaian pikiran dan perasaan melalui bahasa, baik verbal maupun non-verbal, mendengar, berbicara, gerak tubuh, dan ungkapan emosi (Ahmad Susanto,1998:25).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunikasi adalah proses penyampaian informasi-informasi, pesan-pesan, gagasan-gagasan atau pengerian-pengertian, dengan menggunakan lambang-lambang yang mengandung arti atau makna, baik secara verbal maupun non-verbal dari seseorang atau kelompok orang kepada seseorang atau kelompok lainnya dena tujuan utnuk mencapai saling pengertian dan/atau kesepakatan bersama (Teuku May Rudi,2005:1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan komunikasi lazimnya dilakukan dengan tiga tujuan, yaitu: a) untuk mengetahui sesuatu , b) untuk memberitahu sesuatu, dan c) untuk mempengaruhi atau mengarahkan orang lain agar berbuat sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara keseluruhan atau garis besar, tujuan komunisakasi adalah untuk mencapai saling pengertian (mutual understanding), pemahaman bersama (common understanding), atau kesepakatan timbal balik (mutual agreement). Dengan demikian tingkat keberhasilan (pencapaian tujuan) komunikasi dapat dilihat atau dinilai dari sampai di mana atau sejauh mana saling pengertian dan kesepakatan dapat tercapai oleh pihak-pihak yang melakukan komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima komponen atau unsur penting dalam komunikasi yang harus diperhatikan yaitu: (1) Pengirim pesan (sender), (2) Pesan yang dikirimkan (message), (3) Bagaimana pesan tersebut dikirimkan (delivery channel atau media), (4) Penerima pesan (receiver), (5) Umpan balik (feedback). &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-513904870388538262?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/513904870388538262/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/membangun-komunikasi-yang-efektif.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/513904870388538262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/513904870388538262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/membangun-komunikasi-yang-efektif.html' title='MEMBANGUN KOMUNIKASI YANG EFEKTIF (PRILAKU ORGANISASI)'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-4136560411338372220</id><published>2008-10-22T20:55:00.000+07:00</published><updated>2008-10-22T20:59:09.784+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Psikologi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Manajemen'/><title type='text'>Perencanaan Sumber Daya Manusia (Manajemen Sumber Daya Manusia)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Perencanaan Sumber Daya Manusia (Manajemen Sumber Daya Manusia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;A. Arti Penting Sumber Daya Manusia&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber daya manusia adalah kemampuan terpadu dari daya pikir dan daya fisik yang memiliki individu. Perilaku dan sifatnya ditentukan oleh keturunan dan lingkunganya,sedangkan prestasi kerjanya ditentukan oleh keinginan untuk memenuhi kepuasannya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D.Yung membedakan manusia menjadi dua golongan menurut arah perhatiannya, yaitu :&lt;br /&gt;1). Tipe introversi,jika perhatiannya terutama diarahkan ke dalam dirinya sendiri. Orang-orang ini disebut introvert dengan ciri-ciri egoistis,senang menyendiri, Pendiam,kurang bergaul,dan selalu mengutamakan kepentingan pribadinya diatas kepentingan umum.&lt;br /&gt;2). Tipe extroverse,jika perhatiannya terutama ditunjukan ke sekelilingnya. Orang tipe ini disebut exstrovert yang ciri-cirinya berhati terbuka,gembira, ramah-tamah dalam pergaulan, sosia, dan menempatkan kepentingan umum diatas kepentingan pribadinya.&lt;br /&gt;3). Tipe ambiverse adalah orang-orang yang berada di antara exstrovert dan intro-vert.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr.Toshitaka Noi, mengemukakan bahwa golongan darah mengungkapkan sifat manusia sebagai berikut:&lt;br /&gt;a). Golongan darah A bisa dipercaya.&lt;br /&gt;b). Golongan darah B lebih lembut.&lt;br /&gt;c). Golongan darah AB emosional.&lt;br /&gt;d). Golongan darash O berbakat pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Douglas Mc Gregor membedakan manusia dengan;&lt;br /&gt;a). Teori X&lt;br /&gt;b). teori Y&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; Teori kepibadian&lt;br /&gt;a) Teori sifat (Traitest Theory)&lt;br /&gt;b) Teori Psikodinamis (Psyhodynamic Theory) oleh freud.&lt;br /&gt;c) Teori Humanistis (Humanistic Theory) oleh Carl Roger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;B. Pendekatan SDM&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber daya manusia adalah kemampuan terpadu dari daya pikir dan daya fisik yang dimiliki tiap individu. Pendekatanm SDM dibedakan atas pendekatan mikro(Penganalisaan dan pengkajian sumberdaya manusia dari ruang lingkup yang lebuh sempit dalam perusahaan.) dan pendekatan makro(SDM dikaji dan dianalisis secara luas dan menyeluruh, baik secara masional maupun internasional).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tenaga kerja adalah orang-orang/SDM yang telah dapat memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan dalam Undang-Undang perburuhan dinegarabersangkutan. Tenaga kerja dikelompokkan atas pengusaha, karyawan, dan penganggur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengusaha adalah orang-orang yang memiliki perusahaan dengan menginvestasikan kekekayaannya, dan pendapatannya berasal dari laba perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karyawan adalah orang-orang penjual jasa dan pendapatannya merupakan kompensasi yang besarnya telah diketahui terlebih dahulu. Karyawan terdiri dari Manajeriak dan operasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manajerial adalah orang-orang yang mempunyai bawahan sehingga sebagian dari pekerjaan dapat didelegasikan kepada bawahannya untuk dikerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operasional adalah orang –orang yang harus mengerjakan sendiri pekerjaan yang didelegasikan kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penganggur adalah orang-orang yang tidak punya pekerjaan dan penghasilan. Jadi kebutuhaannya menjadi beban orang yang bekerja.[1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;C. Perencanaan SDM&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Perencanaan SDM adalah proses mengambil keputusan, yang diartikan sebagai rangkaian kegiatan memilih alternative untuk dilaksanakan dalam rangka mencapai satu atau beberapatujuan. [2] Perencanaan Sumber Daya Manusia atau Human Recources Planning Disingkat PSDM merupakan fungsi pertama dan utama dari manajemen sumber daya manusia. Perencanaan merupakan masalah memilih, yaitu memilih tujuan dan cara terbaik untuk mencapai tujuan tersebut dari beberapa alternatif yang ada, tanpa alternatif yang ada, tanpa alternatif, perencanaan pun tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perencanaan adalah memilih dan menghubungkan fakta dan membuat serta menggunakan asumsi-asumsi mengenai masa yang akan datang dengan jalan menggambarkan dan merumuskan kegiatan-kegiatan yang diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perencanaan Sumber daya manusia adalah merencanakan tenaga kerja agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan serta efektif dan efisien dalam membantu terwujudnya tujuan (Drs. Malayu S.P. Hasibuan 1990)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Tujuan perencanaan SDM&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1) Untuk menentukan kualitas dan kuantitas karyawan akan mengisi semua jabatan dalam perusahaan&lt;br /&gt;2) Untuk menjamin tersedianya tenaga kerja masa kini maupun masa depan, sehingga setiap pekerjaan ada yang mengerjakannya.&lt;br /&gt;3) Untuk menghindari terjadinya mismanajemen dan tumpang tindih dalam pelaksanaan tugas.&lt;br /&gt;4) Untuk mempermudah koordinasi, integrasi dan sinkronisasi(KIS) sehingga produktifitas kerja meningkat.&lt;br /&gt;5) Untuk menghindari kekurangan dan atau kelebihan karyawan.&lt;br /&gt;6) Untuk menjadi pedoman dalam menetapkan program penarikan, seleksi. Pengembangan, kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan, kedisiplinan, dan pemberhentian karyawan.&lt;br /&gt;7) Menjadi pedoman dalam melaksanakan mutasi(vertikal atau horizontal) dan pensiunan karyawan.&lt;br /&gt;8) Menjadi dasar dalam melakukan penelitian karyawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;D. Metode, Informasi, dan Peramalan PSDM&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Metode PSDM&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Metode PSDM, dikenal atas metode nonilmiyah dan metode ilmiyah. Metode nonilmiyah dartikan vahwa perencanaan SDM hanya didasarkan atas pengalaman, imajinaso, dan perkiraaan-perkiraan dari perencanaannya saja. Rencana SDM semacam ini risikonya cukup besar, misalnya kualitas dan kuantitas tenaga kerja tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Akibatnya, timbul mismanajemen dan pemborosan yang merugikan perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode ilmiyah diartikan bahwa perencanaan SDM dilakukan berdasarkan atas hasil analisis dari data, informasi, dan peramalan-peramalan (forecasting) dari perencanaannya. Rencana SDM semacam ini risikonya relatif lebih kecil karena segala sesuatunya diperhitungkan terlebih dahulu. Pada metode ilmiyah ini, data dan informasinya harus akurat, serta analisis yang benar. Data adalah kejadian-kejadian nyata pada masa lampau, baik data sekunder maupun data primer. Informasi adalah hasil proses data serta memberikan indormatif kepada penerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perencanaan SDM baru dapat dilakukan denganbaik dan benar jika Informasi tentang job analysis, organisasi dan situasi persediaan tenaga kerja diperoleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Job analisi&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; memberikan informasi tentang aktifitas pekerjanya, standar pekerjaan, konteks pekerjaan, persyaratan personalia, perilaku manusia, dan alat-alat yang dipergunakan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Job description&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; memberikan informasi tentang tugas-tugas dan tanggung jawab seorang pejabat pada suatu jabatan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Job specification&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; memberikan informasi tentang kualifikasi-kualifikasi SDM yang akan menjabat suatu jabatan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Job evaluation&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; memberikan informasi mengenai berat ringannya pekerjaan, resiko pekerjaan dan gaji jabatan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Job enrichment&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; memberikan informasi untuk memperkaya pekerjaan pada suatu jabatan tertentu yang sifatnya vertical&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Job enlargement&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; memberikan informasi untuk memperkaya jenis pekerjaan yang sifatnya horizontal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Work simplification memberikan informasi untuk spesialisasi pekerjaan karena pekembangan perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;E. Perencanaan Prosedur dan Rencana SDM&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Perencana (Planner) adalah orang, baik individu maupun kelompok, yang memproses perencanaan (Planning) yang hasilnya menjadi rencana (Plan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Syarat-syarat perencanaan SDM&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;1) Harus mengetahui secara jelas masalah yang akan di rencanakan&lt;br /&gt;2) Harus mampu mengumpulkan dan menganalisis informasi tentang SDM.&lt;br /&gt;3) Harus mempunyai pengetahuan yang luas tentang&lt;br /&gt;4) Harus mampu membaca situasi SDM masa kini dan masa mendatang&lt;br /&gt;5) Mampu memperkirakan peningkatan SDM&lt;br /&gt;6) Mengetahui secara luas peraturan dan kebijaksanan perburuhan pemerintah .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;prosedur perencaan SDM&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;1. Menetapkan secara jelas kuantitas SDM yang dibutuhkan .&lt;br /&gt;2. Mengumpulkan data dan informasi tentang SDM&lt;br /&gt;3. Mengelompokkan data dan informasi serta menganalisisnya&lt;br /&gt;4. Menetapkan beberapa alternatif&lt;br /&gt;5. Memilih yang terbratan aik dari alternatif yang ada menjadi rencana&lt;br /&gt;6. Menginformasikan rencana kepada para karyawan untuk direalisasikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;F. Perencanaan Fungsi-Fungsi MSDM&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Manajemen Sumber Daya Manusia oleh para penulis dibagi atas beberapa fungsi dengan tujuan sebagai berikut.&lt;br /&gt;a) Analisis pembahasannya lebih sistematis, teratur, dan baik sehingga mudah dipahami.&lt;br /&gt;b) Menjadi pedoman bagi manajer dalam melaksanakan langkah-langkah kepemimpinannya dibidang sumber daya manusia. [3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------&lt;br /&gt;1. Drs. H. Malayu S. P. Hasibuan, Manajemen Sumber Daya manusia, PT Bumi Aksara, Jakart:2007, Cet. 9, hal. 284&lt;br /&gt;2. H. hadari Nawawi, Perencanaan SDM untuk organisasi profit yang kompetitif,Gadjah Mada University Press, Yogyakarta:2003, hal.184&lt;br /&gt;3. Drs. H. Malayu S. P. Hasibuan, Manajemen Sumber Daya manusia, PT Bumi Aksara, Jakart:2007, Cet. 9, hal. 256. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-4136560411338372220?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/4136560411338372220/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/perencanaan-sumber-daya-manusia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/4136560411338372220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/4136560411338372220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/perencanaan-sumber-daya-manusia.html' title='Perencanaan Sumber Daya Manusia (Manajemen Sumber Daya Manusia)'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-7331505657355780172</id><published>2008-10-22T20:50:00.001+07:00</published><updated>2008-10-22T20:53:47.708+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Perbankan Syariah'/><title type='text'>Dasar-Dasar Bank Syariah</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Dasar-Dasar Bank Syariah &gt;&gt;&lt;strong&gt;Pendahuluan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan ini kemajuan dan perkembangan bank syariah secara kuantitatif sangat menggembirakan. Perkembangan ini tentunya akan semakn bertambah untuk masa-masa yang akan datang. Tentunya, perkembangan yang bersifat kuantitas ini harus diimbangi dengan perkembangan secara kuanlitas kualitas perbankan syariah sangat ditentukan oleh kemampuan bank syariah kinerja dan kelangsungan usahanya, tentunya juga salah satu dari tersebut adalah kebijakan politik bank sentral yang dalam hal ini mewakili yang berwenang dalam mengambil kebijakan harus sesuai dengan kondisi perbankan saat ini. Kinerja dan kelangsungan usaha bank melakukan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah sangat dipengaruhi oleh kualitas dari penanaman dan atau pembiayaan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Subarjo , ada beberapa sebab mengapa jumlah nasabah Bank Syariah di Indonesia masih cukup rendah. Antara lain, karena untuk Negara dengan sistem politik yang sekuler, dimana keseluruhan perangkat sistem politik dan ekonominya adalah perangkat kapitalis, berupaya mengembangkan perbankan Syariah melalui dual banking sistem. Yakni bank-bank Syariah dikembangkan dalam kerangka perangkat sistem ekonomi kapital. Contohnya adalah Malaysia, Indonesia, Mesir dan Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, bank syariah pertama baru lahir tahun 1991 dan beroperasi secara resmi tahun 1992. Padahal, pemikiran mengenai hal in sudah terjadi sejak dasawarsa 1970-an, Menurut Dawam Rahardjo, penghalangnya adalah Faktor Politik, yaitu bahwa pendirian bank Islam dianggap sebagai bagian dari cita-cita mendirikan Negara Islam .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu perlunya penjelasan secara politik ruang lingkup perbankan syariah secara jelas sehingga bank syariah di Indonesia dapat menjadi salah satu bank unggulan yang diminati seluruh elemen masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pembahasan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bank Syariah adalah bank yang beroperasi dengan tidak mengandalkan pada bunga/lembaga keuangan/perbankan yang operasional dan produknya dikembangkan berlandaskan pada Al-Qur’an dan Hadist SAW. Bank adalah lembaga perantara keuangan atau biasa disebut financial intermediary. Artinya, lembaga bank adalah lembaga yang dalam aktivitasnya berkaitan dengan masalah uang. Kegiatan dan usaha bank akan selalu terkait dengan komoditas antara lain :&lt;br /&gt;1. memindahkan uang&lt;br /&gt;2. menerima dan membayarkan kembali uang nasabah&lt;br /&gt;3. membeli dan mejual surat-surat berharga dan&lt;br /&gt;4. memberi jaminan bank&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank syariah lahir di Indonesia, yang gencarnya pada sekitar tahun 90-an atau tepatnya setelah ada undang-undang No.7 tahun 1992 yang direvisi dengan undang-undang perbankan No. 10 tahun 1998, dalam bentuk sebuah bank yang beroperasional dengan system bagi hasil atau bank syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aspek-aspek perbankan syariah dapat di uraiakan secara berikut:&lt;br /&gt;a. Menjauhi diri dari unsur riba&lt;br /&gt;b. Menerapkan system bagi hasil dan perdagangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank Indonesia sebagai bank sentral di Indonesia memiliki tugas sebagai berikut&lt;br /&gt;1. menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter&lt;br /&gt;2. mengatur dan menjaga kelancaran system pembayaran dan&lt;br /&gt;3. mengatur dan mengawas bank&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam melaksanakan tugasnya bank Indonesia menetapkan kebijakan politiknya dengan menetapokan ketentuan perbankan berdasarkan prinsip kehati-hatian sesuai standar yang berlaku yang bertujuan memberikan rambu – rambu penyeleggaraan kegiataan usaha perbankan yang pada gilirannya dapat mewujudkan suatu system perbankan yang sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank Syariah di tanah air mendapatkan pijakkan yang kokoh setelah adanya deregulasi sector perbankan pada tahun 1983. Hal ini karena sejak saat itu diberikan keleluasaan penentuan tingkta suku bunga, termasuk nol persen (atau peniadaan bunga sekaligus).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian posisi perbankan syariah semakin pasti setelah disahkan UU Perbankan No. 7 tahun 1992 di mana bank diberikan kebebasan untuk menentukan jenis imbalan yang akan di ambil dari nasabahnya baik bunga atau pun keuntungan – keuntungan bagi hasil .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan terbitnya PP No. 72 tahun 1992 tentang bagi hasil yang secara tegas memberikan batasan bahwa “bank bagi hasil tidak boleh melakukan kegiatan usaha yang tidak berdasarkan prinsip bagi hasil (bunga) sebaliknya pula bank yang kegiatan usahanya tidak berdasarkan prinsip bagi hasil tidak diperkenankan melakukan kegiatan usaha berdasarkan prinsip bagi hasil”(pasal 6), maka jalan bagi operasional perbankan sayriah makin luas. Kini titik kulminasi telah tercapai dengan disahkanya UU No. 10 tahun 1988 tentang perbankan yang membuka kesempatan bagi siapa saja yang akan mendirikan bank syariah mau pun yang ingin mengkonversi dari system konvensional menjadi system syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tegas pasal 6 UU No. 10/1998 membolehkan bank umum yang melakukan kegiatan secara konvensional dapat juga melakukan kegiatan usaha dengan berdasarkan prinsip syariah.&lt;br /&gt;Sungguh demikian bank syariah yang berada di tanah air tetap harus tunduk kepada peraturan-peraturan dan persyaratan perbankan yang berlaku pada umumnya antara lain:&lt;br /&gt;a. Ketentuan perizinan dalam pengembangan usaha, seperti pembukaan cabang dan kegiatan devisa&lt;br /&gt;b. Kewajiban pelaporan ke Bank Indonesia&lt;br /&gt;c. Pengawasan Intern&lt;br /&gt;d. Pengawasan atas prestasi, permodalan, manajemen, rentabilias dll&lt;br /&gt;e. Pengenaan sanksi atas pelanggaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping ketentuan-ketentuan di atas bank Syariah di Indonesia juga dibatasi oleh pengawasan yang dilakukan oleh Dewan Pengawas Syariah. Hal yang terakhir ini memberikan implikasi bahwa setiap produk Bank Syariah mendapatkan persetujuan dari Dewan Pengawas&lt;br /&gt;Syariah terlebih dahulu sebelum di perkenankan kepada masyarakat .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya tuntutan perkembangan maka Udang-Undang Perbankan Nomor 7 tahun 1992 kemudian direvisi menjadi Undang-Undang Perbankan No. 10 tahun 1998. undang-undang ini melakukan revisi beberapa pasal yang dianggap penting, dan merupakan aturan hukum secara leluasa menggunakan istilah syariah dengan tidak lagi menggunakan istilah bagi hasil. Di antara perubahan yang berkaitan langsung dengan keberadaan Bank Syariah adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Pasal 1 ayat 12 menyatakan”Pembiayaan berdasarkan prinsip syariah adalah penyediaan uang atau tagihan yang dipersamakan dengan itu berdasarkan persetujuan atau kesepakatan antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak yang dibiayai untuk mengembalikan uang atau tagihan tersebut setelah jangka waktu tertentu dengan imbalan atau bagi hasil.&lt;br /&gt;2. Pasal 1 ayat 13 berbunyi”Prinsip syariah adalah aturan perjanjian berdasarkan hukum Islam antara bank dengan pihak lain untuk menyimpan dana dan pembiayaan kegiatan usaha, atau kegiatan lainnya yang dinyatakan sesuai dengan syariah.&lt;br /&gt;3. Ketentuan Pasal 6 huruf m diubah, sehingga Pasal 6 huruf m menjadi berbunyi sebagai berikut :”menyediakan pembiayaan dan atau melakukan kegiatan lain berdasarkan prinsip syariah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.”&lt;br /&gt;4. Ketentuan Pasal 13 huruf c di ubah sehingga Pasal 13 huruf c menjadi berbunyi sebagai berikut:menyediakan pembiayaan dan penempatan dana berdasarkan prinsip syariah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia”(UU No.8 tahun 1998)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aturan yang berkaitan dengan Bank Umum berdasarkan prinsip syariah di atur dalam surat keputusan direksi Bank Indonesia No. 32/34/KEP/DIR tggl 12 Mei 1999 yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pasal 1 huruf a menyatakan :Bank adalah Bank Umum sebagaimana diamksud dalam pasal 1 angka 3 Undang-Undang Nomor 7 tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomor 7 tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 10 tahun 1998 yang melakukan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pasal 1 huruf g menyatakan: “Kegiatan Usaha berdasarkan Prinsip Syariah adalah kegiatan usaha perbankan yang dilakukan berdasarkan prinsip syariah sebagaimana di maksud dalam pasal 1 angka 13 Undang-Undang No.7 Tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah diubah dengan undang – undang No. 10 Tahun 1998,”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Bab VI kegiatan usaha, pasal 28 menyatakan bahwa”bank wajib menerapkan prinsip syariah dalam melakukan kegiatan usahanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pasal 29 menyatakan:”Selain melakukan kegiatan usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28, Bank dapat pula:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. melakukan kegiatan dalam valuta asing berdasarkan prinsip sharf&lt;br /&gt;b. melakukan kegiatan penyertaan modal berdasarkan prinsip musyarakah dan mudharabah&lt;br /&gt;c. melakukan kegiatan penyertaan modal sementara berdasarkan prinsip musyarakahdan/atau mudharabah&lt;br /&gt;d. bertindak sebagai pendiri dana pensiun dan pengurus dana pensiun berdasarkan prinsip syariah&lt;br /&gt;e. Bank dapat bertindak sebagai lembaga baitul mal yaitu menerima dana yang berasal dari zakat,infak,shadaqah, waqaf, hibah, atau dana social lainnya dan menyalurkannya kepada yang berhak dalam santunan dan/atau pinjaman kebajikan (qardu hasan) (Undang-Undang No. 8 Tahun 1998)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operasional produk bank syariah di Indonesia dijalankan berdasarkan Undang-Undang, Peraturan Bank Indonesia dan surat Keputusan Direksi bank Indonesia sebagaimana berikut:&lt;br /&gt;1. Undang-undang No. 10 Tahun 1998, tentang perubahan atas undang-undang No. 7 tahun 1992 tentang Perbankan berikut penjelasannya.&lt;br /&gt;2. Undang-undang Republik Indonesia No.23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia berikut penjelasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kesimpulan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ruang Lingkup Perbankan Syariah Khususnya di Indonesia diatur dalam Undang-Undang, Peraturan Bank Indonesia, dan Surat Keputusan direksi Bank Indonesia&lt;br /&gt;2. Bank Syariah operasionalnya/ ruang lingkup kerjanya hanya berdasarkan prinsip– prinsip syariah&lt;br /&gt;3. Bank Syariah harus patuh terhadap ketentuan-ketentuan yang ditetapkan oleh pemegang kebijakan politik seperti BI, UU,Direksi BI&lt;br /&gt;4. Segala masalah yang terjadi di bank syariah harus di selesaikan melalui Badan Arbitrase nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Dr. Subarjo Joyosumarto dari Lembaga Perkembangan Perbankan Indonesia (LPPI)&lt;br /&gt;2. Dikutip dari Direktori Syariah Republika&lt;br /&gt;3. Prof. Dr. H. Veithzal Rivai ,M.B.A , Andria Permata Veithzal.B.Acct,M.B.A dkk,Bank And 4. Financial Institution Management Conventional &amp;amp; Sharia System,(Jakarta:PT. Raja Grafindo Persada),2007&lt;br /&gt;5. Muhammad, Manajemen Pembiayaan Bank Syariah,(Yogyakarta:UPP AMP YKPN,2005)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Daftar Pustaka&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad,Manajemem Pembiayaan Bank Syaria,(Yogyakarta:UPP AMP YKPN),2005&lt;br /&gt;Direktori Syariah Republika,2007&lt;br /&gt;Viethzal Rivai,H. Dr. Prof ,dkk. Bank And Financial Institution Management Conventional &amp;amp; Shar’I Systrem.(Jakarta:PT.Raja Grafindo Persada),2007&lt;br /&gt;www.icmi.com&lt;br /&gt;www.republika.online.com &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-7331505657355780172?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/7331505657355780172/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/dasar-dasar-bank-syariah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/7331505657355780172'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/7331505657355780172'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/dasar-dasar-bank-syariah.html' title='Dasar-Dasar Bank Syariah'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-8583891274364352370</id><published>2008-10-22T20:47:00.001+07:00</published><updated>2008-10-22T20:50:17.439+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Perbankan Syariah'/><title type='text'>Arsitektur Perbankan Syariah Indonesia (API)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Arsitektur Perbankan Syariah Indonesia (API)&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Arsitektur perbankan Indonesia (API) merupakan suatu kerangka dasar sistem perbankan Indonesia yang bersifat menyeluruh dan memberikan arah, bentuk, dan tatanan industri perbankan untuk rentang waktu, 5-10 tahun ke depan. API di landasi oleh visi mencapai suatu sistem perbankan yang sehat, kuat dan efisien guna menciptakan kestabilan sistem keuangan dalam rangka membantu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluncuran API tersebut tidak terlepas pula dari upaya pemerintah dan BI untuk membangun kembali perekonomian Indonesia melalui penerbitan buku putih pemerintah sesuai dengan inpres No.5 Tahun 2003, dimana API menjadi salah satu program utama dalam buku putih tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bank Indonesia merasa perlu untuk menyempurnakan program-program kegiatan yang tercantum dalam API. Penyempurnaan terhadap program-program API tersebut antara lain mencakup strategi-strategi yang lebih spesifik mengenai pengembangan perbankan syariah, BPR, dan UMKM ke depan, sehingga API di harapkan memiliki program kegiatan yang lebih lengkap dan komprehensif [1] yang mencakup sistem perbankan secara menyeluruh terkait bank umum dan BPR, baik konvensional maupun syariah, serta pengembangan UMKM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai dan menciptakan kestabilan sistem keuangan dalam rangka membantu pertumbuhan ekonomi nasional, ada 6 pilar sistem perbankan yang sehat, kuat, dan efisien yang harus di lakukan oleh bank Indonesia (BI) di antaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilar I. (Struktur perbankan yang sehat) [2], unsur unsurnya:&lt;br /&gt;a) Struktur modal&lt;br /&gt;a) Strategi-strategi dalam rangka memperkuat modal:&lt;br /&gt;b) perubahan terhadap stakeholder lama dengan investor baru&lt;br /&gt;c) merger pada bank&lt;br /&gt;d) penerbitan saham baru&lt;br /&gt;e) pinjaman yang sub ordinasi&lt;br /&gt;f) penguatan tekhnologi atau ITI yang mendukung operasional bank syariah&lt;br /&gt;g) skala usaha pertumbuhan kredit perlu di tingkatkan, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi dalam waktu lima tahun kedepan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum optimalnya struktur perbankan ini dapat di lihat pada 11 bank besar yang menguasai kurang lebih 75% total aset perbankan. Disisi lain, masih terdapat 127 bank yang tergolong kecil dan menengah lainnya yang perlu mendapat perhatian. Karena bank-bank tersebut juga memiliki cakupan usaha yang relatif sama dengan bank-bank besar, namun memiliki kemampuan operasional, managemen resiko, dan corporate governance barang relatif lebih terbatas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilar II. (Sistem pengaturan yang efektif)&lt;br /&gt;Apabila sistem pengaturan dunia perbankan di Indonesia dapat berjalan dengan efektif maka dunia perbankan Indonesia harus masuk atau di golongkan ke dalam International best practice dimana pengaturan perbankan di Indonesia mengikuti kinerja bank-bank yang ada di seluruh dunia dan BI tetap mempertahankan keikut sertaanya dalam forum-forum international. [3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilar III. (Peningkatan fungsi pengawasan)&lt;br /&gt;Yang di lakukan BI, adalah:&lt;br /&gt;a) meningkatkan kompentensi sebagai pengawas&lt;br /&gt;b) meningkatkan koordinasi antara lembaga pengawas&lt;br /&gt;c) pengembangan pengawasan berbasis resiko&lt;br /&gt;d) peningkatan efektifitas dalam memperkuat enforcement&lt;br /&gt;e) konsolidasi sektor perbankan di BI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilar IV. (Program peningkatan kualitas manajemen)&lt;br /&gt;Suatu kepemimpinan di perusahaan akan berjalan dengan baik, apabila good Corporate Governance (GCS) di tingkatkan, otomatis ini akan meningkatkan kinerja Bank dan kepercayaan menjadi meningkat. [4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilar V. (Program pengembangan Infra struktur perbankan )&lt;br /&gt;Yang di lakukan BI adalah:&lt;br /&gt;Pengembangan operasional perbankan yang mendukung dan yang efektif di tandai dengan sistem pembayaran di Indonesia yang di nilai sudah memadai. Lebih dari 95% dari total transaksi pembayaran perbankan yang di lakukan melalui sistem RTGS (Real Time Gross Settlement). Audit awal menunjukkan bahwa sistem ini telah sesuai dengan core principles for efficient payment system.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilar VI ( Program peningkatan Perlindungan nasabah)&lt;br /&gt;Yang di lakukan BI, adalah:&lt;br /&gt;a) meningkatkan standard penyusunan mekanisme pengaduan nasabah&lt;br /&gt;b) pendirian mediasi lembaga independent, contoh: Arbitrase[5]&lt;br /&gt;c) peningkatan transparansi perbankan&lt;br /&gt;d) edukasi bagi nasabah[6]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena luasnya lingkup kebijakan yang di tempuh dan tidak mudahnya respons yang harus di lakukan bank dalam mengantisipasi perubahan, implementasi perubahan yang di isyaratkan dalam API akan di lakukan secara bertahap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu dampak dari manajemen skim bagi hasil yang masih relatif kecil dan sumber daya insani yang rendah akan mengedepankan pada pembiayaan konsumsi yang cenderung membesar. Realitas ini menunjukkan bahwa bank syariah lebih mementingkan kepraktisan dan pencapaian profitabilitas semata. Pembiayaan konsumtif akan menjauhkan keberadaan dan peran perbankan syariah dari maqasih as-syariah dan mendorong masyarakat untuk konsumtif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah pembenahan yang harus di lakukan adalah mengharapkan terjadinya sistem perbankan syariah yang kompetitif, efisien dan memenuhi prinsip kehati-hatian serta mampu mendorong sektor riil[7] melalui kegiatan pembiayaan berbasis bagi hasil di tambah lagi dengan peran BI untuk menyempurnakan kebijakan dan regulasi pada perbankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----------&lt;br /&gt;1. Direktorat Perbankan Syariah, “Laporan Perkembangan Perbankan Syariah”, BANK INDONESIA, Jakarta:2004,hal:49&lt;br /&gt;2. BANK INDONESIA, Himpunam Ketentuan Perbankan Syariah Indonesia, Februari, 2005- April 2006&lt;br /&gt;3. Direktorat Perbankan Syariah, Op.Cit.&lt;br /&gt;4. Ibid, hal:50&lt;br /&gt;5. Ibid, hal:26&lt;br /&gt;6. Ibid, hal:51&lt;br /&gt;7. BANK INDONESIA, cetak biru. Perbankan Syariah Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Pustaka:&lt;br /&gt;- Direktorat Perbankan Syariah, Laporan Perkembanga Perbankan Syariah, BANK INDONESIA, Jakarta: 2004&lt;br /&gt;- BANK INDONESIA, cetak biru. Perbankan Syariah Indonesia&lt;br /&gt;- BANK INDONESIA, Himpunam Ketentuan Perbankan Syariah Indonesia, Februari, 2005- April 2006 &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-8583891274364352370?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/8583891274364352370/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/arsitektur-perbankan-syariah-indonesia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/8583891274364352370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/8583891274364352370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/arsitektur-perbankan-syariah-indonesia.html' title='Arsitektur Perbankan Syariah Indonesia (API)'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-6922377789855421534</id><published>2008-10-20T00:27:00.006+07:00</published><updated>2008-10-20T03:05:35.265+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Otomotof'/><title type='text'>Situs atau Alamat Web Toko Spare Part Motor Online</title><content type='html'>Situs-Situs atau Alamat Web Toko Motor Online. Toko Spare Part Motor Online, Toko Modifikasi Motor Toko Online, Toko Bengkel Motor Online, Toko Aksesoris Motor Online.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posting ini dibuat untuk para biker mania yang ada di seluruh daerah di Indonesia yang ingin melakukan study banding dan peninjauan produk untuk motornya sebelum berangkat ke took.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=====================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.tokomotormania.com/" target="”new”"&gt;http://www.tokomotormania.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.tokohelm.com/" target="”new”"&gt;http://www.tokohelm.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.imracing.net/" target="”new”"&gt;http://www.imracing.net/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.motorkita.com/" target="”new”"&gt;http://www.motorkita.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.plasaotomotif.com/" target="”new”"&gt;http://www.plasaotomotif.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.nobiracing.co.id/" target="”new”"&gt;http://www.nobiracing.co.id/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.x-16.net/" target="”new”"&gt;http://www.x-16.net/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.nobiracing.com/" target="”new”"&gt;http://www.nobiracing.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.astoria-racing.com/" target="”new”"&gt;http://www.astoria-racing.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.trimaxindo.com/" target="”new”"&gt;http://www.trimaxindo.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.amsracingparts.com/" target="”new”"&gt;http://www.amsracingparts.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.plazaotomotif.com/" target="”new”"&gt;http://www.plazaotomotif.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.dyshamotorsports.com/" target="”new”"&gt;http://www.dyshamotorsports.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.geocities.com/chips_motor/home.htm" target="”new”"&gt;http://www.geocities.com/chips_motor/home.htm&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.tdr-racing.com/" target="”new”"&gt;http://www.tdr-racing.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ebikersmart.com/" target="”new”"&gt;http://www.ebikersmart.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.cahayamotor.com/" target="”new”"&gt;http://www.cahayamotor.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.jayalinamotor.com/" target="”new”"&gt;http://www.jayalinamotor.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.cbrclub.multiply.com/photos/album/10" target="”new”"&gt;http://www.cbrclub.multiply.com/photos/album/10&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.clink-chrome.com/" target="”new”"&gt;http://www.clink-chrome.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.bintangracingteam.com/" target="”new”"&gt;http://www.bintangracingteam.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.mitra2000-online.com/" target="”new”"&gt;http://www.mitra2000-online.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.rajamotor.com/" target="”new”"&gt;http://www.rajamotor.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.baikerboi.com/" target="”new”"&gt;http://www.baikerboi.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.topspeed-shop.com/" target="”new”"&gt;http://www.topspeed-shop.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.siam-motoshop.com/" target="”new”"&gt;http://www.siam-motoshop.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.bikerzone.web.id/" target="”new”"&gt;http://www.bikerzone.web.id/&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;a href="http://www.jansen-racing.com/" target="”new”"&gt;http://www.jansen-racing.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.speedshop.web.id/" target="”new”"&gt;http://www.speedshop.web.id/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ahrsproducts.com/" target="”new”"&gt;http://www.ahrsproducts.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.aseanmoto.com/" target="”new”"&gt;http://www.aseanmoto.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.motora21.com/" target="”new”"&gt;http://www.motora21.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.pasaronderdil.com/" target="”new”"&gt;http://www.pasaronderdil.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.motoprima.com/" target="”new”"&gt;http://www.motoprima.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.yss.co.th/" target="”new”"&gt;http://www.yss.co.th/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.knfilters.com/" target="”new”"&gt;http://www.knfilters.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.tokobagus.com/" target="”new”"&gt;http://www.tokobagus.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.chipsmotor.com/" target="”new”"&gt;http://www.chipsmotor.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.fast-corner.com/" target="”new”"&gt;http://www.fast-corner.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.wienssticker.com/" target="”new”"&gt;http://www.wienssticker.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;============================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikomentar bagi yang berasa terbantu dengan posting ini.&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.aseanmoto.com/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.knfilters.com/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-6922377789855421534?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/6922377789855421534/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/situs-atau-alamat-web-toko-spare-part.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/6922377789855421534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/6922377789855421534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/situs-atau-alamat-web-toko-spare-part.html' title='Situs atau Alamat Web Toko Spare Part Motor Online'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-4718206046470371862</id><published>2008-10-19T02:40:00.001+07:00</published><updated>2008-10-19T02:41:50.544+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tutorial Blog'/><title type='text'>Cara Mendapatkan Penghasilan Tanpa Mengganggu Sekolah atau Kuliah</title><content type='html'>Cara Mendapatkan Penghasilan Tanpa Mengganggu Sekolah atau Kuliah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-4718206046470371862?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/4718206046470371862/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/cara-mendapatkan-penghasilan-tanpa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/4718206046470371862'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/4718206046470371862'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/cara-mendapatkan-penghasilan-tanpa.html' title='Cara Mendapatkan Penghasilan Tanpa Mengganggu Sekolah atau Kuliah'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-4564731369752499075</id><published>2008-10-19T00:55:00.002+07:00</published><updated>2008-10-19T01:02:31.109+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tutorial Blog'/><title type='text'>Mengenal Blog</title><content type='html'>Di dalam posting ini saya kana menjelaskan secara singkat mengenai Blog. Sebelum masuk ke judul-judul tutorial yang lain, seperti cara membuat blog, Mengelola fitur-fitur Blog dll. Perlu kiranya saya memperkenalkan dan menjelaskan terlebih dahulu mengenai Blog berikut fungsi atau kegunaan dan juga di antaranya mengenai manfaat dan keuntungan yang bisa kita dapatkan dari sana.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog merupakan singkatan dari "web log" yang merupakan bentuk aplikasi web yang memuat tulisan-tulisan sebagai posting. Dengan mamuat tulisan-tulisan di dalam Blog, anda bisa mempublikasikan informasi dalam bentuk apapun. Seperti Profil pribadi, Artikel ilmiah, Cerita, Berita, Iklan dll. Dan yang paling menarik, tulisan-tulisan yang dimuat di Blog yang anda miliki, bisa diakses oleh siapapun dari seluruh belahan dunia. Mereka dapat mengakses tulisan-tulisan anda melalui alamat blog yang anda miliki (URL) secara langsung atau melalui mesin pencarai seperti &lt;a href="http://www.google.com/"&gt;Google&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.yahoo.com/"&gt;Yahoo&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.msn.com/"&gt;MSN&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.blogger.com/www.live.com"&gt;Live Search&lt;/a&gt; dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat dan keuntungan dari Nge-Blog tergantung anda mempersepsikannya, karena bagi orang yang berfikir positif, apapun yang dilakukan pasti tersirat manfaat dan keuntungan di dalamnya. Tetapi pada umumnya manfaat Nge-Blog adalah untuk Publikasi (sarana menyampaikan informasi). Maka dengan manfaat tersebut akan memberikan keuntungan bagi banyak kalangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila anda tertarik untuk membuat blog, Ada banyak perusahaan yang menyediakan layanan Blog di internet, baik yang gratis maupun berbayar. Di antaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WordPress (&lt;a href="http://wordpress.com/"&gt;wordpress.com&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;Friendster (&lt;a href="http://www.blogger.com/www.friendster.com/blogs.php"&gt;friendsterblogs.friendster.com&lt;/a&gt;),&lt;br /&gt;Microsoft Network (&lt;a href="http://www.blogger.com/spaces.msn.com"&gt;spaces.msn.com&lt;/a&gt;),&lt;br /&gt;Google Blogger (&lt;a href="http://www.blogger.com/www.blogger.com"&gt;www.blogger.com&lt;/a&gt;),&lt;br /&gt;Yahoo! (&lt;a href="http://www.blogger.com/360.yahoo.com"&gt;360.yahoo.com&lt;/a&gt;),&lt;br /&gt;Blogspot (&lt;a href="https://www.blogger.com/start"&gt;https://www.blogger.com/start&lt;/a&gt;),&lt;br /&gt;Multiply (multiply.com) dan lain-lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahasan secara lengkap mengenai penyedia layanan blog akan saya bahas di judul tutorial lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila anda berminat untuk membuat Blog di Internet, anda bisa memilih salah-satu di antaranya dengan kelebihannya masing-masing. Tetapi pada dasarnya sama saja.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-4564731369752499075?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/4564731369752499075/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/mengenal-blog.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/4564731369752499075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/4564731369752499075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/mengenal-blog.html' title='Mengenal Blog'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-9155053494560348075</id><published>2008-10-19T00:39:00.003+07:00</published><updated>2008-10-19T00:47:00.339+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tutorial Blog'/><title type='text'>Panduan berikut Cara dan langkah-langkah Membuat Blog di WordPress.com</title><content type='html'>Membuat Blog di WordPress.com&lt;br /&gt;&lt;a href="http://lumbunginspirasi.wordpress.com/files/2008/08/word.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat blog di Wordpress.com ilutilah langkah-langkah di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah awal. Kunjungi &lt;a href="http://wordpress.com/"&gt;http://wordpress.com/&lt;/a&gt; dan klik tombol dibagian atas tampilan web, ber latar biru.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nanti di sana akan diminta untuk mengisi form sebagai berikut:&lt;br /&gt;&amp;gt; &lt;strong&gt;Username&lt;/strong&gt;: Isi dengan sesuai keinginan anda (dalam bentuk huruf/angka) paling sedikit/minimal 4 huruf/angka.&lt;br /&gt;&amp;gt; &lt;strong&gt;Password&lt;/strong&gt;: Isi dengan sandi/kata kunci rahasia yang mudah anda ingat&lt;br /&gt;&amp;gt; &lt;strong&gt;Confirm&lt;/strong&gt;: Ulangi password sesuai dengan password yang telah anda isi sebelumnya.&lt;br /&gt;&amp;gt; &lt;strong&gt;Email Address&lt;/strong&gt;: Isi dengan alamat E-mail yang anda miliki, dan apabila masih belum ada. Buar terlebih dahulu, bisa di yahoo atau di gmail&lt;br /&gt;&amp;gt; &lt;strong&gt;Legal flotsam&lt;/strong&gt;: Beri tanda titik atau ceklist kotak yang tersedia sebagai tanda “setuju” dengan perjanjian.&lt;br /&gt;&amp;gt; Pada menu &lt;strong&gt;Gimme a blog&lt;/strong&gt;, abaikan saja. Karena biasanya sudah terkondisikan sesuai standartnya (telah terceklist) Dan apabila masih belum terceklist silahkan klik di kotak yang tersedia di sana.&lt;br /&gt;&amp;gt; &lt;strong&gt;Klik tombol Next&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&amp;gt; &lt;strong&gt;Blog Domain&lt;/strong&gt;: Isi dengan yang anda inginkan.&lt;br /&gt;NB: isian dari Blog Domain ini akan menjadi domain dari alamat Blog anda yang nantinya digunakan orang lain ketika ingin mengunjungi Blog anda. contoh: apabila anda mengisinya dengan: "tikus".wordpress.com. maka ketika ada orang lain yang ingin mengunjungi blog anda akan mengunjungi ke alamat: http://tikus.wordpress.com&lt;br /&gt;&amp;gt; &lt;strong&gt;Blog Title&lt;/strong&gt; -&amp;gt; Isi judul Blog yang anda inginkan (Nanti akan tampil di muka, di tajuk Blog anda).&lt;br /&gt;&amp;gt; &lt;strong&gt;Language&lt;/strong&gt; -&amp;gt; Pilih Bahasa yang di inginkan (bahasa Indonesia/yang lainnya).&lt;br /&gt;&amp;gt; &lt;strong&gt;Privacy&lt;/strong&gt; -&amp;gt; Kasih tanda tik/ceklist (biasanya sudah ada otomatis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;gt; Klik &lt;strong&gt;Sign Up&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah prosesnya selesai, di sana akan muncul pesan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=======================&lt;br /&gt;Your account is now active!&lt;br /&gt;You are now logged in as (username Anda).&lt;br /&gt;An email with your username, password, Akismet API key and important links has been sent to your email address.&lt;br /&gt;Write a post, change your template or visit the homepage.&lt;br /&gt;=======================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila sudah ada pesan ini, berarti Anda sudah berhasil membuat Blog. Silahkan login ke blog Anda. Berikut alamat penting untuk Anda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Untuk login, buka: http://namabloganda.wordpress.com/login.php&lt;br /&gt;b. Isi username (=nama blog) dan password.&lt;br /&gt;c. Klik “Write” atau “Tulis” untuk mulai membuat posting (akan bibahas selengkapnya di tutorial berikutnya).&lt;br /&gt;d. Klik “Publish” atau “Tampilkan” (akan bibahas selengkapnya di tutorial berikutnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila ingin mengakhiri/selesai klik Log Out.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB:&lt;br /&gt;1. Gunakan username dan password yang mudah anda ingat.&lt;br /&gt;2. Apabila anda menggunakan alamat email baru jangan lupa di catat/diingat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat mencoba!!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-9155053494560348075?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/9155053494560348075/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/panduan-berikut-cara-dan-langkah.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/9155053494560348075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/9155053494560348075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/panduan-berikut-cara-dan-langkah.html' title='Panduan berikut Cara dan langkah-langkah Membuat Blog di WordPress.com'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-354044694189001643</id><published>2008-10-19T00:27:00.003+07:00</published><updated>2008-10-24T04:12:14.139+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tutorial Blog'/><title type='text'>Menciptakan atau Membuat Halaman Satatis (Pages) di Wordpress.com</title><content type='html'>Menciptakan atau Membuat Halaman Satatis &lt;em&gt;(Pages)&lt;/em&gt; di Wordpress.com, merupakan langkah awal mempercantik tampilan blog Wordpress anda. Pasilitas ini merupakan pasilitas unggulan di Wordpress, karena tidak di miliki oleh penyedia layanan blog lainnya, seperti blogspot.com, bloger.com dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pasilitas halaman ini kita bisa memanfaatkannya untuk menu-menu tertentu yang kita inginkan, seperti yang sudah umum, pasilitas halaman ini digunakan untuk:&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Membuat Deskripsi Blog: Biasanya difungsikan untuk memberikan gambaran/penjelasan kepada para pengunjung mengenai blog yang kita miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Membuat Menu Home: Biasanya halaman ini &lt;em&gt;(Home)&lt;/em&gt; sudah di seting "default" atau halaman dasar yang sudah dibuat oleh Wordpress secara langsung. dan fungsi dari pasilitas "Home" ini adalah untuk mengembalikan tampilan blog ke halaman muka/utama dari Blog yang kita miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Buku Tamu: Anda bisa menggunakan pasilitas halaman sebagai buku tamu. Sehingga anda bisa memanfaatkan pasilitas ini sebagai sarana pengisian bagi para pengunjung Blog anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum masuk ke cara pembuatan halaman/pages di blog Wordpress anda, lebih baiknya mungkin anda bisa melihat terlebih dahulu gamgar-gambar di bawah ini sebagai bambaran yang mungkin dapat membantu anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;a href="http://lumbunginspirasi.files.wordpress.com/2008/08/blog1.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;Bagian yang saya lingkari adalah halaman-halaman yang saya buat di blog yang saya miliki. di gambar itu anda bisa melihat: Home, About, Buku Tamu dan Community.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana menurut anda? Indah bukan...!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Cara membuatnya mudah&lt;/strong&gt;. Ikuti langkah di bawah ini:&lt;br /&gt;1. &lt;strong&gt;Login&lt;/strong&gt; ke blog Wordpress yang anda miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Setelah berhasil log In, lihat di menu-menu paling atas, di sana ada beberapa menu di antaranya: My Account, &lt;strong&gt;My Dashboard&lt;/strong&gt;, New Post. Kemudian pilih menu &lt;strong&gt;My Dashboard&lt;/strong&gt;. Pilih/klik menu &lt;strong&gt;My Dashboard&lt;/strong&gt;. Setelah masuk ke menu &lt;strong&gt;My Dashboard&lt;/strong&gt;, dan cari dan klik menu &lt;strong&gt;Buat Halaman Baru&lt;/strong&gt; lalu Klik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Setelah masuk ke menu &lt;strong&gt;Buat Halaman&lt;/strong&gt;, Untuk kolom &lt;strong&gt;Judul&lt;/strong&gt; isi dengan judul halaman yang anda kehendaki. Contoh: About, Buku Tamu, Community dll.&lt;br /&gt;Dan di kolom &lt;strong&gt;Halaman&lt;/strong&gt;, isi saja dengan deskripsi/penjelasan dari menu halaman yang anda buat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Dibagian bawah akan ada Opsi Tingkat Lanjut disana ada:&lt;br /&gt;a. Komentar &amp;amp; Ping&lt;br /&gt;=&amp;gt; Izinkan Komentar: Cek beri tanda centang apa anda mengijinkan untuk di komentari.&lt;br /&gt;=&amp;gt; Izinkan Ping: Abaikan saja&lt;br /&gt;b. Lindungi Halaman Ini dengan Kata Sandi: Abaikan saja&lt;br /&gt;c. Induk Halaman: Abaikan saja&lt;br /&gt;d. Templat Halaman: Abaikan saja&lt;br /&gt;e. Urutan Halaman: Atur sesuai dengan urutan penempatan halaman yang anda inginkan. Isi dalam bentuk angka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Langkah terakhir Klik &lt;strong&gt;Terbitkan&lt;/strong&gt; untuk menyelesaikan prosesnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Yang terakhir anda pilih/klik menu &lt;strong&gt;Kunjungi Kitus&lt;/strong&gt;. menu ini ada di bagian atas di sebelah kanan, sejajar dengan judul blog anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Selamat mencoba...!!!&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-354044694189001643?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/354044694189001643/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/menciptakan-atau-membuat-halaman.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/354044694189001643'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/354044694189001643'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/menciptakan-atau-membuat-halaman.html' title='Menciptakan atau Membuat Halaman Satatis (Pages) di Wordpress.com'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-156703497510794906</id><published>2008-10-19T00:21:00.002+07:00</published><updated>2008-10-19T00:26:06.764+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tutorial Blog'/><title type='text'>Mengaktifkan dan Mengelola Widget di Sidebar Wordpress</title><content type='html'>Disini saya akan mencoba membahas dan menjelaskan secara lengkap mengenai cara mengaktifkan dan Mengelola Widget di Sidebar Wordpress. Langsung saja =&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://lumbunginspirasi.wordpress.com/files/2008/09/komputer.jpg"&gt;&lt;/a&gt;Sebelum menjelaskan cara menampilkan dan mengaktifkan Widget di Sidebar Wordpress, terlebih dahulu saya ingin memberikan gambaran mengenai hal tersebut.&lt;br /&gt;Sidebar merupakan ruang yang disediakan ditampilan Blog untuk menampilkan fitur-fitur atau pasilitas-pasilitas yang disediakan oleh Wordpress, dan sidebar ini letaknya ada di bagian kiri atau kanan dari tampilan Blog Wordpress. Sedangkan widget adalah fitur-fitur atau pasilitas-pasilitas wordpres yang dapat ditampilkan didalam sidebar dalam bentuk menu-menu yang bisa tambahkan sesuai dengan yang anda butuhkan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk cara-caranya silahkan ikuti petunjuk berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Untuk WordPress versi 2.5 / 2.6 dan Wordpess.com:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;gt; Tahapan awal login terlebih dahulu ke account yang telah anda miliki di Wordpress.com&lt;br /&gt;&amp;gt; Pilih/Klik Desain atau Design&lt;br /&gt;&amp;gt; Pilih/Klik =&amp;gt; &lt;strong&gt;Widget&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&amp;gt; Pilih/Klik =&amp;gt; &lt;strong&gt;Tambah&lt;/strong&gt; atau &lt;strong&gt;Add&lt;/strong&gt; pada Widget yang anda pilih untuk diaktifkan/ditambahkan ke sidebar.&lt;br /&gt;&amp;gt; Pilih/Klik =&amp;gt; &lt;strong&gt;Simpan Perubahan&lt;/strong&gt; atau &lt;strong&gt;Save Changes&lt;/strong&gt; dengan tujuan agar widget yang anda tambahkan dapat masuk ke sidebar.&lt;br /&gt;&amp;gt; Pilih/Klik =&amp;gt; &lt;strong&gt;Sunting&lt;/strong&gt; atau &lt;strong&gt;Edit&lt;/strong&gt; pada widget yang akan di edit.&lt;br /&gt;&amp;gt; Pilih/Klik “Change” dan “Simpan Perubahan”. Selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk &lt;strong&gt;"Mengedit"&lt;/strong&gt; atau &lt;strong&gt;"menyunting"&lt;/strong&gt; dan mengetahui fungsi dari Widget-Widget yang disediakan Wordpress, akan saya jelaskan di judul-judul tutorial berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatur susunan/urutan widget ditampilan sidebar, anda cukup Klik tanpa dilepas kemudian geser dan arahkan ke urutan yang anda inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Untuk WordPress versi di bawah 2.5&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah login -&amp;gt; klik “Tampilan” atau “Presentation”&lt;br /&gt;&amp;gt; Pilih/Klik =&amp;gt; &lt;strong&gt;Widget&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&amp;gt; Setelah itu di sana akan ada menu-menu Widget yang terletak di bagian bawahnya, dalam bentuk kotak-kotak kecil&lt;br /&gt;&amp;gt; Untuk menampilkannya di sidebar:&lt;br /&gt;Tarik kotak Widget yang ingin anda pilih/tambahkan dengan meng-klik widget tanpa melepasnya, dan langsung geser/arahkan ke Sidebar yang terletak di atasnya setelah terletak diposisinya lepas.&lt;br /&gt;&amp;gt; Pilih/Klik =&amp;gt; &lt;strong&gt;Simpan Perubahan&lt;/strong&gt; atau &lt;strong&gt;Update Change&lt;/strong&gt; yang terletak di bagian kanan atas dan/atau bawahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah anda klik "perubahan" atau "Update Change" maka widget yang andapilih sudah aktif dan sudah tampil di sidebar Blog yang anda miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melihat hasilnya, Pilih/Klik =&amp;gt; tombol &lt;strong&gt;Kunjungi Situs &lt;/strong&gt;yang terletak dibagian atas tampilan Blog anda. dan untuk kembali Pilih/Klik =&amp;gt; &lt;strong&gt;Dasbor&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk "Mengedit" atau "menyunting" dan mengetahui fungsi dari Widget-Widget yang disediakan Wordpress, akan saya jelaskan di judul-judul tutorial berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Selamat mencoba...!!!&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-156703497510794906?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/156703497510794906/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/mengaktifkan-dan-mengelola-widget-di.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/156703497510794906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/156703497510794906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/mengaktifkan-dan-mengelola-widget-di.html' title='Mengaktifkan dan Mengelola Widget di Sidebar Wordpress'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-3964946906087220459</id><published>2008-10-19T00:15:00.002+07:00</published><updated>2008-10-19T00:20:12.066+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tutorial Blog'/><title type='text'>Cara Memposting atau Menulis di Blog Wordpress</title><content type='html'>Cara memposting atau mengisi Blog Wordpress anda dengan tulisan baik dalam bentuk artikel atau yang lainnya, caranya mudah. Ikuti saja langkah-langkah di bawah ini:&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;strong&gt;Login&lt;/strong&gt; ke blog WordPress yang anda miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Setelah berhasil log In, lihat di menu-menu paling atas, di sana ada beberapa menu yang di antaranya: &lt;strong&gt;My Account&lt;/strong&gt;, &lt;strong&gt;My Dashboard&lt;/strong&gt;, &lt;strong&gt;New Post&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; Pilih/Klik =&gt; menu &lt;strong&gt;New Post&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;1. Di &lt;strong&gt;kolom Judul&lt;/strong&gt; : Ini adalah ruang untuk anda mengisi judul tulisan.&lt;br /&gt;2. Di &lt;strong&gt;kolom Tulisan&lt;/strong&gt; : Ini adalah ruang untuk anda menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibagian bawah dua kolom tersebut ada Tag dan Kategori.&lt;br /&gt;1. &lt;strong&gt;Tag&lt;/strong&gt; : Berfungsi untuk mengukuhkan jenis tulisan anda. Anda bisa memilih kata atau kalimat yang berkaitan dengan tulisan anda.&lt;br /&gt;2. &lt;strong&gt;Kategori&lt;/strong&gt; : Menu kategori yang ada di sana, merupakan pasilitas yang bisa anda gunakan untuk pengkategorian dalam penyimpanan/peletakan posting (tulisan) di data base blog anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: Di menu kategori ini anda bisa langsung membuat kategori yang anda inginkan untuk tulisan-tulisan yang akan anda terbitkan di blog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuatnya: Pilih/Klik =&amp;gt; &lt;strong&gt;+&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;Tambah Kategori Baru&lt;/strong&gt; untuk menampilkan kolom untuk membuat kategori. Tetapi apabila kolom sudah tersedia;&lt;br /&gt;=&amp;gt; &lt;strong&gt;Isi judul kategori&lt;/strong&gt; yang anda inginkan&lt;br /&gt;=&amp;gt; &lt;strong&gt;Pilih jenis kategori&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kategori yang telah anda buat masih belum tampil di kolom kategori, Pilih/Klik =&amp;gt; &lt;strong&gt;Seluruh Kategori&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu &lt;strong&gt;Ceklist atau beri tanda centang&lt;/strong&gt; pada kotak kecil dari kategori yang akan anda pilih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibagian bawah akan ada Opsi Tingkat Lanjut, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. &lt;strong&gt;Kutipan&lt;/strong&gt; =&amp;gt; Lakukan sesuai yang anda inginkan&lt;br /&gt;b. &lt;strong&gt;Lacak Balik&lt;/strong&gt; =&amp;gt; Lakukan sesuai yang anda inginkan&lt;br /&gt;c. &lt;strong&gt;Komentar &amp;amp; Ping&lt;/strong&gt; =&amp;gt; Lakukan sesuai yang anda inginkan&lt;br /&gt;d. &lt;strong&gt;Lindungi Tulisan Ini dengan Kata Sandi&lt;/strong&gt; =&amp;gt; Lakukan sesuai yang anda inginkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai langkah-langkah di atas, Yang terakhir anda Pilih/Klik =&amp;gt; &lt;strong&gt;Terbitkan &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian anda Pilih/Klik =&amp;gt; &lt;strong&gt;Kunjungi Kitus&lt;/strong&gt; untuk melihat tulisan anda masuk di tampilan Blog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Selamat mencoba…!!!&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-3964946906087220459?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/3964946906087220459/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/cara-memposting-atau-menulis-di-blog.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/3964946906087220459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/3964946906087220459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/cara-memposting-atau-menulis-di-blog.html' title='Cara Memposting atau Menulis di Blog Wordpress'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-3882871313674120700</id><published>2008-10-19T00:00:00.003+07:00</published><updated>2008-10-19T00:10:52.368+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tutorial Blog'/><title type='text'>Cara Menyisipkan Photo atau Gambar di Posting Wordpress</title><content type='html'>Cara Menyisipkan Photo atau Gambar di Posting Wordpress&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila anda membuat tulisan/posting di Wordpress, kemudian anda ingin menyisipkan photo atau gambar di dalamnya, anda bisa mengikuti tutorial ini. Caranya mudah.&lt;br /&gt;Ikuti langkah-langkah di bawah ini:&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; Apabila anda sudah membuat sebuah tulisan/posting, arahkan kursor (mouse) ke posting/tulisan yang telah anda buat, kemudian klik di tempat yang anda inginkan untuk menyimpan photonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; Cek tampilan menu-menu di kolom judul "tulisan". Di sebelah kanan atas, ada menu-menu dengan keterangan "Tambahkan media" yang terdiri dari:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tambahkan Sebuah Gambar. (Dalam bentuk icon kecil persegi empat urutan pertama)&lt;br /&gt;2. Tambahkan Video.&lt;br /&gt;3. Tambahkan Audio&lt;br /&gt;4. Tambahkan media&lt;br /&gt;5. Visual dan menu HTML&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB: Menu-menu tersebut dalam bentuk lambang, dan apabila kursor mouse diarahkan kelambang-lambang tersebut, maka akan muncul keterangan-keterangan fungsinya sebagaimana tercantum di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah anda temukan meu-menu tersebut lanjutkan dengan langkah-langkah berikut:&lt;br /&gt;=&gt; &lt;strong&gt;Pilih/Klik&lt;/strong&gt; menu Tambahkan Sebuah Gambar (Dalam bentuk icon kecil persegi empat urutan pertama)&lt;br /&gt;=&gt; &lt;strong&gt;Pilih/Klik "Browse"&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;=&gt; Cari dan Pilih gambar yang anda inginkan&lt;br /&gt;=&gt; &lt;strong&gt;Pilih/Klik&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;"Open"&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;=&gt; &lt;strong&gt;Pilih/Klik "Ungguh"&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;=&gt; Atur Perataan sesuai yang di inginkan, Atur ukuran yang diinginkan dll&lt;br /&gt;=&gt; Untuk praktek, anda Pilih/Klik =&gt; Perataan Kiri, lalu Pilih/Klik =&gt; Ukuran miniatur (128X96).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; &lt;strong&gt;Pilih/Klik&lt;/strong&gt; Sisipkan ke dalam Tulisan&lt;br /&gt;Setelah gambar/photo berhasil tampil di tulisam/phosting anda,&lt;br /&gt;=&gt; &lt;strong&gt;Pilih/Klik&lt;/strong&gt; menu HTML (sejajar dengan menu Visual)&lt;br /&gt;Tulisan/posting akan berubah menjadi kode-kode.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; Tambahkan kode (yang saya cantukmkan di bawah) di depan tanda garis miring yang pertama pada akhir link yang telah berhasil masuk ke dalam posting yaitu: ... … /&gt; &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kode: &lt;strong&gt;border="0" style="float: left; margin: 0px 10px 10px 0px"&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah anda berhasil memasuklan kodenya, maka hasilnya menjadi contoh di bawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;... border="0" style="float: left; margin: 0px 10px 10px 0px"/&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;=&gt; Setelah kode selesai disisipkan, Pilih/Klik menu Visual untuk mengecek hasilnya.&lt;br /&gt;=&gt; Terakhir Pilih/Klik Terbitkan (Untuk menerbitkan di tampilan blog anda)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;NB:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menu Visual: Akan menampilkan tulisan/posting dalam bentuk rill&lt;br /&gt;Menu HTML: Akan menampilkan tulisan/posting dalam bentuk kode/kode&lt;br /&gt;Tetapi apabila tulisan/posting sudah diterditkan, posting/tulisan anda akan ditampilkan dalam bentuk Visual-nya&lt;br /&gt;Selamt mencoba...!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-3882871313674120700?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/3882871313674120700/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/cara-menyisipkan-photo-atau-gambar-di.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/3882871313674120700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/3882871313674120700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/cara-menyisipkan-photo-atau-gambar-di.html' title='Cara Menyisipkan Photo atau Gambar di Posting Wordpress'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-7280096289308919426</id><published>2008-10-18T22:33:00.005+07:00</published><updated>2008-10-18T23:48:31.342+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tutorial Blog'/><title type='text'>Cara Menggunakan atau Mengaktifkan Pasilitas Read More di Wordpress</title><content type='html'>&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Cara Menggunakan atau Mengaktifkan Pasilitas Read More di Wordpress&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasilitas &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Read More&lt;/span&gt; merupakan pasilitas yang ada di Wordpress yang berfungsi untuk untuk menyeleksi bagian tulisan/posting yang akan anda tampilkan di Blog. Apabila anda menggunakan pasilitas ini, maka posting/tulisan yang telah anda terbitkan di blog tidak akan tampil secara keseluruhan, yang ditampilkan dibagian muka blog, hanya bagian tulisan yang anda pilih saja. Dan di akhir dari tulisan yang di tampilkan biasanya akan dada perintah dalam bentuk tulisan &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;“Read More …”&lt;/span&gt; atau ada juga yang mengunakan &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;“Baca Selengkapnya …”&lt;/span&gt; dll.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Caranya mengaktifkannya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; Pastikan &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;“New Post” &lt;/span&gt;di kolom &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;“Buat Tulisan”&lt;/span&gt; telah ditampilan &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;HTML&lt;/span&gt; apabila masih di tampilan Visual Rubah tampilan dari &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;“Visual”&lt;/span&gt; ke &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;“HTML”&lt;/span&gt; dengan meng &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Klik menu "HTML"&lt;/span&gt; di bagian atas tulisan /posting yang anda buat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Pilih/Klik&lt;/span&gt; Di bagian akhir paragraf yang ingin anda tampilkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam contoh di atas saya Klik di bagian akhir dari paragraf ke dua. Setelah di klik,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Pilih/Klik&lt;/span&gt; Tool/Tombol "More". Setelah selesai,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Pilih/Klik&lt;/span&gt; menu "Terbitkan" untuk menerbitkan tulisan posting/tulisan anda di Blog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; Setelah berhasil, tulisan/posting tersebut hanya akan di tampilkan di blog hanya dua paragraf saja dengan di akhiri kalimat: &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;"Read the rest of this entry »"&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; Dan apabila ingin membaca cecara lengkap, caranya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=&gt; &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Pilih/Klik&lt;/span&gt; tulisan &lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;"Read the rest of this entry »"&lt;/span&gt; di bagian akhir paragraf yang ditampilkan di Blog. Dan secara otomatis sistem akan menampilkan tulisan/posting anda secara keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;Selamat Mencoba !!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-7280096289308919426?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/7280096289308919426/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/cara-menggunakan-atau-mengaktifkan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/7280096289308919426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/7280096289308919426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/10/cara-menggunakan-atau-mengaktifkan.html' title='Cara Menggunakan atau Mengaktifkan Pasilitas Read More di Wordpress'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-6561152608925584546</id><published>2008-09-30T15:26:00.000+07:00</published><updated>2008-09-30T15:27:41.625+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Education'/><title type='text'>Preschool Mathematics</title><content type='html'>by: Maggie Duarte &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My preschooler can count twice as high as your preschooler -- but does that mean she really understands number concepts? In truth, she has memorized a sequence of words. Although children can't learn math unless they know how to count, counting is only one aspect of math. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Children begin to count on their own as they grow, and they learn from everyday experiences with length, quantity, time, temperature, money, and more. Through Preschool program, children expand their true understanding of math. Adults should recognize that games such as sorting and putting objects in sequence are actually early experiments in math, even if they don't look much like geometry! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Here are some everyday opportunities for children to begin thinking about numbers: &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;• All about me - Teach children their own address and phone number as well as their age. Also, record their height – in centimeters and metres. Putting a child on a scale represents an opportunity to compare pounds and Kg, and heavy versus light. Children can also learn what size clothes they wear, and be able to judge what will fit and what won’t. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Cooking -- Adults pour, measure, divide, estimate time, and read labels every time they prepare a meal. Why not include young children in on the activities? Before he can pour pancake batter or read recipes, a child can stir with a wooden spoon in a plastic bowl. Show a child how you follow a recipe step by step, and how you set the oven temperature. Remember to warn children about what's too hot to touch or eat! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Managing money -- Children can start knowing about money even before elementary tutoring. You can start letting your child touch, count, save, sort, and spend money. What better way to teach children about the value of money than by taking them shopping and showing them how much they must pay for items -- and how much they will save with coupons! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Around the house -- Household repairs offer children excellent opportunities to practice math skills. Let children watch as you measure a door frame, or hang a picture in the center of a wall. Children can help you make a list of items you will need to complete a project, including the number of tools. Everyday activities like setting the timer on the VCR or setting the dinner table are opportunities for children to count and work with numbers. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Play -- Children may also race against the clock or measure the distance they can hit or throw a ball. Help children make neighborhood activities and sports more than just good exercise. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When children pretend, they often create lifelike situations in which they may check a bus schedule, or gauge how much gas is needed for a long car trip. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Travelling -- Even a short car trip offers children experiences with math. Ask children to identify the speed limit on a passing sign. Estimate the number of minutes it takes to get to a relative's house. Remember games you played in the back seat of the car, like counting yellow school buses and adding up the numbers on license plates. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For more information on how to better prepare for you preschooler, please visit us at the Bayhill Bulletin at http://www.bayhilleducation.com. We are located in Ontario Richmond hill specialized in preschool elementary high school tutoring. And remember…we are among the leaders in York Region preschool program education.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-6561152608925584546?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/6561152608925584546/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/09/preschool-mathematics.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/6561152608925584546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/6561152608925584546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/09/preschool-mathematics.html' title='Preschool Mathematics'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-4062234228375731916</id><published>2008-09-30T15:24:00.000+07:00</published><updated>2008-09-30T15:26:23.558+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Education'/><title type='text'>Homeschool Curriculum - How Do I Choose?</title><content type='html'>by: Heidi Johnson &lt;br /&gt;Homeschool Curriculum - How Do I Choose? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The availability of home school curriculum can be a blessing and a curse. There are many books and programs to choose from, but trying to choose can be quite overwhelming. There are a few basic thoughts you need to look into to try to help keep you from getting too frustrated in trying to choose what you will use. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Consider learning style - Look at how you and your child learn best. Do they like workbooks, creating notebooks, acting out a story. Knowing yours and your child’s learning style can help reduce the amount of “wrong” curriculum that you purchase. If you have a clear picture of how everyone in your home learns best, then you can choose books or curriculum accordingly. This can save money and frustration in the long run.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;2. Look at many types of curriculum - This can be overwhelming too, but if you go into it just browsing you can gain a lot of knowledge about what is available to you. You can go to home school conventions, used curriculum fairs or have the curriculum sent to you by using “Curriculum Fair in a Box.” A variety of sample curriculum is sent to you and you can browse over it in the comfort of your own home in your own time. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Plan Ahead - Think about what you want your child to learn or know at the beginning of a school year. Or better yet, if pray and ask God to guide you in what He thinks your child should learn this year. You can take a sheet of paper and list subjects across the top and the names of your children along the side. As you are looking at or thinking about what your child needs, you can jot that down in the proper column for each child. You might have many items under each subject for each child. Once you have written down all your options, then you can circle those that you feel are most important. Then when you go to look at books or resources to use, you will have narrowed down what you need to look for. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Choosing books, curriculum, and resources to use in a school year doesn’t have to be an overwhelming task. If you know how your child learns best, know what is available, and focus on what you want to accomplish for that year you can save yourself quite a bit of frustration.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-4062234228375731916?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/4062234228375731916/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/09/homeschool-curriculum-how-do-i-choose.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/4062234228375731916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/4062234228375731916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/09/homeschool-curriculum-how-do-i-choose.html' title='Homeschool Curriculum - How Do I Choose?'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-5463467021867801859</id><published>2008-09-27T06:05:00.009+07:00</published><updated>2008-10-23T04:44:14.545+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Filsafat'/><title type='text'>Pengantar Filsafat Islam</title><content type='html'>Pertemuan I Pengertian filsafat Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Filsafat secara Bahasa : Yunani, Philosophia, philein (mencintai) dan sophia (kebijaksanaan). Philosophia berarti cinta kebijaksanaan.&lt;br /&gt;- Istilah : Hasil kerja bepikir dalam mencari hakikat segala sesuatu secara sistematis, radikal, dan universal. Atau juga, usaha akal untuk mengetahui yang sebenarnya tentang realistas&lt;br /&gt;Cara berpikir : Spekulatif, Sistematis, Radikal, Universal&lt;br /&gt;- Pengertian Islam : ajaran yang disampaikan oleh Allah melalui Nabi Muhammad sebagai Rasulnya dengan wahyu untuk disampaikan kepada umat manusia.&lt;br /&gt;- Filsafat Islam adalah hasil pemikiran filsuf tentang ke-Tuhanan, kenabian, manusia, dan alam yang disinari ajaran Islam dalam suatu pemikiran yang logis dan sistematis.&lt;br /&gt;- Menurut Ahmad Fu'ad al-Ahwani, filsafat Islam adalah pembahasan tentang alam dan manusia yang disinari ajaran Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang Lingkup Pembahasan :&lt;br /&gt;Asal-usul dan hakekat realitas, Tuhan, alam, dan manusia, Penafsiran agama dan filsafat, Wahyu dan kenabian, Kehidupan setelah mati.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah Singkat Timbulnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa permulaan jayanya dinasti Abbasiyah : periode dan titik yang tepat dalam suatu ekspansi pertukaran budaya seiring dengan peristiwa-peristiwa politik. Dibawah pemerintahan Harun al-Rasyid, dimulailah penterjemahan buku-buku ilmu pengetahuan Yunani kedalam bahasa Arab, termasuk buku filsafat yang diterjemahkan. Barulah setelah itu banyak filsuf-filsuf Islam dan ahli keilmuan ternama.&lt;br /&gt;- Pada masa Umayyah, kerajaan muslim meliputi seluruh wilayah dimana pemikiran Yunani tersebar.&lt;br /&gt;- Sebab-sebab timbulnya : Terjadinya perluasan wilayah Islam, Terjadinya akulturasi kebudayaan, Pengaruh filsafat Yunani, Ada dalam Al-Qur'an perintah untuk berfilsafat (berpikir)&lt;br /&gt;- Pertumbuhan dan perkembangannya sebagai upaya membela aqidah&lt;br /&gt;- Filsafat Islam tumbuh dan berkembang setelah didirikan lembaga pengajaran, penterjemahan, dan perpustakaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaruh Filsafat Islam terhadap berbagai bidang studi ke-Islaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan antara filsafat Yunani dengan Filsafat Islam terletak pada cara berpikirnya, yakni filsafat Yunani benar-benar murni berdasarkan rasio, sedangkan filsafat Islam berpikir sesuai dengan apa yang ada dalam Al-Qur'an. Filsafat umum itu adalah akal, sedangkan filsafat Islam itu adalah wahyu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Pengaruhnya terhadap Tasawuf&lt;br /&gt;- Tasawuf adalah suatu ilmu yang mempelajari cara dan bagaimana seorang muslim berada sedekat mungkin dengan Allah.&lt;br /&gt;- Objek tasawuf ialah bagaimana mengenal Allah, baik dengan jalan ibadah maupun melalui ilham dan intuisi.&lt;br /&gt;- Objek filsafat adalah membahas segala sesuatu yang ada, baik fisika maupun metafisika yang dikaji dengan mempergunakan argumentasi akal dan logika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Pengaruhnya terhadap Ilmu Kalam (teologi)&lt;br /&gt;- Timbulnya ilmu tauhid, yaitu pembahasan problema ilmu kalam dengan menekankan penggunaan semantic (logika) Aristoteles sebagai metode.&lt;br /&gt;- Filsafat Islam mengandalkan akal sehat dalam mengkaji objeknya (Allah), alam, dan manusia tanpa terikat dengan pendapat yang ada (pemikiran-pemikiran yang sama sifatnya, hanya berfungsi sebatas masukan dan relatif).&lt;br /&gt;- Nash – nash agama hanya sebagai bukti untuk membenarkan hasil temuan akal,&lt;br /&gt;- Ilmu kalam mengambil dalih akidah sebagai tertera dalam wahyu yang mutlak kebenarannya, untuk mengkaji objeknya (Allah) dan sifat-sifatnya. Serta hubungan Allah dengan alam dan manusia sebagai tertuang dalam kitab suci menjadikan filsafat sebagai alat untuk membenarkan nash agama.&lt;br /&gt;- Filsafat Islam mengawali pembuktiannya dengan argumentasi akal, barulah pembenarannya diberikan wahyu.&lt;br /&gt;- Sementara ilmu kalam mencari wahyu, barulah kemudian didukung oleh argumentasi akal.&lt;br /&gt;- Filsafat dan Kalam mempunyai objek dan metode ilmu yang berbeda, tapi saling melengkapi dalam memahami Islam dan pembentukan akidah muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Pengaruhnya terhadap Ilmu Fiqh&lt;br /&gt;- Penggunaan ijtihad untuk memberikan hokum tertentu yang tidak ada nashnya. Yakni mempersamakan pemikiran dan memeprtimbangkan akal yang dinilai baik bagi kehidupan masyarakat.&lt;br /&gt;- Pentingnya bentuk pemikiran filsafat mengenai Islam, yang dipandang perlu untuk menetapkan cabang-cabang dan bagian-bagian hokum berdasarkan kaidah umum tanpa melupakan segi fiqh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Hubungan Filsafat Islam dengan Filsafat Yunani&lt;br /&gt;Pemikiran Yunani dapat dibagi kepada dua zaman :&lt;br /&gt;1. Zaman Yunani atau Helenis, zaman ini ditandai dengan munculnya pemikir-pemikira Yunani dari abad VI SM sampai akhir abad IV SM.&lt;br /&gt;2. Zaman Helenists-Romawi, yakni zaman setelah Aristoteles (w. 322 SM)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AL-KINDI&lt;br /&gt;Al-Kindi lahir di Kufah sekitar 185 H (801 M) dari keluarga kaya dan terhormat. Ia dikenal sebagai filsuf muslim keturunan Arab yang pertama. Al-kindi hidup semasa pemerintahan Daulah Abbasiyah, Ia di percaya mengajar di lembaga bait al-Hikmah. Ia dikenal berjasa dalam gerakan penterjemahan dan seorang pelopor yang memperkenalkan tulisan-tulisan Yunani, Suriah, dan India.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau tidak hanya dikenal sebagi seorang filsuf, tetapi juga ilmuan yang menguasai berbagai cabang pengetahuan, seperti matematika, geometri, astronomi, ilmu hitung, farmakologi, ilmu jiwa, optika, politik, musik dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya-karyanya tidak hanya dalam bidang filsuf, tetapi dalam berbagai bidang tidak kurang dari 270 buah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filsafatnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Talfiq&lt;br /&gt;Al-Kindi berusaha mentalfiq (memadukan) antara agama dan filsafat. Menurutnya, filsafat adlah pengetahuan yang benar. Dan Al-qur'an membawa argument yang meyakinkan dan tidak bertentangan dengan filsafat. Bertemunya agama dan filsafat dalam kebenaran dan kebaikan sekaligus menjadi tujuan dari keduanya karena keduanya sama-sama menggunakan akal sebagai alat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Kindi termasuk pengikut rasionalisme dalam arti umum, tetapi ia tidak mendewa-dewakan akal. Baginya, tanggapan pemikiran belum dapat menjamin kebenaran sesuatu, karena itu dibutuhkan alat yang menjamin untuk kebenaran sesuatu, yaitu mura'ah al-zihni'ah anil khatha'i.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Metafisika&lt;br /&gt;Menurutnya, Tuhan adalah wujud yang sempurna dan tidak didahului wujud lain. Wujud- Nya tidak berakhir, sedangkan wujud lain disebabkan wujud-Nya. Tuhan adalah mahaesa yang tidak dapat dibagi-bagi dan tidak ada zat lain yang menyamai-Nya dalam segala aspek. Ia tidak dilahirkan dan tidak pula melahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan adalah pencipta, Tuhan menciptakan dari tidak ada (creation ex nihilio) yang menjadikan alam dan juga mengendaikan dan mengaturya, serta menjadikan sebagiannya menjadi sebab bagi yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Jiwa&lt;br /&gt;Jiwa adalah substansi yang tidak tersusun, mempunyai arti penting, sempurna dan mulia. Substansi roh berasal dari Tuhan. Jiwa juga bersifat spiritual, ilahiah, terpisah dan berbeda dari tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aruh yang berasal dari Tuhan bisa mengetahui Tuhan, Ruh yang berasal dari Tuhan akan kembali kepada Tuhan. Jiwa terbagi 3, nafsu, amarah, dan akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jiwa mempunyai 3 daya, yakni daya bernafsu, daya pemarah, dan daya berpikir. Daya berpikir ini disebut akal, ada 3 macam akal, akal potensial, akal yang telah keluar dari potensial dan menjadi akal actual, akal aktualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AL-FARABI&lt;br /&gt;Dikalangan orang-orang Latin abad tengah, Al-Farabi lebih dikenal dengan Abu Nashr (Abunaser). Ia lahir di Wasij, Distrik Farab, Turkistan 257 H (870 M). ia pernah belajar bahasa dan sastra, logika serta filsafat. Ia pernah diangkat menjadi seorang ulama istana dengan tunjangan hidup yang besar, tetapi ia lebih memilih zuhud. A meninggal pad bulan desember 950 M pada usia 80 tahun di Damaskus. Ia dikenal sebagai filsuf terbesar Islam. Salah satu karya yaitu Tahqiq Ghardh Aristhu fi Kitab dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filsafatnya&lt;br /&gt;Pemaduan Filsafat&lt;br /&gt;Al-Farabi berusaha memadukan beberapa aliran filsafat yang berkembang sebelumnya, terutama pemikiran Plato, Aristoteles, dan plotinus, juga antara agama dan filsafat. Karena itu, ia dikenal dengan filsuf sinkretisme yang mempercayai kesatuan filsafat. Bahwa sebenarnya aliran filsafat itu pada hakikatnya satu, meskipun berbeda corak dan ragamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metafisika&lt;br /&gt;Mengenai masalah ketuhanan, Al-Farabi menggunakan pemikiran Aristoteles dan Neo-Platonisme, yakni al-Maujud al-Awwal sebagai sebab pertama bagi segala yang ada. Menurutnya, segala yang ada ini hanya dua kemungkinan dan tidak ada alternative yang ketiga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajib wujud (Tuhan), tempat bergantung, berpikir wujud (Alam), tergantung. Tuhan adalah akal murni. Ia esa, dan yang menjadi obyek pemikirannya adalah sunstansinya saja. Jadi Tuhan adalah 'Aql, 'Aqil, dan Ma'qul (Akal, Substansi yang berpikir, dan substansi yang dipikirkan). Tuhan itu Maha Tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jiwa&lt;br /&gt;Jiwa bersifat rohani, bukan materi, terwujud setelah adanya badan dan jiwa tidak berpindah-pindah dari suatu badan ke badan yang lain. Jiwa manusia mempunyai daya-daya sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Daya gerak (makan, memelihara, berkembang)&lt;br /&gt;2. Daya mengetahui ( merasa, imaginasi)&lt;br /&gt;3. Daya berpikir (Akal praktis, akal teoritis : akal potensial, akal actual, akal mustafad )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral&lt;br /&gt;Al-Farabi menekankan empat jenis sifat utama yang harus menjadi perhatian untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan di akhirat bagi bangsa-bangsa dan setiap warga Negara, yakni keutamaan teoritis, keutamaan pemikiran, keutamaan akhlak, dan keutamaan amaliah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teori Kenabian&lt;br /&gt;Menurut Al-Farabi, manusia dapat berhubungan dengan 'Aql Fa'al melalui dua cara, yakni penalaran atau renungan pemikiran dan imaginasi atau intuisi (ilham). Cirri khas seorang Nabi adalah mempunyai daya imaginasi yang kuat di mana obyek inderawi dari luar tidak dapat mempengaruhinya. Filsuf tidak sejajar tingkatannya dengan Nabi, karena setiap Nabi adalah filsuf, tetapi tidak semua filsuf itu Nabi karena adanya unsure pilihan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IBN SINA&lt;br /&gt;Dilahirkan di desa Afsyanah, dekat Bukhara, Transoxiana (Persia Utara) 370 H (980 M). Ia mempunyai ingatan dan kecerdasan yang luar biasa, banyak menguasai ilmu pengetahuan. Hadiyah al-Ra'is ila al-Amir salah satu buku karangannya yang dipersembahkan kepada Sultan Nuh Ibn Manshur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Sina lebih dikenal dengan Aviccena di Barat atau biasa disebut Aristoteles baru. Karyanya sudah terdapat 267 karangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filsafatnya&lt;br /&gt;Metafisika&lt;br /&gt;Ibnu Sina juga membicarakan sifat wujudiah sebagai yang terpenting dan mempunyai kedudukan di atas segala sifat lain walaupun esensi sendiri. Esensi terdapat dalam akal, sedangkan wujud terdapat di luar akal. Oleh sebab itu wujud lebih penting dari esensi. Kombinasi esensi dan wujud; esensi yang dapat mempunyai wujud (mustahil berwujud), esensi yang boleh mempunyai wujud dan boleh pula tidak mempunyai wujud, esensi yang tak boleh tidak mesti mempunyai wujud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan adalah unik, kemaujudan yang mesti, segala sesuatu selain Dia bergantung kepada diri dan keberadaan Tuhan. Kemaujudan yang satu itu hanyalah satu. Ia menganut paham emanasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jiwa&lt;br /&gt;Beberapa argument untuk membuktikan adanya jiwa, yakni 1. Argumen psikofisif 2. argument "Aku" dan kesatuan fenomena 3. argument kontinuitas dan 4. argument manusia terbang di udara. Gerak dapat dibedakan kelpada gerak terpaksa, yaitu gerak yang didorong oleh unsure luar, dan gerak tidak terpaksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Sina membagi jiw adalam 3 bagian : Jiwa tumbuh-tumbuhan (daya makan, tumbuh, dan berkembang biak), Jiwa binatang (daya gerak, menangkap (indera bersama, representasi, imajinasi, estimasi, rekoleksi), Jiwa manusia (daya praktis, dan teoritis (akal materil, intellectus in habitu, akal aktuil, akal mustafad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jiwa manusia merupakan satu unit yang tersendiri dan mempunyai wujud terlepas dari badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenabian&lt;br /&gt;Pendapatnya tentang Nabi, bertitik tolak dari tingkatan akal. Akal materil sebagai yang terendah adakalanya dianugerahkan Tuhan kepada manusia akal materil yang besar lagi kuat yang dinamakan akal intuisi yang didapat tanpa melalui latihan, dan dengan mudah berhubungan dengan akal aktif. Inilah bentuk akal tertinggi yang diperoleh manusia, yaitu bentuk akal yang ada pada Nabi-nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tasawuf&lt;br /&gt;Ibnu Sina tidak memulainya dengan zuhud, beribadah dan meninggalkan keduniaan. Ia memulainya dengan akalyang dibantu oleh hati. Mengenai bersatunya manusia dengan Tuhan tidak diterima oleh Ibnu Sina, karena manusia tidak bisa langsung kepada Tuhannya, tetapi melalui perantara untuk menjaga kesucian Tuhan tapi melalui akal fa'al.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AL-GHAZALI&lt;br /&gt;Al-Gazali mendapat gelar Hujjah al-Islam. Ia dilahirkan di Thus, bagian dari kota Khuraan, Iran 450 H (1056 M). Karyanya diperkirakan mencapai 300 buah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filsafatnya&lt;br /&gt;Epistimologi&lt;br /&gt;Mencari kebenaran sejati, yaitu kebenaran yang diyakininya betul-betul merupakan kebenaran seperti kebenaran sepuluh lebih banyak dari tiga. Pada mulanya, Al-Ghazali beranggapan bahwa pengetahuan itu adalah hal-hal yang ditangkap oleh panca indera. Tetapi kemudian, meletakan kepercayaan kepada akal. Tetapi tidak dapat dipercaya sebagaimana panca indera. Tetapi kemudian, adanya sumber pengetahuan yang lebih tinggi daripada akal, ia hanya dapat menggunakan kesimpulan hipotesis (fardhi). Al-Ghazali menganggap bahwa al-dzawq (intuisi) lebih tinggi dan lebih dipercaya daripada akal untuk menangkap pengetahuan yang betul-betul diyakini kebenarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, lapangan filsafat ada 6 (matematika, logika, filsafat, politik, etika, dan metafisika). Semuanya tidak ada yang bertentangan dengan agama. Logika berisi penyelidikan tentang dalil-dalil pembuktian, sylogisme, syarat-syarat pembuktian, definisi-definisi, dsb. Ilmu fisika membicarakan tentang planet-planet, unsure-unsur tunggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Ghazali membagi filsuf kedalam 3 golongan, yaitu : materialis (filsuf-filsuf awal spt Empedokles dan Demokritus), naturalis (kaum zindiq), dan theis (filsuf modern spt Socrates, Plato, dan Aristoteles)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metafisika&lt;br /&gt;Al-Ghazali menyatakan kekeliruan filsuf sebanyak 20 persoalan, yakni :&lt;br /&gt;4. Keabadian (abadiah) alam, masa, dan gerak&lt;br /&gt;5. Konsep Tuhan sebagai pencipta alam dan bahwa alam adalah produk ciptaan-Nya (metaforis)&lt;br /&gt;6. Demonstrasi/pembuktian eksistensi Penciptaan alam&lt;br /&gt;7. Argumen rasional bahwa Tuhan itu satu dan tidak mungkin pengandaian dua wajib al-wujud&lt;br /&gt;8. Penolakan akan sifat-sifat Tuhan&lt;br /&gt;9. Kemustahilan konsep genus (jins) kepada Tuhan&lt;br /&gt;10. Wujud Tuhan adalah wujud yang sederhana, wujud murni, tanpa kuiditas atau esensi&lt;br /&gt;11. Argumen rasional bahwa Tuhan bukan Tubuh (jism)&lt;br /&gt;12. Argumen rasional tentang Sebab dan Pencipta alam&lt;br /&gt;13. Pengetahuan Tuhan tentang selain diri-Nya, dan Tuhan mengetahui species dan secara universal&lt;br /&gt;14. Pembuktian bahwa Tuhan mengetahui dirinya sendiri&lt;br /&gt;15. Langit adalah mahluk hidup da mematuhi Tuhan dengan gera perantaranya&lt;br /&gt;16. Tujuan yang menggerakkan langit&lt;br /&gt;17. Jiwa-jiwa langit mengetahui particular-partikular yang bermula&lt;br /&gt;18. Kemustahilan perpisahan dari sebab alami peristiwa-peristiwa&lt;br /&gt;19. Jiwa manusia adalah substansi spiritual yang ada dengan sendirinya, tidak menempati ruang, tidak terpateri pada tubuh, dan bukan tubuh.&lt;br /&gt;20. Jiwa manusia setelah terwujud tidak dapat hancur, dan watak keabadiaannya membuat mustahil bagi kita membayangkan kehancurannya&lt;br /&gt;Dan tiga persoalan yang dipandang dapat menyebabkan kafur :&lt;br /&gt;1. Alam kekal (qadim) atau abadi dalam arti tidak berawal&lt;br /&gt;2. Tuhan tidak mengetahui perincian atau hal-hal yang partilkular&lt;br /&gt;3. Pengingkaran terhadap kebangkitan jasmani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan adalah pencipta, yakni menciptakan sesuatu dari tiada (creation ex nihilio). Inti jawabannya didasarkan atas sifat kemahakuasaan Tuhan, bahwa Tuhan mampu menciptakan segala sesuatu dari tiada. Karena itu, Ia pun membangkitkan kembali tubuh dan tulang belulang manusia yang telah hancur menjadi tanah ke dalam bentuk semula&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral&lt;br /&gt;Ada tiga teori penting mengenai tujuan mempelajari akhlak, yaitu; a. mempelajari akhlak sekedar sebagi studi murni teoritis yang berusaha memahami cirri kesusilaan (moralitas), tanpa mempengaruhi perilaku orang yang mempelajarinya, b. mempelajari akhlak sehingga akan meningkatkan sikap dan perilaku sehari-hari, c. Karena akhlak terutama merupakan subyek teoritis yang berkenaan dengan usaha menemukan kebenran tentang hal-hal moral, maka dalam penyelidikan akhlak harus terdapat kritik yang terus-menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Corak etika mengajarkan manusia mempunyai tujuan yang agung, yaitu kebahagiaan dunia dan akhirat, dan bahwa amal itu baik kalau ia menghasilkan pengaruh pada jiwa yang membuatnya menjurus ketujuan tersebut, dan dikatakan buruk kalau menghalangi jiwa mncapai tujuan itu.&lt;br /&gt;Jiwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia diciptakan Allah sebagai mahluk yang terdiri dari jiwa dan jasad. Jiwa yang menjadi iti hakikat manusia adalah mahluk spiritual rabbani yang halus. Jiwa bagi Al-Ghazali adalah suatu zat (jauhar) dan bukan suatu keadaan atau aksiden ('ardh), sehingga ia ada pada dirinya sendiri. Jasadlah yang adanya tergantung pada jiwa, dan bukan sebaliknya.&lt;br /&gt;IBN THUFAIL&lt;br /&gt;Di Barat lebih dikenal dengan Abubacer, dilahirkan di Guadix 506 H (1110 M), dan meninggal di Marokko 581 H (115 M). Ia adalah seorang ilmuan di berbagai bidang seperti kedokteran, kesusastraan, matematika, dan filsafat. Dalam bidang filsafat, ia mencoba menserasikan sanins dengan hikmah Timur, atau antara filsafat dengan agama. Ia merupakan penjelas dan pelanjut Ibn Bajjah dan perambah jalan Ibn Rusyd.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibn Thufail lebih menyukai merenung daripada menulis, hal itu membuat karya-karyanya tidak banyak ditemukan. Karya yang terkenal adalah Hayy Ibn yaqzhan. Tetapi banyak buku yang dikarang oleh murid-muridnya yang dipersembahkan untuk Ibn Thufail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filsafatnya&lt;br /&gt;Dalam bukunya Hayy Ibn Yaqzhan, disitu tetulis pejelasan untuk menyaksikan kebenaran (al-Haqq). Ibn Thufail menyajikannya untuk membangkitkan minat atau sebagai anjuran agar manusia berseedia menempuh jalan itu. Kandungan filsafat yang dapat diambil dari risalah itu adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Filsafat dan agama,&lt;br /&gt;Filsafat dan agama adalah selaras, bahkan merupakan gambaran dari hakikat yang satu. Memaparkan bahwa akal "khusus" setelah melalui tahapan perkembangan akan dapat mengetahui obyek kebenaran tertinggi, Allah, sama dengan yang digamarkan wahyu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Metafisika,&lt;br /&gt;Ibn Thufail membagi sifat Allah kepada dua macam, yakni :1. Sifat yang menetapkan wujud zat Allah, seperti ilmu, kudrah, dan hikmah. Sifat-sifat ini adlaah zat-Nya sendiri. 2. Sifat-sifat yang menafikan hal kebendaan dari zat Allah, sehingga Allah Maha suci dari kaitan dan kebendaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Ibn Thufail alam dan Tuhan sama-sama kekal. Tetapi kekekalan itu dibedakan tidak dalam esesi tetapi dalam waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Epistimologi,&lt;br /&gt;Ibn Thufail menunjukkan dua jala untuk sampai kepada obyek pengetahuan Yang Maha Tinggi atau Tuhan. Jalan pertama ialah melalui wahyu, dan jalan kedua adalah filsafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ma'rifat melalui akal ditempuh dengan jalan keterbukaan, mengamati, meneliti, mencari, mencoba, membandingkan, klasifikasi, generalisai, dan menyimulkan. Ma'rifat melalui agama terjadi lewat pemahaman wahyu dan menghayati segi batinnya dengan dzauq. Hasilnya hanya bisa dirasakan, sulit untuk dikatakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Jiwa,&lt;br /&gt;konsep tentang jiwa sejalan dengan Al-Farabi, yakni adanya tiga kategori jiwa. Pertama, jiwa fadhilah (yang kekal dalam kebahagiaan karena mengenal Tuhan dan terus mengarahkan perhatian dan renungan kepada-Nya, tempatnya disurga). Kedua, jiwa fasiqah (jiw ayang kekal dalam kesengsaraan dan tempatnya di neraka, karena pada awalnya mengenal Allah kemudian melupakan-Nya dengan melakukan maksiat). Ketiga, jiwa Jahiliyyah (jiwa yang musnah karena tidak pernah mengenal Allah sama sekali, jiwa seperti ini sama dengan hewan melata).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IBN RUSYD&lt;br /&gt;Di Barat dikenal dengan Averroes, dilahirkan di Cordova 520 H (1126 M) dari kelurga yang tekenal alim dalam ilmu fiquh di Spanyol-Islam. Menyelesaikan buku medis dan risalah Islam dalam tahun yang sama. Keberhasilannya menafsirkan karya-karya Aristoteles menjadikan ia terkenal dengan gelar "komentator Aristoteles".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibn Rusyd telah banyak menulis dalam berbagai bidang, antaralain fiqh, kedokteran, ilmu falaq, filsafat dll. Buku yang terkena adalah Averroism, yakni komentar-komentarnya terhadap Aristoteles.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filsafatnya&lt;br /&gt;Filsafatnya banyak dipengaruhi oleh Aristoteles, Aristoteles menurut pendapatnya adalah manusia istimewa dan pemikir terbesar yang telah mencapai kebenaran yang tidak mungkin bercampur kesalahan. Sebagai filsuf besar, juga memikir, membahas, dan memecahkan masalah-masalah yang pernah dipikirkan oleh filsuf-filsuf sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Metode Pembuktian Kebenaran&lt;br /&gt;Sejalan denga pengajaran syari'at untuk pembuktian kebenaran konsep (tashdiq), metode yang dapat dipergunakan ada tiga macam, yaitu :&lt;br /&gt;1. Metode Retorika (al-khatabiyyah), diperuntukkan bagi orang awam.&lt;br /&gt;2. metode Dialektika (al-jadaliyah)&lt;br /&gt;3. Metode Demonstratif (al-burhaniyyah), dikonsumsikan bagi kelompok kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Metafisika&lt;br /&gt;Dalam masalah Ketuhanan, berpendapat bahwa Allah adaah Penggerak Pertama (muharrik al-awwal). Sifat positif kepada Allah ialah "akal", dan "maqqul". Wujud Allah ialah Esa-Nya. Wujud dan Ke-Esaan-Nya tidak berbeda dari zat-Nya. Mengenai sifat-sifat Allah, lebih dikenal dengan paham Mu'tazilah, yaitu menggunakan prinsip tasybih dan tanzih (penyamaan dan penyucian). Mengenai hubungan zat dengan sifat Allah, memahami sifat-sifat Allah sebagai 'ittibarat dzihniyah (pandangan akal) terhadap zat Allah yang Maha Esa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Tanggapan Terhadap al-Ghazali&lt;br /&gt;Mengenai kritikan Al-Ghazali terhadap para filsuf dalam 20 masalah, dan 3 masalah yang dapat menyebabkan kekafiran. Ibn-Rusyd membela para filsuf dari serangan dan pengkafiran itu dalam buku Tahafut al-Tahafut (Kekacauan dalam kekacauan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Moral&lt;br /&gt;Membenarkan teori Plato, bahwa manusia adalah mahluk social yang membutuhkan kerjasama untuk memenuhi keperluan hidup dan mencapai kebahagiaann. Dalam merealisasikan kebahagiaan yang merupakan tujuan akhir bagi manusia, diperlukan bantuan agama yang akan meletakkan dasar-dasar keutamaan akhlak secara praktis, juga bantuan filsafat yang mengajarkan keutamaan teoritis, untuk itu diperlukan kemampuan berhubungan dengan akal aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Averroisme&lt;br /&gt;Penerimaan pemikiran Ibn Rusy di Eropa terbagi kepada dua kelompok, yaitu kelompok yang enentang pemikiran-pemikiran Ibn Rusyd, dalam hal ini golongan gereja, dan kelompok yang mendukung pemikiran Ibn Rusyd, dalam hal ini dipelopori oleh para ilmuwan. Pertentangan kedua kelompok ini begitu tajam, hal itu tampak dari tuduhan kelompok pertama terhadap kelompok kedua sebagai kelompok atheis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUHRAWARDI AL-MAQTUL&lt;br /&gt;1. Biografi&lt;br /&gt;Nama lengkapnya, Syaikh Syhibab al-Din Abu al-Futuh Yahya ibn Habasy ibn Amirak al-Suhrawardi, dilahirkan di Suhaward, Iran barat Laut, dekat Zanjan pada tahun 548 H/ 1153 M. ia dikenal dengan Syaikh al-Isyraq atau Master of Illuminasionist (Bapak Pencerahan), Al-Hakim (Sang Bijak), Al-Syahid (Sang Martir), dan Al-Maqtul (yang terbunuh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya yang telah dihasilkan biasanya merupakan&lt;br /&gt;1. Berisi pengajaran dan kaedah teosofi yang merupakan penafsiran dan modifikasi terhadap filsafat peripatetic.&lt;br /&gt;2. Karangan pendek tentang filsafat, ditulis dalam bahasa Arab dan Persia dengan gaya bahasa yang disederhanakan.&lt;br /&gt;3. Karangan pendek yang bermuatan dan berlambang mistis, pada umunya ditulis dalam bahasa Persia.&lt;br /&gt;4. Komentar dan terjemahan dari filsafat terdahulu dan ajaran-ajaran keagamaan.&lt;br /&gt;5. Doa-doa, yang lebih dikenal dengan al-Waridat wa al-Taqdisat (doa dan penyucian).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Filsafatnya&lt;br /&gt;Suhrawardi menggunakan istilah atau lambing-lambang yang berbeda dari biasanya dipahami orang banyak, seperti Barzah, tidak berkaitan dengan persoalan kematian. Istilah ini adalah ungkapan pemisah antara dunia cahaya dengan dunia kegelapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Metafisika dan Cahaya&lt;br /&gt;Cahaya dimaksudkan oleh Suhrawardi bersifat immaterial dan tidak bisa didefinisikan, karena sesuatu yang “terang” tidak memerlukan definisi, dan cahaya ialah entitas yang paling terang di dunia. Bahkan cahaya menembus semua susunan entitas, baik yang bersifat fisik maupun non-fisik, sebagai suatu komponen yang esensial daripadanya. Penerangan cahaya orisinil dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:&lt;br /&gt;1. Cahaya Abstrak (misalnya intelek, universal maupun individual).&lt;br /&gt;2. Cahay Aksiden (Atribut), yaitu cahaya yang mempunyai suatu bentuk, dan mampu menjadi atribut dari sesuatu selain dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Epistemologi&lt;br /&gt;Suhrawardi mengritik logika Aristoteles. Menurut Aristoteles, definisi adalah genus plus diferensia. Tetapi Suhrawardi berpendapat bahwa atribut khusus hal yang terdefinisikan, yang tidak dapat dipredikatkan kepada hala lain, mengakibatkan kita tidak memiliki pengetahuan tentang hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Kosmologi&lt;br /&gt;Semua yang “bukan cahaya” disebut sebagai “kualitas mutlak” atau “materi mutlak”.landasan mutlak semua benda dpat dibagi menjadi dua jenis:&lt;br /&gt;1. yang diluar ruang – atom-atom atau substansi tidak terang(esensi-esensi menurut kaum Asy’ari).&lt;br /&gt;2. yang mesti didalam Ruang – bentuk-bentuk kegelapan, misalnya: berat, bau, rasa dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Psikologi&lt;br /&gt;Ubahlah sikapmu terhadap alam semesta, dan gunakan garis perilaku yang diniscayakan oleh perubahan itu, secara singkat sarana-sarana pewujud ini adalah pengetahuan dan tindakan.&lt;br /&gt;MULLA SHADRA&lt;br /&gt;Nama lengkapnya Muhammad ibn Ibrahim Yahya QawamiSyirazi, sering disebut Shadr al-Din al-Syirazi atau Akhund Mulla Shadra. Ia dilahirkan Syiraz pada tahun 979/980 H atau 1571/1572 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan ringkas, perjalanan hidup Mulla Shadra dapat dikelompokkan kepada tiga, yaitu:&lt;br /&gt;1. Masa pendidikan dan latihan formal di Syiraz dan Isfahan;&lt;br /&gt;2. Masa kezuhudan dan pembersihan jiwa di Kahak;&lt;br /&gt;3. Masa sebagai pengajar dan penulis di Syiraz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu karyanya yang terkenal adalah Al-Hikmah al-Muta’aliyah fi Asfar al-‘Aqliyyah al-Arba’ah (Kebijaksanaan Transendental tentang Empat Perjalanan Akal pada Jiwa). Dan masih banyak lagi karya-karya yang telah dihasilkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latar belakang intelektual&lt;br /&gt;Pada masa dinasti Saljuk posisi filsafat digantikan oleh ilmu kalam, terutama setelah Al-Ghazali menyerang filsafat lewat bukunya Tahafut al-Falasifah. Sejak itu tradisi filsafat di dunia Islam timur, yang berada di bawah pengaruh Sunni, mengalami kelesuan, kalau tidak dikatakan hampir mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memahami pemikiran Mulla Shadra, terutama karya monumentalnya tersebut, terlebih dahulu harus dipahami beberapa sumber pemikiran yang mengitarinya sebagai diutarakan di atas, meliputi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Filsafat Peripatetis-Neo-Platonisme yang dikembangkan oleh Ibn Sina dan para pendukungnya;&lt;br /&gt;b. Teosofi Isyraqi (Iluminasi) Suhrawardi dan para pengikutnya, seperti Qutb al-Din Syirazi dan Jalal al-Din Dawani;&lt;br /&gt;c. Doktrin gnostis (Irfan) Ibn Arabi dan mereka yang bertanggungjawab dalam penyebaran doktrin Ibn Arabi, seperti Sadr al-Din Qunyawi serta karya-karya tokoh sufi terkemuka, antara lain Ayn Qudat Hamadani dan Mahmud Syabistari;&lt;br /&gt;d. Ilmu kalam Syi’ah Imamiyah;&lt;br /&gt;e. Wahyu, termasuk di dalamnya sabda Nabi SAW, dan para Imam Syi’ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filsafatnya&lt;br /&gt;a. Epistemologi&lt;br /&gt;Sebagaimana para filsuf-filsuf sebelumnya, Mulla Shadra juga meyakini adanya titik temu antara filsafat dan agama sebagai kesatuan kebenaran yang dapat dibuktikan melalui mata rantai histories yang berkesinambungan dari Adam dan Ibrahim, orang-orang Yunani, para sufi Islam (mengalami puncaknya pada Ibn ‘Arabi), dan para filsuf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangunan epistemology Mulla Shadra berkaitan erat dengan idenya tentang Wahdah (unity), ashalah (principality), tasykik (gradation), dan ide perubahan substansi (harka/istihala jauhariyah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Metafisika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Wujud&lt;br /&gt;Pada awalnya, Mulla Shadra adalah penganut pemikiran metafisika esensialis Suhrawardi, tetapi dengan pengalaman spiritual yang dikombinasikan dengan visi intelektualnya, ia menciptakan apa yang disebut Corbin sebagai “Revolusi besar di bidang metafisika”, dengan memformulasikan metafisika eksistensialis, menggantikan metafisika esensialis yang dianut sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metafisika eksistensialis Mulla Shadra dibangun di atas tiga pilar utama, yaitu wahdah (unity) wujud, asalah (principiality) wujud, dan tasykik (gradation) wujud; dan tidak dapat dipahami tanpa mendalami ontology Ibn Sina serta kosmologi dan poetika Suhrawardi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jiwa&lt;br /&gt;Mulla Shadra sebagaiman Aristoteles, mendefinisikan jiwa sebagai entelechy badan. Oleh sebab itu, manakal jiwa itu tidak bersifat abadi, dalam arti bermula, maka jiwa itu tidak dapat dipisahkan dan bebas dari materi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Moral&lt;br /&gt;Adapun pengaruh Mulla Shadra dapat dilihat dengan banyaknya murid dan penerus pemikirannya yang tampak pada kesinambungan gerakan Isyraqi Syi’ah di Persia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MUHAMMAD IQBAL&lt;br /&gt;1. Biografi&lt;br /&gt;Muhammad Iqbal penyiar (filsuf, ahli hukum, pemikir politik, dan reformasis Islam adalah seorang tokoh dominan umat Islam abad kedua puluh) lahir pada bulan Djulhijah 1289 H, atau 22 Pebruari 1873 M di Sialkot. Ia memulai pendidikannya pada masa kanak-kanak pada Ayahnya, Nur Muhammad yang dikenal seorang ulama. Dia telah banyak menghasilkan karya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Filsafatnya&lt;br /&gt;a. Ego atau Khudi&lt;br /&gt;Konsep tentang hakikat ego atau individualitas merupakan konsep dasar dari filsafat Iqbal, dan menjadi alas penopang keseluruhan struktur pemikirannya. Iqbal membandingkan watak ego dengan watak alam. Menurutnya alam bukanlah seongok kematerialan murni yang megisi sebuah rongga, akan tetapi ia merupakan suatu struktur peristiwa-peristiwa, suatu cara tata laku yang sistematis, sama organisnya dengan ego yang hakiki.&lt;br /&gt;b. Ketuhanan&lt;br /&gt;Pemahaman Iqbal tentang ketuhanan mengalami tiga tahap perkembangan, sesuai dengan pengalaman yang dilaluinya dari tahap pencarian sampai ke tahap kematangan. Ketiga tahap itu adalah:&lt;br /&gt;Tahap Pertama: dari tahun 1901 sampai tahun 1908. pada tahap ini Iqbal cenderung sebagai mistikus-panteistik. Tahap Kedua: dari tahun 1908 sampai 1920. pada tahap ini, Iqbal mulai menyangsikan tentang sifat kekal dari keindahan dan efisiensinya, serta kausalitas-akhirnya. Tahap Ketiga: berlangsung dari tahun 1920 sampai 1938. jika pada tahap kedua merupakan pertumbuhan, maka pada tahapan ketiga merupakan pengembangan menuju kematangan konsepsi Iqbal tentang ketuhanan.&lt;br /&gt;c. Materi dan Kausalitas&lt;br /&gt;Menurut Iqbal, kodrat relitas yang sesungguhnya adalah rohaniah dan semua yang sekuler sebenarnya adalah suci dalam akar-akar prwujudannya. Adapun materi adalah suatu kelompok ego-ego berderajat rendah, dan dari sana muncul ego yang berderajat lebih tinggi, apabila penggabungan dan interaksi mereka mencapai suatu derajat koordinasi tertentu.&lt;br /&gt;d. Moral&lt;br /&gt;Ego-insani, menurut Iqbal, menyatakan dirinya sendiri sebagai sesuatu kesatuan diri yang kita namakan keadaan-keadaan mental. Keadaan-keadaan mental ini tidak berdiri sendiri-sendiri sebagai suatu isolasi satu sama lain, tetapi jalin berjalin-jalin dan memberi arti satu sama lain.&lt;br /&gt;Ada dua cara untuk memahami manusia, menurut Iqbal. Pertama, cara intelektual, dan kedua, cara vital. Cara intelektual memahami dunia sebagai suatu system tegar tentang sebab akibat. Cara vital, menerima mutlak adanya keharusan yang tidak dapat dihindarkan dari kehidupan, yakni kehidupan dipandang sebagai suatu keseluruhan; cara vital ini dinamakan ‘Iman’.&lt;br /&gt;e. Insan al-Kamil&lt;br /&gt;Iqbal menafsirkan Insan al-Kamil, atau ‘manusia utama’, setiap manusia potensial adalah suatu mikrokosmos, dan bahwa insan yang telah sempurna kerohaniannya menjadi cermin dari sifat-sifat Tuhan, sehingga sebagai orang suci dia menjadi khalifah atau wakil Tuhan di muka bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal yang dapat memperkuat pribadi menurut Iqbal, ialah:&lt;br /&gt;a. ‘Isyq-o-muhabbat, yakni cinta kasih.&lt;br /&gt;b. Semangat atau keberanian, termasuk bekerja kreatif dan orisinil, artinya asli dari hasil kreasinya sendiri dan mandiri.&lt;br /&gt;c. Toleransi, rasa tenggang-menenggang.&lt;br /&gt;Faqr, yang artinya sikap tidak mengharapkan imbalan dan ganjaran-ganjaran yang akan diberikan dunia, sebab bercita-citakan yang lebih agung.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/09/perbandingan-mazhab-makalah.html"&gt;.&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-5463467021867801859?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/5463467021867801859/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/09/pengantar-filsafat-islam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/5463467021867801859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/5463467021867801859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/09/pengantar-filsafat-islam.html' title='Pengantar Filsafat Islam'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-6049962575287477044</id><published>2008-09-27T05:50:00.002+07:00</published><updated>2008-09-27T06:12:44.669+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Syariah'/><title type='text'>SIYASAH DAN QANUN DUSTURIYAH (POLITIK DAN HUKUM TATA NEGARA)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;SIYASAH DAN QANUN DUSTURIYAH&lt;br /&gt;(POLITIK DAN HUKUM TATA NEGARA)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Pendahuluan&lt;br /&gt;Politik secara etimologi berasal dari bahasa Inggris yaitu politic. Sedangkan dalam bahasa Arab berasal dari kata sasa/yasusu yang berarti mengatur, memelihara. Adapun secara terminologi diantaranya :&lt;br /&gt;1. Endang Saifuddin Anshari, mengatakan bahwa politik adalah kemahiran menggunakan kekuatan untuk mencapai tujuan kekuasaan dalam negara dan institusinya.&lt;br /&gt;2. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, politik adalah pengetahuan mengenai ketatanegaraan atau kenegaraan (seperti tentang sistem pemerintahan dan dasar pemerintahan). &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan definisi diatas, ilmu politik merupakan ilmu yang membahas tentang pengaturan negara, yang meliputi wilayah kekuasaan elit politik yang ada di eksekutif, legislatif dan yudikatif. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan hukum diartikan sebagai peraturan-peraturan mengenai tingkah laku orang di dalam masyarakat yang mempunyai sanksi yang bisa dipaksakan. Hukum ini lahir untuk mengatur dan menyelaraskan pelaksanaan kepentingan yang berbeda-beda diantara anggota masyarakat.&lt;br /&gt;Sedangkan negara adalah organisasi tertinggi diantara satu kelompok atau beberapa kelompok masyarakat yang mempunyai cita-cita untuk bersatu, hidup di dalam sebuah wilayah/daerah, dan mempunyai pemerintahan yang berdaulat. Pengertian negara yang demikian mencakup pengertian konstitutif dari sebuah negara, sehingga dari rumusan ini dapat dikemukakan adanya unsur-unsur konstitutif sebuah negara, yaitu:&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. adanya negara&lt;br /&gt;2. adanya daerah&lt;br /&gt;3. adanya pemerintahan yang berdaulat. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Selain itu ada unsur lain yang bagi adanya negara yakni adanya pengakuan dari negara lain. Unsur yang lain ini dikenal dengan istilah “deklaratif’. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dari rumusan di atas dapat disimpulkan bahwa hukum tata negara adalah sekumpulan peraturan hukum yang mengatur organisasi dari negara, hubungan antara alat perlengkapan negara dan hak asasi manusia, dalam satu wilayah tertentu dengan pemerintahan yang berdaulat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Siyasah dan Qanun Dusturiyah (Politik dan Hukum Tata Negara)&lt;br /&gt;1. Pemimpin dan Perangkat Eksekutif&lt;br /&gt;Kata-kata ulil amri dan umara digunakan masing-masing dalam al-Qur’an dan hadis untuk menyatakan lembaga eksekutif. Berkaitan dengan pernyataan tersebut, Imam Ath-Thabari, Ibnu Arabi, Al-Baidhawi, Abdul Qodir Audah, Al-Maraghi dan Muhammad Ali Ash-Shobuni, mereka berpendapat bahwa ulil amri dalam suatu negara Islam bisa berarti pemerintahan dengan raja atau amir atau khalifah sebagai kepala pemerintahan, jadi ulil amri sebagai kepala pemerintahan, jadi ulil amri berfungsi sebagai lembaga eksekutif dengan kepala negara sebagai ketuanya. Menurut Muhammad Asad (Leopold Weiss) dari segi eksekutif ulil amri adalah kepala negara dalam kedudukannya dalam pemerintahan. Oleh karena itu, amir harus mempunyai kekuasaan eksekutif dalam arti luas. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi dasar pernyataan di atas dan segala yang menyangkut prinsip pokok di dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat adalah firman Allah SWT yang berbunyi: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;ياأيها الذين آمنوا أطيعوا الله وأطيعوا الرسول وأولى الأمر منكم فإن تنازعتم في شيئ فردوه إلى الله والرسول إن كنتم تؤمنون بالله واليوم الآخر ذلك خير وأحسن تأويلا&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artinya :&lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman, ta’atilah Allah dan ta’atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” (Q.S. An-Nisa:59).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkenaan dengan ayat diatas, menyangkut persoalan kekuasaan eksekutif, Al-Maududi mengemukakan bahwa kekuasaan eksekutif haruslah dibatasi dengan hukum Allah SWT, diikat dengan undang-undang Allah dan rasul-Nya, yaitu undang-undang yang tidak boleh dilampaui dengan memilih suatu politik atau mengeluarkan suatu hak yang dapat digolongkan sebagai maksiat atau pembangkangan terhadap konstitusi ini, maka ia kehilangan haknya untuk menuntut ketaatan rakyat kepadanya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kekuasaan eksekutif baik dilihat dari sudut historis maupun nilai-nilai pada negara Islam pertama didirikan oleh Rasulullah SAW yang sekaligus menjabat sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan atau pemimpin eksekutif, yang kemudian pada masa khalifah dipimpin oleh para khalifah didalam menyelenggarakan negara Islam pertama itu. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali kita membahas masalah kekuasaan eksekutif dalam negara Islam, maka kita berbicara tentang masalah khalifah atau imam sebagai pimpinan eksekutif dengan segala seluk beluknya, mulai dari pengertian, kriteria, dan cara pemilihan serta tugas dan pertanggung jawaban, sampai pada pembangkangan yang harus dilakukan oleh rakyat terhadap kebijaksanaan pemerintah yang menyimpang, oleh karena itu di dalam pembahasan kekuasaan eksekutif menurut teori dan praktek negara Islam yang pertama dibahas adalah pengertian istilah khalifah dan imam. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah istilah khalifah atau imam yang termuat dalam al-Qur'an dan hadis. Menurut al-Qur'an istilah khalifah yang terdapat dalam beberapa surat, antara lain: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;وإذ قال ربك للملائكة إني جاعل في الأرض خليفة قالوا أتجعل فيها من يفسد فيها ويسفك الدماء ونحن نسبح بحمدك ونقدس لك قال إني أعلم ما لا تعلمون&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artinya:&lt;br /&gt;"Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui". (Q.S. Al-Baqarah/2:30)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;هو الذي جعل خلائف في الأرض فمن كفر فعليه كفره ولا يزيد الكافرين كفرهم عند ربهم إلا مقتا ولا يزيد الكافرين كفرهم إلا خسارا&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artinya:&lt;br /&gt;"Dia-lah yang menjadikan kamu khalifah-khalifah di muka bumi. Barang siapa yang kafir, maka (akibat) kekafirannya menimpa dirinya sendiri. Dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kemurkaan pada sisi Tuhannya dan kekkafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kerugian mereka belaka." (Q.S. Al-Fathir/35:39).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata khalifah yang terkandung dalam surat Al-Baqarah ayat 30 mempunyai arti wakil Tuhan di atas bumi, yakni nabi Adeam AS. Karena itu, Adam dan semua anak keturunannya diserahi tugas oleh Allah SWT untuk mengurus dan mengatur segala sesuatu yang ditetapkannya.&lt;br /&gt;Sedangkan khalifah dalam surat al-Fathir ayat 39 ditujukan kepada umat Islam sebagai pengganti orang-orang terdahulu dari mereka yang pernah menjadi penguasa di planet bumi ini, sesuai dengan ayat 55 dalam surat An-Nur yang berbunyi: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;وعد الله الذين آمنوا منكم وعملوا الصالحات ليستخلفنهم في الأرض كما استخلف الذين من قبلهم وليمكن لهم دينهم الذي ارتضى لهم وليبدلنهم من بعد خوفهم أمنا يعبدونني لا يشركون بي شيئا ومن كفر بعد ذلك فأولئك هم الفاسقون&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artinya:&lt;br /&gt;"Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barang siapa yang tetap kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik." (Q.S. An-Nur:55).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun istilah khalifah yang disebutkan dalam hadis antara lain: &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;خلافة النبوة ثلاثون سنة ثم يوتي الله الملك من يشاء وملك من يشاء&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artinya:&lt;br /&gt;"Khalifah kenabian itu tiga puluh tahun, kemudian Allah memberi kerajaan kepada siapa saja yang dikehendakinya, dan pada siapa-siapa yang dikehendakinya." &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;عليكم بسنتي وسنة الخلفاء الراشدين المهتدين&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Artinya:&lt;br /&gt;“Hendaklah kamu berpegang teguh pada sunnatullah dan sunnah khalifah yang mengerti petunjuk yang benar” (HR. Abu Dawud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كانت بنوا إسرائيل تسوسهم الأنبياء كلما ملك نبى خلفه نبى وإنه لا نبى بعدي وسيكون بعدي خلفاء فيكثرون&lt;br /&gt;Artinya:&lt;br /&gt;"Kaum Bani Israil (yahudi), apakah kenegaraan mereka dipimpin oleh para nabi, setiap meninggal seorang nabi, dia digantikan oleh nabi yang setelahnya, sesungguhnya tidak ada nabi yang akan menggantikan kedudukanku, yang bakal ada hanyalah khalifah. Khalifah (kepala negara) yang jumlahnya mereka sangatlah banyak." (HR. Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai istilah khalifah, para ulama dan sarjana muslim memberikan pengertian sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Imam Izzuddin bin Abdussalam menyatakan "khalifah ialah pemimpin umum mengenai urusan agama dan dunia Muhammad SAW.&lt;br /&gt;b. Imam Abul Hasan al-Mawardi memberikan rumusan "khalifah-khalifah adalah pengganti nabi Muhammad SAW untuk memelihara agama dan siasat dunia.&lt;br /&gt;c. Syekh Muhammad Farid Wajdi mengatakan khalifah adalah pemimpin keagamaan dan keduniaan. Jabatan ini lahir pada masa sesudah Rasulullah wafat.&lt;br /&gt;d. Muhammad Rasyid Ridho mengatakan bahwa perkataan khalifah, imamah dan imarah dari kaum muslimin adalah tiga pernyataan yang sama. Artinya, yaitu pemerintahan Islam yang meliputi kepentingan keagamaan dan keguniaan.&lt;br /&gt;e. Abdul Qodir Audah berpendapat khalifah itu pemimpin umum mengenai urusan agama dan dunia sebagai pengganti kedudukan nabi Muhammad SAW.&lt;br /&gt;f. Abul A'la al-Maududi menulis khalifah menurut kamus bahasa Arab berarti perwakilan (representation). Posisi dan tempat manusia di muka bumi ini adalah posisi khalifah atau wakil Tuhan (Vice gerent) manusia adalah wakil Tuhan di bumi ini.&lt;br /&gt;Berdasarkan ketentuan Al-Qur'an dan hadis serta pendapat para ulama dan cendekiawan muslim dapat kita simpulkan sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Umat manusia di atas bumi ini secara keseluruhan berfungsi sebagai khalifah Tuhan, selama mereka konsisten dengan hukum-hukum yang diturunkan Tuhan kepada mereka.&lt;br /&gt;b. Semua nabi sejak nabi Adam AS hingga Nabi Muhammad SAW disamping berfungsi sebagai nabi dan rasul, juga sebagai khalifah.&lt;br /&gt;c. Umat Islam secara keseluruhan berhak menjadi khalifah sebagai satu-satunya golongan yang konsisten dengan hukum-hukum Allah dibandingkan dengan golongan lainnya.&lt;br /&gt;d. Setelah Rasulullah wafat maka fungsi dan tugas khalifah berpindah kepada umat Islam. Khususnya umat Islam yang menonjol yaitu para sahabat Nabi terdekat.&lt;br /&gt;e. Khalifah-khalifah akan lahir dikalangan umat Islam setelah Rasulullah wafat.&lt;br /&gt;f. Khulafaurrasyidin: Abu Bakar, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, Ali bin Abi Thalib adalah khalifah teladan setelah Rasulullah.&lt;br /&gt;g. Khalifah bertugas mengemban amanat Tuhan dan kaum muslimin yang memilihnya baik ukhrawi maupun duniawi.&lt;br /&gt;h. Khalifah dilihat dari sudut ilmu negara dan politik mempunyai pengertian yang sama dengan kepala negara sekaligus sebagai pemimpin eksekutif.&lt;br /&gt;Di samping istilah khalifah bagi pimpinan eksekutif terdapat pula istilah imam dalam pengertian yang hampir bersamaan maksudnya. Istilah imam ini kita peroleh dari pendapat ulama dan sarjana muslim. Hadis nabi Muhammad SAW yang menerangkan mengenai istilah imam, antara lain sebagai berikut:&lt;br /&gt;الإمام ظل في الأرض&lt;br /&gt;Artinya:&lt;br /&gt;"Seorang pemimpin adalah pelindung Allah di bumi" (HR. Tirmidzi, Ahmad Thabrani)&lt;br /&gt;أحب الخلق إلى الله أمام عادل&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya:&lt;br /&gt;“Makhluk yang paling dicintai Allah adalah imam yang adil” (Hadis dalam musnad Imam Ahmad dan Hanbal)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سبعة يظلهم الله يوم لاظل إلا ظله أمام عادل&lt;br /&gt;Artinya:&lt;br /&gt;"Ada tujuh golongan yang diberikan perlindungan oleh Allah pada hari yang tidak ada perlindungan siapapun selain perlindungannya" (HR. Bukhari Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama dan sarjana muslim merumuskan pengertian imam antara lain sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Di dalam buku Arnal Matholia disebutkan "imam yaitu sebagai pengganti rasul untuk menegakkan agama dan siasat dunia.&lt;br /&gt;2. Imam Abu Hasan Al-Mawardi mengemukakan bahwa imamat dengan artian presidenship di dalam pharseologi politik modern adalah menjadi pokok atau dasar dimana undang-undang dan peraturan masyarakat didirikan, lebih lanjut ia mentiadakan imam atau khalifah berkewajiban memelihara kepercayaan dan menegakkan keadilan antara sesama manusia sehingga tidak dapat sewenang-wenang antara yang satu dengan yang lainnya.&lt;br /&gt;3. Mahmud bin Umar Al-Zamakhsyari menegaskan bahwa eksistensi imamah adalah untuk menolak kezaliman. Imam berfungsi sebagai panutan, penyeru kebajikan dan sebagai pemerintah, karena itu ia wajib memerintahkan dan menegakkan keadilan dan kebenaran dan menumpas kemunkaran.&lt;br /&gt;4. Ibnu Taimiyah berpendapat bahwa fungsi imam hanyalah untuk mengkoordinasikan dan menjalankan disiplin dalam masyarakat.&lt;br /&gt;5. Muhammad Rasyisd Ridho menyatakan kepala pemerintahan adalah imam (khalifah) yang melaksanakan undang-undang.&lt;br /&gt;Atas dasar ketentuan hadis dan pendapat para ulama dan sarjana muslim tersebut dapat disimpulkan pengertian imam sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Imam dalam pengertian umum berarti pemimpin di dalam kehidupan masyarakat Islam baik dalam kegiatan keagamaan maupun dalam bidang keduniaan.&lt;br /&gt;b. Imam jika di lihat dari segi ilmu negara dan politik dalam pengertian khusus adalah pimpinan kekuasaan eksekutif atau kepala negara, dalam pengertian ini, imam sebagai khalifah.&lt;br /&gt;Dari kedua istilah imam dan khalifah, jika dijadikan atau digunakan untuk pimpinan kekuasaan eksekutif adalah sebagai kepala negara. Istilah khalifah untuk jabatan kepala negara telah dibakukan dan menjadi umum dalam sejarah Islam, pada masa pemerintahan khulafaur Rasyidin, semua pimpinan kekuasaan eksekutif pada zaman khulafaur Rasyidin menggunakan istilah khalifah, hanya Umar bin Khattab di dalam panggilan sehari-hari menggunakan istilah Amirul Mu'minin.&lt;br /&gt;Karena luasnya tugas dan kewajiban seorang khalifah atau imam sebagai kepala negara sekaligus pimpinan eksekutif, yaitu menegakkan syari’at agama dan mengatur siyasah dunia, maka dalam pelaksanaan atau secara operasional adalah mustahil. Jika seorang khalifah atau imam dapat menjalankan tugas seorang diri, sehingga dia memerlukan para pembantu dan pegawai yang ditunjuk untuk melaksanakan berbagai tugas, seperti yang disebut dalam firman Allah:&lt;br /&gt;واجعل لي وزيرا من أهلي. هارون أخي. اشدد به أزري. وأشركه في أمري&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya:&lt;br /&gt;“Dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku, (yaitu) Harun, saudaraku, teguhkanlah dengan dia kekuatanku, dan jadikanlah dia sekutu dalam urusanku.” (QS. Thaha: 29-32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masalah kenabian, hal tersebut dibolehkan, apalagi dalam masalah khilafah. Karena itu, memilih menteri sebagai pembantu khalifah merupakan kewajaran yang dibolehkan. Oleh karena itu, mengangkat menteri menjadi pembantu dalam mengatur urusan negara lebih tepat dan efektif daripada menjalankannya sendirian. Dengan mengangkat menteri dan pejabat yang membantunya itu, ia dapat meminta laporan dan meneliti hasil kerja sang menteri dan para pejabat secara teliti dan dengan tindakan itu dapat dihindari kekeliruan dan kesalahan dalam menjalankan tugas kenegaraan.&lt;br /&gt;Dalam masalah pembantuan tugas seorang kepala negara oleh para pembantunya atau yang dikenal dengan istilah menteri di dalam ketatanegaraan Islam disebut wazir. Para ulama fiqih mengatakan bahwa kementerian terbagi menjadi dua bagian, seperti yang dikemukakan oleh Al-Mawardi, kementerian ada dua macam : kementerian tafwidz atau perdana menteri adalah menteri yang diangkat oleh kepala negara untuk kemudian kepadanya diserahkan suatu bidang jabatan yang dapat ia atur menurut kebijakannya sendiri dan dia dapat membuat keputusan-keputusan menurut ijtihadnya sendiri. Atau dengan kata lain, menteri macam ini menguasai bidang perundang-undangan dan hukum serta mempunyai hak untuk mengurusi pelaksanaan tugas maupun penanganan keuangan, syarat-syaratnya cukup banyak diantaranya: adapun menteri tanfidz adalah berstatus hukum lemah dan syarat-syaratnya lebih sedikit karena wewenang jabatan itu terbatas pada menjalankan perintah dan kebijakan kepala negara, menteri itu berperan sebagai medium antara kepala negara, rakyat dan gubernur. Berdasarkan pengertian-pengertian dan macam-macam kementerian seperti di atas, maka dapatlah diketahui perbedaan antara menteri mandataris dan menteri eksekutif, baik dari segi persyaratan maupun dari segi hak berpendapat. Perbedaan dari segi persyaratan adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Kebebasan cukup dimiliki oleh menteri mandataris dan tidak dimiliki oleh menteri eksekutif.&lt;br /&gt;2. Beragama Islam syarat utama menteri mandataris dan tidak disyaratkan penting untuk menteri eksekutif.&lt;br /&gt;3. Mempunyai ilmu tentang hukum disyaratkan dalam menteri mandataris sedangkan menteri eksekutif tidak.&lt;br /&gt;Adapun perbedaan dari segi hak-hak adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Menteri mandataris diperbolehkan mengambil hukum dan pandangan dalam mengambil keputusan dan tidak diperbolehkan bagi menteri eksekutif.&lt;br /&gt;2. Menteri mandataris mempunyai hak prerogatif dalam mengangkat pemimpin di bawahnya, tidak demikian dengan menteri eksekutif.&lt;br /&gt;3. Menteri mandataris diperbolehkan menggerakkan militer dan memimpin perang, tidak begitu halnya dengan menteri eksekutif.&lt;br /&gt;4. Menteri mandataris diperbolehkan menggunakan keuangan negara sesuai dengan kebutuhan, tetapi menteri eksekutif tidak diperbolehkan.&lt;br /&gt;Demikianlah hukum wizarah yang bermacam-macam yang merupakan pembantuan terhadap tugas kepala negara dalam Islam, sebagaimana yang telah ditetapkan oleh ulama-ulama fiqih dan jikalau kita ingin membandingkan dengan sistem ketatanegaraan modern, maka wazir tafwidz hampir sama dengan perdana menteri, serta cakupan tugasnya lebih luas dari wazir tanfidz. Perdana menteri ini tidak boleh dua orang, karena dia merupakan wakil kepala negara.&lt;br /&gt;Jadi, khalifah sebagai kepala negara sekaligus pimpinan eksekutif dalam memilih para menteri sebagai pembantunya dalam menjalankan tugas negara wajib memperhatikan kriteria-kriteria yang diatur oleh syariat Islam agar terhindar dari kesalahan yang dapat menimbulkan malapetaka di dalam kehidupan bernegara.&lt;br /&gt;2. Anggota Legislatif dan yang Berhak Memilih Pemimpin&lt;br /&gt;Lembaga legislatif atau lembaga perwakilan dikatakan juga al-shulthah al-tasyri’iyyah. Secara etimologis سلطة berarti kekuasaan dan التشريعية berarti pembuatan atau penetapan hukum atau syari’at Islam. Tegasnya, kekuasaan atau kewenangan pemerintahan Islam untuk menetapkan hukum yang akan diberlakukan dan dilaksanakan dalam masyarakat berdasarkan ketentuan yang telah diturunkan Allah SWT dalam syari’at Islam. Maka kekuasaan dalam membuat hukum (legislasi) das sein tidak boleh menyimpang dari ketentuan Allah Swt.&lt;br /&gt;Dalam pembuatan dan penetapan hukum oleh negara, yang dilakukan oleh wulat al-‘amr, senantiasa bermuara pada prinsip musyawarah. Dimana musyawarah, secara syar’i diatur dalam al-Qur’an, sebagaimana firman Allah SWT.&lt;br /&gt;"... وأمرهم شورى بينهم ..." ( الشورى : 38)&lt;br /&gt;“… sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah di antara mereka …” (QS. 42:38)&lt;br /&gt;"... وشاورهم في الأمر ... " ( العمران : 159)&lt;br /&gt;“… dan bermusyawarah dengan mereka dalam urusan itu (negara) …” (QS. 3:159)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musyawarah merupakan tolok ukur utama dalam menegakkan persoalan kemasyarakatan, pemerintahan dan kenegaraan. Dalam hal itu, Zainal Abidin mengatakan, “… untuk menunjukkan dasar pendirian pemerintahan yang dicita-citakan, maka dapat dibagi kepada: (1) adanya suatu pemerintahan rakyat yang berdasarkan permusyawaratan, (2) memiliki sumber-sumber pembentukan undang-undang, dan (3) menetapkan pembagian kekuasaan dalam pemerintahan negara.”&lt;br /&gt;Maka dengan itu dapat dipahami bahwa, pada hakikatnya pemegang kekuasaan tertinggi (kedaulatan) negara adalah di tangan rakyat. Dimana rakyat mendelegasikan kekuasaannya kepada orang-orang yang ditunjuk menjadi wakil-wakil untuk membuat undang-undang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Syarat-Syarat Kepala Negara&lt;br /&gt;Kriteria calon seorang khalifah berbeda dengan seorang calon presiden atau raja bagi dunia sekuler. Kriteria pertama yang bersifat umum dan dasar yang tidak dapat kita jumpai di dunia politik di luar Islam, yaitu calon seorang khalifah tidak menunjukkan ambisi untuk menjadi seorang khalifah, baik sikap yang ditentukan dalam bentuk propaganda terbuka ataupun tersembunyi maupun dalam bentuk permohonan dengan jalan mencalonkan diri sendiri atau dengan kata lain, adalah tidak dibenarkan daya upaya seseorang untuk menduduki jabatan khalifah atau meraih kekuasaan dengan caranya sendiri.&lt;br /&gt;Apabila ada tanda-tanda ambisi pada calon seorang khalifah, gugurlah haknya untuk menjadi calon dan kaum muslim dilarang untuk mencalonkan dan memilihnya. Ketentuan tentang kriteria dasar dan umum ini tertuang dalam hadis nabi Muhammad Saw yang berbunyi:&lt;br /&gt;أن قوما دخلوا عليه فسألوه ولاية فقال: إنا لا نولى أمرنا هذا من طلبه&lt;br /&gt;Artinya:&lt;br /&gt;“Bahwa ada satu kamu yang datang kepadanya (Nabi Muhammad SAW), maka mereka menuntut kepada nabi Muhammad Saw suatu jabatan pimpinan, lantas nabi bersabda, bahwa kami tidak akan menyerahkan jabatan pimpinan ini kepada siapa yang menuntutnya”. (HR Bukhori Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kriteria umum dan dasar ini bukan saja merupakan ketentuan-ketentuan syar’i, juga merupakan konvensi di dalam pencalonan khulafaur Rasyidin, sejak Abu Bakar menjadi khalifah pertama yang kemudian digantikan oleh Umar bin Khattab dan selanjutnya Usman bin Affan sampai Ali bin Abi Thalib sebagai khalifah terakhir. Setiap khalifah diantara khulafaur Rasyidin telah memperoleh jabatannya sesuai dengan kaidah dan kriteria dasar dan umum, tidak seorangpun dari mereka berusaha untuk mencapai kekuasaan itu, tetapi mereka mencapai kekuasaan itu ketika kekuasaan itu datang dan diberikan kepadanya.&lt;br /&gt;Setelah kriteria dasar dan umum tersebut terpenuhi sebagai prasyarat calon seorang khalifah, barulah kriteria lain diajukan. Dalam menentukan syarat-syarat serta kriteria seorang calon khalifah, sebaiknya dan seharusnya berorientasi kepada kriteria yang pernah ditetapkan dalam penentuan calon khalifah pertama pada masa pemerintahan khulafaur Rasyidin sebagai pedoman baku. Sebagai contoh Abu Bakar terpilih sebagai khalifah pertama karena ia adalah orang yang paling memenuhi kriteria untuk menjadi khalifah. Dari biografinya terdapat kriteria sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Ia adalah orang dewasa laki-laki dan mempunyai kedudukan terhormat, ia adalah orang pertama yang masuk Islam.&lt;br /&gt;b. Ia adalah orang pertama yang tidak mempunyai ikatan kekeluargaan dengan Rasulullah SAW dan mengorbankan harta kekayaannya untuk menegakkan Islam.&lt;br /&gt;c. Ia adalah orang pertama yang senantiasa membenarkan setiap wahyu yang diturunkan kepada Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;d. Ia adalah orang pertama yang menyiapkan segala keperluan dalam hijrah Rasulullah yang sangat berbahaya itu.&lt;br /&gt;e. Ia adalah satu-satunya sahabat yang mendampingi Rasulullah dari Mekkah ke Madinah.&lt;br /&gt;f. Ia adalah orang yang senantiasa ditunjuk menjadi Imam pada shalat jamaah apabila Rasulullah SAW berhalangan.&lt;br /&gt;g. Ia adalah orang yang hidup dalam kesederhanaan seperti kehidupan Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;h. Ia adalah orang yang menguasai ilmu tentang syari’at Islam sebagaimana dibuktikan dalam sejarah.&lt;br /&gt;Apabila data biografi Abu Bakar ini dituangkan dalam bentuk kriteria umum calon seorang khalifah, kita akan peroleh rumusan sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Akidah harus murni dan bebas syirik&lt;br /&gt;b. Ibadah harus benar dan tekun&lt;br /&gt;c. Berakhlak mulia dan sederhana&lt;br /&gt;d. Istiqomah dan tegar&lt;br /&gt;e. Dedikasi pengorbanan Islam harus penuh&lt;br /&gt;f. Berpengetahuan luas, khususnya tentang syari’at.&lt;br /&gt;Calon khalifah secara prinsipil harus diajukan oleh rakyat, bukan oleh calon itu sendiri, rakyatlah yang harus meneliti kriteria tersebut terhadap diri seorang calon khalifah. Berikut adalah beberapa kriteria yang pernah diajukan oleh para ulama dan sarjana muslim.&lt;br /&gt;1. Alfarabi mengajukan kriteria sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Sempurna anggota badannya&lt;br /&gt;b. Besar pengertiannya&lt;br /&gt;c. Bagus tangkapannya&lt;br /&gt;d. Sempurna ingatannya&lt;br /&gt;e. Cakap dan bijak berbicara&lt;br /&gt;f. Mencintai pengetahuan&lt;br /&gt;g. Tidak hidup mewah dan berfoya-foya&lt;br /&gt;h. Tidak serakah makan, minum dan hubungan seks&lt;br /&gt;i. Cinta kebenaran dan benci kebohongan&lt;br /&gt;j. Cinta keadilan dan benci kezaliman&lt;br /&gt;k. Sanggup menegakkan keadilan&lt;br /&gt;l. Mampu dalam penghidupan ekonomi&lt;br /&gt;2. Al-Baghdadi menyatakan kriteria calon seorang khalifah sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Berilmu pengetahuan&lt;br /&gt;b. Berbuat jujur dan saleh&lt;br /&gt;c.Bertindak adil dalam menjalankan segala tugas pemerintahan diri, berkemampuan mengelola administrasi&lt;br /&gt;d. Berasal dari keturunan quraisy&lt;br /&gt;3. Adapun Imam Al-Ghazali menyimpulkan segala syarat diatas dalam 4 syarat penting yaitu:&lt;br /&gt;a. Kemammpuan bertindak&lt;br /&gt;b. Kewibawaan&lt;br /&gt;c. Jujur (wara)&lt;br /&gt;d. Berilmu pengetahuan&lt;br /&gt;Jika dari beberapa kriteria diatas dirumuskan menjadi beberapa kriteria baru, hal itu boleh saja sebagai hasil ijtihad kita sendiri, yang penting kriteria-kriteria tersebut harus konsisten dengan nilai-nilai Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Hak dan Kewajiban Kepala Negara&lt;br /&gt;Al-Mawardi menyebut dua hak imam, yaitu hak untuk ditaati dan hak untuk dibantu. Hak yang pertama menunjukkan bahwa ketika seseorang telah dibaiat menjadi seorang imam atau pemimpin, maka dengan sendirinya segala titah yang dikeluarkannya menjadi kewajiban masyarakat untuk ditaati. Oleh karenanya, syarat menjadi imam – sebagaimana disebutkan di muka – adalah kecerdasan intelektual, pintar, dan peka terhadap kondisi masyarakat. Ketika ada masalah yang mengharuskan seorang pemimpin mengeluarkan undang-undang atau aturan, maka dengan sendirinya rakyat harus patuh terhadap undang-undang tersebut. Melihat kondisi pemimpin yang cukup berat tanggung jawabnya ini, maka wajar kalau pemimpin memperoleh hak yang seimbang, artinya hak memperoleh bantuan, upah atas pekerjaannya tersebut.&lt;br /&gt;Pada masa Abu Bakar ra., ada riwayat yang menyebutkan kalau beliau digaji 6.000 dirham setahun, dan menurut riwayat lain digaji 2.000 sampai 2.500 dirham. Walaupun ada perbedaan dalam jumlah upah atau gaji yang diberikan kepada Abu Bakar, ada satu prinsip bahwa kaum muslimin telah meletakkan penggajian kepada khalifah.&lt;br /&gt;Adanya prinsip pemberian hak kepada pemimpin ini membawa konsekwensi logis bagi para pemimpin untuk melakukan kewajiban-kewajibannya sebagai seorang pemimpin.&lt;br /&gt;Menurut al-Mawardi, kewajiban imam adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Memelihara agama, dasar-dasar yang telah ditetapkan dan apa-apa yang telah disepakati oleh umat Islam.&lt;br /&gt;2. Mentafidzkan hukum-hukum diantara orang-orang yang bersengketa, dan menyelesaikan perselisihan, sehingga keadilan terlaksana secara umum.&lt;br /&gt;3. Memelihara dan menjaga keamanan agar manusia dapat dengan tenteram dan tenang berusaha mencari kehidupan, serta dapat bepergian dengan aman, tanpa ada gangguan terhadap jiwanya atau hartanya.&lt;br /&gt;4. Menegakkan hukum-hukum Allah, agar orang tidak berani melanggar hukum dan memelihara hak-hak hamba dari kebinasaan dan kerusakan.&lt;br /&gt;5. Menjaga tapal batas dengan ketentuan yang cukup, agar musuh tidak berani menyerang dan menumpahkan darah muslim atau non muslim yang mengadakan perjanjian damai dengan muslim (mu’ahid).&lt;br /&gt;6. Memerangi orang yang menentang Islam setelah dilakukan dakwah dengan baik-baik tapi mereka tidak mau masuk Islam dan tidak pula jadi kafir dzimi.&lt;br /&gt;7. Memungut fay dan shadaqoh-shadaqoh sesuai dengan ketentuan syara’ atas dasar nash atau ijtihad tanpa ragu-ragu.&lt;br /&gt;8. Menetapkan kadar-kadar tertentu pemberian untuk orang-orang yang berhak menerimanya dari baitul mal dengan wajar serta membayarkannya pada waktunya.&lt;br /&gt;9. Menggunakan orang-orang yang dapat dipercaya dan jujur di dalam menyelesaikan tugas-tugas serta menyerahkan pengurusan kekayaan Negara kepada mereka. Agar pekerjaan dapat dilaksanakan oleh orang-orang yang ahli, dan harta negara diurus oleh orang-orang jujur.&lt;br /&gt;10. Melaksanakan sendiri tugas-tugasnya yang langsung di dalam membina umat dan menjaga agama.&lt;br /&gt;Yusuf Musa menambahkan kewajiban lain, yaitu: menyebarluaskan ilmu dan pengetahuan, karena kemajuan umat sangat bergantung kepada ilmu-ilmu agama dan ilmu-ilmu keduniawian.&lt;br /&gt;Dari uraian tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa kewajiban pemimpin adalah memenuhi hak-hak yang harus diterima masyarakat secara umum. Baik yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari, hak berpendapat, hak memperoleh kehidupan yang layak, hak kebebasan dalam beragama, serta hal lain yang terkait dengan kebutuhan masyarakat.&lt;br /&gt;Persoalan khilafat (kepemimpinan) dalam Islam sesungguhnya telah membuahkan hasil yang positif. Dengan adanya sistem tersebut paling tidak umat Islam bersatu dalam satu wadah kepemimpinan. Namun demikian, perlu dicatat bahwa penerapan khilafat juga tidak seluruhnya membawa sesuatu yang positif bagi kemajuan umat Islam, tapi juga berimplikasi negatif bagi kelangsungan kerajaan-kerajaan Islam yang jauh dari kekuasaan khalifah. Di samping itu, pengaruh kemajuan ilmu pengetahuan dan ide nasionalisme di Turki saat yang pada akhirnya pada tahun 1926, Kemal at-Taturk menghapus sistem khalifah dan menggantikannya dengan sistem presidential, sebuah kepemimpinan yang lebih mengedepankan sistem demokrasi yang berkembang di Eropa saat itu.&lt;br /&gt;Ide penghapusan khalifah di Turki merupakan cikal bakal lahirnya paham nasionalisme yang lebih banyak mengajarkan tentang sistem demokrasi seperti yang berkembang di Negara-negara Eropa. Adanya penghapusan sistem kepemimpinan dalam Islam (khilafat) saat itu menimbulkan sikap pro dan kontra di kalangan umat Islam. Reaksi yang paling keras terhadap tindakan penghapusan tersebut datang dari umat Islam Saudi Arabia. Pada tahun 1924 Syarif Husain, Amir Mekkah, mempelopori dibentuknya Dewan Khalifah, Anggota dewan terdiri dari 9 orang sayid dan 19 orang perwakilan dari Negar-negar Islam.&lt;br /&gt;Sementara di Mesir, para ulama menuntut agar prosedur penunjukkan khalifah harus sesuai dengan hukum Islam dan mendapat persetujuan dari seluruh umat Islam. Untuk Rasyid Ridha, salah seorang ulama besar Mesir merintis diadakannya kongres dunia Islam dengan tujuan membicarakan masalah khilafah. Kongres tersebut dilaksanakan pada tahun 1926 di Kairo dengan mengundang wakil umat Islam dari seluruh dunia. Menurut Rasyid Ridha, Negara yang ideal adalah negara dalam bentuk kekhalifahan, yang dipimpin oleh seorang khalifah.&lt;br /&gt;Hasil-hasil penting yang diputuskan dalam kongres khilafah antara lain:&lt;br /&gt;1. Pertanyaan pengakuan akan pentingnya lembaga khalifah bagi umat Islam sebagai wadah pemersatu dan sekaligus sebagai upaya untuk mengagungkan kalimat Allah dan mempertahankan kejayaan Islam.&lt;br /&gt;2. Merumuskan tugas-tugas khalifah, yakni: mempertahankan akidah tauhid, dan mengatur urusan duniawi sesuai dengan kebesaran Islam.&lt;br /&gt;3. Mengatur urusan negara sesuai dengan wewenang yang diberikan kepadanya.&lt;br /&gt;4. Mempertahankan daerah dan hak milik Islam.&lt;br /&gt;Walaupun kongres khilafah telah tiga kali dilaksanakan untuk membicarakan persoalan khilafat dan kalau memungkinkan melegalkan kembali sistem khilafah dalam dunia Islam, namun sayang ide tersebut tidak membuahkan hasil. Ada beberapa alasan mengapa sistem khalifah tidak bias dilegalkan kembali, antara lain: pertama, dunia Islam terdiri dari beberapa negara yang memiliki kepentingan politik yang berbeda. Kedua, perkembangan ilmu pengetahuan secara tidak langsung telah mempengaruhi sedikit banyak cara berfikir umat Islam, termasuk dalam masalah kepemimpinan. Dan ketiga, hampir sebagian mayoritas negara-negara Islam pada saat terjadinya kongres khilafah sedang dijajah oleh negara-negara kolonial, sehingga sangat sempit ruang gerak mereka dalam membantu terbentuknya sistem kekhalifahan di dunia Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Cara Pengangkatan Kepala Negara&lt;br /&gt;Sebagian besar ulama dan sarjana muslim sependapat bahwa khalifah atau imam adalah pimpinan kekuasaan eksekutif harus diangkat melalui pemilihan baik secara langsung maupun melalui perwakilan rakyat yang sengaja disuarakan untuk hal tersebut. Al-Farabi menyatakan, kepala negara atau khalifah dengan kriteria-kriteria yang diajukan harus dipilih oleh rakyat.&lt;br /&gt;Menurut Al-Baghdadi, bahwa tidak ada kesepakatan tentang tata cara pengangkatan kepala negara, apakah dengan sistem penunjukan atau pemilihan. Pada umumnya kelompok sunni, termasuk didalamnya khawarij dan mu’tazilah menetapkan dengan cara pemilihan. Ini dilakukan dengan cara ijtihad yang bertanggung jawab oleh mereka yang memenuhi syarat untuk melakukannya. Memilih seseorang yang pantas untuk menduduki jabatan itu. Tapi menurutnya boleh juga dengan penunjukan. Kemudian khalifah terpilih dibai’at oleh para pemilih sebagai bukti adanya kontrak diantara dua pihak. Tetapi ia tidak menjelaskan apakah bai’at para pemilih itu secara perwakilan dan apakah perlu bai’at.&lt;br /&gt;Muhammad As’ad mengatakan tentang wakil pemerintahan, corak Islam disyaratkan dengan pilihan masyarakat sendiri, yang menyatakan dari kalanganmu dari potongan ayat أولي الأمر منكم . Di sini pelaksanaan syariat mengenai pimpinan negara terletak pada cara pemilihan pemimpin itu.&lt;br /&gt;Imam Ghazali berpendapat bahwa kepala negara bukanlah seorang imam yang ma’sum, tetapi ia adalah seorang khalifah yang dipilih oleh rakyat secara legal. Dengan disaksikan oleh orang banyak. Kepala negara dinobatkan secara resmi.&lt;br /&gt;Sedangkan Ibnu Taymiah mengatakan khalifah harus dipilh oleh wakil rakyat yang mempunyai kekuatan yang dibai’at bersama oleh mereka.&lt;br /&gt;Abul A’la al-Maududi menyatakan dengan tegas bahwa badan eksekutif dengan khalifah sebagai pimpinannya harus dibentuk dengan jalan permusyawaratan, yaitu dengan pemilihan dan ini satu-satunya jalan yang dibenarkan.&lt;br /&gt;Berdasarkan kenyataan sejarah didalam pemilihan empat khalifah teladan yaitu Abu Bakar, Umar bin Khattab, Ustman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib bahwa prosedur dalam pengangkatan mereka sebagai khalifah adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Abu Bakar dipilih menjadi khalifah pertama melalui satu bidang Bani Sa’adah yang dihadiri oleh para tokoh kaum Anshar dan Muhajirin, yang diterima secara aklamasi, esok harinya bertempat di mesjid Nabawi dilakukan bai’at oleh rakyat. Dalam bai’atnya Abu Bakar menyatakan janjinya untuk konsisten dengan syari’at Islam dan setia membela rakyat.&lt;br /&gt;2. Umar bin Khattab dipilih sebagai khalifah kedua berdasarkan pencalonan oleh khalifah Abu Bakar dan disetujui oleh anggota majelis syuro yang anggota-anggotanya terdiri dari tokoh kaum muhajirin dan Anshar, setelah Umar bin Khattab disetujui sebagai khalifah kedua, diadakanlah bai'at di Mesjid Nabawi dengan disertai pidato penyerahan tugas dan amanah oleh Abu Bakar kepada Umar bin Khattab. Seluruh rakyat yang hadir menyatakan kesetiannya kepada khalifah Umar bin Khattab.&lt;br /&gt;3. Usman bin Affan dipilih sebagai khalifah ketiga adalah berdasarkan pemilihan yang dilakukan oleh tim formatur dan majelis syuro yang anggotanya ditunjuk oleh umar dan disetujui majelis syuro. Anggota formatur terdiri dari tokoh-tokoh kaum muhajirin dan anshar, mereka itu adalah Ustman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Zubair bin Awwam, Thalhah, Sa'adalah bin Waqqosh dan Abdurrahman bin Auf yang sekaligus sebagai ketua formatur. Tugas formatur itu ada dua macam: yang pertama bertugas melakukan lobing dan konsultasi baik sesama anggota formatur maupun terhadap keenam anggota formatur dan dipilih seseorang untuk menjadi khalifah. Abdurrahman bin Auf selaku ketua formatur melakukan pemilihan terhadap Ustman sebagai khalifah ketiga dan kemudian melakukan bai'at.&lt;br /&gt;4. Ali bin Abi Thalib menjadi khalifah keempat berdasarkan pemilihan yang dilakukan oleh sisa-sisa majelis syuro yang masih tinggal dikota Madinah. Upacara pembai'atan dilakukan di masjid Nabawi, yang kemudian tiga anggota majelis syuro yaitu: Zubair bin Awwam, Thalhah, Sa'ad bin Waqqash menolak untuk menyatakan janji setianya kepada khalifah yang baru, sikap ini dibenarkan oleh khalifah Ali bin Abi Thalib. Dalam peristiwa ini, terungkap fakta bahwa oposisi terhadap khalifah secara formal dibenarkan.&lt;br /&gt;Dari fakta-fakta di atas, jika disimpulkan, maka diperoleh beberapa prinsip dasar dalam menentukan sistem pemilihan khalifah sebagai kepala pimpinan eksekutif yaitu:&lt;br /&gt;a. Pemilihan khalifah dapat dilakukan oleh sekelompok atau lembaga masyarakat seperti majelis syuro yang anggotanya terdiri dari tokoh-tokoh masyarakat dari berbagai golongan yang ada dalam masyarakat dan ditempuh melalui musyawarah yang bebas, jujur terbuka tanpa tekanan dari siapapun.&lt;br /&gt;b. Calon khalifah dapat diajukan oleh seorang tokoh masyarakat atau segolongan masyarakat. Calon khalifah boleh satu orang atau lebih, asalkan ia memenuhi kriteria sebagai calon khalifah.&lt;br /&gt;c. Teknis pencalonan dapat dilakukan secara langsung atau melalui formatur yang sengaja dibentuk untuk itu.&lt;br /&gt;d. Upacara bai'at harus dilakukan secara umum dan dihadiri oleh seluruh rakyat, baik anggota majelis syuro maupun tokoh-tokoh masyarakat yang bukan anggota majelis.&lt;br /&gt;e. Dalam upacara bai'at ini dibenarkan lahirnya ungkapan oposisi yang dilakukan secara formal dan damai sesuai peraturan permainan dalam musyawarah.&lt;br /&gt;Dengan dasar seperti tersebut di atas, sistem pemilihan khalifah lebih cenderung berbentuk sistem perwakilan, yang anggota-anggotanya terdiri dari wakil-wakil rakyat yang terpilih. Adapun lembaga perwakilan yang berfungsi seperti diatas, pada masa khulafaurrasyidin disebut majelis syuro. Dewasa ini, lembaga serupa itu disebut dewan legislatif. Para anggotanya terdiri dari ahlul halli wal aqdi adalah kelompok yang ahli dalam mengambil keputusan dan memberi pertimbangan yang sehat demi perkembangan umat. Golongan ini terdiri dari para ulama, cendekiawan muslim yang profesional pada bidangnya masing-masing dan tokoh masyarakat yang mempunyai kharisma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Penutup&lt;br /&gt;Berdasarkan uraikan makalah diatas maka penulis memberikan beberapa kesimpulan:&lt;br /&gt;1. Istilah imam dan khalifah dijadikan atau digunakan untuk pimpinan kekuasaan eksekutif adalah sebagai kepala negara. Istilah khalifah untuk jabatan kepala negara telah dibakukan dan menjadi umum dalam sejarah Islam, pada masa pemerintahan khulafaur Rasyidin, semua pimpinan kekuasaan eksekutif pada zaman khulafaur Rasyidin menggunakan istilah khalifah, hanya Umar bin Khattab di dalam panggilan sehari-hari menggunakan istilah Amirul Mu'minin.&lt;br /&gt;2. Lembaga legislatif atau lembaga perwakilan dikatakan juga al-shulthah al-tasyri’iyyah. Secara etimologis سلطة berarti kekuasaan dan التشريعية berarti pembuatan atau penetapan hukum atau syari’at Islam.&lt;br /&gt;3. Kriteria umum calon seorang khalifah sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Akidah harus murni dan bebas syirik&lt;br /&gt;b. Ibadah harus benar dan tekun&lt;br /&gt;c. Berakhlak mulia dan sederhana&lt;br /&gt;d. Istiqomah dan tegar&lt;br /&gt;e. Dedikasi pengorbanan Islam harus penuh&lt;br /&gt;f. Berpengetahuan luas, khususnya tentang syari’at.&lt;br /&gt;4. Hak imam yaitu hak untuk ditaati dan hak untuk dibantu. Sedangkan kewajiban imam adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Memelihara agama, dasar-dasar yang telah ditetapkan dan apa-apa yang telah disepakati oleh umat Islam.&lt;br /&gt;b. Mentafidzkan hukum-hukum diantara orang-orang yang bersengketa, dan menyelesaikan perselisihan, sehingga keadilan terlaksana secara umum.&lt;br /&gt;c. Memelihara dan menjaga keamanan agar manusia dapat dengan tenteram dan tenang berusaha mencari kehidupan, serta dapat bepergian dengan aman, tanpa ada gangguan terhadap jiwanya atau hartanya.&lt;br /&gt;d. Menegakkan hukum-hukum Allah, agar orang tidak berani melanggar hukum dan memelihara hak-hak hamba dari kebinasaan dan kerusakan.&lt;br /&gt;e. Menjaga tapal batas dengan ketentuan yang cukup, agar musuh tidak berani menyerang dan menumpahkan darah muslim atau non muslim yang mengadakan perjanjian damai dengan muslim (mu’ahid).&lt;br /&gt;f. Memerangi orang yang menentang Islam setelah dilakukan dakwah dengan baik-baik tapi mereka tidak mau masuk Islam dan tidak pula jadi kafir dzimi.&lt;br /&gt;g. Memungut fay dan shadaqoh-shadaqoh sesuai dengan ketentuan syara’ atas dasar nash atau ijtihad tanpa ragu-ragu.&lt;br /&gt;h. Menetapkan kadar-kadar tertentu pemberian untuk orang-orang yang berhak menerimanya dari baitul mal dengan wajar serta membayarkannya pada waktunya.&lt;br /&gt;i. Menggunakan orang-orang yang dapat dipercaya dan jujur di dalam menyelesaikan tugas-tugas serta menyerahkan pengurusan kekayaan Negara kepada mereka. Agar pekerjaan dapat dilaksanakan oleh orang-orang yang ahli, dan harta negara diurus oleh orang-orang jujur.&lt;br /&gt;j. Melaksanakan sendiri tugas-tugasnya yang langsung di dalam membina umat dan menjaga agama.&lt;br /&gt;5. Khalifah atau imam adalah pimpinan kekuasaan eksekutif harus diangkat melalui pemilihan baik secara langsung maupun melalui perwakilan rakyat yang sengaja disuarakan untuk hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmad, Zainal Abidin, Membangun Negara Islam, Yogyakarta, Pustaka Iqra: 2001&lt;br /&gt;__________________, Konsepsi Negara Bermoral, Jakarta: Bulan Bintang, 1975&lt;br /&gt;Al-Maududi, Abul A’la, Hukum dan Konstitusi Sistem Politik Islam, Bandung: Mizan, 1993&lt;br /&gt;__________________, Khilafah dan Kerajaan, Bandung: Mizan, 1984&lt;br /&gt;Al-Mawardi, Abu Hasan, Al-Ahkam Al-Sulthaniyah wa Wilayatuh al-Diniyah, Mustafa al-Asabil Halabi&lt;br /&gt;____________________, Hukum Tata Negara dan Kepemimpinan Dalam Takaran Islam, Jakarta: Gema Insani Press, 2000&lt;br /&gt;A. Jazuli, Fiqh Siyasah, Jakarta: Prenada, 2003&lt;br /&gt;Anshari, Endang Saifuddin, Wawasan Islam, Pokok-Pokok Pikiran Tentang Islam dan Umatnya, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1993&lt;br /&gt;As’ad, Muhammad, Masalah Kenegaraan dalam Islam., Jakarta: Yayasan Kesejahteraan Bersama, Tt&lt;br /&gt;As-Shidiqi, M. Hasbi, Islam dan Politik Bernegara, Semarang: PT Pustaka Rizki Putra, 2002&lt;br /&gt;Djaelani, Abdul Qodir, Negara Ideal Menurut Konsepsi Islam, Surabaya: PT Bina Ilmu&lt;br /&gt;Lewis, Bernard, Bahasa Politik Islam, Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 1994, Penerjemah, Ihsan Ali Fauzi&lt;br /&gt;Mahfud MD, Dasar dan Struktur Ketatanegaraan Indonesia, Jakarta: Rineka Cipta, 2001&lt;br /&gt;Munawwir, Ahmad Warson, Al-Munawwir: Kamus Arab-Indonesia, Pustaka Progresif, tanpa tahun&lt;br /&gt;Musa, Yusuf, Nidham al-Hukum fi al-Islam, Darul Kitabil Arabi, al-Qahirah, 1963&lt;br /&gt;Pulungan, Suyuthi, Fiqih Siyasah, Ajaran, Sejarah dan Pemikiran, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1997&lt;br /&gt;Rais, Dhiauddin, Teori Politik Islam, Jakarta: Gema Insani Press, 2001&lt;br /&gt;Salim, Abdul Mu'in, Fiqh Siasah, Konsep Kekuasaan Politik dalam Al-Qur'an, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1995&lt;br /&gt;Sherwani, Harun Khan, Islam Tentang Administrasi Negara, Jakarta: Tinta Mas, 1964&lt;br /&gt;Tim Penyusun IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ensiklopedi Islam, Jilid 2, edisi revisi, tahun 2002&lt;br /&gt;Tim Bahasa Depdikbud, Kamus Besat Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 1996&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-6049962575287477044?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/6049962575287477044/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/09/siyasah-dan-qanun-dusturiyah-politik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/6049962575287477044'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/6049962575287477044'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/09/siyasah-dan-qanun-dusturiyah-politik.html' title='SIYASAH DAN QANUN DUSTURIYAH (POLITIK DAN HUKUM TATA NEGARA)'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-1469609225701731153</id><published>2008-09-27T05:49:00.003+07:00</published><updated>2008-10-23T04:44:55.109+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Filsafat'/><title type='text'>FILSAFAT PRA-SOCRATES</title><content type='html'>&lt;p align="justify"&gt;Filosuf yang hidup pada masa pra Socrates disebut para filosuf alam karena objek yang mereka jadikan pokok persoalan adalah alam. Yang dimaksud dengan alam (fusis) adalah kenyataan hidup dan kenyataan badaniah. Jadi, perhatian mereka mengarah kepada apa yang dapat diamati.&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn1" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=1186299892812645691#_ftn1" name="_ftnref1"&gt;[1]&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Tokoh-tokoh yang hidup pada masa ini di antaranya adalah:&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Thales (625-545 SM)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Thales adalah seorang saudagar Mesir yang juga ahli politik yang terkenal di Miletos. Ia dianggap sebagai bapak filosufi Yunani karena ia merupakan orang pertama yang berfilsafat. Ia mengajukan pertanyaan yang amat mendasar: What is the nature of the world stuff? (Apa sebenarnya bahan alam semesta ini?) (Mayer, 1950:18).&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn2" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=1186299892812645691#_ftn2" name="_ftnref2"&gt;[2]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan ajarannya adalah semuanya itu air. Air yang cair itu adalah pangkal, pokok dan dasar segala-galanya. Baginya, air adalah sebab yang pertama dari segala yang ada dan jadi, tetapi juga akhir dari segala yang jadi itu. Dengan kata lain, filosofi air adalah substrat (bingkai) dan substansi (isi) kedua-duanya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Anaximandros (610-547 SM)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Anaximandros adalah salah satu murid Thales. Ia ahli astronomi dan ilmu bumi. Menurutnya, prinsip dasar alam adalah apeiron (zat yang tak terhingga dan tak terbatas dan tidak dapat dirupakan, tak ada persamaannya dengan apapun. Segala makhluk hidup berasal dari proses penguapan air samudera oleh matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Anaximenes (585-494 SM)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Anaximenes adalah murid Anaximandros yang merupakan filosuf alam terakhir dari kota Miletos. Baginya, barang yang asal itu satu dan tidak terhingga. Udaralah yang satu dan tidak terhingga. Ia mengatakan: “Sebagaimana jiwa kita, yang tidak lain dari udara, menyatukan tubuh kita, demikian pula udara mengikat dunia ini jadi satu”. Menurut pendapatnya, udara itu benda. Meskipun dasar hidup dipandangnya sebagai benda, ia membedakan pula yang hidup dan yang mati. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Pemikirannya adalah reaksioner. Ia mengkiaskan dunia dengan diri kita: “Sebagaimana ruh dan jiwa kita terdiri dari udara yang mengelilingi kita, begitu juga nafas dan udara mengepung dunia keseluruhannya”.ia beranggapan bahwa bumi berbentuk bulat dan terapung di atas udara dari segala penjuru seperti daun kering yang sedang beterbangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Pythagoras (580-500 SM)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ia terpengaruh aliran mistik yang berkembang di Yunani pada waktu itu, yang bernama Orfisisme. Pythagoras mendidik kebatinan dengan mensucikan ruh. Menurut kepercayaannya, manusia asalnya adalah Tuhan. Jiwa itu adalah penjelmaan dari Tuhan yang jatuh ke dunia karena berdosa. Dan ia akan kembali ke langit ke dalam lingkungan Tuhan bermula, apabila dosanya sudah habis dicuci. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Ia beranggapan bahwa hakikat dari segala sesuatu adalah angka. Angka adalah asal dari segalanya dan segala macam perhubungan dapat dilihat dari angka-angka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Heraklitos (540-480 SM)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Heraklitos menyatakan bahwa asal segala sesuatu hanyalah satu anasir yaitu api. Setiap orang dapat melihat sifatnya, mudah bergerak dan mudah bertukar tempat. Api yang selalu bergerak dan berubah rupa itu menyatakan bahwa tak ada yang tenang dan tetap yang ada hanya pergerakan. Tidak ada yang boleh disebut ada, melainkan menjadi. semuanya itu dalam kejadian. Api ini dipandang sebagai sejenis dengan roh. Sebab asas hidup adalah api juga. Itulah sebabnya api disebut logos (akal, firman, arti), yaitu hukum yang menguasai segala sesuatu, yang juga menguasai manusia segala sesuatu terjadi sesuai dengan logos. Manusia juga harus hidup sesuai dengan logos itu.3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Parmenides (540-473 SM)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Parmenides mengatakan bahwa kebenaran adalah satu, namun berbeda-beda dari orang yang mengatakannya. Ia menganggap bahwa di dunia tak ada barang barunya, tidak ada barang lahir keduanya, dan tidak ada barang menghilang dari dunia. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Parmenides dianggap sebagai bapak Logika karena ajarannya mengenai identitas antara pikiran dan barang untuk mana pikiran itu diadakan. Menurutnya, ukuran kebenaran adalah akal manusia; ukuran kebenaran adalah manusia. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Bagi Parmenides, bulat adalah tanda yang sempurna. Yang ada itu bulat, mengisi lapang. Pada yang bulat, tiap-tiap tepinya selesai, tidak ada yang berupa putus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;7. Leukippos (sekitar 540 SM)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Leukippos adalah ahli piker yang pertama kali mengajarkan tentang atom. Menurut pendapatnya tiap benda terdiri dari atom. Yang dipakai sebagai dasar teorinya tentang atom ialah: yang penuh dan kosong. Atom dinamainya sebagai yang penuh sabagai benda betapapun kecilnya dan bertubuh. Setiap yang bertubuh mengisi lapangan yang kosong.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Ia menyatakan tidak mungkinnya ada penciptaan dan pemusnahan mutlak, akan tetapi ia tidak menolak kenyataan banyak, bergerak, lahir ke dunia dan menghilang yang tampak pada segala sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;8. Demokritos (460-360 SM)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Demokritos adalah murid Leukippos. Menurut Demokritos, segala sesuatu mengandung penuh dan kosong. Menurutnya, anasir yang pertama adalah api. Api terdiri dari atom yang sangat halus, licin dan bulat. Atom api itulah yang menajdi dasar dalam segala yang hidup. Atom api adalah jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;9. Sofisme&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sofisme berasal dari kata sofis yang berarti cerdik pandai kemudian berkembang artinya menjadi bersilat lidah. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pokok-pokok ajaran kaum sofis adalah:&lt;br /&gt;1. Manusia menjadi ukuran segala-galanya&lt;br /&gt;2. Kebenaran umum (mutlak) tidak ada&lt;br /&gt;3. Kebenaran hanya berlaku sementara&lt;br /&gt;4. Kebenaran tidak terdapat pada diri sendiri&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Dengan ajarannya tersebut, Sofisme tergolong aliran relativisme. Ajarannya mempunyai pengaruh positif dan negative pada waktu itu. Pengaruh positifnya yaitu melahirkan banyak orang terampil berpidato. Sedangkan pengaruh negative nya adalah menjadikan orang tidak bertanggung jawab atas ucapan-ucapannya, sebab apa yang dikatakan hari ini untuk sesuatu, bias saj auntuk hari esoknya berlainan dengan dali bahwa kebenaran hanyalan berlaku sementara.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Tokoh-tokoh Sofisme antara lain:&lt;br /&gt;1. Hippias&lt;br /&gt;Hippias adalah seorang Sofis murni yang beranggapan bahwa pengetahuannya harus dikembangkan kepada orang lain. Pandangan hidupnya didasarkan atas formula gagasan kepuasan diri sebagai tujuan dari kelakuan dan etika orang, tidak dengan cara sinis dalam ‘bebas dari hajat dan kebutuhan’ akan tetapi denagnn berusaha sekuat tenaga untuk tidak bergantung kepada orang lain dengan memenuhi segala apa yang menjadi hak-hak seseorang.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;2. Gorgias (483-375 SM)&lt;br /&gt;Gorgias adalah seorang skeptic yang tidak mengakui adanya pengetahuan. Ia tidak ada, sekalipun ada maka tidak dapat disampaikan kepada orang lain. Ia mengemukakan tiga dalil:&lt;br /&gt;1. Tak ada sesuatu yang ada, ini tentu erat hubunngannya dengan teori perkembangan abadi dari Heraklitos.&lt;br /&gt;2. Kalau ada sesuatu maka tentu ia tak dapat diketahui.&lt;br /&gt;3. Kalau bisa diketahui ia tentu tak dapat disampaikan kepada orang lain.&lt;br /&gt;Ia berpendapat bahwa hukum alam adalah hukum yang kuat: ‘Adalah hukum alam bahwa yang kuat seharusnya tidak dihalang-ha;angi oleh yang lemah. Yang lemah diperintah dan dipimpin oleh yang kuat.; yang kuat berjalan di muka dan yang lemah mengikuti dari belakang’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;10. Zeno (sekitar 490 SM)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Zeno adalah salah satu murid Parmenides. Ia mempertahankan pendapat gurunya tidak denagn menyambung keterangan atau menambahkannya, melainkan dengan mengembalikan keterangan terhadap dalil-dalil orang-orang yang membantah pendapat gurunya.&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn3" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=1186299892812645691#_ftn3" name="_ftnref3"&gt;[3]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, diam adalah bila suatu benda pada suatu saat berada di suatu tempat.&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn4" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=1186299892812645691#_ftn4" name="_ftnref4"&gt;[4]&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ahmad Sadali, Filsafat Umum, Pustaka Setia: Bandung, 2004&lt;br /&gt;Dr. Harun Hadiwijono, Sari Sejarah Filsafat Barat 1,Penerbit Kanisus: Yogyakarta, 1980&lt;br /&gt;Prof. Dr. Ahmad Tafsir, Filsafat umum, Rosda: Bandung, 2007.&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn1" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=1186299892812645691#_ftnref1" name="_ftn1"&gt;[1]&lt;/a&gt; Dr. Harun Hadiwijono, Sari Sejarah Filsafat Barat 1,Penerbit Kanisus: Yogyakarta, 1980, hal. 16&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn2" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=1186299892812645691#_ftnref2" name="_ftn2"&gt;[2]&lt;/a&gt; Prof. Dr. Ahmad Tafsir, Filsafat Umum, Rosda: Bandung, 2007&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn3" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=1186299892812645691#_ftnref3" name="_ftn3"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn4" href="http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=1186299892812645691#_ftnref4" name="_ftn4"&gt;[4]&lt;/a&gt;Ahmad Sadali, Filsafat Umum, Pustaka Setia: Bandung, 2004&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;-----------------&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;[1] Bernard Lewis, Bahasa Politik Islam, (Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, 1994), (Penerjemah, Ihsan Ali Fauzi), Cet ke-1, h.177&lt;br /&gt;[1] Endang Saifuddin Anshari, Wawasan Islam, Pokok-Pokok Pikiran Tentang Islam dan Umatnya, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1993) Cet ke-4, h. 158&lt;br /&gt;[1] Tim Bahasa Depdikbud, Kamus Besat Bahasa Indonesia, (Jakarta: Balai Pustaka, 1996), Cet ke-7, h. 780&lt;br /&gt;[1] Mahfud MD, Dasar dan Struktur Ketatanegaraan Indonesia, (Jakarta: Rineka Cipta, 2001), Cet Ke-2, h. 63&lt;br /&gt;[1] Ibid&lt;br /&gt;[1] Ibid&lt;br /&gt;[1] Abul A’la Al Maududi, Hukum dan Konstitusi Sistem Politik Islam (Bandung: Mizan, 1993), Cet ke-2, h. 247&lt;br /&gt;[1] Abdul Qodir Djaelani, Negara Ideal Menurut Konsepsi Islam, (Surabaya: PT Bina Ilmu, 1998), Cet ke-1, h. 104&lt;br /&gt;[1] Muhammad As'ad, Masalah Kenegaraan dalam Islam, (Jakarta: Yayasan Kesejahteraaan Bersama, Tt)., h. 54&lt;br /&gt;[1] Abul A’la Al Maududi, Khilafah dan Kerajaan, (Bandung: Mizan, 1984), Cet ke-1, h. 73&lt;br /&gt;[1] Abdul Qadir Djailani, Op.Cit., h. 151&lt;br /&gt;[1] Abdul Qodir Djaelani, Ibid, h. 153&lt;br /&gt;[1] Harun Khan Sherwani, Islam Tentang Administrasi Negara, (Jakarta: Tinta Mas, 1964), h. 94-95&lt;br /&gt;[1] Abdul Mu'in Salim, Fiqh Siasah, Konsep Kekuasaan Politik dalam Al-Qur'an, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1995), Cet ke-2, h. 10-11&lt;br /&gt;[1] Abdul Qodir Djaelani, Op.Cit., h. 156&lt;br /&gt;[1] Abdul Qodir Djaelani, Op.Cit., h. 167&lt;br /&gt;[1] Imam Al-Mawardi, Hukum Tata Negara dan Kepemimpinan Dalam Takaran Islam, (Jakarta: Gema Insani Press, 2000), Cet ke-1, h. 48-49&lt;br /&gt;[1] Ibid., h. 48-49&lt;br /&gt;[1] Ibid., h. 48&lt;br /&gt;[1] Dhiauddin Rais, Teori Politik Islam, (Jakarta: Gema Insani Press, 2001), Cet ke-2, h. 205&lt;br /&gt;[1] Al-Mawardi, Op.Cit., h. 56&lt;br /&gt;[1] Dhiauddin Rais, Op.Cit., h. 219&lt;br /&gt;[1] M. Hasbi As-Shidiqi, Islam dan Politik Bernegara, (Semarang: PT Pustaka Rizki Putra, 2002), Cet ke-1, h. 124&lt;br /&gt;[1] Ahmad Warson Munawwir, Al-Munawwir: Kamus Arab-Indonesia, (Pustaka Progresif, tanpa tahun), h. 694&lt;br /&gt;[1] Zainal Abidin Ahmad, Membangun Negara Islam, (Yogyakarta, Pustaka Iqra: 2001), Cet , I, h. 95-96&lt;br /&gt;[1] Abul A’la Al-Maududi, Op.Cit., h. 31&lt;br /&gt;[1] Abdul Qodir Djaelani, Op.Cit., h. 160&lt;br /&gt;[1] Abdul Qodir Djaelani, Op.Cit., h. 161&lt;br /&gt;[1] Suyuthi Pulungan, Fiqh Siyasah, Ajaran, Sejarah dan Pemikiran, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1997), Cet ke-3, h. 253&lt;br /&gt;[1] Zainal Abidin Ahmad, Konsepsi Negara Bermoral, (Jakarta: Bulan Bintang, 1975), Cet ke-1, h. 293&lt;br /&gt;[1] Abu Hasan Al-Mawardi, Al-Ahkam Al-Sulthaniyah wa Wilayatuh al-Diniyah, Mustafa al-Asabil Halabi, h. 17&lt;br /&gt;[1] A. Jazuli, Fiqh Siyasah, (Jakarta: Prenada, 2003), edisi revisi, h. 94&lt;br /&gt;[1] Al-Mawardi, Op.Cit., h. 17&lt;br /&gt;[1] Yusuf Musa, Nidham al-Hukum fi al-Islam, Darul Kitabil Arabi, al-Qahirah, 1963, h. 96&lt;br /&gt;[1] Lihat Tim Penyusun IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ensiklopedi Islam, Jilid 2, edisi revisi, tahun 2002, h. 643-644&lt;br /&gt;[1] Abdul Qodir Djaelani, Negara Ideal Menurut Konsepsi Islam, (Surabaya: PT Bina Ilmu, 1998), Cet ke-1, h. 162&lt;br /&gt;[1] Suyuthi Pulungan, Fiqih Siyasah, Ajaran, Sejarah dan Pemikiran, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1997), Cet ke-3, h. 243-244&lt;br /&gt;[1] Muhammad As’ad, Masalah Kenegaraan dalam Islam., (Jakarta: Yayasan Kesejahteraan Bersama, Tt), h. 33&lt;br /&gt;[1] Zainal Abidin Ahmad, Konsepsi Negara Bermoral, (Jakarta: Bulan Bintang, 1975), Cet ke-1, h. 290&lt;br /&gt;[1] Abdul Qodir Djaelani, Op.Cit., h. 162&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1] Abdul Qodir Djaelani, Op.Cit., h. 164-165&lt;br /&gt;[1] Abdul Qodir Djaelani, Op.Cit., h. 165&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;a href="http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/09/perbandingan-mazhab-makalah.html"&gt;.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-1469609225701731153?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/1469609225701731153/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/09/filsafat-pra-socrates_9311.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/1469609225701731153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/1469609225701731153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/09/filsafat-pra-socrates_9311.html' title='FILSAFAT PRA-SOCRATES'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-7859307023213086392</id><published>2008-09-27T05:48:00.001+07:00</published><updated>2008-09-27T06:15:21.517+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Psikologi'/><title type='text'>Pengertian Psikologi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Dilihat dari segi etimologis, psikologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu psyche yang artinya jiwa dan logos yang artinya ilmu pengetahuan. Dengan demikian psikologi dapat diartikan “ilmu yang mempelajari tentang jiwa”. Sebenarnya terjemahan tersebut kurang tepat jika bertitik tolak dari pandangan dualisme manusia, yang menganggap bahwa manusia  itu terdiri dari dua dimensi yaitu jasmani dan rohani, seolah-olah kalau kita mendengar kata ilmu jiwa, maka yang terbayang pada kita bahwa yang dpelajari oleh ilmu itu adalah sesuatu yang tidak kelihatan, abstrak, yang berada dalam diri manusia atau makhluk hidup lainnya. Segala sesuatu yang bersifat jasmaniah pada diri manusia tidak dianggap sebagai suatu masalah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Penyelidikan psikologi ialah mengenai segala sesuatu yang dapat memberikan jawaban tentang apa sebenarnya manusia itu, mengapa ia berbuat atau berlaku demikian, apa yang mendorongnya berbuat demikian, apa maksud dan tujuan berbuat demikian. Dengan singkat dapaat kita katakan bahwa psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam arti luas. Tingkah laku yang dimaksud adalah mencakup segala kegiatan, tindakan, perbuatan manusia baik yang tampak maupun yang tidak tampak, yang disadari atau yang tidak disadari. Termasuk di dalamnya seperti cara ia berbicara, berjalan, berfikir, mengambil keputusan, cara melakukan sesuatu, cara bereaksi terhadap sesuatu yang datang dari luar dirinya, maupun dari dalam dirinya. Dengan kata lain bagaimana cara manusia itu berintegrasi dengan dunia luar atau lingkungannya. Perlu diketahui bahwa study tentang tingkah laku tersebut bukanlah semata-mata ditujukan kepada tingkah laku manusia, tapi juga tingkah laku hewan seperti: simpanse, anjing, termasuk organisme hidup lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pandangan mengenai tingkah laku itu kemudian secara garis besar dapat dibagi menjadi dua aliran atau dua golongan, yaitu:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Aliran atau paham psikoanalisa yang dalam uraiannya mengenai tingkah laku itu banyak menitik beratkan kepada aspek-aspek ketidak sadaran. Aliran ini dipelopori oleh Sigmund Freud, 1909.&lt;br /&gt;Aliran atau paham Behaviorisme yang lebih menitik beratkan uraiannya kepada aspek yang objektif yang dapat diamati pada tingkah laku lahiriah. Aliran atau paham ini dipelopori oleh J.B. Watson dan kemudian berkembang pertama di Amerika Serikat. J.B. Watson hidup pada sekitar 1878-1958.&lt;br /&gt;Tujuan Mempelajari Psikologi adalah untuk menjadikan manusia supaya hidupnya baik, bahagia dan sempurna, karena psikologi sampai sekarang ini telah memasuki bidang-bidang yang cukuk luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hubungan Psikologi Dengan Ilmu Lain&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Psikologi pada awalnya merupakan bagian dari filsafat, akan tetapi karena disadari bahwa filsafat sebgai satu-satunya ilmu kurang dapat memnuhi kebutuhan manusia. Akhirnya psikologi memisahkan diri dan berdiri sendiri sebagai ilmu yang mandiri. Hal ini merupakan jasa dari Wilhelm Wundt, yang mendirikan laboratorium psikologi yang pertama pada tahun 1879, untuk menyelidiki peristiwa-peristiwa kejiwaan secara eksperimental.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang telah diterangkan di atas, bahwa psikologi merupakan ilmu yang telah mandiri. Namun demikian, tidak boleh dipandang bahwa psikologi itu sama sekali tidak lepas dari ilmu-ilmu yang lain. Psikologi masih mempunyai hubungan dengan ilmu yang lain. Psikologi sebagai ilmu yang meneropong atau mempelajari keadaan manusia, sudah barang tentu psikologi mempunyai hubungan dengan ilmu-ilmu lain yang sama-sama mempelajari tentang keadaan manusia. Hal ini akan memberi gambaran bahwa manusia sebagai makhluk hidup tidak hanya dipelajari oleh psikologi saja, tetapi juga dipelajari oleh ilmu lainnya. Manusia sebagai makhluk berbudaya maka psikologi akan berhubungan dengan ilmu-ilmu kebudayaan, filsafat dan antropologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ruang Lingkup Psikologi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang telah dikemukakan diatas, psikologi dilihat dari segi objeknya, psikologi dapat dibedakan dalam dua golongan besar yaitu:&lt;br /&gt;a). Psikologi yang menyelidiki dan mempelajari manusia&lt;br /&gt;b). Psikologi yang menyelidiki dan mempelajari hewan&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dalam tulisan ini tidak akan membicarakan psikologi yang membicarakan tentang hewan, tapi akan membicarakan psikologi yang berobjekkan manusia. Secara garis besar psikologi dapat dibedakan dalam menjadi psikologi umum dan khusus. Psikologi umum ialah psikologi yang menyelidiki dan mempelajari kegiatan-kegiatan atau aktifitas-aktifitas manusia yang tercermin dalam tingkah laku pada umumnya, yang dewasa, yang normal, dan yang berkultur. Psikologi umum memandang manusia seakan-akan terlepas dalam hubungan dengan manusia lain. Psikologi khusus adalah psikologi yang menyelidiki dan mempelajari segi-segi kekhususan dari aktivitas manusia. Psikologi khusus bermacam-macam yaitu:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;- Psikologi Perkembangan, yang mempelajari perkembangan psikis manusia dari masa bayi sampai tua.&lt;br /&gt;- Psikologi sosial, khusus mempelajari tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan situasi sosial&lt;br /&gt;- Psikologi pendidikan, khusus mempelajari tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan dunia pendidikan.&lt;br /&gt;- Psikologi kepribadian, khusus mempelajari dan menguraikan tentang pribadi manusia, beserta tipe-tipe kepribadiannya.&lt;br /&gt;- Psikopatologi, khusus mempelajari tingkah laku manusia mengenai keadaan psikis yang tidak normal.&lt;br /&gt;- Psikologi kriminal, khusus mempelajari tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan kejahatan.&lt;br /&gt;- Psikologi perusahaan, khusus mempelajari tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan dunia perusahaan&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Metode-Metode Dalam Psikologi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Metode yang pertama digunakan dalam lapangan penelitian psikologi adalah Spekulasi. Akan tetapi akibat perkembangan ilmu pengetahuan pada umumnya serta, psikologi khususnya, akhirnyaa metode ini ditinggalkandan dirintislah metode baruyang didasarkan pada pengalaman-pengalaman atau empirik.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Penentuan metode merupakan hal yang penting setelah penentuan objek yang akan dipelajari. Dari segi metode akan terlihat ilmiah tidaknya suatu penyelidikan. Secara garis besar metode yang digunakan dibedakan atas dua bagian yakni: metode longitudinal dan crossectional. Tetapi selain metode diatas, penyelidikan psikologi menggunakan juga metode eksperimental dan non eksperimental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Manusia Dan Perkembangannya&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Manusia merupakan makhluk yang paling sempurnabila dibandingkan dengan makhluk lainnya. Akibat dari unsur kehidupan yang ada pada manusia, manusia berkembang dan mengalami perubahan-perubahan, baik perubahan dalam segi psikologis maupun fisiologis. Banyak sekali faktor yang mempengaruhi perkembangan manusia sehingga menimbulkan banyak versi pendapat dari para ahli, sehingga pendapat itu melahirkan bermacam-macam teori mengenai perkembangan manusia. Adapun teori-teori perkembangan tersebut adalah:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;1. Teori Nativisme, dalam teori ini perkembangan manusia akan ditentukan oleh faktor nativus(keturunan) yang merupakan faktor yang dibawa oleh individu waktu lahir. Menurut teori ini manusia telah ditentukan karakternya oleh sifat-sifat ketika ia dilahirkan. Teori ini dikemukakan oleh Schopenhour 1950.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;2. Teori Empiris dalam teori ini perkembangan manusia akan ditentukan oleh empiri (pengalaman) selama perkembangan individunya. Teori ini sering dikenal  dengan nama Teori Tabularasa  yang dipelopori oleh John Locke.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;3.      Teori Konvergensi, teori ini merupakan gabungan dari dua teori diatas. Dalam teori ini megemukakan nativus dan empiris merupakan hal yang saling mendukung dalam perkembangan inidividu. Teori ini dikemukakan oleh William stern.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dari ketiga teori di atas dapat diambil kesimpulan bahwa perkembangan individu ditentukan oleh faktor endogen dan faktor eksogen. Faktor endogen adalah faktor yang dibawa individu dari dalam kandunngan sampai kelahiran. Bisa disebut juga faktor bawaan atau faktor keturunan. Sedangkan faktor eksogen adalah merupakan faktor yang datang dari luar individu, pengalaman, alam sekitar, pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hubungan Individu Dengan Lingkungannya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Telah dikemukakan dalam teori konvergensi bahwa lingkungan mempunyai peranan .penting dalam membentuk karakter individu dan pada umumnya teori ini menunjukan kebenaran. Secara garis besar lingkungan terbagi menjadi dua bagian yaitu: Lingkungan Fisik, lingkungan yang berupa alam. Lingkungan sosial, lingkungan masyarakat dimana individu dapat berinteraksi dengan lingkungan sekitar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Peristiwa Kejiwaan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dalam psikologi umum dikenal beberapa gejala kejiwaan. Diantaranya: Pengamatan, perhatian, tanggapan, fantasi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Pengamatan adalah suatu peristiwa jiwa yang merupakan hasil daripada kegiatan indera kita setelah bersentuhan dengan stimulus yang ada disekitarnya. Seperti contoh mendengar sesuatu, melihat sesuatu, merasakan bau dan lain sebagainya. Beberapa syarat terjadinya pengamatan:&lt;br /&gt;a). Adanya objek&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;a). Alat indera yang cukup baik sebagai alat untuk menangkap stimulus&lt;br /&gt;a). Untuk mengadakan atau menyadari pengamatan diperlukan adanya “perhatian”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara tidak langsung pengamatan tergantung faktor berikut, yakni:&lt;br /&gt;a). Faktor Fisis, jenis dan kekuatan perangsang&lt;br /&gt;a). Faktor Fisiologis, cara bekerja alat indera, urat syaraf dan bagian tertentu daripada fungsi otak&lt;br /&gt;a). Faktor Psikologis, kepribadian kita, perasaan kita, akal kita, fantasi kita, pandangan kita terhadap perangsang itu dan situasi tertentu dimana kita berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatian adalah pemusatan konsentrasi dari seluruh aktifitas individu yang ditujukan kepada suatu objek atau sekumpulan objek-objek. Perhatian dibagi menjadi tiga bagian yaitu:&lt;br /&gt;a). Perhatian Spontan, bila kita senang terhadap sesuatu, perhatian kita akan tercurah secara spontan.&lt;br /&gt;a). Perhatian Konsentratif, perhatian terhadap suatu hal saja&lt;br /&gt;a). Perhatian sembarangan, perhatian yang tidak tetap&lt;br /&gt;a). Beberapa hal untuk mengatasi gangguan perhatian&lt;br /&gt;a). Memperkuat motivasi&lt;br /&gt;a). Memperkuat usaha dalam menjalankan suatu tugas&lt;br /&gt;a). Membiasakan diri dalam membentuk in-attention terhadap gangguan perhatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggapan adalah membayangkan kembali gambaran-gambaran yang terjadi pada waktu pengamatan (representasi). Tanggapan terbagi menjadi tiga bagian:&lt;br /&gt;Menurut alat indera yang berperan dalam waktu mengamati&lt;br /&gt;Menurut terjadinya, ada tanggapan ingatan dan tanggapan fantasi&lt;br /&gt;Menurut terikatnya, ada tanggapan benda, ada tanggapan kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fantasi adalah membentuk tanggapan baru berdasarkan tanggapan yang terjadi. Fantasi sebagai kemampuan jiwa manusia terjadi secara disadari dan tidak disadari. Dilihat dari caranya fantasidapat dibedakan kepada:&lt;br /&gt;a). Fantasi yang mengabstrakhir, cara berfantasi dengan mengabstraksikan beberapa bagian.&lt;br /&gt;a). Fantasi yang mendeterminir, cara berfantasi dengan mendeterminir terlebih dahulu.&lt;br /&gt;a). Fantasi yang mengombinir, cara berfantasi dengan mengombinasikan pengertian-pengertian atau bayangan-bayanganyang ada pada individu yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan adalah termasuk salah satu gejala jiwa yang dimiliki oleh setiap orang, akan tetapi corak dan tingkatannya pada masing-masing individu berbeda-beda. Dengan demikian dapat diartikan bahwa perasaan adalah peristiwa kejiwaan yang kita alami dengan senang atau tidak senang dalam hubungannya dengan peristiwa mengenal dn bersifat subjektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berfikir&lt;br /&gt;Berfikir merupakan khazanah Tuhanyang hanya diberikan kepada manusia. Pengertian berfikir yakni, satu keaktifan pribadi manusia yang mengakibatkan penemuan yang terarah kepada suatu tujuan. Ciri utama dalam berfkikir adanya abstraksi. Abstrksi dalam hal ini berarti anggapan lepas atau relasi dari suatu benda, kejadian-kejadian sesuatu, situasi-situasi yang dihadapai sebagai kenyataan.&lt;br /&gt;a). Tingkatan berfikir manusia terbagi menjadi 3 bagian yaitu,&lt;br /&gt;a). Tingkatan Konkret&lt;br /&gt;a). Tingkatan Skematis&lt;br /&gt;a). Tingkatan Abstrak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa cara berfikir&lt;br /&gt;Berfikir Induktif, suatu proses dalam berfikir yang berlangsung dari hal-hal yang khusus menjadi umum.&lt;br /&gt;Berfikir Deduktif, suatu proses dalam berfikir yang berlangsung dari hal-hal yang umum menjadi khusus.&lt;br /&gt;Berfikir Analogis, berfikir dengan jalan menyamakan atau membandingkan fenomena yang pernah ada atau fenomena yang pernah dialami.&lt;br /&gt;Hambatan Dalam Proses Berfikir&lt;br /&gt;Data atau fakta yang kurang sempurna, sehingga masih banyak data yang harus diperoleh&lt;br /&gt;Data yang ada dalam keadaan confuse, data yang satu bertentangan dengan data yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatan&lt;br /&gt;Ingatan merupakan kemampuan untuk menerima atau memasukan, menyimpan dan mengeluarkan kembali pengalaman yang telah lalu.&lt;br /&gt;Beberapa ahli mendefinisikan tentang ingatan&lt;br /&gt;Kohnstamm, ingatan adalah semua macam pekerjaan jiwa yang berhubungan didalamwaktu&lt;br /&gt;W. Stern, ingatan sebagai hubungan pengalaman dengan masa lampau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lupa&lt;br /&gt;Dalam psikologi lupa merupakan peristiwa kejiwaaan yang dianggap negatif, sedangkan ingat merupakan hal yang positif dariingatan seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepribadian&lt;br /&gt;Pengertian kepribadian secara etimologi, berarti topeng yang dipakai dalam sandiwara atau drama Yunani. Perkataan persona (Romawi) adalah perkataan yang mempunyai persamaan dengan perkataan prasapon (Yunani). Tetapi di antara para ahli ada yang menganggap istilah persona itu langsung berasal dari perkataan prasappon. Ada beberapa perkataan lain yang berhubungan dengan kata persona, misalnya kata parisona  (arround the body) dan persun ( head of face). Beberapa ahli beranggapa bahwa asal kata-kata itu ialah dari bahasa latin perseuna (self containing).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan para ahli menyatakan bahwa perkataan persona berasal dari bahasa Latin yaitu per-sonare (to sound through). Kesimpulan para ahli, arti kata persona itu ialah topeng, yang dipakai di dalam sandiwara atau drama. Kemudian perkataan itu bertambah jelas dalam uraian Cicero (106-43 SM) yang secara rinci membedakan 4 pengertian perkataan persona sebagai berikut:&lt;br /&gt;Perwujudan lahiriah seseorang (sekalipun belum tentu menggambarkan keadaan yang sebenarnya).&lt;br /&gt;Peranan seseorang dalam kehidupannya (misalnya; sebagai filosof)&lt;br /&gt;Kesesuaian kemampuan seseorang dengan lapangan pekerjaannya.&lt;br /&gt;Kekhususan dan martabat seseorang (seperti misalnya dalam gaya tulisan).&lt;br /&gt;Pengertian pertama mempunyai hubungan denganpengertian asal kata itu, yakni topeng; pengertian kedua tentang status seseorang di dalam kehidupan; arti ke tiga terutama menunjukkan kualitas psikis, atau pembawaan yang dimiliki seseorang; dan pengertian ke empat menunjukkan kekhususan dan martabat seseorang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Berkaitan dengan beberapa pengertian di atas, maka personaliti dapat didefinisikan antara lain sebagai berikut:&lt;br /&gt;Perwujudan lahiriah.&lt;br /&gt;Watak atau peranan yang dimainkan dalam suatu drama&lt;br /&gt;Sifat-sifat khusus yang dimiliki seseorang.&lt;br /&gt;Prestise dan martabat.&lt;br /&gt;Warga negara yang bebas&lt;br /&gt;Dalam bahasa latin klasik personaliti berarti seseorang yang mewaili suatu kelompok atau lembaga. Dari pengertian inilah kemudian timbul istilah latin ”persona non grata”.&lt;br /&gt;Tokoh penting yang memiliki prestise dan martabat, dikenal dengan istilah “personages”.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-7859307023213086392?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/7859307023213086392/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/09/pengertian-psikologi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/7859307023213086392'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/7859307023213086392'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/09/pengertian-psikologi.html' title='Pengertian Psikologi'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-4208079494092993188</id><published>2008-09-27T05:47:00.013+07:00</published><updated>2008-10-24T20:58:25.253+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Fiqih'/><title type='text'>PERBANDINGAN MAZHAB "makalah"</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;RESUME&lt;br /&gt;PERBANDINGAN MAZHAB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Perbandingan Mazhab&lt;br /&gt;Perbandingan mazhab dalam bahasa Arab disebut muqaranah al-madzahib, kata muqaranah menurut bahasa, berasala dari kata kerja qarana yuarinu muqaranatan yang berarti mengmpulkan, membandingkan dan menghimpun. Pengertian ini diambil dari perkataan orang Arab yang berarti menggabungkan sesuatu. Mazhab asal artinya tempat berjalan, aliran. Dalam istilah islam berarti pendapat paham atau aliran seseorang alim besar dalam islam yang disebut imam seperti mazhab imam Abu Hanifah dan sebagainya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ruang lingkup perbandingan mazhab adalah:&lt;br /&gt;Hukum-hkum amaliyah, baik yang disepakati, maupun yang masih diperseliihkan antara para mujtahid dengan membahas cara berijtihad mereka dan sumber-sumber hukm yang dijadikan dasar oleh mereka dalam menetapkan hukum.&lt;br /&gt;Dalil-dall yang dijadikan dasar oleh para mujtahid bak dari Al-Qur’an maupun sunah atau dalil lain yang diakui oleh syara&lt;br /&gt;Hukm-hukum yang berlaku di Negara tempat muqarin hidup, baik hukum nasional maupun positif dan hukum internasional.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tujuan dan manfat mempelajari perbandingan mazhab adalah:&lt;br /&gt;Untuk mengetahui pendapat-pendapat para imam Mazhab dalam berbagai masalah yang diperselisihkan hkumnya disertai dalil-dalil tau lasan yan dijadikan dasar bagi setiap pendapat dan cara istibath hukum dari dalilnya oleh mereka.&lt;br /&gt;Untuk mengetahui dasar-dasar dan qaidah-qaidah yan digunakan setiap imam mazhab (imam mujtahid) dal&lt;br /&gt;Dalam mengistinathkan hukum dari dall-dalilna. Dimana setiap imam mujtahid tersebut tidak menyimpang dan tidak keluar dari dalil-dalil Al-Qur’an dan As-Sunnah.&lt;br /&gt;Dengan memperhatikan landasan berpikir para imam mazhab, orang yang melakukan studi perbandingan mazhab dapat mengetahui bahwa dasar-dasar mereka pada hakikatnya tidak keluar dari As-Sunnah dan Al-Qur’an dengan perbedaan interpretasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhtilaf dalam islam&lt;br /&gt;Ikhtilaf berarti berselisih tidak sepaham. Sedangkan secara terminology fiqih ikhtilaf adalah perselisihan paham atau pendapat di kalangan para ulama fiqih sebagai hasil ijtihad untuk mendapatkan dan menetapkan suatu ketentuan hukum tertentu.&lt;br /&gt;Sebab-sebab ikhtilaf yaitu:&lt;br /&gt;Ø Perbedaan pemahaman tentang lafadz nash.&lt;br /&gt;Ø Perbedaan dalam masalah hadits.&lt;br /&gt;Ø Perbedaan dalam pemahaman dan penggunaan kaidah penggunaan kaidah lughawiyah nash.&lt;br /&gt;Ø Perbedaan dalam mentarjihkan dalil-dalil yan berlawanan.&lt;br /&gt;Ø Perbedaan tentang qiyas.&lt;br /&gt;Ø Perbedaan dalam penggunaan dalil-dalil hukum.&lt;br /&gt;Ø Perbedaan dalam masalah nash&lt;br /&gt;Ø Perbedaan dalam pemahaman illat hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mazhab dalam fiqih&lt;br /&gt;Mazhab menurut istilah ada beberpa pendapat dalam memberikan pengertian, yaitu:&lt;br /&gt;a) Menurut Said Ramdani al-Butyi adalah jalan yang ditempuh oleh seseorang mujtahid dalam menetapkan suatu hukum islam dari Al-Qur’an dan hadits.&lt;br /&gt;b) Menurut KH. Abdurahman, mazhab dalam istilah islam berarti pendapat atau aliran seorang alim besar dalam islam yang digelari imam seperti mazhab Imam Abu Hanifah.&lt;br /&gt;c) Menurut A. Hasan mazhab adalah sejumlah fatwa atau pendapat-pendapat seorang alim besar urusan agama baik dalam masalah ibadat ataupun lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Ketentuan-Ketentuan Yang Harus Dipenuhi Orang Yang Mempelajari Perbandngan Mazhab&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;1. Kewajiban Muqarin&lt;br /&gt;Melakukan studi perbandingan mazhab ini tidak mudah sehingga tidak semua orang dapat melakukannya, sebab studi ini akan mennetukan sikap setelah menilai pendapat mazhab-mazhab untuk mengambil yang menurut pandangannya lebih maslahat serta lebih kuat alasannya. Tugas ini menghendaki agar si muqarin itu hendaklah memiliki ilmu pengetahuan yang luas dan pandangan yang objektif disertai penambilan pendapat mazhab yang benar-benar dapat dipertanggungjawabkan atas kebenaran nisbat pendapat itu kepada mazhab yang diperbandingkan. Di samping iu juga perlu didasari oleh sikap toleransi dan objektifitas serta kesadaran akan tanggungjawabnya. Karena itu, seorang muqarin harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Memiliki sifat ketelitian dalam mengmbil pendapat mazhab dari kitab-kitab fiqih mu’tabar dan benar-benar dikenal.&lt;br /&gt;b. Hendaknya mengmbil/memilih dalil-dalil yang kuat dari setiap mazhab serta tidak mmbatasi diri pada dalil-dalil yang lemah dalam menyelesaikan suatu masalah.&lt;br /&gt;c. Memiliki pengetahuan tentang asal usul dan kaidah yang dijadikan dasar oleh setiap mazhab dalam mengambil dan melakukan hukum.&lt;br /&gt;d. Mengetahui pendapat-pendapat ulama yang bertebaran dalam kitab-kitab fiqih disertai dalil-dalilnya, dan harus pula mengetahui cara-cara mereka beristidlal dan dalil-dalil yang mereka jadikan pegangan.&lt;br /&gt;e. Hendklah muqarin setelah mendiskusikan pendapat mazhab-mazhab tersebut dengan dalil-dalilnya yang terkuat, mentarjih salah satunya secara objektif, tanpa dipengaruhi oleh pendapat mazhabnya sendiri yang sudah benar-benar adil tanpa dipengaruhi apapun selain membela kebenaran dan keadilan semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Langkah-langkah Kajian dalam Fiqih Muqaran&lt;br /&gt;Seorang peneliti fiqih muqaran idealnya harus menempuh lngkah-langkah sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Menentukan masalah yag akan dikaji, umpamanya masalah “hkum bacaan msmalah” pada awal fatihah di dalam shalat.&lt;br /&gt;b. Mengumpulkan semua pendapat fuqaha yang menyangkut dengan masalah tersebut dengan meneliti semua kitab-kitab fiqih dalam berbagai mazhab.&lt;br /&gt;c. Mengumpulkan semua dalil dan jihat dalalahnya yang menjadi lanadasan semua pendapat yang dikutip, baik dalil-dalil itu berupa ayat Al-Qur’an atau As-Sunnah, ijma dan qiyas aaupun dalil-dalil lain.&lt;br /&gt;d. Meneliti semua dalil, untuk mengetahui dalil-dalil yang dhaif agar dapatr dibuang dan untuk mengetahui dalil-dalil yang kuat serta shah untuk dianalisa lebih lanjut.&lt;br /&gt;e. Menganalisa dalil dan mendiskusikan jihat jihat didalalahnya, untuk mengetahui apakah dalil-dalil itu telah tepat digunakan pada tempatnya dan didalalahnya memang menunjukkan kepada hukum dimaksud, ataukah ada kemungkinn atu alternative yng lain.&lt;br /&gt;f. Menelusuri hikmah-hkmah yangterkandung di belakang perbedaan itu, untuk dimanfaatkan sebagai rahmat Allah SWT.&lt;br /&gt;g. Untuk mengevaluasi kebenaran-kebenaran pendapat yang terpilih itu, perlu dikaji sebab-sebab terjadinya pendapat yang pada prinsipnya tidak keluar dari empat sebab ulama yang akan diuraikan. Dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Hukum Mengamalkan Hasil Muqaranah Mazahib&lt;br /&gt;Melakukan studi perbandingan mazhab untuk mendpatkan dal yang terkuat dan mengamalkan hasilnya adalah wajib. Meskipun sebagaian ulama muta’akhirin berpendapat, bahwa mengamalkan hasil muqaranah akan mengakibatkan perpindahan mazhab atau talfiq dan tidak dibenarkan. Pendapat dianggap lemah karena tidak berlandaskan dalil yang kuat. Al-Qur’an dan As-Sunnah tidak melarang untuk pindah mazhab.&lt;br /&gt;Hasil studi perbandingan yang terbaik adalah mengamalkan apa yang menurut muqarin paling kuat dalilnya, baik bagi si muqarin maupun bagi orang yang melakukan studi perbandingan atu yang sedang meneliti dalil-dalil yang terkuat untuk masalah tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Hakikat dan Munculnya Ikhtilaf dalam Fiqih&lt;br /&gt;Sementara orang menyangka, bahwa perbedaan pendapat dalam masalah fiqih adalah karena semata-mata pendapat pribadi orangnya, sehingga munncullah mazhab dan pendapat-pendapat. Anggapan orang yang keliru didukug pula oleh sikap orang-orang yang “fanatic buta” terhadap mazhab dan mengangkat pendapat mazhb lebih tinggi dari Al-Qur’an dan As-Sunnah, di satu pihak dan pihak lain hampir semua kitab “matan” tidak menyebutkan sandaran pendapat Al-Qur’an atau As-Sunnah ataupun cara pengalisaannya.&lt;br /&gt;Syaikh Muhamad al-madaniyah dalam bukunya Asbab Ikhtilaf al-Fuqaha, membagi sebab-sebab ikhtilaf itu kepada empat macam, yaitu:&lt;br /&gt;1. Pemahaman Al-Qur’an dan sunnah rasul.&lt;br /&gt;2. Sebab-sebab khusus tentang sunnah rasul.&lt;br /&gt;3. Sebab-sebab yang berkenaan dengn aqidah-aqidah ushuliyah atau fiqhiyah.&lt;br /&gt;4. Sebab-sebab yang khusus mengenai penggunaan dalil-dalil di luar Al-Qur’an dan sunnah Rasul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab-sebab khusus menganai sunah Rasul, yaitu:&lt;br /&gt;Perbedaan dalam penerimaan haits.&lt;br /&gt;Perbedaan dalam menilai periwayatan hadits.&lt;br /&gt;Ikhtilaf tentang kedudukan Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;Hikmah adanya Ikhtilaf, yaitu:&lt;br /&gt;1) Niatnya jujur dan menyadari akan bertanggungjawab bersama.&lt;br /&gt;2) Ikhtilaf itu digunakan untuk mengasah otak dan untuk memperluas cakrawala berpikr.&lt;br /&gt;3) Memberikan kesempatan berbicara kepada lawan atau pihak yang berbeda pendapat dan bermuamalah dengan manusia lainnya yang menyangkut kehidupan di sekitar mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan mengetahui sebab terjadinya ikhtilaf&lt;br /&gt;Mengetahui sebab-sebab terjadinya perbedaan pendapat para imam mazhab dan para ulama fiqih, sangat penting untuk membantu kita, agar keluar dari taqlid buta, karena kita akan mengetahui dalil-dalil yang mereka pergunakan serta jalan pemikiran mereka dalam penetapan hukum suatu masalah. Sehingga dengan demikian akan terbuka kemungkinan untuk memperdalam studi tentang hal yang diperselisihkan, meneliti sistem dan cara yang lebih baik, serta tepat dalam mengistinbatkan hukum juga dapat mengembangkan kemampuan dalam hukum fiqih bahkan akan terbuka kemungkinan untuk menjadi mujtahid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Sebab-Sebab Terjadinya Ikhtilaf Di Kalangan Sahabat&lt;br /&gt;Ikhtilaf di sekitar Fatwa Sahabat&lt;br /&gt;Tidak ada perbedaan pendapat diantara para ulama, bahwa perkataan sahabat yan tidak hanya berdasarkan pkiran semata-mata adalah menjadi hujjah bagi umat islam. Hampir smua ahli ushul (fiqih) menyatakan hal serupa ketika membahas tentang mazhab sahabat (fatwa sahabat).&lt;br /&gt;Adapun yang masih diperselisihkan leh para ulama adalah perkataan sahabat yang semata-mata berdasarkan hasil ijtihad mereka sendiri dan para sahabat tidak dala satu pendirian, contoh perbedaan pendapat dikalangan sahabat antara lain:&lt;br /&gt;Umar bin Khattab berkata, bahwa iddah wanita hamil yang ditinggal mati adalah ia sampai ia melahirkan sedangkan menurut Ali bin Abi Thalib adalah melewati dua masa, yaitu masa melahirkan dan melewati 4 bulan 10 hari.&lt;br /&gt;Perbedaan pendapat ini terjadi karena Allah SWT menetapkan iddah wanita hamil yang diceraikan adalah sampai melahirkan dan iddah wanita hamil yang ditinggal mati suaminya adalah 4 bulan 10 hari tanpa perincian yang jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhtilaf dan sekitar Fatwa Tabi’in&lt;br /&gt;Pada masa Tabi’in kedudukan ijtihad merupakan alat untuk menggali hukum Islam semain meluas, meskipun prinsip musyawarah sudah kurang berfungsi, karena sulit untuk dilaksanakan, mengingat ulama sudah mulai terpencar-pencar keeluruh wilayah islam. Juga disebabkan kaum muslimin telah terpecah belah setelah wafat khalifah Usman menjadi 3 yaitu: golongan Khawarij, Syiah, dan golongan Jumhur. Semula perpecahan tersebut hanya mengenai masalah politik dalam pemerintahan islam, namun kemudian berpngaruh juga terhadap perkmbangan dan perrttumuhan hukum islam, terutama pada masa sesudahnya. Hal ini disebabkan masalah politik yang berakibat dalam bidang ijtihad yang akhirnya menimbulkan perbedaan pendapat dalam menetapkan hukum islam. Walaupun pada hakikatnya masing-masing golongan itu hampir sama dalam hal pendirianya tntang masalah politik, tetapi mengenai masalah hukum terdapat perbedaan pendapat dari masing-masing golongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Bersambung....&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-4208079494092993188?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/4208079494092993188/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/09/perbandingan-mazhab-makalah.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/4208079494092993188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/4208079494092993188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/09/perbandingan-mazhab-makalah.html' title='PERBANDINGAN MAZHAB &quot;makalah&quot;'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-3737059436069624180</id><published>2008-09-27T05:47:00.012+07:00</published><updated>2008-10-24T00:40:12.103+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Tasawuf'/><title type='text'>PERKEMBANGAN TASAWUF DI INDONESIA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan tasawuf di Indonesia erat kaitannya dengan budaya-budaya bangsa Indonesia yang bersifat mistik, tasawuf dapat berkembang secara cepat dalam persebaranya,tasawuf yang merupakan bagian dari metode penyebaran ajaran Islam sangat memounyai kemiripan dalam metode pendekatan-pendekatannyadengan pendekatan-pendekatan agama hindu-budha yang merupakan system keagamaan masyarakat Indonesia sebelum Islam. Kemiripan dalam metode pendekatan dengan tihan, inilah yang kemudian mempermudah berkembangnya taswuf di Indonesia.&lt;br /&gt;Tasawuf merupakan alat dari salh satu persebaran Islam di Indonesia. Tasawuf yang dahulu berkembang di Guzarat {Pakistan dan India sekarang} merupakan singkronisasi keagamaan Indonesia, yaitu negeri Hindustan yang hal ini tidak jauh berbeda dengan sosiologis agama Hindu di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERKEMBANGAN TASAWUF DI INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Sejarah Kebudayaan Bangsa Indonesia Sebelum Islam&lt;br /&gt;Sebelum kita berbicara tentang perkembangan Tasawuf di Indonesia terlebih dulu kita berbicara tentang sekitar kebudayaan bangsa Indonesia sebelum Islam,kebudayaan bangsa Indonesia sebelum Islam banyak dipengaruhi oleh kebudayaan hindu, Budha, yang bercorak Animisme, Dinamise, Paganisme, yang berketuhanan Politaisme. Hal-hal yang menyangkut masalah tradisi dan kepercayaan melekat pada kepribadian bangsa Indonesia yang beranaeka ragam hal ini dikarenakan factor kebudayaan Hindu, Budha sudah tertanam lama pada pergaulan bangsa Indonesia hal ini dapat dilihat dari beberapa peninggalan kerajaan yang bercorakkan Hindu, Budha yang pernah ada di Indonesia,bisnya berbentuk bangunan maupun kesenian, di Indonesia peninggalan yang bercorakkan hindu,budha yang dapat kita jumpai adalah Candi. Candi yang terkenal dari kebudayaan hindu ialah Candi Borabudur yakni peninggalan dari kerajaan singosari di bantul Jogjakarta sedangkan Candi Budha yang terkenal ialah candi peranbanan di Jogjakarta. Faktor Hindu Budha yang banyak bercorakkan dinamisme membuat kemudahaan masunya Tasawuf yang merupakan bagian dari ajaran Islam yang menggunakan metode pendekatan, penyatuan dengan Tuhan hal ini tidak jauh berbeda dengan ajaran Hindu Budha yang menggunakan metode pendekatan unntuk menjadi brahmana yang dikenal dengan istilah semedi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Sejararah Perkembangan Tasawuf Di Indonesia&lt;br /&gt;Tasawuf diindonesia banyak diminati lantaran kebudayaan lama bangsa Indonesia yang bersafat mistik/mistik maupun mitos-mitos yang banyak berkembang,sebagai mana diutarakan pada kebudayaan bangsa Indonesia sebelum Islam. Tasawuf mudah masuk pada lini kebudayaan msyarakat Indonesia yang bercorak Mistis, hal ini dikarenakan aanya kemiripan dalam ajaran Tasawuf dengan kebudayaan lama bangsa Indonesia, kemiripan itu ada metode pendekatan dengan Tuhan, yakni pendekatan dengan Tuhan suatu symbol kesempurnaan, yang dapt dikatan peleburan {kesatuan antara Tuhan dan manusia} hal ini sebagai tingkatan tertinggi baik pada paham Al-hulul yang di bawa Al-Halaj maupun paham Wahdah Al-Wujud yang dibawa oleh Muhyidin Al-Arabi maupun paham Ma’rifah yang tokoh terkenalnya Robiah Al-Adawiyah. Semua merupakan bagian dari sutu metode agara bagaima dapat dekat, bersatu, melebur menjadi Tuhan.{menjadi satu kesatuan} hal ini hamper menyerupai dengan metode keagamaan Hindu maupun Budhadalam upaya mencapai kepada tingkatan tertingginya yakni menjadi berahmana seorang yang hendak mencapai berahmana harus mempunyai criteria-kriteria tertentu.bedanya Hindu Maupun Budha yaitu terletak pada penyatuan dengan tuhannya yang berbeda. Hal ini jelas karena perbedaan agama maupun tuhan yang berbeda.&lt;br /&gt;Tasawuf di Indonesia terbagi berdasarkan territorial wilayah beberapa wilayah yang sudah berkembang dan sudah banyak pengikutnya yaitu , Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi. Dengan tokoh-tokohnya di pulau Jawa oleh Wali Sanga, Sumatra oleh Hamjah fansuri, Kalimantan oleh Syekh Ahmad Khatib As-sambasi, Sulewesi oleh Syekh Yusuf Tajul Khalawati Al-Makasari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Perkembangan Tasawuf di Pulu Jawa&lt;br /&gt;Tasawufb masuk di Pulau Jawa di tandai dengan berdirinya kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Tepatnya di Demak Jawa Tengah pada tahun 1479 M. sekitar abad terakhir ke-XV M. penyebaran agama Islam di Pulau Jawa Oleh Para Wali Sanga Melaluin pendekatan mistik. Hal ini merupakan strategi pendekatan dan pembawuran dengan masyarakat, corak budaya yang begitu kental membuat sulit penyebarab Islam sehingga para Wali berusaha mengadakan pendekatan dengan menggunakan kebudayaan di sekitarnya untuk mengIslamkan masyrakat di pPulau Jawa, karena di ketahui penduduk mempunyai latar be;lakang kebudayaan Hindu Budha yang sangat kental. Cara ini ternyata banyak di minati oleh penduduk sehingga banyak yang memeluk agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Pada perkembangannya Tasawuf di Indonesia lebih dikenalkan oleh Syekh Siti Jenar yang mengatakan bahwa “ ajaran Islam itu tidak pelu yang perlu hanyalah hakikat, Tuhan dam muhmmad adalah satu, kerena Muhammad adalah Nur, sedangkan Nur adalah Tuhan”, meskipun dalam perkembangannya ajaran Syekh Siti Jenar dianggap sesat oleh Para Wali.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;3) Perkembangan Tasawuf du Pulau Sumatra&lt;br /&gt;Pekembangan Tasawuf di Sumatra sama halnya di Pulau Jawa, yakni untuk mengIslamkan penduduk sumtra. Ulama sufi yang sangat berpengaruh ilah Hamzah Pansuru yang berfaham Wahdatul Wujud. Hamzah pansuri terkenal dengan tulisannya sehingga membuat ajaran Tasawuf banyak dikenal oleh banyak oerang. Kemudian muridnya Syekh Samsudin bin Abdillah As-Sumatrani yang bermukim di Aceh, tokoh sufi lainnya yang berpengaruh dalam penyebaran Islam di Sumatra Ialah Syekh Abdul Rau’uf bin Ali Al-Fansuri yang menyebarkan Tarekat Satariyah dan kemudian diikuti oleh murid-mueidnya. Ulama sufi yang lainnya adalah Syekh Abdu samad Al-Palambani. Perketaannya yang sering dikatan tentang sufu yaitu “ seorang sufi tidak boleh hanya mengajar dan berzikir saja tetapi ia harus berani membela agama Islam dengan fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4) Perkembangan Tasawuf di Kalimantan&lt;br /&gt;Perkembangan Tasawuf di Kalaimantan sama halnya perkembangan di pulau-pulau lain di nusantara salah seorang sufi yang terkemuka di Kalaimantan ialah Syekh Khatib As-Sambasi, ketika belajar di Mekkah be;liau lebih dikenal dengan nama Ahmad Khatib bin Abdul Ghafar As-sambasi Al-Jawi. Beliau dipandang oleh gurunya sebagai ahli Fiqih, Ilmu Hadits, Ilmu Tasawuf dan penghapa Qur’an. Sementara di Kalimantan Selatan Sufi di kembangkan oleh Syekh Muhammad Nafi Idris bin Husaei Al-banjiri yang di beri gelar oleh pengikutnya dengan nama maulan Al-Alamah Al-Mursad Ila Tarikis Salamah yang hidup semasa dengan Syekh Muhammad Ar-Sad bin Abdillah Al-Banjiri, tetapi mereka berbeda keahliannya dalam hal agama. Dimana Syekh Muhammad Nafis sangat mendalami Ilmu Tasawuf sadangkan Syekh Muhammad Ar-Sad lebih mendalami kepada Syari’at. Tarikat yang lebih mencolok pada Syekh Muhammad Nafis ialah diliha dari segi teologi yakni Asyariyah dan dari segi mahjab Figih lebih kepada Mahjab Syafi’i.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;5) Perkembangan Tasawuf di Sulawesi&lt;br /&gt;Hamper semua perkembangan Tasawuf di kepulauan Nusantara satu sama lain tidak jauh berbaeda. Yakni untuk mengIslamkan penduduk sekitar yang membedakan satu sama lainnya adalah tarekat yang kemudian berkembangnya saja, di Sulawesi Tasawuf yang berkembang bercorak Sunni dan Falsafi menskipun pada tarekat Falsafi banyak mencampur adukan ajaran Tasawuf dengan Ilmu Hitam, sehingga hal ini semakin membiongungkan masyarakat kalangan awam. hal seperti inilah yang kemudian membuat cira Tasawuf dimata masyrakar semakin direndahkan dan kurang diminati orang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ulam Tasawuf dari Sulawesi adalah SyekhYusuf Tajul Khalawati Al-Makasari, beliau lahir 8 Syawal 1036 H., bertepatan dengan 3 Juli 1629 M, beliau beraliran Tasawuf sunni yang bermukim di Goa Sulawesi Selatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENUTUP&lt;br /&gt;Perkembangan taswuf di Indonesia mempunyaihakikat tujuan yakni islamisai pendududk Indonesia yang masih menganut kepercayaan tradisional yang bersifat animisme, dinamisme dengan pengaruh mistiknya, sementara itu taswuf digunakan oleh para wali untuk mengadakan pendekatan dengan masyarakat. Perkembangan tasawuf bukan hanya di pulau jawa akan tetapi di pulau-pulau lain kepulauan nusantara.&lt;br /&gt;Tokoh-tokoh yang sangat terkenal mengajarkan tasawuf di pulau jawa maupun pulau-pulau lainnya adalah: dipualu jawa dikenal Syeih Siti Jenar, di pulau Sulawesi: Syeih Tazul Khalawati al-Maksari: di pualu Sumatra: Syeih Hamzah Pansuri, sedangkan di pulau Kalimantan ialah syekh ahmad Khotb as-sambasi. Mereka adalah sedikit dari sekian banyak tokoh-tokoh sufi yang mengajarkan tasawuf di Indonesia, yakni semuanya bertujuan guna menyebar luaskan agama Islam di Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bersambung ....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-3737059436069624180?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/3737059436069624180/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/09/perkembangan-tasawuf-di-indonesia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/3737059436069624180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/3737059436069624180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/09/perkembangan-tasawuf-di-indonesia.html' title='PERKEMBANGAN TASAWUF DI INDONESIA'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-9062688160724522366</id><published>2008-09-27T05:46:00.002+07:00</published><updated>2008-10-23T04:42:11.484+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Filsafat'/><title type='text'>Pengantar dan Dasar-Dasar Ilmu Filsafat</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pendahuluan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata filsafat berasal dari kata philosophia. Kata-kata ini sudah digunakan sejak zaman Yunani kuno, yaitu tepatnya pada zaman Socrates. Asal kata philosophia terdiri dari dua kata, yaitu philos dan sophos. Philos memiliki arti cinta, sedangkan sophos memiliki arti kebijaksanaan atau kebajikan. Jadi, arti philosophia atau filsafat adalah cinta kebijaksanaan atau cinta kebajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada zaman Yunani kuno, tepatnya saat Socrates hidup, ada sebuah aliran atau kelompok pemikiran yang disebut dengan kaum sophis. Mereka menyebut diri mereka sebagai orang yang bijak. Akan tetapi kalau kita telaah sejarah, kelompok ini justru membuat persepsi manusia menjadi kacau akan suatu kebenaran. Mereka mau membela seseorang yang divonis salah asalkan kebutuhan mereka terpenuhi. Mereka menganut ajaran relativisme, dalam artian segala sesuatu bersifat relativ atau tergantung dari pandangan orang yang merasakan. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa kaun sophis adalah kaum yang mahir dalam retorika, sehingga mereka dapat memutar balikkan fakta. Tokoh kaum ini adalah Protagoras dan Georgias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Socrates memiliki keyakinan untuk merubah pandangan orang atas kaum sophis, akhirnya beliau menamakan dirinya dengan sebutan kaum filosof. Nah, pada saat ini yakni pada zaman modern kata filosof atau philosophia digunakan untuk orang-orang yang berpengetahuan tinggi. Biasanya diberikan kepada orang yang lulus S3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disini saya akan membahas apa-apa yang dipelajari selama satu semester dalam mata kuliah pengantar studi filsafat. Namun sebelumnya, ada baiknya bila resume ini diawali oleh pengenalan penbahasan atau kerangka seputar pengantar studi filsafat Adapun garis besar pembahasannya sebagai berikut. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. Dasar-dasar filsafat&lt;br /&gt;2. Makna filsafat&lt;br /&gt;3. Manusia makhluk paradoks&lt;br /&gt;4. Manfaat berfilsafat&lt;br /&gt;5. Mengapa muslim perlu studi filsafat&lt;br /&gt;6. Empat pintu masuk studi filsafat&lt;br /&gt;7. Sistematika &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;1. Dasar-dasar Filsafat&lt;br /&gt;® Prinsip, landasan, atau cara pandang&lt;br /&gt;® Pedoman&lt;br /&gt;® Nilai, makna, atau tujuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Makna Filsafat&lt;br /&gt;® Mengakar atau radikal.&lt;br /&gt;® Hakikat atau kebenaran.&lt;br /&gt;® Refleksi atau akal kritis.&lt;br /&gt;® Menyeluruh (universal, holistik, koperhensif )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berfilsafat merupakan fitrah manusia. Oleh karena itu filsafat merupakan akar dari semua ilmu, mengapa?, karena filsafat membahas pertanyaan –pertanyaan mendasar. Misalnya, dari mana kita ?, ada dimana kita sekarang ?, dan akan kemana kita setelah ini ?. Inilah pertanyaan mendasar yang secara tidak langsung manusia bertanya di dalam hidupnya. Manusia akan menemukan jawaban itu melewati filsafat. Ada empat alasan mengapa manusia berfilsafat, diantaranya sebagai berikut:&lt;br /&gt;§ Pertama, manusia merupakan makhluk yang selalu ingin menjadi manusia sempurna, sehingga jalan menuju kesempurnaan itu melalui filsafat&lt;br /&gt;§ Kedua, manusia rindu terhadap pengetahuan dan kebijakan&lt;br /&gt;§ Ketiga, manusia sedang mencari pendasaran rasional&lt;br /&gt;§ Keempat, manusia ingin mencari makna dalam kehidupannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Manusia Makhluk Paradoks&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah memiliki makhluk yang beragam. Dari makhluk-makhluknya, yang paling sempurna ialah manusia. Karena manusia diberi ilmu oleh Allah, hal ini tercatat di dalam Al Quran. Ilmu tersebut sebagai bekal hidupnya di dunia. Jika malaikat hanya diberi akal (potensi melakukan hal-hal baik), dan hewan hanya diberi hawa nafsu (potensi melakukan hal-hal buruk) oleh Allah,maka manusia diberi keduanya. Kedua hal yang bertentangan/kontroversi menjadi satu dalam diri manusia, sehingga manusia disebut makhluk potensial ( bisa buruk, bisa baik ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika manusia disebut makhluk potensial maka, selain manusia disebut makhluk de facto (identik). Misalnya singa, ketika singa lahir telah lengkap dengan segala sesuatu yang ia perlukan dalam menjalani hidup baik secara sifat, maupun bentuknya. Ia memiliki sifat buas, berani, dan ia juga memiliki empat kaki, taring yang tajam dan lainnya. Namun, semuanya itu telah identik, yakni tidak mungkin dapat ditemukan hal-hal selain dari sifat-sifat atau bentuk tubuh yang akan diwujudkannya (singa normal). Tidak ada lagi proses untuknya karena itu telah selesai dan telah jadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, bagaimana dengan manusia ? apakah manusia memiliki potensi-potensi khas ?. jawabannya, ya. Potensi-potensi itu sebagai berikut:&lt;br /&gt;Ø Intelektualitas, atau pengetahuan. Manusia tidak mungkin lepas dari pengetahuan, karena pengetahuan merupakan fitrah manusia&lt;br /&gt;Ø Spritualitas, kesucian, cinta&lt;br /&gt;Ø Moralitas, atau prilaku&lt;br /&gt;Menurut Erich Fromm manusia memiliki dua modus hidup. Pertama, manusia ingin memiliki segala sesuatu di luar dirinya. Artinya manusia tidak akan pernah puas dengan sesuatu. Kedua, manusia memiliki kehendak untuk mengaktualisasikan dirinya tiada henti. Artinya manusia berusaha untuk sempurna..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Manfaat berfilsafat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali pelajaran atau manfaat kita berfilsafat. Karena telah disebutkan bahwa filsafat merupakan akar dari segala ilmu. Manfaat-manfaat itu akan akan menguntungkan diri kita sendiri, diantaranya:&lt;br /&gt;1) Berpikir kritis, dalam artian menerima atau menolak sesuatu berdasarkan argumen&lt;br /&gt;2) Otentik, dalam artian berdiri sendiri, memiliki kesadaran. Jadi tidak hanya membeo atau ikut-ikutan&lt;br /&gt;3) Self-sufficient&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mengapa Muslim Perlu Studi Filsafat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam merupakan agama lintas zaman. Kelintasan zaman Islam memerlukan seorang muslim yang berpengetahuan dalam. Islam memerintahkan seorang muslim untuk menuntut ilmu mulai dari ia lahir hingga mati. Yakni tuntutan Islam terhadap muslim untuk menimba ilmu tidak terbatas oleh waktu, begitu juga terhadap ilmunya, dalam artian ilmu-ilmu yang bermanfaat. Filsafat tergolong ilmu yang bermanfaat bagi seorang muslim walaupun ada yang berpendapat tidak baik bahkan haram. Telah kita ketahui bahwa tanpa filsafat seorang muslim tidak akan mampu untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dasar seperti yang telah disebutkan. Diantara manfaatnya sbb:&lt;br /&gt;v Menjawab pertanyaan-pertanyaan dasar&lt;br /&gt;v Mencari kesempurnaan&lt;br /&gt;v Bijaksana dalam memilih pandangan hidup&lt;br /&gt;v Mampu menerima Islam melalui kesadaran&lt;br /&gt;v Mengembangkan khazanah ilmu Islam&lt;br /&gt;v Membantu menjawab problematika kontemporer yang semakin berkembang pada akhir-akhir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua kendala atau faktor yang mempengaruhi para pemikir muslim untuk mempelajari filsafat, diantaranya:&lt;br /&gt;I. Faktor Internal&lt;br /&gt;Tuntutan Islam untuk mencari/menimba ilmu, berpikir, dan merenungi arti / makna hidup.&lt;br /&gt;II. Faktor Eksternal&lt;br /&gt;Tantangan ideologi, pemikiran, pandangan dunia di luar Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Empat pintu masuk studi filsafat&lt;br /&gt;Ø Definisi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam definisi terdapat dua bagian yaitu definisi secara etimologi dan terminologi. Definisi etimologi berarti mendefinisikan secara mengakar, sedangkan definisi terminologi berarti mendefinisikan secara hakekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ø Sejarah (perkembangan ide-ide)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada delapan periode dalam perkembangan ide-ide filsafat, diantaranya:&lt;br /&gt;1. Zaman Hikmah Klasik: Hermes(Nabi Idris), Noah(Nabi Nuh), pemikiran timur(Persia, India, Cina)&lt;br /&gt;2. Zaman Pra-Socrates: Thales, Auxxaqim, Phytagoras&lt;br /&gt;3. Zaman Yunani Klasik: Socrates, Plato, Aristoteles&lt;br /&gt;4. Zaman Helenisu Romawi: Plotinus(204 - 270M)&lt;br /&gt;5. Zaman Patristik Abad Pertengahan: Agustinus(354 - 430M)&lt;br /&gt;6. Thomas Aqurna(1225 – 1274M)&lt;br /&gt;7. Zaman Abad Pertengahan Islam:&lt;br /&gt;- Al-Kindi (801 – 873M)&lt;br /&gt;- Zakariya Al-Zazi (865 – 925M)&lt;br /&gt;- Al-Farabi (870 – 950M)&lt;br /&gt;- Ibnu Sina (980 – 1037)&lt;br /&gt;- Ibnu Rusyd (1120 – 1198M)&lt;br /&gt;- Suhrawardi (1154 – 1191M)&lt;br /&gt;- Mulla Shadra (1572 – 1641M)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;8. Zaman Modern:&lt;br /&gt;- Rene Descartes (1596 – 1650M) ~Bapak filsafat modern&lt;br /&gt;- Leibmiz (1646 – 1716M)&lt;br /&gt;- John Locke (1632 – 1704M)&lt;br /&gt;- Immanuel Kant (1724 – 1804M)&lt;br /&gt;- Hegel (1770 – 1831M)&lt;br /&gt;- Bertrand Russel (1872 – 1970M)&lt;br /&gt;- Heideggn (1889 – 1976M)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;9. Zaman Post Modern(Dekonstruksi Filsafat Modern):&lt;br /&gt;- M. Foncanlt&lt;br /&gt;- Derridi&lt;br /&gt;- R. Rorty&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh-tokoh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Socrates&lt;br /&gt;Socrates lahir di Athena pada tahun 470 sebelum Masehi dan meninggal pada tahun 399 sebelum Masehi. Dalam hidupnya beliau bergaul dengan segala orang, tua dan muda, kaya dan miskin. Beliau merupakan seorang filosof yang memiliki corak tersendiri. Ajaran filosofisnya tak pernah dituliskannya, melainkan dilakukannya dengan perbuatan, dengan cara hidup. Tabiatnya sehari-hari ialah berjalan keliling kota untuk mempelajari tingkah laku manusia dari berbagai segi kehidupnya dan mengajarkan orang mencari kebenaran. Sikapnya yang menentang kaum sofis yang merajalela pada saat itu dilakukannya dengan caranya tersebut. Akhirnya beliau diadili dengan tuduhan meracuni pemikiran kaum muda Yunani dan diperintahkan untuk merevisi ajarannya, namun beliau memilih mati karena hal itu lebih terhormat dan karena beliau konsisten terhadap pemikirannya dan ajarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plato&lt;br /&gt;Plato dilahirkan di Athena pada tahun 427 dan meninggal disana pada tahun 347 sebelum Masehi. Beliau merupakan murid Socrates yang secara tidak langsung menuliskan pemikiran gurunya setelah gurunya meninggal. Beliau juga memiliki keteguhan untuk meneruskan upaya Socrates dalam menentang kaum sofis. Dalam pemikirannya, beliau meyakini doktrin pra-eksistensi jiwa dalam artian jiwa sudah ada sebelum manusia dilahirkan. Beliau juga memiliki pemikiran yang disebut ‘Dualisme’. Ada dualisme jiwa (bentuk) dan ada dualisme badan (materi). Beliau juga membagi manusia dalam skema yang tertera di bawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia kepala: Filusuf(cendekiawan) ~ symbol akal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia dada: pendekar, panglima perang ~ symbol emosi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia perut: pedagang ~ symbol syahwat&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Aristoteles&lt;br /&gt;Aristoteles lahir di Trasia (Balkan) pada tahun 384 dan meninggal pada tahun 322 sebelum Masehi. Beliau merupakan murid Plato. Beliau juga meneruskan perjuangan sang guru untuk menentang kaum sofis. Dalam ilmu logika, beliau sangat berjasa karena mensistemasinya dengan menunjukkan 17 kesalahan berpikir manusia. Beliau berpendapat bahwa pengetahuan berasal dari abstraksi (dari materi menuju nonmateri).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pengetahuan empiris (inderawi) abstraksi Pengetahuan konseptual&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benda konsep, ide&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali teori-teori yang dikelurkan oleh beliau, dari teorinya yang terkenal ialah teori Hyle Morphisme dan Etika. Teori tersebut dapat dilihat dibawah ini.&lt;br /&gt;à Teori Hyle Morphisme: - Hyle atau Materi&lt;br /&gt;- Morphisme atau Form / Bentuk&lt;br /&gt;à Teori Etika: Kebahagiaan (endaimonia) / kesempurnaan sebagai manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Phytagoras&lt;br /&gt;Phytagoras hidup sekitar abad ke enam sebelum masehi. Beliau merupakan pakar matematika yang menemukan rumus segitiga yang dikenal dengan sebutan hukum phytagoras. Beliau juga merupakan seorang sufi. Ada yang berpendapat bahwa beliaulah bapak filsafat, namun karena tidak ada data yang valid, akhirnya Socrates yang disebut bapak filsafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ø Sistematika&lt;br /&gt;Dalam dunia akademik, filsafat terbagi menjadi menjadi tiga bagian utama:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ü Ontologi(metafisika)&lt;br /&gt;ü Epistemologi&lt;br /&gt;ü Aksiologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Realita Epistemologi / Pengetahuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai tindakan aksiologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt; Ontologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ontologi berasal dari dua kata yaitu ontis yang berarti ada, wujud, atau eksistensi, dan logos / logi yang berarti ilmu. Jika dua kata tersebut digabungkan, maka kata ontolgi memiliki arti ilmu yang mempelajari hakekat atau wujud atau keberadaan. Adapun nama lainnya adalah metafisika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu pemikiran ontologi dapat ditemukan dari seorang filosof Yunani bernama Thales. Beliau mengungkapkan bahwa segala sesuatu berasal dari air. Jadi air di dalam kehidupan merupakan ultimate substance. Filsafat ontologi memiliki topik-topik pembahasan, diantaranya sebagai berikut:&lt;br /&gt;- Sebab-akibat&lt;br /&gt;- Substansi-aksiden&lt;br /&gt;- Yang tetap-yang berubah&lt;br /&gt;- Unitas-pluralitas&lt;br /&gt;- Eksistensi-esensi&lt;br /&gt;- Necessity-continguency / Keniscayaan-kerelativan&lt;br /&gt;- Possibility-impossibility&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt; Epistemologi&lt;br /&gt;Epistimologi berasal dari kata-kata episteme yang berarti pengetahuan tentang ide, dan logos yang berarti ilmu. Jadi epistemologi memiliki arti, ilmu yang mempelajari tentang pengetahuan ide atau lebih gampangnya berarti ilmu yang mempelajari suatu pengetahuan. Epistemologi merupakan cabang filsafat yang memiliki pembahasan sbb:&lt;br /&gt;- Hakekat pengetahuan ~ adanya gambaran sesuatu dalam akal&lt;br /&gt;- Sumber-sumber pengetahuan: indera, akal, intuisi&lt;br /&gt;- Struktur pengetahuan: - subyek yang mengetahui&lt;br /&gt;- obyek yang diketahui&lt;br /&gt;- Kebenaran pengetahuan - Kiteria korespondensi pernyataan sama dengan kenyataan(benar)&lt;br /&gt;- Batasan pengetahuan&lt;br /&gt;- Kemungkinan (nilai) pengetahuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;Aksiologi&lt;br /&gt;Aksiologi memiliki dua cabang ilmu diantaranya sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Etika = filsafat moral&lt;br /&gt;- Estetika = filsafat keindahan&lt;br /&gt;Karena pelajaran ini belum selesai dibahas pada waktu itu oleh Bapak, maka saya tidak dapat memaparkan hakekat dari tema ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pengetahuan yang kita dapat dari pelajaran filsafat, karena ilmu tersebut merupakan akar dari segala ilmu. Selain pembahasannya mengenai hal-hal dasar ia juga membahas tentang hal-hal yang tanpa mempelajarinya tidak akan ketemu jawabannya, namun dengan belajar filsafat manusia akan menemukan tingkat kesempurnaan paling tinggi. Pada masa sekarang filsafat mengalami kemerosotan, hal ini karena para filosof masa kini tidak lagi membahas hal-hal yang mendasar yang menjadi pertanyaan manusia. Mereka membahas suatu pembahasan di luar wilayah filsafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ini saja yang dapat saya resume / rangkum dari mata kuliah pengantar filsafat, Bapak Husein Heriyanto M.Hum. Jika terdapat kekurangan dalam pembahasannya, saya mohon maaf, karena itu mungkin kesalahan saya yang kurang memperhatikan ketika pelajarang berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/09/perbandingan-mazhab-makalah.html"&gt;.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-9062688160724522366?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/9062688160724522366/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/09/pengantar-dan-dasar-dasar-ilmu-filsafat.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/9062688160724522366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/9062688160724522366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/09/pengantar-dan-dasar-dasar-ilmu-filsafat.html' title='Pengantar dan Dasar-Dasar Ilmu Filsafat'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-1327045904043532579</id><published>2008-09-27T05:45:00.004+07:00</published><updated>2008-10-23T23:49:56.717+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Sosiologi'/><title type='text'>KELOMPOK SOSIAL DAN TEORI PEMBENTUKENNYA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Kelompok sosial merupakan bahasan penting yang berkaitan dengan &lt;em&gt;human science&lt;/em&gt; karena secara esensial hal tersebut tertanam secara pundamental di dalam kehidupan manusia yang seolah-olah telah melekat dan tidak dapat dipisahkan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kelompok sosial merupakan sebuah gejala alamiah di dalam lingkaran kehidupan umat manusia. hal ini dapat dilihat dalam perjalanan sejarahnya, di mana manusia saling memiliki keterkaitan dalam segi pemenuhan kebutuhan-kebutuhannya. Dari sinilah mereka terbentuk dalam sebuah kelompok-kelompok sosial yang mengiringi perjalanan hidupnya. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Proses pengelompokan sosial di dalam perjalanan sejarahnya telah terbentuk melalui beberapa faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Kelompok sosial yang terbentuk melalui pengaruh faktor internal, lahir dari sebuah kesadaran setiap individu untuk membangun sebuah kelpmpok dalam pemenuhan kebutuhan-kebutuhan yang tidak dapat terpenuhi secara individual. Seperti, Kebutuhan pertahanan dari serangan kelompok lain dll. Sedangkan Pengelompokan yang dipengaruhi oleh faktor eksternal lahir dari sebuah proses alamiah yang tanpa melibatkan kehendak pada awal pengelompokannya. Seperti seorang bayi yang dilahirkan dalam sebuah kelompok tertentu dan dinobatkan oleh mereka sebagai bagian dari kelompoknya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;KLASIFIKASI KELOMPOK&lt;br /&gt;Salah satu dampak perubahan panjang yang melanda Eropa Barat dan kemudian menyebar ke seluruh pelosok dunia ialah terjadinya perubahan dalam pengelompokkan anggota masyaraakat. Salah seorang ahli sosiologi awal secara rinci membahas perbedaan dalam pengelompokan ini ialah Durkheim. Dalam bukunya The Division Of Labour in Society (1968) ia membedakan antara kelompok yang didasarkan pada solidaritas organic. Solidaritas mekanik merupakan ciri yang menandai masyarakat yang masih sederhana. Yang oleh Durkheim dinamai segmental. Dalam masyarakat yang menganut solidaritas mekanik, yang diutamakan ialah persamaan perilaku dan sikap.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Solidaritas organik merupakan bentuk solidaritas yang mengikat masyarakat kompleks masyarakat yang telah mengenal pembagian kerja yang rinci daan dipersatukan oleh kesalingtergantungan antarbagian. Pada masyarakat dengan solidaritas organikini, ikatan utama yang mempersatukan masyarakat bukan lagi kesadaran kolektif atau hati nurani kolektif (collective conscience) melainkaan kesepakatan yang terjalin diantara berbagai kelompok profesi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KELOMPOK FORMAL DAN INFORMAL&lt;br /&gt;Suatu gejala yang menarik perhatian banyak ilmuan ialah adanya keterkaitan antara kelompok formal dan kelompok informal. Suatu gejala yang telah diamati oleh para ilmuan sosial ialah bahwa dalam organisasi formal sering terbentuk kelompok informal yang nilai dan normanya dapat bertentangan dengan nilai dan aturan yang berlaku dalam organisasi formal. Di kalangan sisiwa dan mahasisiwa,misalnya sering terjalin kesetiakawanan yang bertentangan dengan aturan organisasi.misalnya kesetiakawanan dalam melakukan pelanggaran disiplin (misalnya bersama-sama meninggalkan kelas selama jampelajaran).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hubungan antara organisasi formal dan informal dapat pula kita jumpai dalm bidang pekerjaan. Di satu pihak kita dapat menjumpai studi yang mengungkap bahwa hubungan persahabatan antara teman sekerja dapat memperlancar urusan kedinasan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;REFERENSI&lt;br /&gt;Sunarto, kamnto. 2004. pengantar sosiologi. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-1327045904043532579?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/1327045904043532579/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/09/kelompok-sosial-makalah-1.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/1327045904043532579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/1327045904043532579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/09/kelompok-sosial-makalah-1.html' title='KELOMPOK SOSIAL DAN TEORI PEMBENTUKENNYA'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-2748979856190181266</id><published>2008-09-27T05:45:00.002+07:00</published><updated>2008-09-27T05:46:13.331+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Sejarah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Islamic Study'/><title type='text'>Sejarah Islam Fhilipina</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filipina adalah negeri kepulauan yang terdiri dari 7. 109 Pulau Tropis dengan luas total wilayah 26. 629. 000 hektare dan terdiri dari beragam etnis, bahasa, dan agama.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Meskipun lebih dikenal  sebagai sebuah negara yang mayoritas penduduknya menganut katolik, wilayah Filipina sekarang ini meliputi juga beberapa kawasan yang berpenduduk muslim. Menurut catatan sensus resmi Filipina pada 1990, jumlah kelompok muslim di negara yang ber-ibu kota Manila itu adalah 5% dari keseluruhan penduduk Filipina, yakni sekitar 2’8 juta jiwa dari jumlah total populasi 65 juta penduduk. Sementara itu, berbagai sunber lainnya menyebutkan, sekarang ini setidaknya terdapat kurang lebih 7 juta penduduk muslim; artinya mencapai 10% dari total penduduk Filipina. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Jumlah itu cukup menjadikan komunitas muslim sebagai kelompok minoritas, baik dari segi budaya maupun poltik, di tengah-tengah bangsa Filipina yang mayoritas beragama Katolik. Setidaknya terdapat 12 kelompok etno-lingustik dalam masyarakat islam Filipina. Mayoritas dari mereka bertempat tinggal di kawasan Filipina selatan, khususnya di pulau Mindanao dan kepulauan Sulu.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Meskipun menyandang status minoritas, orang Islam merupakan komunitas agama terbesar di Filipina, sebuah negara dengan dominasi Katolik.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat Islam di Filipina juga sering kali disebut bangsa Moro. Menurut catat sejarahnya istilah “Moro” merujuk kepada kata ”Moor”, “Mariscor”, atau “Muslim”. Kata “Moor” berasal dari istilah latin “Mauri” Sebuah istilah yang sering digunakan orang- orang romawi kuno untuk menyebut penduduk wilayah Aljazair barat dan Maroko. Ketika bangsa Spanyol tiba di wilayah Filipina dan menemukan sebuah bangsa yang memiliki agama dan adat istiadat seperti orang-orang “Moor” di Spanyol Andalusia, maka mereka mulai menyebut orang-orang di Filipina dengan istilah Moro.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam catatan sejarah, Islam masuk ke Filipina pada Tahun 1360, tidak lama setelah Islam berkembang di Dunia Melayu. Islam sudah berkembang di beberapa kepulauan, khususnya Sulu di Filipina Selatan, setidaknya pada perempat terakhir abad ke- 13. ini berarti, bagi kawasan Filipina, kedatangan Islam Jauh lebih awal daripada kedatangan kolonial Barat, khususnya bangsa Spanyol.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt; Islam berkembang melalui jalur perdagangan dan disebarkan oleh para dai pengembara yang dikawasan Filipina Selatan dikenal dengan sebutan Masya ‘ika, Makhdumin, dan auliya. Kelompok- kelompok ini menyatakan diri sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PERKEMBANGAN ISLAM DI FILIPINA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;(secara intern; Pendidikan, Politik, Ekonomi, Sosial dan Budaya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMBAHASAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor Pendidikan&lt;br /&gt;     Dalam bidang pendidikan daerah-daerah Islam sengaja di terbelakangkan supaya orang-orang islam tetap bodoh. Kalaupun pemerintah Filipina mendirikan sekolah-sekolahataupun Universitas di Filipina Selatan,  adalah dengan memprioritaskan orang-orang Katolik/Kristen. Anak-anak muslim dipersukar memasuki sekolah. Orang-orang Islam ada yang terpaksa menukar agama Islam menjadi berbau Katolik/Kristen  untuk memungkinkan mereka diterima sekolah atau Universitas. Karena itu, kita sering menemukan cendikiawan Islam yang namanya berbau Katolik/Kristen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor Politik&lt;br /&gt;Pada masa-masa awal kemerdekaannya, Filipina tidak stabil, justru diwarnai dengan berbagai pertikaian dan pemberontakan terhadap pemerintah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;     Pemerintah Filipina meneruskan politik Amerika dalam soal pertanahan, yaitu tanah-tanah orang Islam harus dibuka untuk orang-orang Katolik/Kristen. Secara besar-besaran, pemerintah Filipina mendatangkan trasmigran Katolik dari Filipina Utara ke Filipina Selatan. Dengan segala macam cara, tipu muslihat dan teror, tanah-tanah subur milik orang Islam jatuh ke tangan pihak Katolik. Pemerintah Filipina tidak sedikit pun berusaha melindungi hak milik umat Islam, bahkan sebaliknya, pemerintah memberikan fasilitas kepada kaum Katolik untuk menguasai tanah-tanah orang Islam.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;     Bagi banyaka kalangan muslim Filipina, Spanyol menerapkan sistem polotik divide and rule (pecah belah dan dikuasai), dan missonsacre (misi suci Kristenisasi) terhadap orang islam. Pada 1578, terjadi perang antara kaum muslim dan Spanyol yang juga melibatkan orang-orang Filipina Utara yang telah menjadi Kristen.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;     Peristiwa ini sering kali disebut sebagai cikal bakal pertikaian, kebencian, dan rasa tidak percaya kelompok-kelompok Kristen Filipina kepada umat Islam di Filipina Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor Ekonomi&lt;br /&gt;     Mayoritas orang-orang Moro adalah nelayan dan petani. namun ada juga orang Islam yang bekerja disektor pemerintahan sebagai guru, administratur, personil angkatan bersenjata, pegawai kantor kehakiman, dan bahkan adapula yang terpilih sebagai gubernur.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;     Pemerintah disisi lain ingin mengatasi persoalan yang dihadapi kaum muslim di selatan karena diakui bahwa kaum muslim menghadapi kesulitan ekonomi yang amat serius dengan masa depan yang semakin terasing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor Sosial dan Budaya&lt;br /&gt;Dalam penjelasan Cesar Adib Majul disebutkan bahwa meskipun terdapat perbedaan yang kadang-kadang agak mencolok dalam hal menerapkan tradisi kebudayaan dan hukum adat setempat, masyarakat Islam di Filipina cenderung memiliki Struktur sosial yang serupa. Sering kali, Struktur sosialnya merupakan warisan kultural yang terus dipertahankan sejak sebelum mereka menganut Islam. Contoh yang paling jelas adalah penggunaan istilah dan sistem Datu yang dianggap memiliki kekuasaan yang kuat diberi gelar “Sultan”. Sampai sekarang, meskipun sudah mulaai berkurang otoritasnya, sistem kekuasaan ini masih dipertahankan sebagian masyarakat Islam Filipina.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kedatangan bangsa Spanyol pada 1565 ke Filipina untuk mendirikan koloni-dengan segala nuansa kekristenannya yang kemudian sangat berpengaruh dalam kehidupan sosial dan budaya Filipina- secara langsung maupun tidak menghambat proses Islamisasi yang sudah berjalan sekitar 2 atau 3 abad di berbagai kawasan Filipina.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ø      Majul, A. Cesar, Dinamika Islam Filipina, Jakarta: LP3ES, 1989.&lt;br /&gt;Ø      Muzani, Saiful, Pembangunan dan Kebangkitan Islam di Asia Tenggara, Jakarta: PT. Pusstaka LP3ES, 1993.&lt;br /&gt;Ø      Harun, Lukman, Potret dunia Islam, Jakarta: Pustaka Panjimas, 1985&lt;br /&gt;Ø      Ensiklopedia Dunia Islam Asia Tenggara&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2453364732120724347-2748979856190181266?l=pusat-akademik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/feeds/2748979856190181266/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/09/sejarah-islam-fhilipina.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/2748979856190181266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2453364732120724347/posts/default/2748979856190181266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pusat-akademik.blogspot.com/2008/09/sejarah-islam-fhilipina.html' title='Sejarah Islam Fhilipina'/><author><name>Administrator</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11160768917753457138</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2453364732120724347.post-8230345138704425429</id><published>2008-09-27T05:44:00.002+07:00</published><updated>2008-10-24T00:46:30.221+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='a. Makalah Ilmu Fiqih'/><title type='text'>SEJARAH QAWA’ID FIQHIYYAH PERTUMBUHAN, PERKEMBANGAN, DAN PENYEMPURNAAN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;str
